Maaf tuan, saya berbicara bukan dari hati....dan yang tidak suka hati mengatakan apa-apa...menarik orang dengan Islam tidak perlu dikenalkan dengan sufisme....bab matematik kalau nak timbulkan dengan minat bukan diceritakan perihal Algebra Trigonometri atau Kalkulus, tapi dikaitkan dengan nombor-nombor asas...
Dan kawe x setuju dengan orang yang takjub akan kebenaran Islam hanya setelah diperlihatkan/ dibuktikan scr empirikal/saintifik...sedangkan kebenaran Islam itulah yang sepatutnya diyakini mendahului segala ilmu duniawi yang lain...
lihat sahaja saintis islam yang terdahulu...mereka lebih dahulu kenal akan Pencipta secara hakiki lalu terdorong dalam mengkaji ilmu2 lain, seperti mantik,alkemi,matematik,biologi,muzik dengan dasar iman yang teguh...bukan kenal sains baru kenal TUHAN....baru benar "Awalluddin Ma'rifatullah"...
"kita tidak memilih siapa untuk menjadi guru kita, dan guru pula tidak dapat memilih siapa akan jadi murid dia.."
Tidak...berguru tidak memilih...minta padaNya dan Dia pasti akan tunjukkan dengan pedoman dan hidayah....taufik pada kita yang akan menemukan...siapa/di mana/bagai mana...
Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak agama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredaan); dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya.
(Al-'Ankabuut 29:69)
..bukan melalui bacaan-bacaan santai atau bertanya pada orang lain....hanya pinta padaNya
wallahualam.