BTC USD 85,494.7 Gold USD 4,175.81
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Berdialog dengan jin islam

Makhluk Cerdas Selain Jin, Manusia dan Malaikat


Saya berkata kepada Jin Muslim sahabat saya, "Tetapi, bagaimana- pun, saya yakin akan adanya makhluk cerdas lain selain manusia, jin dan malaikat. Tetapi mereka berada di planet lain yang bukan planet bumi kita ini."
– "Tidak ada salahnya, Allah Mahatahu tentang itu. Akan tetapi apa dalilmu?" katanya balik bertanya.
+ "Dalil rasional yang ada dalam pikiranku, clan dalil Alquran yang kuketahui."
– "Coba, ajarkan kepadaku apa y ang telah diajarkan Allah ke- padamu."
+ "Tentang mereka itu, Alah SWT berfirman, Allah-lah yang men- ciptakan tujuh langit, dan bumi seperti itu Pula. Perintah Allah berlaku
padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Mahakuasa atas segala
sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala se- suatu (QS. Ath-Thalaq: 12).
Berkaitan dengan ini, Ibn Katsir, dalam Tafsir-nya, meriwayatkan hadis dari Ibn 'Abbas r.a., katanya, Kalau aku sampaikan penafsiran ayat ini, niscaya kalian kafir, dan kafir kalian itu adalah pendustaan kalian terhadap-Ny a ." Disebutkan pula bahwa Ibn ' A b b as ketika menafsirkan ayat yang berbunyi, dan bumi pun demikian pula, mengata- kan kepada seseorang, "Engkau pasti tidak percaya bila aku kemuka- kan penafsiran ay at ini, sehin gg a dengan demikian engkau menjadi kafir. 42
– "Apakah menurutmu bumi ini juga tujuh?"
+ "Dari penegasan ayat tersebut, memang begitu."
– "Juga ada makhluknya seperti kita?"
+ "Apakah yang seperti itu sulit bagi Allah untuk menciptakan- nya, sedangkan Allah SWT telah berfirman, Sesungguhnya urusan-Nya
adalah, jika Allah menghendaki sesuatu, maka Dia mengatakan, jadilah kamu!' maka jadilah ia. Masih ada pula dalil rasional."
– "Apa itu?" tanyanya.
+ Hany a Allah-lah y ang me mpuny ai contoh y ang paling baik. Ak an tetapi, tidakk ah masu k ak al b a h w a arsitek y a ng memb angu n Empire Building yang berlantai 102, yang katanya merupakan bangun-
an paling tinggi di dunia itu, hanya sanggup membangun satu gedung
itu saja?"
– "Tentu saja tidak,"Jawabnya.

+ "Jadi seperti itu pulalah halny a. Allah SWT, tidak diragukan lagi, telah me nciptakan berb ag ai ma khlu k . Ti dak pentin g bagi kita untuk mengetahui semuanya. Sebab, akal kita tidak akan sampai. Ada- lah tidak diragukan pula bahwa ketujuh bumi yang disebutkan dalam Alquran itu tidak diciptakan-Ny a tanpa tu juan apa pun. Dan bahwa- sany a la dihuni oleh makhluk-makhluk y ang bisa jadi lebih tua dari- pada kita, dan bisa jadi pula lebih tinggi ilmunya. Sebab, kalau tidak demikian, mengapa setiap Rasulullah saw. memasuki satu desa selalu m e ngat a k a n , " Y a Al la h , T u ha n tu j u h la n gi t da n ba ya n ga n - b ay ang a n yan g diperlihatkann ya, Tu han tu ju h b u mi dan pen g h u n in ya, Tu han setan dan kesesatan yang dilakukannya, Tuhan angin dan tiupannya, kami memohon kepada-Mu kebaikan desa ini dan kebaikan penduduk- ny a, dan kami berlin dun g kepada-M u dari kejahatan n y a, kejahatan penghuninya, dan kejahatan segala yang ada di dalamnya."43 Ini merupakan dalil bahwa ketujuh bumi itu dihuni oleh sesuatu yang tidak kita ketahui. Allah Mahatahu tentang semuanya itu."
– "Apakah ada bukti tentang adanya komunikasi yang telah maju itu dengan manusia di planet bumi ini?"
+ "Banyak peristiwa telah terjadi. Akan tetapi saya yakin bahwa
hubungan i t u adalah hubungan an tara jin y a ng sudah maju, atau, tegasnya, jin yang telah ditundukkan untuk melakukan sesuatu bersama-sama manusia yang menjadi pemimpinnya. Sebab, ciri-ciri yang engkau sebu tkan tentang mak h luk-makh l uk tersebu t sang at mirip dengan ciri-ciri jin. Sebagian besar dari mereka besar-besar. Saya pun tahu bahwa jin bisa menampakkan diri dalam sosok yang tinggi-besar, di samping bahwa aroma mereka sering kali wangi. "44
Sesaat sahabat saya itu terdia m, kemudian berkata, "Memang benar, sosok dan aroma seperti itu adalah sosok dan aroma jin."
 
Makhluk Luar Angkasa dan Sedikit Rahasia Tentangnya

+ "Bagus," tukas saya, "Aku akan ceritakan kepadamu, wahai Mus- thafa, tentang sebagian ciri dan gambaran mereka, agar engkau bisa menyampaikan pendapatmu kepadaku."
– "Bai k, in sya' Al lah , a ku a k a n m e ngemuka ka n pe nda pat k u dengan sebenar-benarnya," katanya pula.
Kemudian say a bercerita kepadany a bahwa, "'Salah seorang di antara orang-orang Amerika yang pernah melihat benda asing yang
b erkaki ttuujjuh , sekali waktu m e lihat segero m bolan m a nusia ata u
makhluk-makhluk y ang mirip dengan manusia, berada di kebunnya. Mereka bersembunyi di antara pohon-pohon anggur yang ada di situ. Dengan m a rah, o r ang Am erika itu m e ngawasi oran g-or ang ya n g dengan seenaknya men curi hasil kebunny a. Dia tidak bisa menahan diri. Di a segera k e luar dari ru mah n y a , dan menuju ke arah orang- orang yang dikiranya pencuri-pencuri biasa. Akan tetapi, ketika Mash, demikian nama laki-laki itu, berada kurang-lebih sepuluh meter dari gerombolan pencuri itu, tiba-tiba salah seorang di antara pencuri itu menghadap ke arahny a, dan membidikkan suatu senjata y ang ada di tang an kana nnya. Kemudian me ma sukkan se njata itu ke sarungnya yang tergantung di pinggang kirinya. Mash merasa seluruh tubuhnya lema s. Dia tidak bisa me nggerakkan kepala ma upun an ggota tubuh lainnya. Dia tidak bisa merasakan sesuatu untuk selamanya
Sesudah peristiwa tersebut, dan setelah bisa menjawab beberapa pertanyaan, Mash mengatakan bahwa makhluk-makhluk itu pendek-pendek, sekitar 160 cm tingginya. Kepalanya sangat besar dan tidak sebanding deng an tubuhny a y ang kecil dan pend ek . Kepala merek a melek a t di k e du a pund ak merek a , tanp a leh e r. Mash ju ga m e n u t u r kan bahwa makhluk-makhluk itu berambut. Mulutnya seakan sebuah lubang m e nganga, dan m a tany a m irip mata manusia, tetapi tidak beralis. Kulitnya berwarna terang, mirip kulit penduduk Eropa bagian tengah. Kedua pu nd akny a, lebih lebar sedikit dari kepalany a. Mash me lihat bahwa d u a ma khluk yan g berada d i dekatn ya me miliki dua tangan dan kaki. Tetapi dia tidak sempat melihat tangan dan telapak kakinya. Kedua makhluk yang tak dikenalnya itu mengenakan pakalan yang lembab, tanpa sambungan, dan ketat mencetak sekujur tubuh me r e k a . D i p in g g an g k a n an k ed u a ma k h l u k i t u t er g an tu n g s e n j a t a, sedang di pinggang kirinya tergantung ransel besar.


Mash m e n g atakan, " K edua m a khlu k ta k d i kenal i tu k e m b ali menuju pesawat mereka, yang tingginya kira-kira 2,50 meter. Mereka terus menatapnya dari cockpit pesawat mereka, yang agaknya terbuat dari bahan sejenis kaca. Pintu pesawat kemudian ditutup, dari bawah ke atas, sehingga kaki-kaki mereka menjadi tidak terlihat. Pesawat itu ta ke-o ff den g an m e ny emburkan cahay a y a ng sangat meny ilaukan. Kemudian, tanpa suara sedikit pun, naik ke atas. Ketika telah naik kira- kira 30 meter, tiba-tiba pesawat itu lenyap dari pandangan, seakan-akan sebuah sinar yang tiba-tiba padam."45

– "Aku bersumpah kepadamu dengan nama Allah, bahwa mereka adalah jin. Akan tetapi, lazimnya, mereka menampakkan diri dala m s o s o k ya n g l e bi h ti n g g i d a n be sa r darip a da sosok merek a y a ng se- sungguhnya."

+ "Dari mana mereka datang?"

– "Entah, tetapi mungkin saja mereka itu adalah penghuni ruang cahaya yang terdapat di antara sinar merah dan awan. Atau, penduduk yang datang dari dasar samudera."

+ "Engkau harus melihat salinan asli dari surat yang dikirimkan oleh jin yang bernama Aksea berikut stempel-stempelnya ini."


bersambung
 
Saya membeli dan membaca semua buku2 Muhammad Isa Dawud. Tak silap buku Berdialog Dengan Jin Islam tu adalah buku terakhir yg ditulis oleh beliau, kan? Tak pernah lagi saya jumpa buku tulisan beliau selepas itu. Ataukah mungkin ada buku lain lagi selepas itu?
 
ada banyak lgi buku karangan beliau...dlm bahasa arab...Wallahualam
 
Back
Top
Log in Register