Dari Abu Said Al-Khudri r.a. bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda :
"Aku bermimpi dalam tidurku seakan-akan aku melihat manusia di hadapankan kepadaku.
Baju mereka diantaranya ada yang sebatas buah dada dan ada yang kurang dari itu.
Dan kulihat pula Umar bin Khattab memakai baju yang dihela-helanya karena sangat panjang."
Rasulullah ditanya, "Apakah takwil mimpi Anda ya Rasulullah?" Beliau menjawab: "agama."
Hadis sahih riwayat Bukhari
عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -
مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الأَنْصَارِ وَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِى الْحَيَاءِ ،
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -
دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإِيمَانِ
Dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, ia berkata :
"Rasulullah s.a.w. lewat di hadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya
karena saudaranya pemalu. Maka Rasulullah s.a.w. bersabda,
'Biarkan dia! Sesungguhnya malu itu sebahagian dari iman.'"
Hadis sahih riwayat Bukhari
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم
قَالَ آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ،
وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi s.a.w.. bersabda :
"Tanda-tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara ia berbohong,
jika berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat"
Hadis sahih riwayat Bukhari
Dari Abu Hurairah r.a. katanya :
Bersabda Rasulullah s.a.w. :
"Dua pekerjaan menyebabkan kekafiran ; merendahkan keturunan orang lain
dan menjerit-jerit meratapi mayat."
Hadis sahih riwayat Muslim
Dari Ibnu Umar r.a. katanya :
Bersabda Rasulullah s.a.w. :
"Barang siapa berkata kepada saudaranya , "Hai kafir! maka kalimat itu
pulang kepada salah seorang dari keduanya, jika kekafiran itu benar ada,
jika tidak, maka kekafiran itu berbalik kepada diri yang mengucapkannya."
Hadis sahih riwayat Muslim
Dari Bara' katanya :
Bersabda Nabi s.a.w. tentang sahabat-sahabat Ansar
"Tidaklah cinta kepada mereka itu kecuali orang yang beriman ,
dan tidak benci kecuali orang munafiq :
barang siapa yang cintakan mereka itu akan dicintai Allah,
dan barang siapa yang membencinya akan dibenci Allah."
Hadis sahih riwayat Muslim
Dari Ali r.a. katanya :
"Demi Allah yang menumbuhkan jenis biji, menciptakan jenis insan
sesungguhnya Rasulullah s.a.w. telah menegaskan kepadaku :
"Bahawa takkan cinta kepadaku kecuali orang mu'min
dan takkan benci kecuali orang munafiq."
Hadis sahih riwayat Muslim
وَعَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيْرِيْنَ قَالَ
سُئِلَ أَنَّسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ خِضَابِ
رسول الله صلى الله عليه وسلم
فَقَالَ إِنَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم
لَمْ يَكُنْ شَابٌ إِلا يَسِيرًا
وَلكِنَّ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ بَعْدَهُ خَضَّبَا بِالْحِنَاءِ وَالْلَتَمِ
Dari Muhammad bin Sirin, ia berkata kepada Anas
pernah ditanyakan kepada semirin rambut Rasulullah s.a.w.
lalu ia menjawab : "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. tidak beruban
kecuali sedikit, tetapi Abu Bakar dan Umar sesudahnya
mencelup dengan inai dan kattan. (Kattan hampir serupa dengan inai)
Hadis riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim
Dari 'Aisyah r.a. katanya :
"Rasulullah s.a.w. tidak meninggalkan (sebagai harta pusaka)
dinar dan dirham, tiada pula kambing dan unta
dan tiada pula mewasiatkan sesuatu apa pun,"
Hadis sahih riwayat Muslim
Dari Abu Said, katanya :
" :Bersabda Rasulullah s.a.w. : " Bahawa penghuni neraka yang abadi,
selamanya tidak akan mati dan sentiasa hidup menderita.
Tetapi ada pula kaum yang dibakar sekadar dosanya,
kemudian di matikan, setelah menjadi arang,
datanglah pembelaan.
Golongan itu di bawa sekelompok-sekelompok
lalu diserahkan kepada sungai syurga,
kemudian penghuni syurga diperintahkan supaya
menyelamkan dan meratakan air atas tubuh kaum itu.
Akhirnya tumbuhlah arang-arang itu
seperti tumbuhnya jenis-jenis biji
yang terdampar dibawa oleh air bah."