BTC USD 82,920.1 Gold USD 4,194.30
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Hadis Imam Al-Bukhari

Sa’ad bin Abi Waqqash berkata,
“Ketika aku sakit, Rasulullah saw datang
menjenguk dan aku berkata, “Ya
Rasulullah, bolehkah aku
mewakafkan seluruh hartaku?” Nabi
Saw menjawab, “Tidak.” Aku
bertanya lagi, “Separuhnya?”, Nabi saw
menjawab, “Tidak.” Aku bertanya
lagi, “Sepertiganya?” Beliau
menjawab, “Meninggalkan
keluargamu dalam keadaan baik
(senang) lebih baik daripada
membiarkan mereka miskin
mengemis pada orang-orang.”

(HR.Bukhari)

Keterangan:

Batas maksimum wasiat adalah
sepertiga dari seluruh hartanya,
kerana sepertiga itu sudah banyak.
 
Barangsiapa bernazar untuk
mentaati Allah, hendaklah dia
mentaatiNya dan barangsiapa
bernazar untuk bermaksiat terhadap
Allah maka janganlah dia
melakukannya.

(HR. Bukhari)
 
Mimpi yang baik (soleh) adalah
dari Allah dan mimpi (buruk) adalah
dari syaitan.

(Bukhari)
 
Mimpi yang baik oleh seorang
yang soleh merupakan satu dari
empat puluh enam (46) bahagian dari
mimpi kenabian.

(HR. Bukhari)
 
Tercatat atas anak Adam nasibnya
dari perzinaan dan dia pasti
mengalaminya. Kedua mata zinanya
melihat, kedua telinga zinanya
mendengar, lidah zinanya bicara,
tangan zinanya memaksa (memegang
dengan keras), kaki zinanya
melangkah (berjalan) dan hati yang
berhasrat dan berharap. Semua itu
dibenarkan (direalisasikan atau
diwujudkan) oleh kelamin atau
digagalkannya.

(HR. Bukhari)
 
Seburuk-buruk manusia ialah
orang yang mempunyai dua muka,
mendatangi kelompok ini dengan
wajah yang satu dan mendatangi
kelompok lain dengan wajahnya yang
lain.

(Mutafaq’alaih)
 
Paling banyak orang munafik dari
umatku ialah yang pandai
bacaannya.

(HR. Bukhari)
 
Tiada seorang muslim tertusuk
duri atau yang lebih dari itu, kecuali
Allah mencatat baginya kebaikan
dan menghapus darinya dosa.

(HR.Bukhari)
 
Sa’ad bin Abi Waqqash berkata,
“Aku bertanya kepada Rasulullah
Saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang
yang paling berat ujian dan
cubaannya?” Nabi Saw menjawab,
“Para nabi kemudian yang meniru
(menyerupai) mereka dan yang
meniru (menyerupai) mereka.
Seseorang diuji menurut kadar
agamanya. Kalau agamanya tipis
(lemah) dia diuji sesuai dengan itu
(ringan) dan bila imannya kukuh dia
diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji
terus-menerus sehingga dia berjalan
di muka bumi bersih dari dosa-dosa.

(HR. Bukhari)
 
Barangsiapa dikehendaki Allah
kebaikan baginya maka dia diuji
(dicuba dengan suatu musibah).

(HR. Bukhari)
 
Back
Top
Log in Register