aku sudah "berumah" di tengah lautan, tarak apa yang mau ditakutkan. but depend mana lautan tu. laut mati, laut china selatan
for me, mana2 MLM pun bleh berjaya kalau betul mau buat. but harus dibuat ngan cara yang berkhemah lah. i dun mean LB buat cara kotor, cuma maybe kebetulan orang yang approach aku tu cara dia aku tarak suka. aku pun pernah main 3-4 MLM lain2, so i know how when we approach people. what to do and what NOT to do. kalau sudah telepon tiap2 hari walaupun kita sudah secara baik menolak (siap bagi sebab), tu dah over bagi aku
frankly said, i wont spend my 30k for MLM. banyak LB'er (spesis yang sombong saja, yang baik2 ignore fact ni) cakap kalau kita tidak take action, dengan sombongnya cakap
yelah, kalau suma orang mau buat LB, nanti tiada orang mau buat KOPI kasi kita, tiada orang mau pungut sampah rumah kita.
whats the point of that? to tell the whole world yang untuk jadi kaya, LB is the only way?
again, i urge you to ignore since ini cuma terjadi di sesetengah (ramai actually) LB'ers.
i have to spare my 30k sebab nanti tiada orang yang mau buat internet service untuk masyarakat
(used that for conventional biz, cyber cafe. dont earn much but at least i stable income every month and no headache to think of getting new member to sign up under me).
makcik jual nasi lemak modal seciput je, kalau dia ada 30k sudah lama dia buat kedai. i dont look for fast money and gamble my 30k in lamp.
but bagus juga lah, kedai baru start tidak sampai setengah tahun, dengan prestasi average cam ni kalau running terus, sblum ujung tahun ni dah balik modal. so like i said earlier it depend to ourself, mau berumah di mana. tepi lautan? tengah lautan? atau dalam gua