BTC USD 83,302.7 Gold USD 4,098.21
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Berdialog dengan jin islam

MELIHAT JIN KARENA KEMAUAN JIN ITU SENDIRI DISERTAI ADANYA KONDISI-KOND ISI
YANG MEMUNGKINKAN TERJADINYA HAL ITU


Jin sahabat saya ltu mengatakan: "Biasanya, jin tidak menampakkan dirt kepada manusia karena kemauannya sendiri, kecuali ketika setan ingin men a kut-naku ti manusia d a n ing i n m e n c e l a k a k a n n y a . Sangat jarang terjadi ada jin saleh yang melakukan itu. jin-jin yang m e m p erlihatka n diri n y a ke pada manusia dan memperdengarkan suaranya dalam wujudnya yang asli,* dengan tujuan menakut-nakuti manusia, adalah semisal, maaf, kalian mengucapkan perkataan 'Hwaa!' kepada seseorang."
+ "Sepertinya ******* sekali ......
– "Tidak juga. Bahkan untuk memperlihatkan diri dalam bentuk ya ng sebena rnya kepada ma nusia , ad alah sesuatu yang sulit d i l akukan......
+ "Kok, bisa begitu?"
– "Tidak tahu , tetapi ada semacam bantuan saat jin ingin me nampakkan diri,40 lebih-lebih bila itu adalah perasaan takut (pada diri manusia) yang memang dikehendaki oleh setan atau jin."
+ "Takut terhadap apa?"

– "Misalnya, seseorang, karena ilmunya, bisa menangkap jin atau setan, atau dia bersumpah terhadapnya dengan menggunakan nama Allah yang agung, yang dengan itu jin bisa tertangkap, sehingga orang itu bisa mempertontonkannya kepada orang banyak, atau men jadikannya
sebagai mainan anak kecil.”41
Kemudian dia mnelanjutkan perkataannya, "Yang seperti itu di kalangan jin dianggap sebagai suatu pelanggaran, persis perampok di kalangan kalian. Dalam keadaan seperti itu, jika si jin dapat kembali dan menghadap pemimpinnya, pasti dia akan dihukum, dipenjara dan dipukuli."
+ "Kalau pemimpinnya itu setan yang sangat berkuasa?"
– "Mengadu dan kembali kepada Allah, jelas lebih baik. Orang yang takut dan kaget karena ulah jin atau setan yang menampakkan diri kepadanya, kalau dia adalah orang yang selalu kembali kepada Allah, pasti jin tidak akan sanggup menakut-nakuti dan memperlihatkan diri kepadanya.42 Karena itu, saya harus mengatakan kepadamu

Bahwa kemampuan jin untuk menampakkan diri selalu disertai syarat tersedianya kondisi-kondisi yang mendukung dan memudahkan olehnya itu. Syarat yang paling pokok ialah: orang itu jauh dari zikir keada Allah, lalai meminta perlindungan-Nya, tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban, tidak bersuci, berjalan di tempat-tempat sepi dandi
kuburan pada malam hari tanpa kawan,43 tidak dalam keadaan suci44 atau lupa berzikir kepada Allah 45 dan tidur dalam keadaan junub tanpa
berwudhu' lebih dulu.46 Dalam keadaan seperti itu, setan atau jin bisa

berulang kali menampakkan diri kepadanya, atau kembali kepadanya beribu kali. Pada dasarnya, kondisi manusia itu sendirilah yang mendorong Jin untuk bisa memperlihatkan diri, khususnya kalau orang itu lemah iman, penakut dan memperturutkan hawa nafsunya."
+ "Kalau orangnya kuat iman, pemberani, dan tidak suka melakukan kemaksiatan, apakah jin atau setan masih sanggup menampakkan diri dan menakut-nakutinya?"
- "Kalau pun masih terjadi, itu jelas merupakan suatu pengecualian atau esuatu yang sangat jarang terjadi. Dalam keadaan seperti itu,setan akan sangat menjauhinya,dan bahkan ******* dikalahkan . Atau, bisa jadi jinnya adalah jin saleh, dan manusianya tergolong sebagai Wali Allah yang saleh pula. Ketika jin saleh itu menampakkan dirinya,dia hanya bermaksud menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan masalah agama. Sebab, para ulama' dikalangan manusia, dalam hal ilmu-ilmu keislaman, jauh lebih pandai daripada ulama jin. Karena itu, wajar saja bila manusia mengajari jin tentang kaidah-kaidah agama. Untuk itu dia pasti mendapat pahala yang sangat besar."47 []
 
BAGAIMANA JIN DAN SETAN HIDUP?





Jin adalah makhluk yang sangat banyak sekali populasinya. jum- lahnya sama sekali tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia. Jika jumlah anak Adam yang menjadi penduduk bumi mencapai lima milyar, maka jumlah jin yang juga menjadi penduduk bumi milyaran kali banyaknya.

Amat jarang ada suatu tempat di bumi ini yang tidak diisi oleh jin, baik di daratan, lautan maupun udara. Mereka mempunyai jenis yang bermacam-macam, ras yang berbeda, dan umat-umat yang banyak sekali jumlahnya. Dunia mereka seperti dunia kita: Ada negara, ke- rajaan, bangsa-bangsa, kabilah-kabilah, penguasa dan rakyat jelata. Agama mereka pun tidak berbeda dengan agama manusia. Di antara mereka, alhamdulillah, ada yang Muslim dan memperoleh hidayah dari Allah SWT. Yang lain, beragama Masehi, Hindu, Budha, penyembah berhala, dan penganut ajaran komunis. Adalah sangat mengherankan bahwa ada seorang jin yang ikut hadir dalam berbagai diskusi tentang komunisme, berdebat dan membelanya. Beruntung baginya, karena saat itu saya belum ada sehingga saya tidak bisa membantahnya. Atau, malang baginya, karena dia kemudian masuk Islam, seperti yang di- ceritakan oleh jin Muslim sahabat saya.

Iblis Bukan Moyang Jin
Saya bertanya kepada Jin sahabat saya: "Apakah Iblis itu moyang jin pada umumnya, sebagaimana Adam a.s. adalah moyang manusia?"
– "Bukan, bukan," jawabnya, "Iblis adalah keturunan jin, dan bukan moyang jin."
+ "Kalau begitu, siapa nama moyang jin?"

- "Sejauh yang saya ketahui, Wallahu A’lam, namanya adalah Jan
(dengan "a" panjang)."1
+ "Lalu, bagaimana tentang Iblis (semoga Allah mengutuknya)."
– "Dia adalah keturunan Jan. Dia sangat pandai, mirip malaikat. Tetapi kemudian ia berperangai buruk dan sombong, sebagaimana yang telah kalian ketahui dari firman Allah SWT yang berbunyi, Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman.kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Maka, sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia dari. golongan jin, lalu dia mendurhakai perintah Tuhannya.... (QS. Al-Kahfi: 50).2

Iblis Adalah Moyang Setan
+ "Banyak orang meyakini bahwa Iblis adalah moyang jin."
- "Untuk mereka, saya punya bukti dan dalil. Alquran Al-Karim sama sekali tidak mengatakan hal itu. Demikian pula halnya Nabi Muhammad saw.
Bagaimanapun, Iblis adalah moyang setan."
+ Lantas, apa perbedaan jin dan setan?"
– "Setan adalah Jin, tetapi tidak setiap Jin adalah setan."
+ "Coba jelaskan lebih lanjut, sebab aku akan menyampaikan hal ini
kepada para pembaca bukuku nanti."
− "Masalahnya sederhana saja," katanya, "Iblis kawin dengan jin perempuan yang menjadi pengikutnya, lalu mereka dianugerahi keturunan. Keturunan yang berasal dari Iblis inilah yang kemudian disebut setan. Mereka memiliki rupa dan bentuk yang bermacam-macam yang, na`udzu billah, sebagian besar memiliki sosok yang sangat jelek, atau seperti anjing. Mereka mempunyai kota-kota dan tempat-tempat hunian. Biasanya di padang-padang pasir, gunung-gunung, pulau-pulau terpencil, dan di permukaan laut. Akan tetapi, sesudah aku masuk Islam, dan terima kasih kepada Isma'il, anak pamanmu,3 aku bisa mengatakan bahwa semua yang tidak beragama Islam, tidak me- laksanakan ajaran-ajarannya, dan tidak mengikuti petunjuk Muhammad saw., adalah setan, sekalipun berpenampilan menawan. Tidak peduli dia jin atau manusia. Dalam keadaan seperti itu, Iblis, secara
majazi, azi, adalah moyang dan bapak spiritual mereka. Bahkan sebaiknya engkau katakan saja bahwa Iblis itu adalah pemimpin, moyang, sekali- gus Tuhan bagi kelompok jin non-Muslim. Mereka semua bergabung di bawah panjinya. Tiap-tiap golongan di antara mereka meyakini betul
keyakinan mereka melalui khayalan-khayalan mereka."
+ "Bagaimaaa bisa begitu?"
– "Itu rahasia, aku tidak bisa menyampaikannya kepadamu sekarang. Mungkin lain kali."4
 
Kerajaan Iblis

Tiba-tiba saja jin Muslim sahabat saya itu mengatakan, "Akan ku-sampaikan kepadamu sesuatu yang sangat penting. Iblis punya kerajaan yang sangat besar: ada menteri-menteri, pemerintahan, dan kantorkantor yang besar-besar. Iblis mempunyai wakil-wakil, lima di antaranya wajib kalian waspadai.'
"Yang pertama, menurut kalangan jin, bernama Tsabar. Dia selalu mendatangi orang yang sedang kesusahan atau tertimpa musibah, baik kematian anak atau kerabat, dan lain-lain. Kemudian dia melancarkan bisikannya dan menyatakan permusuhannya kepada Allah. Diucapkan- nya, melalui mulut orang yang tertimpa musibah itu, keluh-kesah, dan caci-maki terhadap ketentuan Allah atas dirinya. Untuk menghindari- nya, hendaknya engkau mengucapkan:



Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan, Tsabar, yang terkutuk, berikut pengikut-pengikut dan anak-anaknya Yang kedua, namanya, sejalan dengan yang diucapkan jin Muslim, adalah Das i m. Setan i n ilah y a ng selalu beru saha, dengan sekuat tenaganya, untuk mencerai-beraikan ikatan perkawinan, mengobarkan rasa benci satu sama la in di kalangan suami-isteri, sehingga terjadi perceraian. Dia adalah anak kesayangan Iblis di seantero kerajaannya yang sangat besar. Untuk menghadapinya, hendaknya engkau. meng- ucapkan:

Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan, Dasim, yang terkutuk, serta pengikut-pengikut dan anak-anaknya.

Yang ketiga ,namanya AI-A`war.Dia dan seluruh penghuni kerajaannya,ada lah spesialis -spesialis dalam urusan mempermudah terjadinya perzinaan. Anak-anaknya menjadikan indah bagian bawah tubuh kau m wanita ketika merek a keluar rumah, khususnya kaum wanita masa kini, betul-betul sangat menggembirakan Iblis di keraja- annya yang besar. Segala persoalan yang menyangkut dekadensi moral dan perzinaan berurusan dengan kantor besar mereka.
Yang keempat, bernama Maswath, spesialis dalam menciptakan kebohongan-kebohongan besar maupun kecil. Bahkan kejahatan yang dia dan anak-anaknya lakukan sampai pada tingkat dia memperlihat- kan diri dalam bentuk seseorang yang duduk dalam suatu pertemuan y ang diselen gg arakan oleh manusia, lalu me ny ebarkan kebohongan yang pada gilirannya disebarkan pula oleh manusia.
Yang kelima, bernam a Z a Inabur . Setan yang satu ini bergentayangan di pasar-pasar di seluruh penjuru.dunia. Merekalah yang mengobarkan pertengkaran,caci-maki,perselisihan dan bunuh-membunuh antara sesama manusia."
Saya memotong ceritanya dengan mengatakan, "Saya ingin sesuatu yang baru. Sebab informasi seperti ini sudah pernah saya baca. Pen- jelasanmu ini sudah sangat dikenal di kalangan kami, para manusia. "5
− "Tidak ada masalah," tukasnya, "Aku bisa mengatakan kepada- mu puluhan, bahkan ratusan nama setan yang menghuni kerajaan Iblis. Tetap i itu tidak pen tin g. Yan g pentin g ad alah selalu me mohon per- lindungan kepada Allah dari kejahatan dan gangguan mereka
 
Jin Ada yang Berusia Ribuan Tahun

"Apakah kelima pembantu Iblis itu masih hidup sampai sekarang? Sebab Mujahid sudah menceritakan tentang diri mereka sejak seribu tiga ratus tahun yang lalu," tanya saya selanjutnya.
Ibn Kanjur, jin sahabat saya itu, menjawab, "Ya, ya, mereka masih hidup. Sebab, jin memang dianugerahi usia panjang. Sebagian besar kami hidup ratusan tahun, sedang yang lain ribuan tahun."
+ "Ribuan tahun?" tanya saya keheranan.
− "Ya, di antara kami ada jin y ang berusia tiga ribu tahun, ada y ang empat ribu , lima ribu, dan en am ribu tahun. Bahk an , ad a pu la yang usianya mencapai tujuh ribu tahun, sekalipun sedikit jumlahnya. Akan tetapi di kalangan setan ada yang seperti Iblis, hidup sejak dulu misalnya kelima anak Iblis yang kusebutkan tadi. Sampai kini mereka masih hidup."

+ "Kalau engkau sendiri, berapa umurmu?"
Jin sahabat saya itu terdiam sesaat. Dia menatap saya dalam-dalam, seakan-akan ingin tahu apa yang ada di balik mata saya dan yang ter- sembunyi di dada saya, seakan-akan sedang membaca sesuatu. Karena itu, saya mengulangi pertanyaan saya.
− "Bersumpahlah, bahwa engkau tidak akan mencelakakan aku ...... pintanya.

Dengan Kaget dan secara meyakinkan, saya pun berkata, "Aku ber- sumpah dengan nama Allah Yang Agung, bahwa aku tidak akan men- celakakanmu ......

- "Aku masih muda. Usiaku, dibandingkan dengan usia manusia, seperti remaja berusia lima belas tahun atau tujuh belas tahun ......
+ "Tid ak , bu kan itu .... Yang say a mak s udk an adalah , b e rapa usiamu sesungguhnya, yakni bila dikiaskan dengan para jin ......
− "Usiaku seratus delapan puluh tahun, y ang bila dinisbatkan pada dunia jin, adalah usia remaja."

+ "Apakah ayahmu masih hidup?" tanya saya pula.
− "Tidak, dia telah mati dalam suatu perebutan kekuasaan yang melibatkan dia dan'tangan-kanannya'. Ayahku bernama Hud. Dia man dalam usia 950 tahun. Sedangkan kakek-buyutku mati ketika mencoba mencuri-dengar pembicaraan yang ada di langit. Dia dikejar kilatan api, dan mati6 dalam usia mendekati seribu tahun."
+ "Tahu, berapa tepatnya?"
- "Tidak, tetapi dia termasuk jin yang berusia panjang...," jawabnya
 
TEMPAT HIDUP JIN, SETAN DAN IBLIS

Dalam pasal ini sesekali dikemukakan data yang sudah tidak asing lagi bagi kaum terdidik. Kendati demikian, d e ngan izin Allah, di- kemukakan pula temuan-temuan baru yang , agakny a, belu m pernah dikemukakan sebelumnya, hatta di Amerika maupun negara-negara Barat pada um u m ny a. Dalam pasal ini say a akan m e ng e m ukak a n
interpretasi dari banyak fenomena yang masih terus dikaji, namun sampai saat ini mereka masih tetap belum mampu menemukan rahasianya

Jin Berada di Semua Tempat

Agar kita bisa memahami maksud dari pernyataan bahwa jin berada di semua tempat di dunia ini, dan agar saya dapat memberi gambaran yang relatif rasional tentang perwujudan yang satu ini, maka di sini saya tegaskan bahwa manusia hanya menghuni permukaan bumi yang merupakan daratan, dengan mengecualikan lalu-lalang mereka di lautan dan di udara saat mereka bepergian. Lautan dan samudera, dewasa ini merupakan bagian terbesar planet bumi, dengan perban- din g an 72 % berupa lautan dan hanya 28% saja y a ng terdiri dari daratan, y ang meny ebabkan para cerdik-pandai meny ebut bumi kita ini dengan "Planet Air".7
Bahkan daratan yang jumlahnya seluas itu pun belum seluruhnya dihuni oleh manusia. Sejauh yang saya ketahui melalui studi geografi saya dari sumber-sumber lama maupun baru, mereka baru menghuni dan me manfaatkan kurang dari seperemp atnya saja. Sebagian besar darinya, masih tetap kosong.
Sementara itu, jin telah menghuni dan mendirikan sebagian besar kota-kota serta pusat-pusat pemerintahan mereka di atas air. Walaupun begitu, ada pula kota-kota dan pusat-pusat pemerintahan mereka yang terletak di bagian-bagian samudera yang dalam dan di sungai-sungai. Selain itu, mereka juga menghuni padang-padang pasir luas dan tempat-tempat terpencil,gunung-gunung maupun jurang-jurangnya, term asuk pula gua-gu a dan hutan- hutan.Bahkan ada sebagian di antara mereka yang tinggal di atap-atap dan kamar-kamar di rumah yang dihuni manusia. Yang lain lagi, menjadikan rumah -rumah kita sebagai tempat tinggalnya yang tetap, baik di kamar-kamar maupun lorong-lorong rumah kita. Banyak pula setan yang bertempat tinggal di kamar-kamar mandi, comberan, dan selokan-selokan
 
Jin Berperadaban

Yang saya maksudkan dengan istilah "berperadaban" di sim bukan-lah istilah seperti yang berlaku dikalangan manusia,misalnya penduduk kota yang ber peradaban dan penduduk desa yang masih sederhana. Pengertiannya tidaklah demikian. Yang dimaksud dengan peradaban dalam kaitannya dengan jin adala h tempat- tempat yang dihuni manusia: di kota-kota, desa-desa, dan rumah-rumah manusia.

Jin berperad aban,lazimnya,adalah Jin-jin Muslim, dengan mengecualikan mereka yang beragama lain,misalnya yang beragama Kristen yang juga men ghuni rumah-rumah orang-orang beragama Kristen, sekalipun sebagian besar mereka lebih suka tinggal di gereja- gereja. Demikian pu la halnya deng an jinjin ya ng beragama Yahudi yang tinggal di rumah-rumah dan kanisah-kan i sah orang-orang Yahudi. Mereka saling mempengaruhi satu sama lain.

Jin Muslim selalu mencari rumah yang penghuninya tunduk ke pada Allah SWT, yang betul-betul Muslim dan tidak sekadar Muslim nominal. jika jin Muslim tersebut melihat penghuni Muslim di rumah tersebut tidak m e laksanakan peri ntah Allah ,maka dengan sedih mereka meninggalkan rumah itu, untuk kemudian mencari rumah lain yang penghuni-penghuninya taat kepada Allah.

Jin Muslim adalah makhluk yang betul-betul Muslim. Mereka bisa menghapal ajaran-ajaran agamanya dengan kecakapan yang luar biasa. Kalbu mereka te risi keimanan dalam dera at yang ,jika mere a mendeng ar Alquran dibaca, mere ka khusyu mendengarkan, untuk kemudian menangis tersedu-sedu karena takut kepada Allah—Suatu tangisan y ang sanggup membuat lu luh hati orang y ang paling keras sekalipun.9
 
Setan-setan di Kerajaan Air dan Sungai-sungai

Jin Muslim sahabat say a itu mengatakan, "Aku akan menyampai- kan kepadamu suatu peringatan yang sangat penting."

+ "Bagus, insyaAllah, akan berguna," jawab saya.

– "Setan-setan amat suka hidup di sumur kosong. Najis-najis dan kotoran sangat menarik mereka. Karena itu, jika mereka mendengar azan, m aka m ereka pe rgi jauh-ja uh ke tem p at-tem pat di de ka t air. Mereka me nutup teling a mereka dengan kedu a tang an mereka, atau menutupkan baju mereka ke kepala mereka. Bahkan di antara mereka ada yang bersembunyi di lubang-lubang pembuangan14 dan kotoran. Itu sebabny a pula, maka jika engkau masuk ke kamar mandi untuk berwudhu', dahulukan kaki kirimu, sambil mengucapkan doa, A'udzu billahil-'azhim minal-khubutsi wal-khabaits (Aku berlindung kepada Allah Yang Mahaagu n g , dari gan g guan setan jantan dan setan betina).'15
Ingatkan k e pada kaum wanita, agar m e rek a t i dak mem buang air (panas) mendidih di lubang-lubang WC tanpa meny ebut asma Allah dan tidak pu la me mo ho n perl in d u n g an kepada-Nya dari gan g guan seta n ya n g ter k ut u k . K a da n g - k a d a n g a i r t e rse b ut da pat m e m a tika n setan, sehingga keluargany a mencoba melakukan balas dendam ter- hadap, pemilik rumah, khususnya kaum wanita yang melakukan hal itu. Kalau mereka (setan-setan) bisa menampakkan diri (menyurupi tubuh mereka), niscaya mereka akan melakukan hal itu...."


Hindarkan Adanya Patung dan Gambar Makhluk Bernyawa
Alhamdu lill ah, saya tidak m e nggantungk an gam bar seseorang tokoh, b e tap a p un saya meng horma tiny a , di ru mah saya. Say a pun tidak menaruh patung-patung ma khluk berny awa. Di ru mah say a hanya ada dua lukisan alam ukuran besar tanpa ada gambar makhluk bernyawa. Di samping itu saya punya sebuah tempat pensil yang her- kepala binatang. Dalam pertemuan pertama saya dengan jin Muslim sahabat saya, dia berjalan ke sana kema ri, samb il me nata p ke arah langit-langit saat menyampaikan salam. Tiba-tiba dia melihat tempat pensil itu dan dengan sungguh-sungguh mengatakan, "Ambillah pisau, dan potonglah segera kepalany a. Atau, buatlah kepalanya demikian rupa sehingga tidak lagi menyerupai kepala patung." Sesudah berkata demikian, ia berkata keras seakan-akan mengusir sesuatu, "Ayo, ayo, keluar sana!"

+ "Mengapa engkau berkata begitu?"
– "Aku me lihat setan bertengger di kepala tempat pensil ini,"
jawabnya.
Kemudian kami menutupi gambar kepala pada tempat penting itu, dan setan itu pun menyingkir darinya.
Jin Muslim sahabat saya itu kemudian mengatakan,. Muhammad saw. mengatakan, "Orang y ang paling hebat siksanya di hari kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar (seperti ini)."16
Yakn i gambar d a n patung m a kh lu k-makhluk berny a wa. Nab i juga mengatakan, "Malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang di situ terdapat patung (atau gambar-gambar).17 Sekali waktu Jibril a.s. tidak mau masuk ke rumah Nabi saw. karena adanya patung kecil di rumah beliau, yang aku tidak tahu siapa yang meletakkannya di depan pintu rumah beliau. Hari berikutnya, Jibril tetap tidak mau masuk ke dalam rumah Nabi saw., seraya berkata, "Mintalah seseorang untuk memotong kepalany a, sehingga bentukny a menjadi seperti tunggul pohon."18
Tempat pensil ini pun saya harapkan tidak lagi memperlihatkan sosok suatu makhluk yang bernyawa. Sebab, kalau tidak demikian, dia akan menarik setan-setan seperti magnet menarik besi."19

+ "Kalau foto, bagaimana?" tanya saya pula.
– "Sama saja. Ia menarik setan untuk datang. Karena itu, jangan engkau tempelkan di dinding dan jangan pula. engkau letakkan secara terbuka. Kalau la merupakan gambar di majalah atau buku, maka balik- kanlah, sehingga gambarnya tidak terlihat. Sampaikan pula kepada kaum Muslimin bahwa foto hany a boleh dilakukan untuk keperluan darurat semata, dan sesudah itu balikkanlah, atau tutupi bagian atasnya. Yang penting, jangan sampai terlihat.20 Saudaraku, malaikat tidak akan mau masuk ke suatu rumah, apabila di situ terdapat gambar. Sebab, gambar tersebut, seperti yang saya ketahui dari Habib Al-Huda21 akan membuat malaikat menyingkir, seperti halnya bila disodorkan kepada

kalian makanan atau sesuatu yang tidak kalian sukai, sehingga kalian menghind ar seray a mengatakan , "S eleraku sama sek a li berb eda." Dem ikian pu la hal n y a de nga n m a laikat ( y an g ti da k m a kan ata u minu m). Mereka tid ak tah a n terh adap gamb ar d a n p a tu ng-patung, tetapi setan sangat tertarik dan menyukainya. Jadi, bagaimana mung- kin malaikat mau datang ke rumah yang di dalamnya terdapat setan? Ajarkan kepada kaum Muslimin, ajarkan kepada mereka, bahwa hen- daknya mereka tidak mengikuti kebiasaan orang-orang Nasrani, Yahudi dan orang-orang kafir y a ng men ggantungk an gam b ar-g ambar dan patung-patung. Bacalah Alquran Al-Karim, sebab Allah SWT telah ber- firman, Mereka menjadikan pendeta-pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah, dan (mempertuhankan) Al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Mahaesa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan (QS. At-Taubah: 31), dan Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat dari' urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu, dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menyelamatkan kamu sedikit
pun dari (siksaan) Allah dan sesungguhnya orang-orang yang zahm itu se- bagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, dan Allah adalah Penolong orang-orang yang bertakwa. Alquran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini (QS. Al-Jatsiyah:
18-20). Allah SWT berfirman pula, Dan'hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahudah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (QS. Al-Ma'idah: 49-50).
+ "Mah a b e nar Allah Yang Mah aagung. Ak an tetap i Aku masih ingin bertany a tentan g magnetis me y a ng engkau katakan m un c ul karena ad an y a patu n g -p atun g yan g bisa me n a rik kedatangan setan - setan. Apakah la magnet dalam arti sesungguhnya, ataukah itu merupa- kan suatu ungkapan agar mudah dimengerti saja?"
– "Tid ak , tid ak, tid ak ," k atany a b ersun ggu h-su ngg uh, "la b etul- betul magnet dalam arti sesungguhnya. Bahkan, setan-setan itu meng- endus-en dusny a sebagaimana kalian me ngisap suat u aroma harum. Setan-setan itu bisa melihatny a dari kejauhan, sebab patung-patung tersebut memiliki pantulan cahaya atau nap yang tidak bisa kalian lihat dengan mats manusia kalian. Setan-setan itu menangkapnya sebagai- mana seseorang mencium aroma makanan yang sangat lezat."22

Sampai di situ, saya kemudian menunjuk pada mainan yang ter-buat dari balon, yang satu dalam bentuk gajah, sedangkan y ang lain dalam bentuk pengantin. Keduanya merupakan mainan anak-anak.
Kemudian say a bertanya kepadany a, "Bagaimana dengan kedua benda ini, apakah ini juga menarik setan?"
– "Tidak, tidak.... Mainan anak-anak tidak menarik setan."
+ "Mengapa?"
– "Sebabnya aku tidak tahu. Tetapi A'isyah r.a. pernah bermainmain dengan mainan seperti itu, dan Nabi Muhammad saw. tidak melarangnya.23
Agaknya, daya tarik yang menyebabkan setan-setan berdatangan bisa padam oleh kehendak dan kekuasaan Allah."
+ "Coba perhatikan baik-balk, apakah cahayanya sama dengan cahaya yang dipancarkan tempat pensil itu?"
– "Tidak, tidak sama, sinarnya agak kurang. Sebab ia berada di tangan anak-anak. Pengaruh mereka membuat cahaya mainan itu mengecil. "24
+ "Subhanallah," kata saya, "Sungguh benar Rasulullah saw."
 
Setan Menempati Tempat Tidur yang Kosong

Jin Muslim sahabat saya itu mengatakan, "Berhati-hatilah, jangan sampai engkau membiarkan salah satu kamar di rumahmu dalam keadaan kosong dari aktivitasmu, baik tidur maupun berzikir kepada Allah. Sebab, kalau engkau kosongkan kamar tidurmu, maka setan akan tidur di atas tempat tidurmu, dan mengisi kamar kosong itu. Begitu Muhammad saw. mengatakan
+ "Mak sudmu , k a mar tid u r y a ng ko song adalah k a mar tid u r setan? Atau, tempat tid ur y ang ditinggalkan dan tidak ditemp atiny a akan menjadi tempat tidur setan?"

– "Kedua-duany a benar. Setiap temp at tidur yang ditingg alkan berarti disodorkan kepada setan untuk mereka tiduri. Bahkan tempat tidur y ang sama y ang selama ini engkau gunakan. Kalau tidak demi- kian, mengapa Muhammad saw. mengatakan, 'Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari temp at tidurny a, lalu hendak tidur lagi di atasny a , hendakny a la terlebih dulu m e mbersihkann y a dengan sarungnya26 tiga kali. Sebab, ia tidak tahu secara pasti apa yang terjadi di atasnya sesudah dia tinggalkan."'
+ "Kalau begitu , bu kanlah me rupak a n sy arat bahwa kama r dan tempat tidur itu kosong?"
— "Tentu saja tidak. Ak an tetap i k a mar d a n temp at tidu r y a ng kosong, seratus persen, tidak hanya ditempati ol. eh satu setan saja, me- lain kan ban y ak setan , sepan jan g d i situ tidak pern ah d ise bu t nama Allah atau firman-Nya."
 
Setan-setan Gentayangan

Jin Muslim sahabat saya mengatakan, "Terdapat pasukan Iblis yang tersebar di semua tempat. Mereka adalah setan-setan gentayangan. Di antara mereka ada yang bergerombol dijalan-jalan untuk menyambut kaum wanita yang keluar rumah dengan bersolek.27 Setan-setan ini me mbuat indah kau m wanita itu dalam pan d angan seb a gian besar orang yang melihatny a, agar mereka semakin bany ak me nimbulkan dosa-dosa, dan orang-orang wara' akan melihat hal-hal yang diharam- kan Allah.28 Sedangkan para pelaku maksiat semakin terjerumus dalam dos a, D i a n ta ra se ta n-setan ini ad a y a ng spesialis membuat ind a h bagian bawah tubuh wanita, d e ngan m e n a m p akkan go y a ngan- go yangan tub u h dalam, p and ang an o r an g y ang melih atnya. Merek a melakukan hal itu siang dan malam, dan hanya sedikit saja beristirahat. Sedangkan sebagian besar setan melakukan aktivitasnya secara gencar di kegelapan.29 Yakni ketika malam tiba, dalam derajat kalau sekiranya kegelapan itu diangkat dari kalian, niscaya kalian akan bisa melihat apa yang ada di sekitar kalian. Ada pula di antara mereka yang spesialis menggangg u anak -an a k kecil, 30 misalny a dengan me mbuat merek a bertengk ar satu sama lain, atau membuat mainan salah seorang di antara mereka menarik keinginan kawannya untuk memiliki, sehingga mereka berebutan dan berkelahi, bahkan sampai ada yang mati. Tidak j arang pula bertengkar y ang diko b ark an setan di k a lang an an ak - anak itu m e m a ncing keterlibata n oran gtua dan keluar ga masing- masing. Dalam keadaan seperti it u, setan semakin men ingkatkan jumlah personalnya, sehingga pertengkaran tersebut semakin menjadi- jadi, dan akhirnya menimbulkan kejahatan."
+ "Sampai begitu rupa ulah setan-setan itu? Lantas di mana otak orang-orang itu?" tanya saya sengit.
— "Tentu saja orang y ang berakal dan bijak akan selamat dari gangguan seperti mi. Akan tetapi ketika seseorang sedang dalam ke- adaan marah, maka kesadaranny a menjadi hilang. Setan hapal betul akan hal itu. Karena itu, mereka segera mengumpulkan pasukan untuk menjatuhkan orang yang seperti itu."


Setan di Lubang-lubang Kotoran

Jin Muslim sahabat say a itu mengatakan, "Di antara setan-setan itu ada yan g terd iri dari kelo mp o k -k elompok dan pasu k a n-pasu kan yang spesialis hidup di lubang-lubang kotoran."
+ "Cobalah jelaskan leblh lanjut untuk pemb aca buku say a," p in ta saya.
— "Di antara setan-setan ada yang tinggal di rahim dan kemaluan para pelacur, untuk membuat kemaksiatan tersebut semakin menawan, sehingga kaum laki-laki yang menggaulinya semakin ketagihan."
+ "Apakah yang demikian itu betul-b etul begitu, atau sekad ar merupakan waswas yang ditimbulkan setan pada diri manusia. Maksud s ay a, ap ak ah betul-betul a d a se ta n ya ng ti n g g a l d i kem a l u a n pa ra pelacur?"
— "Mem ang betul-betul begitu . Saya bersum ah kepada Allah Yang Mahaagung, banyak sekali setan atau jin yang mengaku di depan saya bahwa mereka baru kembali dari rahim atau kemaluan wanita Anu dan wanita Anu."
Kem udian dia m e lanjutka n uca p ann y a, "A da pula di antara me reka y ang bertempat di anus laki-laki dan perempuan, sehing ga mengundang manusia untuk melakukan persenggamaan lewat dubur31 dan memudahkan terjadinya homoseksual.32 Ada pula di antaranya Yang tinggal di kemaluan-kemaluan abnormal, sehingga mengundang orang untuk melakukan hubungan-hubungan seksual yang abnormal pula. Ada pula yang tinggal di kandang-kandang binatang, tempat-tempat hiburan, untuk melancarkan bisikan terhadap orang yang mendatangi tempat-tempat seperti itu, dan menemani mereka dengan setia. Lalu ada pula yang aktif di tempat- tempat hiburan, misalnya tempattempat yang kalian sebut dengan diskotek. Tempat-tempat seperti itu merupakan pangkalan ribuan setan. Di situ mereka menampakkan diri dalam berbagai bentuk, khususnya karena setan sangat senang pada nyanyian dan musik yang hingar-bingar. Mereka asyik berjoget dalam derajat yang betul-betul tidak bisa kalian bayangkan."
+ "Apakah hal itu terjadi di negeri-negeri Muslim dan negeri-negeri non-Muslim?"
– Ya. Setan-setan, bagaimanapun juga, bercita-cita menghancurkan umat manusia. Mereka tabu betul bahwa perilaku yang menyimpang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Iblis mengajari mereka bahwa kadang- kadang ada orang Masehi, Yahudi dan kafir yang masuk Islam. Karena itu, sebaiknya menghancurkan umat manusia melalui kekafiran dan kesesatan. Itu sebabnya pula, tempat-tempat hiburan, bahkan yang berada di Amerika dan Eropa, tidak pernah kosong dari setan-setan yang menebarkan kekacauan. Pabrik-pabrik minuman keras adalah basil tipu-muslihat setan dan jin non- Muslim. Sebab, mereka pun sangat menyukai minuman keras yang memabukkan."
 
Di Mana Iblis Berdiam?

Adalah sesuatu yang baru sama sekah bagi dunia, dan buku saya ini, dengan izin Allah, berisi banyak temuan-temuan baru yang mengejutkan, sekaligus merupakan jawaban bagi berbagai persoalan yang selama ini membingungkan para sarjana dan cendekiawan, sekalipun sangat sulit menundukkan hal itu dalam penelitian ilmiah. Akan tetapi semuanya itu adalah kebenaran semata, dan kebenaran itu pulalah yang
ingin saya sodorkan kepada Dunia Islam khususnya dan Dunia Umat manusia secara keseluruhan, dan lebih khusus lagi kepada para peneliti yang ingin menemukan jawaban bagi persoalan-persoalan yang membingungkan itu. Dengan itu saya berharap semoga mereka terbebas dart kebingungan dan tidak lagi menghabiskan uang jutaan dolar. sekadar untuk melakukan pemotretan lewat satelit dan menghancurkan tempat-tempat yang penuh misteri.

Hendaknya tidak ada seorang pun di antara pembaca yang beranggapan bahwa saya menyodorkan hadiah ilmiah ini dengan mudah. Sebab, saya pun telah menghabiskan dana yang cukup besar, semaksimal yang bisa saya sediakan, untuk menghadirkan Jin Muslim yang menjauhkan diri dari saya selama masa persembunyiannya. Saya pun harus memeras keringat dan otak dalam berbagai diskusi dan pertemuan saya dengannya, karena dia tidak bersedia memenuhi undangan saya. Dia betul-betul takut akan usaha pembunuhan terhadap dirinya yang dilakukan oleh Iblis dan pengikut- pengikutnya. Karenanya, dia berpura-pura tidur, sebagai siasat menghindarkan diri dari kepungan musuh-musuhnya. Akhirnya, keyakinan dan keper- cayaan saya kepada Allah jualah yang bisa meyakinkan dirinya untuk menemui saya. Saya juga harus mengajarkan kepadanya akidah, seraya menegaskan bahwa barangsiapa takut kepada Allah, maka Allah akan menjadikan segala sesuatu takut kepadanya. Sedangkan orang yang tidak takut kepada Allah, maka Allah pun akan menjadikan dirinya takut kepada segala sesuatu. Saya yakinkan pula kepadanya bahwa tipu-muslihat setan tidak ada artinya dalam nisbatnya dengan seorang Muslim yang beriman kepada Allah, baik dia jin maupun manusia. Lantas, secara tiba-tiba terjadilah dialog berikut ini:
+ "Pernahkah engkau melihat Iblis?" tanya saya.
– "Pernah. Sekali ketika saya masih kecil, dan beberapa kali ketika saya sudah remaja dan sebelum Allah memberikan kenikmatan kepada saya dengan masuk Islam.
+ "Untuk apa engkau menghadap Iblis, padahal saat itu engkau masih kecil?"
– "Aku tidak pergi menemuinya atas kemauanku sendiri. Tetapi ayahkulah yang mengajakku menemuinya, agar dia (Iblis) memberikan berkahnya kepadaku."
+ "Semoga Allah mengutuknya, dan segala puji bagi Allah yang telah menganugerahi engkau dengan masuk Islam...."
– "Alhamdulillah, alhamdulillah, aku telah masuk Islam...."
+ "Katakan kepadaku bagaimana bentuknya ......
– "Bentuknya, ya, seperti jin yang telah aku katakan kepadamu. A k a n te ta pi A l la h m e mbe r i k a n kutukan kep a d a ny a dan kepad a ke- turunanny a dengan ru pa y a ng bu r uk, sek a lipun dia bisa men j elma dalam bentuk apa saja. Dia me mp uny ai ekor sangat pendek, sekitar
4-6 cm atau lebih sedikit."
+ "Apakah ekor tersebut secara umum dimiliki oleh semua jin, atau hanya pada Iblis dan anak-cucunya saja?"
– "Alhamdulillah, hanya Iblis dan anak-cucu setannya saja yang memiliki ekor seperti itu. Sepertiny a, mereka itu makhluk-makhluk istimewa. Sedangkan jin, sama sek ali tidak puny a ekor seperti y ang ka lia n ba ya n g k an . Ek o r seta n ti da kl ah s e p a n j an g e k or k u c i n g a t a u b inatang lainny a, sebagaimana y a ng selama ini digamb arkan o l eh manusia."
+ "Seb erap a tingginy a? Ap ak ah dia b e tu l-b e tul tinggi- b es ar, sebagaimana yang dibayangkan sementara orang selama ini, ataukah biasa-biasa saja?"
– "Dibandingkan dengan manusia, tingginya sekitar satu lengan. Ya, sekitar 140 hingga 160 cm. Akan tetapi dia bisa menjelmakan diri- nya dalam bentuk yang lebih tinggi dan besar, sampai sepuluh meter .....
+ "Apakah dia mempunyai rumah atau istana?"
– "Istana yang sangat besar sekali, dengan jutaan pelayan, jutaan p engawal, dan jutaan setan, di samp ing istana-istana lain di bany ak tem p at. Demikian pul a haln y a de ngan para penguasan y a y a n g d i- tempatkan di berbagai kantor pemerintahannya yang sangat luas itu."
+ "Dia juga punya singgasana, kan?"
- "Ya, ya,”jawabnya agak terkejut.
+ Singgasananya di atas air, tepatnya di lautan, betul kan?" (La g i- lagi j i n Musl im saha ba t s a y a i t u ter h e ra n - h e ra n , ba hka n tampak mulai ketakutan). Karena itu saya melanjutkan perkataan saya:
+ " E ngk au ada l ah J in Mu sl i m , w ahai saud araku, d a n seorang Muslim hany a takut kepada Allah. Terhadap seorang Mu slim, setan tidak menemukan jalan untuk mengganggunya, selama dia taat kepada Allah. Saya pikir kau pun demikian."
"
– Ya, memang benar demikian, alhamdulillah. Saya telah berhasil
menghapal Alquran dalam empat bulan."
+ "Kalau begitu, mengapa mesti takut kepada Iblis dan pasukan-

ny a? Dengan perlindungan Allah, engkau jauh lebih kuat ketimbang mereka ......
"Ya kebaikanmu a, ya, memang benar. Semoga Allah membalas kebaikanmu karena telah m e ng ajariku y a ng seperti ini . Sekarang say a semak i n mantap dan yakin...."

+ "Suatu hari, aku membaca riwayat tentang para pengikut Dzu A l - Qarn ain, y a ng say a dug a ad alah seo r ang Macedo nia d a n bu kan yang disebutkan dalam Alquran bahwa sekali waktu, dalam perjalanan mereka, mereka sampai di suatu tempat yang banyak airnya, dan tam- paklah suatu pulau di kejauhan. Mereka melihat suatu umat yang ber- kepala anjing. Taringnya keluar dari mulut mereka, persis nyala api. Para pengikut Dzu Al-Qarnain segera keluar dan menyerang mereka. Di kejauhan, mereka melihat sinar y ang sangat terang, dan terny ata it u a d al ah s e bua h is ta na y a ng te rbua t da ri kri s tal . Dz u A l-Qa r na i n b erma ksu d me naklu kkan me reka dan masuk k e dalam istana. Ak an tetapi Bahrain, Sang Filosof, melarangnya, dan memberitahu bahwa siapa saja yang masuk ke dalam istana itu pasti akan tertidur di dalam- n y a da n ti d a k a k a n b i s a kel u a r la gi , da n d ita wan ole h o r an g - ora n g yang ada di dalam istana itu. Beberapa orang pernah masuk ke dalam istana yang isinya tidak diketahui siapa pun. Mereka lalu tertidur, tanpa pernah bangun lagi.33 Bukankah itu istana Iblis?"

– "Barangkali, ya," jawabnya, "tetapi barangkali pula bukan."
+ "Maksudmu bagaimana?"
– "Iblis mempunyai banyak istana. Dia pindah dari satu istana ke istana yang lain untuk mengatur kerajaanny a y ang sangat besar. Anak perempuannya yang paling besar juga me mpuny ai istana dan pengawal. Sedangkan anak-anaknya yang laki-laki memiliki istana yang sangat besar, seperti yang dimiliki oleh para pejabat pemerintahannya. Dari san a lah m e rek a mengend alik an s e luru h aktivit a s peny es at an mereka terhadap umat manusia, dalam rangka merealisasikan cita-cita Iblis yang mereka anggap sebagai Tuhan mereka."
+ "Bagus, lantas di mana markas besar Iblis?"

Sesudah ragu-ragu sejenak, jin sahabat saya itu menjawab:
– "Di sana, di kedalaman samudera, seperti y ang diisy aratkan Allah dalam firman-Ny a y ang berbuny i, Du a lau tan m enga lir, dan k e mu dian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing

masing34 (QS. Ar-Rahman: 20-21).
+ "Bagus, sobat. Apak ah y a ng kau m a ksud adalah temp at per- temuan sungai dengan lautan, ataukah lautan dengan lautan?"

Dia terdiam, kemudian menjawab:
– "Maksudku, ya, seperti yang kau katakan itu. 35
+ "Tepatnya di mana?" desak saya.

Dia terdiam dan berusaha menghindar. Sekali lagi saya mengajar- kan kepadanya keyakinan kepada Allah, dan sesudah itu saya melancar- kan temb ak an-tembakan saya yan g saya dasarkan atas b e rbag ai ke- simpulan . Se bag ian d i antaran y a ak an say a kemukakan di sini, dan sebagian lainnya akan saya tuturkan kemudian, dalam buku saya tentang Dajjal nanti.
+ "Apakah Markas Besar Iblis itu terletak di Segitiga Bermuda?"36
Matany a tiba-tiba terlihat say u , lalu dia berpura-pura tidur. Dia tampak dalam kegelisahan yang belum pernah saya lihat sebelumnya.
Saya mendesaknya dengan berkata:
– "Bukankah pasukan Iblis dan penjelmaannya dalam bentuk manusia, serta tokoh-tokohny a, baik dari kalangan manusia dan jin, adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap hilangnya pesawat-hadapi serangan setan? Kalaupun mereka selamat, itu sangat langka dan hanya merupakan pengecualian. Bukankah setan acap kali berpura-pura menjadi orang yang selamat itu sekadar untuk membuat manusia lengah dari ancaman mereka. Sampai-sampai ada di antara mereka yang menganggap bahwa kapal atau pesawat mereka tersedot angin puting-beliung?"38
Jin Muslim sahabat saya itu terdiam. Dari sinar matanya saya bisa menangkap bahwa dia terombang-ambing antara mengiyakan dan meragukan pendapat saya. Kemudian dia mengatakan, "Sekali waktu nanti, aku akan membeberkan kepadamu lebih dari itu...."
+ "Tidak. Tetapi akulah yang akan mengungkapkan kepada dunia, insya Allah, rahasia Segitiga Bermuda yang penuh misteri itu. Engkau tahu bahwa aku banyak tahu tentang hal itu."
– "Persoalannya memang seperti yang kau katakan itu."
+ Sebenarnya, peristiwa yang menimpa ekspedisi ke-19,39 berikut


36. Istilah Bermuda, asal-mulanya dimaksudkan sebagai nama untuk bulan ketujuh penanggal- an Mesir, yakni Naisan. Pada bulan ini petani menanam tebu dan me manen kurma. Istilah ini ke mudian di pergunakan untuk me nunjuk suat u segitiga i ma jinatif yang terl etak di Samudera Atlantik. Segitiga Bermuda memiliki luas sekitar 770.000 km2, dan terdiri dari gug usan pulau -pu lau yang ju mlahn ya men cap ai 350 pu lau , yang terletak d alam susun an mi rip untaian m a nik- ma nik. Beber a pa tel uk kecil yang me r upakan ujungny a, ter l etak selu ruhn ya di Sa mudera Atlantik, 930 k m da ri daratan A merik a. Kepulauan in i dijajah Inggris sejak tahun 1684, yang kemudian diubah statusnya menjadi bagian tak terpisahkan dar t ( p r o tektorat) Ker a jaan I nggr is R a ya. Bermu da me mp er oleh pe me r i ntahan otono m un tuk u ru san dalam n eg eri sejak tahu n 1968 . jumlah pulau yang d ihun i tid ak lebih dari
60 pulau. Lihat Riyadh Musthafa AI-Abdullah, Rihlah Jababirah Al-AqI Al-Basyariy fi Kasyf
Laghaz Mutsallats Bermuda-Formusa, Dar AI-Kitab Al-Arabiy, hlm. 11-12.

Puncak s egitiga i majin atif Bermu d a, di b agi an uta r a, t er le tak di Pu lau Be r mu d a yang dengann ya selu ruh seg itig a ini d isebu t. Sudut tengg aran ya terl etak di Po erteri co, yang me ru p akan Ma rk as Mi liter Amerika Serik at. Pendudukn ya berb ahas a Spanyo l, di samping bahasa Inggris yang merupakan bahasa resmi. Ibukotanya San Juan. Sudut baratlautnya terletak di Miami, Florida. Lihat Riyadh Musthafa Al-Abdullah, Mutsallats Bermuda wa Al-Athbaq Ath-Tha'irah Bayn Al-Haqiqah wa Al-Usthurah, cetakan ke-3, Dar Al-Kitab Al-Arabiy,hlm. 21-22.


37. Puluh an pes awat dan kap al laut din y atakan hilang di Segitiga Ber muda tan p a diketahui rimbanya sepanjang beberapa tahun. Sebagian besar pesawat yang hilang adalah pesawat- pesawat kecil jenis tertentu. Kendati pesawat-pesawat tersebut hilang dalam suatu kecelaka- an, tetapi tidak hilang- jejak. Dalam kasu s- kasus hilangny a p e sawat ter sebut ter d apat indikator human error, kerusakan mesin, cuaca buruk, pilot dan nakhoda yang kurang cakap. Sementara itu, lenyapnya pesawat-pesawat kecil di suatu kawasan yang demikian luas adalah merupakan sesuatu yang sudah wajar-wajar saja. Dari rekaman percakapan yang berhasil dilakukan sebelumnya, tetap terdapat hal-hal penting yang masih misterius, yang kemudian diteliti tetapi dengan hasil yang tidak jelas. Pesawat Star Tiger, tanpa sebab-sebab yang jelas dan tanpa mengirim sinyal-sinyal apa pun, tiba-tiba lenyap, pada 30 Januari 1948, dalam per j alanann y a ke Ber muda de ngan 31 or ang p e nu mpang. Kapt en pesawat (pi lot) telah memastikan bahwa sebentar lagi mereka akan mendarat secara wajar di tempat yang dituju. Se me ntara itu, pada tangg al 28 Dese mb er 1948 , s ebuah p es awat jenis DC -3 d e ngan 35 penumpang terbang dari Poertorico, dan menginformasikan bahwa ia sedang berada pada jarak 80 km selatan Miami, dan sesudah itu lenyap tak tentu rimb anya. Pada tangg al 17
Januari 1949 p e sawat Star Areal yang setip e d e ngan pesawat Star Tiger sed ang me nuju tempat berangkatnya semula di Bermuda. Kapten pesawat menginformasikan bahwa cuaca
sang at bagu s, dan ia ak an segera samp ai di Jama ica sebentar lagi. Malangnya tuju an ter- sebut tidak tercapai, dan ia pun raib begitu saja. Barangkali yang lebih menarik daripada
raibnya pesawat-pesawat tersebut adalah justru selamatnya sebuah kapal laut, tetapi sangat jauh menyimpang dari tujuannya semula. Mary Silhouet, nama kapal laut tersebut, ditemu- k an p ad a bu lan Desemb er 1972 sed ang men g apung dala m k ead aan k osong . Penump an gnya terdiri dari seorang pendeta dengan isteri dan seorang anaknya, berikut delapan awak kapal.
Semuanya lenyap tanpa jejak. Kasus ini dipandang sebagai kasus yang paling banyak men arik perh atian, teru tama karena kapal tersebut dite mukan tanp a perlengk ap an ko mu nikasi dan alat-alat penyelamat. Route yang ditempuhnya adalah New York-Jenewa. Posisi terakhir
yang sempat ditangkap sebelum ia lenyap adalah 2 km sebelah barat Pulau Azore. Tetapi ketika Mary Silhouet ditemukan, ia berada di dekat Portugal, bukan di sekitar Bermuda. Kendati terdapat banyak teori yang dikemukakan orang untuk menginterpretasikan kasus
ini, toh tidak ada seorang pun yang dapat me mbongkar misteri ini. Kasus lain yang se mp a t dica ta t ad al ah p erist iw a yang d ial a mi o leh Ka pal C aro l Da rl i ng. K apa l in i me n dekati p an tai Carolin a Utara bulan Janu ari 1 921 , tanp a p enu mp an g seorang pun k ecu ali dua ekor
kucing. Sedangkan awak kapalnya yang berjumlah 12 orang lenyap tanpa jejak. De mik ian pu la selu ruh peralatan penyelamatnya. Tidak ad a seo ran g pun yang b isa me njelaskan d eng an b aik me ng ap a awak kapal tersebut meningg alkan kapalnya begitu saja. Seluruh
mesin kapal masih berfungsi dengan baik, dan barang-barang lainnya pun berada pada tempat yang semestinya. Yang sangat menarik dalam peristiwa ini adalah bahwa, di kapal itu terdapat meja makan dengan sisa-sisa makanan yang belum diangkat. Tampaknya, s e s u a t u
telah t e rjadi be gitu tiba - tiba . Y a ng lebih an eh dar i itu adalah leny apn y a kapal Houwitz pada waktu dan tempat yang sama. Pemerintah Amerika yakin selama beberapa bulan bahwa kedua kapal tersebut diserang para pembajak. Sebab, diperoleh tanda-tanda tentang
adanya orang-orang tak dikenal yang masuk ke dalam kapal tersebut. Pemerintah men yand ark an angg ap ann ya pada info rmasi yang dib erikan o leh k ap al lain yang se mp at m e lihat Carol Darling dan me lihat adanya seseor ang denga n kepala me r a h m e la mb ai-
lambaikan tangan kepada mereka. Tidak diketahui dengan pasti apakah orang itu merupak an salah s eorang awak k apal, atau kah bukan . Para penu mp ang di kapal as ing ters ebut juga menginformasikan telah melihat kapal lain di dekat posisi Carol Darling. Tetapi kita tidak tahu pasti apakah kapal tersebut Houwitz ataukah bukan. Peristiwa Segitiga Bermuda lainnya
yang sangat menarik adalah hilangnya Syklob pada bulan Maret 1917, dalam kondisi yang betul-betul misterius. Surat-surat kabar memberitakan bahwa ahli-ahli maritim tidak percaya
bahwa kapal terbesar dalam jajaran armada Amerika ini bisa raib begitu saja. Konon
lagi bila diingat bahwa kapal tersebut berlayar dalarn cuaca yang sangat bagus, dan lenyap tanpa jejak, tak terkecuali 300 awaknya. Kalau kapal ini mengalami suatu kesulitan, tentu- nya me reka me mb erikan is yara t per mintaan bantuan (SOS), kh ususnya karen a ia diper- lengkapi dengan radar dan alat-alat ko munikasi yang baik. Anehnya, kapal tersebut raib tanpa terlebih dulu menggunakan alat-alat komunikasinya. Lihat Hawadits Ghamidhah wa Mutsirah Huyyirat Al-'Ulama, Dar Ar-Rasyid, Beirut, hlm. 60-64.
38. Da ri feno me na mis te riu s Se gitig a B er mu d a mu n cul b erb ag a i c erit a kh a yal . Seb agai ma n a h aln ya d eng an peristiwa-p eristiwa yang dialami o leh kap al-kapal yang telah dip ap ark an terdahulu, maka gambaran-gambaran yang diberikan orang tentang Segitiga Bermuda pun betul-betul mi sterius. Contoh u n tuk itu ad al ah peristiwa yang terjad i ke mudian . Yakni, peristiwa yang terjadi sore hari tanggal 27 Februari 1935, ketika penghuni hotel di Pantai Dytona dan orang-orang yang sedang berjemur di pantai itu dikejutkan oleh sebuah pesawat yang terb ang rendah di atas me rek a, d an tib a-tiba me nukik k e laut. Para pen yela m d a ri T i m SAR seger a di ker a hka n, t e tapi m e r e ka tidak m e nem ukan apa p un. Aka n teta pi orang-orang yang ada di situ menegaskan bahwa mereka betul-betul menyaksikan pesawat yang jatuh ke lau t tersebut. Akan tetap i pelacakan tetap tidak menun jukk an tanda-tand a adan ya pes awat yang jatuh . Pada mu si m gugu r tahun 1967, tatkala k apal pes iar Qu een Elizabeth I berlayar menuju Nassau, dua orang petugas yang berada di anjungan menyak- sikan sebuah pesawat kecil yang secara diam-diam dan tiba-tiba menyambar ke arah mereka, an kemudian jatuh ke laut. Queen Elizabeth I mencoba mencari pesawat yang jatuh itu, tetapi tidak menemukan tanda-tanda apa pun. Ibid., hlm. 69-70.

Yang lebih menakjubkan lagi adalah upaya yang dilakukan oleh para sarjana dalam memecahkan misteri tersebut dengan mengemukakan berbagai interpretasi khayali, sampai- sampai sebagian di antara merek a ada yang men gatakan bahwa Segitiga Bermuda adalah daerah elektro magnet. Pandangan seperti ini menginterpretasikan peristiwa-peristiwa ter- sebut sebagai ulangan dari penampilan kembali peristiwa-peristiwa yang dulu pernah terjadi di wilayah tersebut karena adanya lorong waktu (time tannel). Artinya, di wilayah itu terdapat satu radius yang bisa mengulang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Atau, di Bermuda terdapat satu tempat yang bila dilalui akan terjadi peralihan tempat dan waktu. Pesawat-pesawat dan kapal-kapal laut, berikut penu mp ang-penu mp angn ya, ma sih tetap hidup, tetapi berada di tempat dan waktu yang lain.

Pandangan seperti ini juga dikemukakan oleh para sarjana, dan yang paling terkenal adalah Ivan Sanderson. Akan tetapi yang sangat mengherankan adalah bahwa seorang cen- dekiawan Mesir sekaliber Dr. Aiman Abulrus, mengutip pendapat yang tidak berdasar itu dalam bukunya yang berjudul Mutsallats Bermuda Mutsallats" Ar-Ra`b wa Al-Kawarits, Dar Ibn Sina, hlm. 80. Seluruh isi buku ini hanya menceritakan keanehan-keanehan dan peristiwa- peristiwa yang terjadi di Bermuda yang nyaris merupakan duplikasi dari buku-buku yang diterbitkan oleh Dar Ar-Rasyid dan Dar Al-Kitab Al-Arabiy yang disebutkan terdahulu, tanpa mengemukakan sesuatu yang baru. Dengan izin Allah, masalah ini telah saya kemukakan dalam buku saya tentang Dajjal.
39. Di wilayah yang disebut dengan Segitiga Bermuda ini, yang untuk masa-masa terkemudian diju luki deng an "Kubu ran Atlantik", terd apat kisah ganjil yang sang at mengerik an , yang m e r upakan m a lapetaka y a ng m e nimp a eksp edisi y a ng dilakukan oleh skuadr on ke- 1 9
Amerika, yang kalau tidak karena prristiwa tersebut, Segitiga. Bermuda pasti tidak akan
terkenal di seluruh dunia. Pada hari Kamis bulan Januari 1945 lima pesawat tempur jenis TTB30 Finger bertolak dari pangkalannya di Port Louderdile di wilayah Florida, Amerika Serikat. Kelima pesawat tersebut terbang dalam misi rutin penyelamatan kapal-kapal yang me ngar ungi lautan. Ketika ja m me nunjukkan pukul 15. 15 petang, mi si ter s ebut selesai dilaksanakan. Saat itu komandan ekspedisi, Letnan Udara Charles Tylor, memberi komando un tuk ke mb ali ke p angk alan , sesud ah berhasil melaksan ak an tugas den gan b aik . Kelima pesawat itu pun seger a ber g er ak ke pangkalan . T i ba- tib a dan tanpa didug a datang per- ingatan pertama tentang terjadinya bahaya. Menara pengawas di Port Lorderdile menerima kawat dari komandan ekspedisi ke-19 Leman Udara Tylor yang membuat kaget Ko modor Wersink yang bertanggung jawab di menara pengawas. Teks kawat tersebut berbunyi, "Di sini Letnan Charles Tylor, ko mandan ekspedisi ke-19, apa bisa ditangkap ... ? Mohon di- jawab .... Ka mi k eh ilang an p etun juk un tuk k emb ali.... Kami tersesat.... Saya tidak dapat melihat daratan! Saya tidak dapat tahu arah Barat.... Semua yang ada di sekitar saya kacau.... Aneh.... Bahkan wilayah tempat saya berada sekarang nyaris tidak saya kenal.... Tampak- nya.:.. tampaknya ......
Tiba-tiba suara terputus dan kawat pun tidak ada kelanjutannya. Suasana hening dan m e ncekam . Sedang kan pet ugas y a ng ber a da di m e nar a pengawas Ko m a nder Der sin k mengalami ketegang an lu ar biasa. Menit- menit sesudah dia me nerima kawat itu , adalah saat-saat yang sangat berat baginya. Sebelum hilang ketegangan yang mencekam dirinya, dia se ger a m e ncoba m e lakukan k onta k den g a n k o m a ndan e k spedi s i ke- 19. Akhir n y a
jawaban diterima: "Saya tidak tahu di man a saya b erada. Sepertinya kami tersesat. Bisa d id eng ar? Mo hon dijawab...." Lagi-lagi hu bung an terpu tu s. Seg era Ko man der Wersink men g erahkan Tim SAR yang b erada d i bawah ko mandonya, dan me merintah kan ag ar se- cepatnya menyelamatkan ekspedisi ke-19. Dengan kecepatan penuh, berangkatlah pesawat tempur Angkatan Laut- dengan me mbawa 13 personil yang sangat berpengalaman dalam tugas-tugas penyelamatan, untuk menyelamatkan ekspedisi tersebut. Ketika Tim SAR itu sampai di tempat yang dituju, terjadilah peristiwa yang sama sekali tidak pernah diduga. Bahkan tidak akan bisa dibayangkan oleh siapa pun. Sebab, ketika berada pada saat-saat yang demikian kritis itu, tiba-tiba Tim SAR itu lenyap di balik kabut misterius tanpa me- ninggalkanjejak sedikit pun, kecuali laut yang membisu, dan berakhirnya semuanya hingga di situ. Skuadron yang terdiri dari lima pesawat tempur dengan empat belas awaknya, lenyap begitu saja, disusul oleh Tim SAR yang terdiri dari tiga belas personil yang sangat berpenga- laman dalam tugas-tugas penyelamatan seperti itu, sebelum mereka melaksanakan tugasnya. Salah seorang penerbang yang saat itu melakukan pengawalan dari jarak yang agak dekat deng an temp at kejadian menegaskan bahwa alat pencatat berita yang ad a di pesawatn ya juga menangk ap kawat sejenis yang d ikirimk an oleh Lema n Charles Tylo r ke Pangk alan Forest Londerdile yang berbunyi sebagai berikut: "Di sini Leman Charles Tylor... Komandan Skuadron ke-19. Bisa didengar? Minta dijawab! Sekarang saya tahu di mana saya berada.... Akhirnya saya tahu di mana posisi saya! Saya berada di ketinggian tidak kurang dari 2.300 kaki. Tetapi ada sesuatu yang tidak wajar. Tidak, tetapi apa yang saya lihat adalah mustahil merupakan sesuatu yang wajar! Bisa didengar? Minta dijawab! Segala sesuatu di depan saya b erg erak ke arah saya dan me n ghalang i saya. Saya bergerak d engan s endirin ya... Dap at didengar? Minta dijawab ! Kece patan se ra tus mil. Se luruh ko mpas be rj al an se a k an- akan dike ndali kan se suatu. M a si ng- m a sing m e nunj uk kan ar ah y a n g ber b e d a- b ed a. D a p a t didengar? Minta dijawab...." Pesan lain yang bisa ditangkap di layar radar di pangkalan


– "Memang masalah ini sudah terjadi sejak lama sekali, sampai samp ai para nelay an takut me ma suki wilay ah tersebut. Yang sangat ditakutkan adalah bahwa orang yang meneliti tempat itu akan mereka tangkap, manakala dia berani memasuki wilayah tersebut tanpa izin."
+ "A pa ka h izi n te rse b ut b isa d i per o le h de n g a n m e m b akar ke - menyan?" tanya saya.
"
– Ya, kadang-kadang...." jawabnya.
+ "Bagaimana caranya?" tanya saya heran.
– "Sebagian dari mereka melakukan jual-beli dengan Iblis, dan mengatakan, 'Kami berlindung kepada penguasa tempat ini dari segala mara- bahaya', persis yang dilakukan orang-orang Jahiliah saat mereka a k a n melalui padang pasir dan temp at-tempat y a ng tid ak dihuni manusia. Atau, kapal dan pesawat yang melalui wilayah itu membawa ahli sihir yang mempunyai perjanjian dengan setan. Kalau tidak demi
kian, maka kemungkinan besar pesawat dan kapal tersebut, berikut para penumpangnya, akan mereka tangkap. Kadang-kadang mereka cukup menangkap para penumpangnya saja, untuk mereka jadikan bahan penelitian di kerajaan Iblis, atau untuk dijadikan korban kepada Iblis yang memang sangat gembira melihat kematian manusia, khusus- nya kalau di akhir hidup, mereka tidak berada dalam Islam atau agama Muhammad saw. Pengorbanan itu, lazimnya, dilaksanakan di hari-hari besar Iblis."
+ "Akan tetapi, mengapa mesti merampas pula pesawat dan kapal- kapal itu?" tanya saya kurang mengerti.
− "Kapal-kapal dan pesawat-pesawat itu ditempatkan di tempat tertentu, ditutup dengan sinar tertentu, atau dikelilingi oleh ribuan setan, persis sihir yang membawa seorang prajurit41 yang tiba-tiba me- lemparkannya di depanmu, dan engkau tidak akan bisa melihatnya sebelum mereka meninggalkan tempat itu."
+ "Saya tahu bahwa engkau tidak mau menyampaikan hal itu kepadaku selengkapnya."
− "Saya tidak akan mengatakan lebih dari itu," jawabnya.
+ "Aku pun tidak akan memberitahumu apa yang telah kuketahui.
Akan tetapi aku akan menyampaikan kepada dunia berbagai pe- nemuanku yang telah menghabiskan biaya lebih dari 10.000 dolar."
-. "Apa itu? tanyanya penuh perhatian.
+ "Engkau tahu sesuatu, dan aku pun tahu sesuatu pula. Pada waktunya nanti kita akan membeberkan semuanya."
Kendaraan Setan dan Kapal Cahaya, dan Bukan Makhluk Luar Angkasa
Saya bertanya kepadanya, "Bagaimana pendapatmu tentang orang yang mengatakan adanya kapal cahaya yang sering kali muncul di lautan, dan ia ikut terlibat dalam 'pembajakan' kapal-kapal yang hilang itu?"
− "Apa yang kau maksudkan?"
+ "Mereka mengatakan bahwa ad a makhluk luar angkasa, dan merekalah yang melakukan perbuatan-perbuatan yang mencelakakan itu, dalam arti bahwa Segitiga Bermuda itu merupakan pusat penelitian makhluk-makhluk cerdas dari planet lain. Bagaimana pendapatmu ten- tang itu?"
– "Bukan, bukan mereka. Sebab, sekalipun aku telah melakukan penerbangan lebih ari seratus kali ke berbagai penjuru ruang angkasa, aku belum pernah melihat makhluk-makhluk luar angkasa. Sedangkan Segitiga Bermuda, sebagian rahasianya sudah aku sampaikan kepadamu.
+ "Jadi, engkau memang punya informasi lebih dari yang engkau katakan kepadaku. Betul kan?"
– "Tentu saja, tetapi itu rahasia...."
+ "Apakah ju ga me rupak a n rahasia un tu k k u , sesudah k ita me - lakukan perjanjian selama ini? Kalau begitu, mari kita lakukan per- janjian persahabatan atas nama Allah."
− "Aku bersumpah dengan nama Allah Yang Agung, bahwa aku betul- b etul mencintaimu berd asar ag ama Allah. Aku tid ak pernah berada di rumah seorang manusia begitu lama seperti ketika aku ber- ada di rumahmu."
+ "Aku pu n mencintaimu dalam cinta sebagaimana y a ng di- kehendaki Allah."
 
Last edited:
Back
Top
Log in Register