ECB Mengumumkan Suku Bunga pada hari Kamis

Recommended Brokers


KaniaMentari

Freshie
Joined
Jul 26, 2019
Messages
5
Reaction score
0
Points
3
Kemarin, ECB mengumumkan suku bunga tetap tidak berubah. Setelah itu, Draghi selaku tuan rumah konferensi pers memberikan beberapa pandangan ECB mengenai ekonomi dan mata uang. Mereka tidak merilis sinyal pelonggaran yang jelas, yang membuat pasar lebih tak terduga. Ini bertentangan dengan spekulasi kami sebelumnya. Pada dasarnya, sejalan dengan sikap hati-hati ECB yang konsisten, pertama-tama akan menunggu untuk melihat keputusan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve minggu depan dan melihat berapa poin pemangkasan suku bunga sebelum memutuskan kapan akan meningkatkan pelonggaran ECB.

Data ekonomi yang dirilis oleh AS kemarin pada umumnya lebih baik dari yang diharapkan, yang membuat kinerja pasar secara keseluruhan menjadi keuntungan bagi Dolar AS, tetapi indeks Dolar AS gagal menembus batas 97,50. Meskipun berkonsolidasi di area atas, tetapi sulit untuk membentuk breakout, sehingga perlu menunggu keputusan suku bunga Fed minggu depan untuk adanya harapan breakout. Short-selling Euro membentuk downtrend saat ini, mengenai apakah Euro bisa rebound, saat ini masih sulit dipastikan, dan perlu menunggu keputusan suku bunga Fed akhir Juli nanti.

AS akan segera merilis data GDP, dimana ini adalah salah satu dari tiga data referensi penting dari The Fed (tiga data referensi yang dimaksud adalah GDP, tingkat pengangguran / tingkat pekerjaan, dan CPI / PPI). Data GDP periode ini dapat menentukan penurunan suku bunga oleh The Fed minggu depan. Pasar memberikan data yang diharapkan relatif rendah sebesar 1,8%. Jika data saat ini berada di level 1,9% - 2,0%, sedikit lebih baik dari yang diharapkan tetapi jauh di bawah nilai sebelumnya 3,1%, dampak terhadap indeks Dolar AS adalah terbatas, dan Dolar AS akan berfluktuasi sedikit, dikarenakan pasar akan terus menunggu keputusan suku bunga The Fed minggu depan untuk menentukan pergerakannya.

Pada konstruksi topik GDP, ada dua aspek yang dapat diatur:
Pertama, data GDP, sebagai salah satu dari empat data referensi utama perekonomian nasional (neraca pembayaran internasional, GDP, tingkat pengangguran / tingkat pekerjaan, dan CPI / PPI) akan menentukan arah kebijakan fiskal dan kebijakan moneter suatu negara. Dalam hal ini, hasil data tidak hanya dibandingkan dengan nilai yang diharapkan, tetapi juga perlu dibandingkan dengan nilai sebelumnya. Jika hasil data lebih rendah dibanding tingkat yang diharapkan 1,8%, maka efeknya terhadap Dolar AS adalah negatif. Jika hasil data lebih baik dari nilai yang diharapkan 1,8% tetapi lebih rendah dari nilai sebelumnya 3,1, mungkin akan sedikit lebih menguntungkan untuk dolar AS secara teori, tetapi pada kenyataannya, tren Dolar AS sekarang relatif rumit. Lagipula, pasar yakin bahwa The Fed pasti akan memangkas suku bunga minggu depan, baik seberapa banyakpun pemotongan suku bunga tersebut.

Kedua, data GDP adalah salah satu dari tiga data referensi (GDP, tingkat pengangguran / tingkat pekerjaan, CPI / PPI) yang akan menentukan keputusan suku bunga The Fed. Jika datanya lebih baik, The Fed lebih diyakini akan memangkas suku bunga minggu depan. Ini diperkirakan akan mendorong indeks dolar AS untuk menembus di garis batas atas 97,50. Namun, kemungkinan situasi ini relatif rendah. Kemungkinan lebih besar adalah tetap menunggu hasil resolusi suku bunga. Oleh karena itu, hasil data GDP yang dirilis oleh AS pada hari itu mungkin antara 1,8% dan 2,0%.
 
Top
Log in Register