BTC USD 82,241.9 Gold USD 4,124.67
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Hadis Imam Al-Bukhari

Barangsiapa mempunyai dua
anak perempuan dan diasuh dengan
baik maka mereka akan
menyebabkannya masuk syurga.

(HR.Bukhari)
 
Orang yang memutuskan hubungan
kekeluargaan tidak akan masuk
syurga.

(Mutafaq’alaih)
 
Rahim adalah cabang dari nama
Arrahman (Arrahman Arrahim).
Rahim mengucapkan keluhan dan
pengaduan: “Ya Robbi, aku telah
diputus (hubungan kekeluargaanku),
aku telah diperlakukan dengan
buruk oleh keluarga dekatku. Ya
Robbi, aku telah dizalimi mereka, ya
Robbi, ya Robbi.” Lalu Allah
menjawab: “Tidakkah kamu redha ?
Aku menyambung hubunganKu
dengan orang yang menghubungimu
dan Aku putus hubunganKu dengan
orang yang memutus hubungannya
dengan kamu.

(HR. Bukhari)
 
Diperlihatkan kepadaku neraka
kebanyakan penghuninya kaum
wanita kerana kekufuran mereka.
Para sahabat bertanya, “Apakah
mereka kufur kepada Allah?” Nabi
Saw menjawab, “Mereka mengkufuri
pergaulan dan kebajikan (kebaikan).
Apabila kamu berbuat ihsan kepada
seorang dari mereka sepanjang umur
lalu dia mengalami sesuatu yang
tidak menyenangkannya dia akan
berkata, “Kamu belum pernah
berbuat baik kepadaku.”

(HR.Bukhari)
 
Wahai kaum wanita, aku tidak
melihat dari suatu kaum (orang-
orang) yang lemah akal (pemikiran)
dan lemah agama lebih
menghilangkan hati orang-orang
yang sehat akal dan benaknya dari
pada kamu (kaum wanita). Aku telah
menyaksikan neraka yang
penghuninya paling banyak kaum
wanita. Maka dekatkanlah dirimu
kepada Allah sedapat mungkin.

(HR.Bukhari)
 
Tiada aku meninggalkan suatu
fitnah sesudahku lebih berbahaya
terhadap kaum lelaki daripada godaan
wanita.

(HR. Bukhari dan Muslim)
 
Apabila berkumpul tiga orang
janganlah yang dua orang berbisik-
bisik (bicara rahsia) dan
meninggalkan orang yang ketiga
(kerana hal tersebut akan
menimbulkan kesedihan dan
perasaan tidak enak baginya).

(HR.Bukhari)
 
Apabila seorang bertamu lalu
minta izin (mengetuk pintu atau
memanggil-manggil) sampai tiga kali
dan tidak ditemui (tidak dibukakan
pintu) maka hendaklah dia pulang.

(HR. Bukhari)
 
Seorang mukmin adalah cermin
bagi mukmin lainnya. Apabila
melihat aib padanya dia segera
memperbaikinya.

(HR. Bukhari)
 
Janganlah kamu duduk-duduk di
tepi jalan. Para sahabat radhiyallahu anhum berkata,
“Ya Rasulullah, kami memerlukan
duduk-duduk untuk berbincang-
bincang.” Rasulullah saw kemudian
berkata, “Kalau memang harus
duduk-duduk maka berilah jalanan
haknya.” Mereka bertanya, “Apa
haknya jalanan itu, ya Rasulullah?”
Nabi Saw menjawab, “Memalingkan
pandangan (bila wanita melintas),
menghindari gangguan, menjawab
ucapan salam (dari orang yang
melintas), dan beramar ma’ruf nahi
mungkar.”

(Mutafaq’alaih)
 
Back
Top
Log in Register