Narrated 'Amr bin Maimun: During the pre-lslamic period of ignorance I saw a she-monkey surrounded by a number of monkeys. They were all stoning it, because it had committed illegal sexual intercourse. I too, stoned it along with them.
[Sahih Bukhari, Volume 5, Book 58, Number 188]
rujuk link dari web rasmi UIA:
http://www.iium.edu.my/deed/hadith/bukhari/058_sbt.html
Soalan saya:
1. Sejak bila dalam dunia kemonyetan ada hukum syariah sekalipun ketika zaman jahiliyah? Bukankah syariat diturunkan utk orang yg berakal? Dan orang yg tak berakal, tidak ada taklif baginya.
Dan kalau ikut doktrin Sunni, maknanya Monyet pada zaman Jahiliyah lebih beriman dan berakal drpd monyet zaman sekarang. Sebab monyet dulu2 sudah taat pada perintah Tuhan, tapi zaman la ni monyet semuanya tak berakal, malah banyak mencuri dan berzina...dan tuhan versi Sunni sudah malas drpd melaksanakan tugasnya utk turunkan syariat utk dunia kemonyetan.
2. Bagaimana Ibnu Maimun tahu monyet betina tu berzina dgn monyet jantan? Adakah Ibnu Maimun boleh berbicara bahasa monyet?