BTC USD 83,917.6 Gold USD 4,191.37
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Hadis Imam Al-Bukhari

Dari Abu Hurairah r.a. berkata:
Rasulullah saw bersabda,
“Setiap hamba Allah melewati
waktu paginya, tentu ada dua
malaikat yang turun berdoa.

Yang satu berdoa, “Ya Allah,
berilah ganti (balasan yang
berlipat) kepada orang yang
suka memberi (dermawan).”

Malaikat yang kedua berdoa,
“Ya Allah, berilah kepada orang
yang kikir (bakhil) itu kehancuran dan
kemusnahan pada hartanya.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Hurairah r.a. berkata:
Sesungguhnya para fakir miskin
dari sahabat Muhajirin datang
mengeluh kepada Rasulullah
saw, “Ya Rasulullah, orang-
orang kaya telah memborong
semua pahala, bertingkat-tingkat
yang tinggi dan kesenangan
yang abadi.”

Nabi saw
bertanya, “Mengapakah
demikian?”

Mereka menjawab,
“Mereka solat sebagaimana
kami, puasa sebagaimana kami,
mereka bersedekah sedangkan
kami tidak bersedekah dan
mereka memerdekakan budak
sedangkan kami tidak dapat
memerdekakan budak.”

Rasulullah saw bersabda,
“Sukakah aku ajarkan kepadamu
amal perbuatan yang dapat
mengejar mereka dan tidak
seorangpun yang lebih utama
dari kamu, kecuali yang
berbuat seperti perbuatanmu?”

Mereka menjawab, “Baiklah, ya
Rasulullah.” Nabi saw
bersabda, “Membaca tasbih
(SUBHAANALLAAH), takbir
(ALLAAHU AKBAR) dan tahmid
(ALHAMDULILLAAH) setiap
selesai solat 33 kali.”

Kemudian sesudah itu para
fakir miskin itu kembali
mengeluh kepada Rasulullah
saw, “Ya Rasulullah, saudara-
saudara kami, orang-orang kaya
mendengar perbuatan kami
maka mereka berbuat
sebagaimana perbuatan kami.”

Maka Nabi saw bersabda,
“Itulah kurnia Allah yang
diberikan-Nya kepada siapa
yang dikehendaki-Nya.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Ash-Sha’ab bin Jatstsamah
r.a. berkata: Saya memberi
hadiah himar (keldai) liar kepada
Rasulullah saw, tiba-tiba
ditolak dan ketika Nabi saw
melihat wajahku berubah
(kerana merasa kecewa), baginda
bersabda, “Kami tidak menolak
pemberianmu itu melainkan
kerana kami sedang melakukan
ihram (Orang yang sedang
berihram dilarang memburu
dan menangkap binatang liar).”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Umar r.a. berkata,
“Rasulullah saw biasa jika
keluar dari jalan asy-Syajarah
dan jika kembali dari jalan al-
Mu’arris. Dan jika masuk
Makkah dari jalan ats-
Tsaniyatul ‘Ulya dan jika keluar
dari ats-Tsaniyatus-sufla.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Ya’la (Ma’qil) bin
Yasar r.a. berkata: Rasulullah
saw bersabda, “Tiadalah
seseorang yang diamanati oleh
Allah untuk memimpin
rakyatnya kemudian ketika mati,
dia masih menipu rakyatnya
melainkan pasti Allah
mengharamkan syurga baginya.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Ibnu Umar r.a. berkata:
Nabi saw bersabda, “Seorang
Muslim wajib mendengar dan
taat kepada pemerintahnya
pada apa yang disetujui dan
yang tidak disetujui,

kecuali
jika diperintah bermaksiat.
Maka apabila disuruh
bermaksiat, ia tidak wajib
mendengar dan tidak wajib
taat.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Musa al-Asy’ari r.a.
berkata: Aku bersama dua
orang sepupuku masuk menghadap
Rasulullah saw, maka salah
seorang dari sepupuku berkata,
“Ya Rasulullah, berilah kepada
kami jawatan pada salah satu
bahagian yang diberikan Allah
kepadamu.” Sepupuku yang
kedua juga berkata demikian,

maka Rasulullah saw bersabda,
“Demi Allah, kami tidak
mengangkat seseorang pada
suatu jawatan kepada orang
yang menginginkan atau orang
yang bercita-cita pada jawatan
itu.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Sa’id (Abdurrahman)
bin Samurah r.a. berkata:
Rasulullah saw bersabda
kepadaku, “Ya Abdurrahman
bin Samurah, janganlah engkau
menuntut kedudukan dalam
pemerintahan kerana jika
engkau diserahkan jawatan tanpa
meminta, maka engkau akan
dibantu oleh Allah untuk
melaksanakannya.

Tetapi jika
jabatan itu engkau peroleh
kerana permintaanmu, maka
akan diserahkan ke atas
bahumu atau kebijaksanaanmu
sendiri.

Dan jika engkau telah
bersumpah atas sesuatu
perkara kemudian engkau
dapatkan perkara lainnya yang
lebih baik, maka tebuslah
sumpah itu dan kerjakanlah
apa yang lebih baik itu.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari ‘Amr bin Salamah r.a.
berkata: Rasulullah saw
mengajarkan kepadaku,
“Bacalah BISMILLAH dan
makanlah dengan tangan
kananmu dan makanlah dari
yang dekat-dekat (seseorang yg akrab) kepadamu.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Dari Abu Hurairah r.a. berkata,
“Selama ini Rasulullah saw
tidak pernah mencela makanan,
maka jika baginda suka,
dimakannya dan jika beliau
tidak suka, ditinggalkannya
makanan itu.”

(riwayat Bukhari dan Muslim)
 
Back
Top
Log in Register