BTC USD 63,419.5 Gold USD 4,331.29
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Tickmill - Analisa Harian Fundamental

raja pips

Fun Poster
Messages
361
Joined
Jun 7, 2016
Messages
361
Reaction score
0
Points
10
JPY tetap perkasa di puncak

GBP jatuh ke terendahnya dalam dua bulan terhadap USD sementara itu JPY terus menguat ditengah tingginya kekhawatiran Inggris yang dapat berpisah dari Uni Eropa.

Sejak awal minggu GBP/USD bergerak di kisaran 1,41 - 1,42, mencoba untuk menembus support di 1,41. Suramnya UK CPI dan Core CPI, yang ternyata di bawah ekspektasi, ditambah lagi kecemasan pasar menjeang referendum.

Disisi lain, Yen Jepang masih mempertahankan momentumnya karena banyaknya investor yang lari dari ekuitas dan aset aset beresiko untuk mencari aset yang lebih stabil. USD/JPY bergerak stabil di sekitar area 105,90, walaupun masih kesulitan untuk menemukan support kuat terhadap USD di area ini. EUR/USD turun sebesar 0,5% ke 1,1226 pasca pertumbuhan USD karena investor percaya tidak akan ada penundaan kenaikan suku bunga sebagai langkah yang kuat dari pertumbuhan ekonoi AS dalam pengetatan moneter. Sebagian besar mata uang Eropa mendapatkan sedikit keuntungan dari data industrial production sore tadi.

USDX naik 0,5% ke angka 94,84 menjelang keputusan FOMC pada 16-17 Juni mendatang. USDX gagal menembus level 95,00, tapi respon pasar sepertinya akan membuat USDX kembali memperlihatkan kemajuannya jelang data Retail Sales hari ini, sebuah data konsumsi AS untuk mengukur laju inflasi dan akan sedikit memecahkan fokus para pembuat kebijaka keuangan AS mengenai kenaikan suku bunga.

Sementara itu di pasar komoditas, harga minyak mentah tengah mencari katalis pertumbuhan di tengah defisit pertumbuhan USD, ketidakpastian OPEC dan tanda tanda pemulihan produksi AS dan Brexit. Keduanya sementara akan ditekan dibawah level $50 dan kenaikannya akan tertunda menunggu keputusan FED dan hasil Brexit. Laporan API crude inventories yang akan dirilis hari ini akan menjadi simbol optimisme pasar untuk mencari harga dan akan menjadi pemicu untuk melanjutkan tren naik

Sell off pada indeks Eropa semakin dalam, membuat mereka tidak akan bisa keluar dari zona merah sampai hasil referenduk UK diterbitkan. FTSE 100 kehilangan 1,37%, DAX turun 0,86%, ini dikarenakan tidak adanya investor yang berani mengambil resiko itu.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Hasrat untuk mengambil resiko terus meningkat menjelang FOMC, GBP jatuh pada data tenaga kerja UK

GBP jatuh pada sesi perdagangan Rabu ini karena optimisme pasar karena optimisme data tenaga kerja sedikit meredakan kekhawatiran pasar akan berpisahnya Inggris dari Uni Eropa. Statistik Administrasi Nasional Inggris pada hari Rabu melaporkan kalau tingkat pengangguran pada bulan Mei ada di angka 5,0% melebihi perkiraan di angka 5,1%. Walapun angka absolute change in employment rilis di 55K dari perkiraan 60K, dengan angka ini pendapatan rata rata selama tiga bulan terakhir naik 2,0% dari perkiaraan 0,3%

Perubahan positif pasar tenaga kerja di Inggris membuat GBP turun secara mendadak. GBP/USD mencatatkan 1,4215 pada sesi tertingginya lalu turun ke 1,4190. Sedangkan GBP/JPY menjauh dari titik terendah selama tiga tahun di 149,17

Kepercayaan pasar kembali didapatkan setelah pasar bisa mengantisipasi langkah FED terhadap kebijakan moneter dovishm ini memastikan kalau perekonomian AS cukup tangguh untuk menjauh dari suramnya data tenaga kerja di bulan Mei dan gaung referendum Inggris

Ketua FED memberikan catatan penting kalau hasil Brexit membuktikan kalau resiko global dapat menyebabkan kekhawatiran yang mendalam bagi para pembuat kebijakan AS. Kenaikan suku bunga diperkirakan akan menggeser pada semester kedua tahun ini, dengan seruan Janet Yellen yang mengatakan agar berhati-hati pada pengetatatn ekonomi selanjutnya.

Indeks Dollar masih belum berhasil menembus level 95, turun 0,21% di angka 94,83 sementara itu ekuitas Eropa masih terus melaju dengan DAX dan FTSE 100 naik sebesar 1%, Index Euro Stoxx naik 1,5%. Yen Jepang, Gold dan Swiss Franc memangkas keuntungan mereka saat hasrat pasar akan resiko bertumbuh. USD/JPY + 0,09% di 106,22, USD/CHF 0,0% di 0,9633, Gold -0,24% di 1,284.35.

Pair Russian Ruble turun setelah Rusia CBR menurutnkan suku bunga menjadi 10,5% karena meredanya resiko global dan stabilnya pasar komoditas. EUR/USD naik sebesar 0.22%

Data utang terbaru China menunjukkan pinjaman baru Yuan rata rata sebesar 985,5B vs eskpektasi 750.0B, data ini membuat investor khawatir akan pertumbuhan utang akan membebani pertumbuhan ekonomi

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Obligasi dan Saham China Mulai Stabil, GBP Masih Meneruskan Penurunan

AUD menurun dengan cepat oleh hasil Retail Sales yang lemah di angka 0,2% dari ekspektasi 0,3% dan laporan Neraca Perdagangan di angka -2210M dari ekspektasi di -1700.

Sektor jasa di China naik lebih tinggi pada bulan Juni, PMI melaporkan kenaikan ini di angka 52,7, sedangkan Composite PMI menunjukkan rata-rata Manufaktur dan jasa PMI mulai melambat pertumbuhannya, ini menandakan bahwa ekspansi di sektor ini belum cukup untuk menebus kontraksi di sektor industri.

1a.png


Mulai dari Januari 2016 mulai mengalami pertumbuhan dengan menarik pola ke atas cukup stabil. Dengan ini banyak orang yakin kalau perekonomian mulai stabil, dan sebentar lagi akan banyak investor asing yang diyakini akan tertarik untuk investasi di China, terutama pasca Brexit. Banyak investor besar yang sedang meneliti obligasi pemerintah China untuk keamanan potensial mereka

050716.png


Sejak awal Juni, hasil obligasi pemerintah 10-Yr menurun 5%. 6% kenaikan pada indeks Komposit Shanghai dari pertengahan Juni juga mencerminkan keyakinan investor bahwa China dapat dipengaruhi oleh Brexit pada tingkat lebih rendah daripada pasar saham lainnya.

3.png


Sementara itu, Inggris mengeluarkan laporan Stabilitas Keuangan hari ini, mengirim pound 1% ke level 1,3150. BoE menggaris bawahi risiko yang berkaitan dengan penurunan investasi di Commercial Real Estate (CRE), di mana akun modal asing adalah 49% dari total investasi. Regulator Inggris juga diizinkan bank lokal untuk menggunakan cadangan dikenal sebagai modal buffer countercyclical (CCyB), menurunkan tingkat CCyB ke nol, yang akan membantu bank merilis hingga 150B pound untuk meningkatkan pinjaman. Masih belum jelas bagaimana Inggris akan berjuang dengan masalah defisit transaksi, yang merupakan risiko utama untuk perekonomian Inggris.

UK FTSE 100 diperdagangkan di zona hijau, didorong oleh GBP lemah. WTI turun 2,96%, Brent kehilangan 2,65%, jatuh ke 48,77 per barel.

Logam mulia memperpanjang keuntungan dengan naik 0,83% dan perak naik 1,45%.

Indeks USDX mengalami kemajuan sebesar 0,16% menjadi 95,76.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Harga Minyak Mentah Terperosok Karena Sepinya Permintaan, Ada New Low Poundsterling

Dollar AS tetap berada di puncak dalam chart mingguan dan semakin stabil terhadap kecemasan Bresit yang terus meningkat. Investor secara tidak langsung dipaksa untuk menarik uang mereka dari aset aset beresiko dan pindah ke safe heaven.

GBP / USD turun 0,60% ke 1,2941 diperdagangkan sangat rendah selama 31 tahun terakhir di 1,2797.

Aksi jual terus terjadi setelah BOE merilis laporan stabilitas keuangan yang memperingatkan kalau perekonomian inggris beresiko mengkristal. Sebagai tindakan antisipasi, bank telah menurunkan suku CCyB untuk bank-bank Inggris sehingga meningkat kemampuan mereka untuk meminjamkan lebih ke rumah tangga.

Anggota BOE, Mark Carney mengatakan kalau persyaratan margin untuk bank diturunkan, ini menyiratkan perubahan yang cukup besar untuk membantu Inggris keluar dari dampak negatif keluar dari Uni Eropa.

Laporan stabilitas keuangan ini mengatakan kalau konsekuensi negatif dari Brexit membuat Poundsterling jatuh ke angka 1,28 sementara saham sektor perbankan tenggelam 20%.

Pekan lalu Kepala BOE mengatakan kalau stimulus sangat diperlukan untuk mendukung peningkatan perekonomian Inggris, terutama pemotongan suku bunga dan perpanjangan program pelonggaran.

Data industri dari Uni Eropa mengecewakan investor setelah laporan atas perintah Manufacturing Jerman menunjukkan tidak ada perubahan.

EUR / USD turun 0,20% ke level 1,1050 sementara EUR / GBP naik 0,4% ke level 0,8540. USD / JPY kehilangan 1,2% turun menjadi 100,53, sementara Swiss turun 0,29% terhadap Dollar AS ke 0,9790

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Dollar Menguat Pada Data NFP, Yen Jepang Tenggelam di Tengah Kekhawatiran Intervensi Jepang

Data NFP pada pekan kemarin membuat Dollar AS menguat pada Senin ini memberikan harapan positif bagi pertumbuhan ekonomi AS.

Laporan Non Farm Payroll menunjukkan data 287K diatas ekspektasi 180K, ini membuat harapan positif pertumbuhan ekonomi AS. Dimana rata rata penghasilan perjam naik 2,6%, sementara itu pengangguran naik dari 4,7% ke 4,9%. Data ini dikeluarkan langsung oleh Departemen Tenaga Kerja AS.

Rilisnya data NFP ini menurut data berjangka CME tidak terlalu berdampak signifikan terhadap kenaikan suku bunga. Probabilitas perubahan tingkat untuk Juli, September dan November tetap di bawah 10%, sementara angka untuk Desember adalah 22,5 persen. Tidak adanya perubahan bisa mencerminkan harapan bahwa FED lebih fokus pada lingkungan eksternal, terutama pada Brexit setelah-efek daripada statistik dalam negeri.

Indeks Dollar AS memuncak di 96,80 lalu menurun ke 96,60 selama sesi akhir London. Mata uang Inggris melonjak ke 1,30 setelah turun ke level 1.2850, menunjukkan volatilitas tinggi dan sentimen multi menjelang tingkat BoE keputusan pada 14 Juli.

Yen Jepang merosot 1,80% terhadap Dollar AS untuk 102,40 pada tumbuh kekhawatiran bahwa BoJ akan segera melakukan intervensi di pasar mata uang. Nikkei melonjak 4%.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Yen Melemah Pada Pelonggaran Keuangan Abe

Pada penutupan Jumat kemarin Yen jepang turun ke terendah mingguannya terhadap Dollar AS sebagai kemenangan ABE yang menguatkan harapan akan program stimulus baru dari BOJ.

Kuatnya harapan itu membuat USD/JPY naik 0,94% ke 103,76 pada hari selasa ini. Janji stimulus dari BOJ meningkatkan keinginan orang untuk mencari aset beresiko termasuk juga beberapa ekuitas Eropa.

Jerman Dax naik 1,56%, FTSE 100 menghapus kerugian yang dibuat di awal sesi London. Sedangkan Nikkei 225 memcatatkan rally panjang sejak Jumat kemarin, ditutup pada 2,46% keuntungan, mencerahkan sentimen investor menjelang langkah langkah dukungan baru dari pemerintah Jepang. Perdana Menteri Sindzo Abe mengatakan bahwa program pelonggaran baru dimulai di Selasa, tapi tidak memberikan rincian detilnya.

GBP / USD naik 1,16% ke 1,3142 sebagai dampak Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan ia akan mengundurkan diri Rabu karena adanya ketidakpastian pada pergeseran politik di Kerajaan. Pound terlihat sedikit tertekan menjelang keputusan BOE pada kamis mendatang yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga dan memperpanjang program stimulasi saat ini.

EUR / USD naik 0,30% ke 1,11 yang dikarenakan tumbuhnya daya tarik Dollar AS setelah data tenaga kerja rilis optimis Jumat lalu.

Aussie melonjak 1,33% terhadap Dollar AS pada laporan Keyakinan NAB Bisnis positif yang tumbuh dari 3 Mei sampai 6 Juni.

Harga minyak mentah membukukan keuntungan besar di Selasa ini dengan WTI naik 2,79% dan Brent naik 3,11%.

Harga logam mulia menurun sementara sebagai hasil naiknya obligasi yang menandakan bahwa investor bertaruh pada partisipasi bank Central yang akan meningkatkan perekonomian global yang sedang sakit.

yield Obligasi Jerman naik 27,96% bit masih di zona negatif pada -0,120, US obligasi 10-tahun naik 3,05%, Jepang 30-yr kertas menambahkan 2,86%.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Permasalahan di Pasar Asia Masih Berlanjut?

Walapun sudah ada kepastian mengenai paket stimulus ekonomi dari pemerintah Jepang Nikkei 225 tetap naik ke puncak intraday 8 bulan dan sesi perdagangan Rabu ditutup dengan keuntungan sebesar 0,8%. Nikkei Stock Average melonjak hingga mengejutkan 7,4% setelah berita tentang Shinzo Abe mempertahankan kekuasaan politik untuk partai konservatif.

Perdana Menteri Abe berencana mengeluarkan stimulus moneter dan fiskal yang luas, ini bertujuan untuk meningkatkan mata uang nasional yang tengah melemah, membantu ekonomi lokal dan ekspor. BOJ diasumsikan akan menggelontorkan dana lebih banyak lagi untuk mengatasi perekonomian yang sedang runtuh dan mencoba mengatasi kerugian yang ada. Sektor keuangan Jepang berharap ada kabar baik dari Kementrian Keuangan sebagai program pelonggaran baru untuk membantu perekonomian yang sedang mengempis.

Dalam perdagangan saham, Mitsubishi UFJ Financial Group naik 5,3% sebagai Sumitomo Mitsui Financial group naik 4,34%. Dua broker utama Nomura Holdings dan Daiwa Securities masing-masing naik 3,5% dan 3,4%.

Ekspor Cina (YoY) jatuh turun -4,8% pada bulan Juni dari sebelumnya -4,1%. Para analis global yang memperkirakan penurunan stabil -5,0%. Cina Trade Balance naik hingga $ 48.11b pada bulan Juni, tetapi pada gilirannya menjatuhkan Yuan untuk 311.20b. Menurut pejabat Administrasi Umum Bea Cukai, perekonomian China masih di bawah tekanan dan situasi perdagangan di negara itu akan tetap tertekan.

Harga minyak kembali turun pada perdagangan Selasa karena data minyak API menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah meningkat 2,2 juta barel pekan lalu, memicu kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global. WTI turun 1,37% ke 46,17 dan ICE Brent Crude turun 1,69% pergi 47,83. Outlook Minyak mentah tetap yakin efek jangka panjang Brexit belum terlihat sepenuhnya.

Posisi Fed tentang kenaikan suku bunga juga terlihat cukup jelas sebagai Janet Yellen telah menyatakan bahwa kerja yang kuat tidak membuat untuk seluruh risiko eksternal.

MBA Mortgage AS telah menurun menjadi 7,2% pada Juni dari sebelumnya 14,20% pada bulan Mei, menandakan bahwa pasar perumahan di AS mengalami beberapa pengurangan.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Saat ini Brexit tidak harus menjadi perhatuan yang paling utama dengan adanya kemungkinan pengetatan moneter AS yang dinyatakan oleh kepala FED Philadelphia Patrick Harker. Walaupun sarat dengan resiko, dia mengatakan kalau ada harapan mengenai dua kenaikan suku bungan AS di tahun 2016 ini.

Menurut pidatonya yang diadakan di Philadelphia, efek Brexit saat ini ada di posisi terendah daftar resiko dan mengharapkan resesi sementara yang kecil dengan pemulihan cepat.

Sebuah catatan sulit naik ke permukaan, rata rata USD/GDP harus sekitar 2% pada 2016 ini dan 2,3% pada 2017-2018 dengan target inflasi sebesar 2% di tahun mendatang.

Kemungkinan ini kemudian tidak disambut agresif oleh para anggota FED lainnya dan mengungkapkan pandangan yang lebih konservatif tentang pengetatan moneter dalam tahun ini.

Berbeda dengan optimisme Harkers, kepala FED Dallas Robert Kaplan mengharapkan pertumbuhan ekonomi lebih lambat di Amerika Serikat dan negara-negara berkembang lainnya. Kaplan mengatakan bahwa ada masalah jangka panjang yang patut diwaspadai, seperti populasi yang menua dan tingkat pendidikan yang menurun.

GBP / USD melonjak pada Kamis sebagai dampak Bank of England memutuskan untuk membiarkan tingkat suku bunga tetap pada level 0,50%, mungkin penundaan ini hingga pertemuan berikutnya. Pound naik 1,73% terhadap Dollar AS di angkan 1,3388.

Indeks Dollar AS tenggelam ke 0,44% di bawah level 96-95,94, karena kemajuan tajam dari Euro dan Pound. Dolar Australia juga tumbuh terhadap Buck pada optimis data tenaga kerja, AUD / USD + 0,43% di 0,7641.

Harga minyak mentah rebound setelah penurunan tajam pada Rabu mengatakan laporan persediaan, WTI bergerak naik + 1,90% di 45,61 dan Brent + 2.12% pada 47,23.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Indeks harga konsumen (CPI) tidak memenuhi perkiraan, inflasi harga konsumen (tidak termasuk di dalamnya makanan dan energi) yang terhitung dalam perkiraan, ini menurut data resmi yang rilis pada hari Jumat.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan naiknya CPI sebesar 0,2% pada bulan Juni, berada di bawah ekspektasi 0,3% setelah sebelumnya naik 0,2% pada bulan Mei

Harga konsumen tahunan naik menjadi 1,0% lebih rendah dari yang diharapkan 1,1% setelah meningkat sebesar 1,0% pada bulan Mei

harga konsumen (tidak termasuk di dalamnya makanan dan energi) meningkat ke 0,2% sesuai dengan prediksi, tapi tidak terlalu mengejutkan karena CPI naik 0,2% pada bulan Mei

Core CPI tahunan meningkat sebesar 2,3% bulan lalu, ini adalah satu satunya peningkatan yang diatas ekspektasi bulan mei sebesar 0,1%

Dapat dikatakan juga bahwa indeks harga konsumenlah yang mendasarii salah satu indikator terbaik untuk tekanan inflasi, karena melibatkan fluktuasi konstan dalam harga pangan dan energi. Target inflasi Bank Sentral hanya di bawah 2%.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 
Walaupun saat ini sedang berada prospek yang cukup bagus Pound masih melanjutkan penurunan di hari selasa. GBP / USD jatuh ke 1,3150 dan semua harapan mulai menghilang karena para investor menduga kalau IMF akan lari meninggalkan Uni Eropa. Pound sempat berharap memperlambat penurunannya pada rilisnya data yang sempat membuatnya naik sedikit ke 1,32 namun tidak bertahan lama karena pertumbuhannya itu hanyalah sementara/

Departemen Statistik Inggris melaporkan naiknya indeks harga konsumen sebesar 0,5% yang melebihi estimasi sebesar 0,4% dan lebih tinggi 0,2% lebih tinggi dari bulan Mei. Core CPI bulan Juni naik 1,4% dari yang diharapkan 1,3%

Sentimen ekonomi eropa mendapatkan hasil yang jauh lebih buruk yang tertuang dalam survey pasar keuangan Zew yang rilis pada hari Rabu, dimana terjadi penurunan besar besaran ke angka -6,8 pada bulan juli ini dibandingkan 9,0 poin pada bulan sebelumnya. Ini merupakan efek samping yang sangat serius pada perekonomian Uni Eropa setelah kepergian Inggris.

Kerugian yang terjadi di sektor minyak terhenti setelah prediksi WTI untuk bulan September memberikan pertumbuhan sebesar 0,54% ke 46,17, dan Brent naik sebesar 0,66% ke 47,26. Untuk saat ini harga tetap dibawah tekanan akan kekhawatiran kelebihan pasokan. Laporan Baker Hughes menunjukkan bahwa ide dari para produsen Minyak AS untuk menambahkan sumur minyak lainnya akan meningkatkan kapasitas pengeboran total menjadi 357 rig minyak.

Indeks harga USD melonjak tinggi, mencapai 0,48%, membuat kemajuan besar di Aussie dan Pound dengan AUD / USD -1,30% di 0,7493, GBP / USD -0,83% di 1,3143. Dolar Australia merosot tajam terhadap AS pada RBA minutes, laporan yang menunjukkan bahwa RBA siap memberikan stimulus yang lebih agresif.

Original Source: Tickmill Daily Analytics
 

Live Forex Chart

Currency
Rates
EUR / USD
1.15368
USD / JPY
159.971
GBP / USD
1.33598
USD / CHF
0.79655
USD / CAD
1.39383
EUR / JPY
184.554
AUD / USD
0.70697
Back
Top
Log in Register