BTC USD 85,592.0 Gold USD 4,169.55
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Syeikh Nasruddin Al- Albani

ajakio85

Active+ Member
Messages
2,868
Joined
Feb 1, 2008
Messages
2,868
Reaction score
183
Points
38
Muhammad Nasiruddin al-Albani

(Bahasa Arab: محمد ناصر الدين الألباني‎) lahir pada 1914 – 2 Oktober 1999 merupakan sarjana Islami berpengaruh pada abad ke-20; dia mengkhusus dalam bidang hadith dan fiqh dan merupakan penulis dan penceramah yang aktif. Dia digelar oleh pengkagumnya sebagai Muhaddith al-asr--"pakar hadith untuk era ini." Meninggal pada 2 Oktober, pada 1999.



Karya dari beliau..

1: Silsilah al-Ahaadits ash-Shahihah wa Syai'un min Fiqiha wa Fawaaidiha (9 jilid)

2:Silsilah al-Ahaadits adh-Dhaifah wal Maudhuu’ah wa Atsaaruha As-Sayyi' fil Ummah (14 jilid)

3:Irwa'ul Ghalil (8 jilid)

4:Shahih & Dha'if Jami' ash-Shaghir wa Ziyadat ihi, kedua kitab ini berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan as-Suyuthi lalu Syaikh al-Albani memberikan keterangan hukum pada setiap hadits dengan hukum yang sesuai, apakah shahih ataukah dhoif. Tercatat, yang shahih berjumlah 8.202 hadits dan yang tidak shahih berjumlah 6.452 hadits.

5: Shahih Sunan Abu Dawud dan Dhaif Sunan Abu Dawud, kedua kitab ini berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh Imam Abu Dawud lalu Syaikh al-Albani memberikan keterangan hukum pada setiap hadits dengan hukum yang sesuai, apakah shahih ataukah dhoif

6: Shahih Sunan at-Tirmidzi dan Dhaif Sunan at-Tirmidzi, kedua kitab ini berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh Imam Tirmidzi lalu Syaikh al-Albani memberikan keterangan hukum pada setiap hadits dengan hukum yang sesuai, apakah shahih ataukah dhoif

7: Shahih Sunan an-Nasa'i dan Dhaif Sunan an-Nasa'i, kedua kitab ini berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh Imam Nasai lalu Syaikh al-Albani memberikan keterangan hukum pada setiap hadits dengan hukum yang sesuai, apakah shahih ataukah dhoif

8: Shahih Sunan Ibnu Majah dan Dhaif Sunan Ibnu Majah, kedua kitab ini berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh Imam Ibnu Majah lalu Syaikh al-Albani memberikan keterangan hukum pada setiap hadits dengan hukum yang sesuai, apakah shahih ataukah dhoif

9: Adabuz Zifaaf fis Sunnah Muthaharrah,

10:Ahkaamul Janaaiz,

11: Irwaaul Ghalil fi Takhrij Ahaadits Manaaris Sabiil,

12:Tamaamul Minnah fi Ta’liq 'Alaa Fiqh Sunnah,

13: Shifat Shalat Nabi shallahu'alaihi wasallam minat Takbiir ilat Taslim kaannaka taraaha

14: Shahih At-Targhib wat Tarhiib,

15: Dha’if At-Targhib wat Tarhiib,

16: Fitnatut Takfiir

17: Jilbaab Al-Mar’atul Muslimah,

18:Qishshshah Al-Masiih Ad-Dajjal wa Nuzuul Isa 'alaihis sallam wa qatluhu iyyahu fi akhiriz Zaman .

Berikut saya akan kemukakan sebahagian dari karya beliau dalam Shahih At-Targhib wat Tarhiib.
 
Last edited:
Dari Ibnu Umar r.a beliau berkata, "Aku mendengar Rasulullah
Saw bersabda,

"Ada tiga orang dari umat sebelum kalian yang sedang bepergian,
sehingga mereka harus bermalam di sebuah gua, mereka masuk ke dalam-nya. Lalu sebuah batu besar berguling dari gunung dan menutup pintu gua. Mereka berkata, 'Yang bisa menyelamatkan kalian dari batu besar ini hanyalah doa kalian kepada Allah (sambil bertawassul) dengan amal shalih kalian.'
Salah seorang dari mereka berkata, 'Ya Allah, aku mempunyai
bapak-ibu yang sudah tua. Aku tidak pernah mendahulukan siapa pun atas mereka dalam minum susu di petang hari, keluarga maupun harta (ku). Suatu hari aku pergi ke tempat yang jauh untuk mencari padang rumput. Aku tidak dapat kembali (menggiring unta-untaku pulang ke kandangnya) hingga keduanya telah tidur. Maka aku memerah susu untuk
mereka (minum di malam hari) tapi aku mendapatkan keduanya sedang tidur, maka aku tidak ingin mendahulukan orang lain dari mereka berdua dalam minum susu tersebut, tidak keluarga atau hartaku. Aku terdiam sementara bejana susu ada di tanganku sambil menunggu keduanya
bangun, sehingga fajar pun menyingsing -sebagian rawi menambahkan,
sementara anak-anakku menangis di kakiku- keduanya bangun dan minum
susunya. Ya Allah, jika aku melakukan itu demi mencari wajahMu maka
bukalah kesulitan kami akibat batu besar ini'. Maka batu besar itu bergeser sedikit tapi mereka belum bisa keluar."

Nabi melanjutkan, "Yang lain berkata, 'Ya Allah, aku mempunyai
sepupu perempuan. Dia adalah orang yang paling aku cintai. Aku berhasrat melakukan (apa yang dilakukan oleh suami kepada istrinya) kepadanya, tetapi dia menolakku. Sampai ketika dia tertimpa musibah, dia datang
kepadaku. Aku memberinya seratus dua puluh dinar emas dengan syarat dia menerima ajakanku, maka dia pun menerima. Tetapi ketika aku telah menguasainya dia berkata, 'Aku tidak mengizinkanmu membuka cincinku kecuali dengan haknya'. Maka aku merasa berdosa melakukan itu padanya.
Aku meninggalkannya sementara dia tetap orang yang paling aku cintai. Aku membiarkan dinar emas yang telah aku berikan kepadanya. Ya Allah, jika memang aku melakukan itu demi mencari wajahMu maka bukalah kesulitan kami.' Maka batu itu bergeser, mereka belum bisa keluar."

Nabi melanjutkan, "Yang ketiga berkata, 'Ya Allah, aku menyewa
beberapa pekerja. Dan aku telah membayar gaji mereka. Hanya seorang yang belum, dia pergi meninggalkan haknya. Lalu aku mengembangkan
haknya itu sampai ia menjadi harta yang melimpah. Beberapa waktu kemudian dia datang kepadaku. Dia berkata kepadaku, 'Wahai hamba Allah, berikan hakku'. Aku menjawab, 'Apa yang kamu lihat ini adalah gajimu: unta, sapi, domba dan hamba sahaya'. Dia berkata, 'Wahai hamba Allah, jangan mengejekku'. Aku berkata, 'Aku tidak mengejekmu'. Lalu dia
mengambil semuanya. Dan dia menggiringnya tanpa menyisakan apa pun. Ya Allah, jika aku melakukan itu demi mencari wajahMu, maka angkatlah kesulitan kami.' Lalu batu itu bergeser dan mereka keluar dan (meneruskan) berjalan."

(Disahihkan oleh Albani)
 
Last edited:
"Ketika tiga orang dari orang-orang sebelum kalian tengah berjalan, mereka ditimpa hujan, sehingga mereka berteduh ke dalam sebuah gua, dan mereka terkurung di dalamnya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, 'Demi Allah, wahai teman-teman, tidak ada yang menyelamatkan kalian kecuali kejujuran. Hendaknya masing-masing dari kita berdoa dengan apa yang dia ketahui bahwa dirinya telah berlaku jujur padanya'. Salah seorang dari mereka berkata, 'Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku mempunyai seorang pekerja sewaan, dia bekerja untukku dengan bayaran satu faraq padi. Dia pergi meninggalkannya, lalu aku mengambil padi itu dan menanamnya. Hasilnya sampai aku bisa membeli sapi. Kemudian dia datang kepadaku meminta bayarannya. Aku jawab, 'Pergilah ke sapi itu kerana ia adalah hasil dari padimu yang satu faraq'. Lalu dia menggiringnya, jika Engkau mengetahui bahwa
aku melakukan itu karena takut kepadaMu maka berilah jalan keluar dari kesulitan kami'. Maka batu itu bergeser dari mereka."

hadits tidak jauh berbeza dengan yang pertama."

(Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan an-Nasa ) dan disahihkan oleh Albani
 
Last edited:
Dari Abu Firas -seorang laki-laki dari Aslam- berkata,

"Seorang laki-laki berseru sambil bertanya, 'Ya Rasulullah, apa itu
iman?' Nabi menjawab, 'Ikhlas'."

"Bertanyalah kepadaku apa yang kalian mau. Lalu seorang laki-laki
berseru, 'Ya Rasulullah, apa itu Islam?' Nabi menjawab, 'Mendirikan
shalat dan membayar zakat.' Dia bertanya, 'Apa itu iman?' Nabi menjawab, 'Ikhlas.' Dia bertanya, 'Apa itu yakin?' Nabi menjawab, 'Membenarkan."

Diriwayatkan oleh Baihaqi dan hadits ini mursal.

Disahihkan oleh Albani.
 
Dari Abu Said al-Khudri r.a dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda pada
Haji Wada',

"Semoga Allah mengangkat derajat
seseorang yang mendengar ucapanku, lalu dia memahaminya. Berapa banyak pembawa fikih yang tidak
fakih [tidak mengerti fikih). Tiga perkara yang (kerananya) hati seorang
Mukmin tidak akan ditimpa dengki
: Mengikhlaskan amal karena Allah,
memberi nasihat kepada para pemimpin kaum Muslimin dan berpegang kepada jamaah mereka, kerana doa mereka mengelilingi mereka dari belakang mereka."

Diriwayatkan oleh al-Bazzar dengan sanad hasan.

[Shahih Lighairihi oleh Albani]
 
Dari Mush'ab bin Said dari bapaknya ,
Bahwa dia mengira memiliki kelebihan dari orang yang di
bawahnya2 dari sahabat Rasulullah saw ,maka nabi saw bersabda,

"Sesungguhnya Allah hanya menolong umat ini kerana orang-orang
lemah mereka; karena doa mereka, shalat mereka dan keikhlasan mereka."

Diriwayatkan oleh an-Nasa'i dan lain-lainnya. Ia di al-Bukhari
tanpa menyebut keikhlasan.
 
Dari adh-Dhahhak bin Qais berkata, Rasulullah saw bersabda,

"Sesungguhnya Allah berfirman, 'Aku adalah sebaik-baik sekutu.
Barangsiapa menyekutukanKu dengan seorang sekutu, maka ia untuk
sekutuKu. Wahai manusia, ikhlaskanlah amal-amal kalian, kerana Allah
tidak menerima amal kecuali apa yang diikhlaskan untukNya. Jangan kalian
berkata, 'Ini kerana Allah dan kerabat, kerana ia adalah kerana kerabat dan
tak ada sesuatu pun daripadanya kerana Allah. Jangan pula berkata ini
kerana Allah dan wajah-wajah kalian, kerana ia adalah kerana wajah-wajah
kalian, dan tak sesuatupun darinya kerana Allah."

(Diriwayatkan
oleh al-Bazzar dengan sanad tidak mengapa dan al-Baihaqi ]

Al-Hafizh berkata, "Akan tetapi apakah adh-Dhahhak itu sahabat atau bukan, masih diperselisihkan."

Tapi disahihkan oleh Albani
 
Dari Abu Umamah r.a berkata,

"Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw dan berkata, 'Bagaimana menurutmu seorang laki-laki yang berperang mencari pahala dan
nama, dia mendapatkan apa?' Nabi menjawab, 'Dia tidak mendapat apa-
apa. ' Laki-laki itu mengulangnya tiga kali, dan Rasulullah selalu menja-
wab, 'Dia tidak mendapat apa-apa.' Lalu Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali apa yang ikhlas (keranaNya)
dan dimaksudkan semata demi wajahNya'."

Diriwayatkan oleh Abu Dawud, an-Nasa'i dengan sanad baik
(jayid) . Hadits-hadits seperti ini akan hadir dalam Kitab al-Jihad,
insya Allah.

Dihasankan oleh Albani
 
Dari Abu Darda' r.a dari Nabi saw bersabda,

"Dunia itu dilaknat, dan apa yang ada di dalamnya dilaknat, kecuali
apa yang dicari dengannya wajah Allah."

Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dengan sanad yang tidak mengapa
(la ba'sa bihi)

[Hasan Lighairihi] oleh Albani
 
Dari Umar bin al-Khaththab ra berkata, "Aku mendengar
Rasulullah saw bersabda,

"Sesungguhnya amal-amal itu dengan niat (dalam riwayat lain
dengan niat-niat), dan sesungguhnya masing-masing orang mendapatkan apa yang diniatkannya. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan
Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya. Barangsiapa hijrahnya kepada dunia yang ingin dia dapatkan atau kepada wanita yang hendak dia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang dia niatkan dalam hijrahnya."

Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim Abu Dawud, at-Tirmidzi dan an-Nasa'i.

Disahihkan oleh Albani
 
Back
Top
Log in Register