BTC USD 75,561.0 Gold USD 4,359.74
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Islam & Ilmu: Salah Faham Hadis "Lubang Biawak"

MuslimProgrammer

Legendary Member
gem
Messages
10,583
Joined
Apr 30, 2014
Messages
10,583
Reaction score
2,758
Points
261
Kadang-kadang ada orang guna hadis “kamu akan ikut orang kafir sampai masuk lubang biawak pun ikut” untuk menghalang orang Islam belajar ilmu dari Barat, termasuk sains & astronomi. Tapi kalau kita teliti, hadis tu sebenarnya bukan bermaksud begitu.

---
Hadis tentang ikut orang kafir

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Kamu benar-benar akan mengikuti sunnah (cara hidup) orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang dhab (biawak), nescaya kamu akan mengikutinya."
Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, (mereka itu) Yahudi dan Nasrani?"
Baginda menjawab: "Siapa lagi (kalau bukan mereka)?"
(HR. Bukhari & Muslim)

Perhatikan perkataan lubang biawak yang disebut Nabi itu. Itu perumpamaan pada benda yang sempit, pelik, tak bermanfaat. Tapi umat Islam tetap ikut juga. Maksudnya hadis ini memberi amaran tentang ikut-ikutan yang membabi buta dalam perkara sia-sia, budaya songsang, dan kebodohan (contohnya konsert maksiat, minum arak, hiburan melampau, dan seumpamanya), tapi bukannya melarang belajar ilmu yang bermanfaat seperti ilmu sains atau astronomi.

---
Islam galakkan cari ilmu, walaupun dari orang kafir

Dalam masa sama, Islam sangat tekankan supaya kita ambil ilmu bermanfaat, walau dari siapa pun.

1. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Hikmah (ilmu yang bermanfaat) adalah barang yang hilang dari orang mukmin. Maka di mana sahaja dia menemukannya, dialah yang paling berhak terhadapnya.”
(HR. Tirmidzi)

2. Dalam Perang Badar, Rasulullah ﷺ membenarkan tawanan perang (orang Quraisy kafir) ditebus dengan mengajar anak-anak Muslim membaca menulis. Ini bukti jelas, ilmu yang baik boleh diambil walaupun daripada musuh.

3. Banyak ayat Quran suruh manusia tadabbur alam, lihat langit, bumi, bintang, siang malam. Contohnya:
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang berakal."
(QS. Ali Imran: 190)
- Ayat ini isyarat kuat agar kita kaji astronomi & sains, sebab ia membawa kepada mengenal kebesaran Allah.

---
Kekuatan yang Allah suka

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun pada keduanya ada kebaikan. Bersemangatlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah."
(HR. Muslim)

"Kuat" di sini bukan sekadar otot. Ulama kata ia meliputi:

Kuat iman & taqwa – asas segala kekuatan.

Kuat ilmu & akal – supaya boleh memimpin, menyelesaikan masalah, dan memberi manfaat pada masyarakat.

Kuat ekonomi & harta – supaya mampu bantu umat lain dan tidak bergantung pada musuh.

Kuat fizikal – untuk ibadah & berjihad bila perlu.

Kalau kita gabung dengan hadis tentang "lubang biawak" tadi, jelaslah:
- Islam larang kita ikut-ikutan benda sia-sia, budaya rosak, dan kebodohan.
- Tapi dalam masa sama, Islam suruh kita jadi kuat dengan ilmu, iman, ekonomi, dan teknologi.

---
Kesimpulannya:

Hadis “lubang biawak” = larangan ikut benda sia-sia, bukan larangan belajar ilmu.

Ilmu bermanfaat = ambil dari siapa pun, asalkan tak goyangkan akidah.

Sains & astronomi = sebahagian dari usaha memahami ciptaan Allah.

Mukmin yang kuat dengan ilmu = lebih dicintai Allah.

Jadi, jangan salah faham. Islam larang kita ikut benda yang sia-sia dari orang kafir, tapi Islam benarkan kita belajar benda atau ilmu yang bermanfaat dari orang kafir supaya kita jadi umat Islam yang lebih yakin dengan kebesaran Allah dan menjadi umat yang terkuat dengan iman & ilmu.
 

Attachments

  • 171.5 KB Views: 23
Back
Top
Log in Register