BTC USD 62,496.3 Gold USD 4,319.59
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Benarkah ada tanda kiamat?

Adakah terdapat tanda kedatangan hari kiamat?


  • Total voters
    0
Status
Not open for further replies.
Hei pubin,sudah2 la ko nk spin umat islam dlm. Cg ni..xde gune n berdosa besar..kamu tahu bagaimana qalamullah dikumpulkan?iaitu. Quran yg kamu baca tu?? Wahyu yg diturunkan oleh Allah kepada nabi dan dikumpul dan ditulis oleh sahabat iaitu makhluk Allah..kita patut beriman kepada al quran n hadith selagi mana kita islam sunnah waljamaah..jgn ko buat pandai..nabi muhammad sendiri bersabda barangsiapa pgg quran n hadith,dier xkn sesat..ko ni cmne?
 
pubin nie buleh translate and tafsir quran....hebat btul...dia gunakan akal je utk tafsirkan quran....nak tau jugak guru dia sapa...buleh laa belaja dgn guru dia...atau pun tak perlu guru buleh tafsir sendiri?
 
Hei pubin,sudah2 la ko nk spin umat islam dlm. Cg ni..xde gune n berdosa besar..kamu tahu bagaimana qalamullah dikumpulkan?iaitu. Quran yg kamu baca tu?? Wahyu yg diturunkan oleh Allah kepada nabi dan dikumpul dan ditulis oleh sahabat iaitu makhluk Allah..kita patut beriman kepada al quran n hadith selagi mana kita islam sunnah waljamaah..jgn ko buat pandai..nabi muhammad sendiri bersabda barangsiapa pgg quran n hadith,dier xkn sesat..ko ni cmne?

nko kata "barangsiapa pgg quran n hadith,dier xkn sesat"
minum air kencing unta tak sesat? rujuk sini
wanita setaraf anjing tak sesat? rujuk sini
Allah ada dua biji mata dan boleh dibandingkan dgn mata Dajjal tak sesat? rujuk sini


jadi siapa cakap kat nko ni ?

"periwayat terakhir", iaitu imam hadis parsi? rujuk sini :eek:


yang bawah ni camner?

nko ikut?

ker nko ikut "agama ikut orang"?

"agama nenek moyang"?

hadis pun nko tak ikut
al-Quran pun nko tak ikut...
dua-dua nko anti
anti hadis dan juga anti Quran....
nenek moyang jer nko tak anti... :eek:

Apa sudah jadi kepada akal kamu ?*
Bagaimana kamu menetapkan hukum ?
Adakah kamu mempunyai sesebuah Kitab yang kamu baca dan pelajari ?
Bahawa di dalam Kitab itu membolehkan kamu mendapat apa sahaja yang kamu pilih ?

[Al-Qalam:36-38]

======================================
LARANGAN PENULISAN HADIS DSBNYA
======================================


Luqman.png

Dan ada di antara (1) manusia orang yang mempergunakan HADIS
yang (2) tidak masuk akal
untuk (3) menyesatkan dari jalan Allah
(4) tanpa sebarang pengetahuan dan
(5) menjadikannya agama Allah itu sebagai ejek-ejekan
Merekalah orang-orang yang akan memperolehi azab yang menghinakan

(Luqman:6)

The prophet said:
"Do not write down anything from me except the Quran.
Whoever wrote other than that should delete it

[Sahih Muslim, Book 42, Number 7147, also Ahmed, Vol. 1, Page 171]

Abu huraira said that the prophet said,
"The 'Ummam' (nations/peoples) that preceded you
have gone astray when they wrote books
and upheld them besides God's scripture"

(Ahmed Ibn Hanbal).

"Abu Huraira said:
The messenger of God came to us while we were writing his sayings and said:
"What is it you are writing?"
we said "sayings (hadith) we hear from you messenger of God"
he said, "A book other than God's book?"
then Abu Huraira said,
"so we gathered what we had written and burnt it all"

(Taqyeed Al-Ilm, by Al-Khateeb Al-Baghdady) also (Oloom Al-Hadith, by Ibn Salah).

Narrated By 'Abdul 'Aziz bin Rufai' : Shaddad bin Ma'qil and I entered upon Ibn 'Abbas.
Shaddad bin Ma'qil asked him,
"Did the Prophet leave anything (besides the Qur'an)?"
He replied. "He did not leave anything except what is Between the two bindings (of the Qur'an)."
Then we visited Muhammad bin Al-Hanafiyya and asked him (the same question).
He replied, "The Prophet did not leave except what is between the bindings (of the Qur'an).

" Sahih Bukhari Volume 006, Book 061, Hadith No. 537.

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa telah menceritakan kepada kami
Hisyam dari Ma'mar dan dari jalur lain telah menceritakan kepadaku Abdullah bin
Muhammad telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah menceritakan kepada kami
Ma'mar dari Az Zuhri dari 'Ubaidullah bin Abdullah dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia
berkata;

"Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendekati ajalnya
sedangkan di rumah beliau telah hadir beberapa orang
diantaranya adalah Umar bin Khattab

maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
"Kemarilah, saya akan menulis suatu catatan yang kalian tidak akan tersesat sepeninggalku."

Lalu Umar berkata; "Tampaknya sakit beliau bertambah parah
bukankah di sisi kalian terdapat Al Qur'an?
Cukuplah bagi kita Kitabullah."


Orang-orang yang berada di sekitar beliau ketika itu berbeda pendapat
lalu mereka saling berbantah-bantahan
Ada yang mengatakan; "Mendekatlah kepada beliau
supaya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dapat menuliskan suatu wasiat buat kalian
agar kalian tidak tersesat sepeninggalnya."

Dan yang lain berpendapat seperti perkataan Umar
sehingga mereka menjadi ribut di sekitar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Berdirilah kalian semua (maksudnya pergi dari sisi beliau)."

Ubaidullah mengatakan; Ibnu Abbas berkata;
"Kerugian besar (bagi kaum Muslimin), mereka gagal menuliskan pesan terakhir Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
karena mereka saling berbantah-bantahan di sekitar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

(Sahih Bukhari, 5237)
Sahih Bukhari Volume 007, Book 070, Hadith Number 573.

Hadith of the pen and paper

Sunni Muslims refer to this episode as the "Event of Thursday". It is generally seen as a minor event and a test by Muhammad of his "Companions". The Companions are considered to have chosen to do the right thing and passed the test, having remained free from criticism by Muhammad for the rest of the days he remained with them. Further Sunni's say it was not a matter of disobedience but rather it was Umar’s Ijtihad in that situation.[5] This period (from Thursday to Monday) during which Muhammad remained with the Companions after this incident was also not utilized to make a will - which, Sunnis argue, confirms that it was not an important document to be written but rather a simple test to know whether the Ummah is aware of the message of the Qur'an. The following passage is cited as evidence: "This day have I perfected your religion for you, completed My favour upon you, and have chosen for you Islam as your religion." (5:3).; Hadith of the pen and paper

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الْأَزْدِيُّ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ خُدْرِيِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي وَمَنْ كَتَبَ عَنِّي غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ وَحَدِّثُوا عَنِّي وَلَا حَرَجَ وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ قَالَ هَمَّامٌ أَحْسِبُهُ قَالَ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Telah menceritakan kepada kami [Haddab bin Khalid Al Azdi] telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Zaid bin Aslam] dari [Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Janganlah kalian menulis dariku, barangsiapa menulis dariku selain al-Qur’an hendaklah dihapus, dan ceritakanlah dariku dan tidak ada dosa. Barangsiapa berdusta atas (nama) ku -Hammam berkata: Aku kira ia (Zaid) berkata: dengan sengaja, maka henkdaklah menyiapkan tempatnya dari neraka.” [Muslim no 5326]

حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ قَالَ أَخْبَرَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا فَمَنْ كَتَبَ عَنِّي شَيْئًا فَلْيَمْحُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Harb] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hammam] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id] berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian menulis sesuatu pun dariku, maka barangsiapa menulis sesuatu dariku hendaknya ia menghapusnya.” [Musnad Ahmad no 10665]

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا إِلَّا الْقُرْآنَ فَمَنْ كَتَبَ عَنِّي شَيْئًا غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hammam bin Yahya] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian menulis sesuatupun dariku kecuali Al Qu`ran, barangsiapa menulis dariku sesuatu selain Al Qur`an maka hendaknya ia menghapusnya.” [Musnad Ahmad no 10731]

حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ حَدَّثَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا إِلَّا الْقُرْآنَ فَمَنْ كَتَبَ عَنِّي شَيْئًا فَلْيَمْحُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ubaidah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id] Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian menulis sesuatupun dariku kecuali Al Qur`an, maka barangsiapa menulis sesuatu dariku hendaklah ia menghapusnya.” [Musnad Ahmad no 10916]

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ أَخْبَرَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا غَيْرَ الْقُرْآنِ فَمَنْ كَتَبَ عَنِّي شَيْئًا غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Janganlah kalian menulis sesuatupun dariku selain Al Qur`an, maka barangsiapa menulis sesuatu dariku selain Al Qur`an hendaknya ia hapus.” [Musnad Ahmad no 11110]

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا إِلَّا الْقُرْآنَ فَمَنْ كَتَبَ عَنِّي شَيْئًا غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Hammam] dari [Zaid bin `Aslam] dari ['Atha` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri]: Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Janganlah kalian menulis sesuatu apapun dariku kecuali Al Qur`an, barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Al Qur`an, hendaklah ia menghapusnya”. [Sunan Darimi no 451]

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ دَخَلَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَحَدَّثَهُ حَدِيثًا فَأَمَرَ إِنْسَانًا أَنْ يَكْتُبَ فَقَالَ زَيْدٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ نَكْتُبَ شَيْئًا مِنْ حَدِيثِهِ فَمَحَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Zaid] dari [Abdul Muthalib bin Abdullah] berkata, ” [Zaid bin Tsabit] menemui Mu’awiyah dan membacakan sebuah hadits, sementara Mu’awiyah menyuruh manusia untuk menuliskannya. Zaid berkata, ‘Sungguh Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam melarang kami untuk menulis haditsnya’, lalu ia pun menghapus tulisan tersebut.” [Musnad Ahmad no 20597]

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ هِشَامٍ قَالَ مَا كَتَبْتُ عَنْ مُحَمَّدٍ إِلَّا حَدِيثَ الْأَعْمَاقِ فَلَمَّا حَفِظْتُهُ مَحَوْتُهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin 'Amir] dari [Hisyam] ia berkata: “: Aku tidak menulis dari Muhammad selain hadits yang sangat panjang, dan tatkala aku telah menghafalnya, aku menghapusnya”. [Darimi no 460]

أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعٍ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ كَانَ سُفْيَانُ يَكْتُبُ الْحَدِيثَ بِاللَّيْلِ فِي الْحَائِطِ فَإِذَا أَصْبَحَ نَسَخَهُ ثُمَّ حَكَّهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Al Walid bin Syuja'] telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak bin Sa'id] ia berkata: “Di malam hari, dahulu [Sufyan] menulis hadits di atas dinding, apabila waktu pagi tiba ia menghapusnya, lalu ia ceritakan (hadits tersebut) “. [Darimi no 508]

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَكْتُبُوا عَنِّي شَيْئًا سِوَى الْقُرْآنِ وَمَنْ كَتَبَ شَيْئًا سِوَى الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hammam bin Yahya] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian menulis dariku sesuatu selain al qu`ran, maka barangsiapa menulis sesuatu selain al qu`ran hendaklah ia menghapusnya.” [Ahmad no 10663]

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ قَالَ بَلَغَ ابْنَ مَسْعُودٍ أَنَّ عِنْدَ نَاسٍ كِتَابًا يُعْجَبُونَ بِهِ فَلَمْ يَزَلْ بِهِمْ حَتَّى أَتَوْهُ بِهِ فَمَحَاهُ ثُمَّ قَالَ إِنَّمَا هَلَكَ أَهْلُ الْكِتَابِ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ أَقْبَلُوا عَلَى كُتُبِ عُلَمَائِهِمْ وَتَرَكُوا كِتَابَ رَبِّهِمْ
Telah mengabarkan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Al 'Awwam] dari [Ibrahim At Taimi] ia berkata: ” [Telah sampai kabar] kepada [Ibnu Mas'ud] sebagian orang mengagumi sebuah kitab, kondisinya tetap demikian hingga Ibnu Mas’ud mendapati kitab tersebut dan menghapusnya, kemudian ia berkata: ‘Rusaknya Ahlul Kitab (orang-orang Yahudi dan Nashrani) sebelum kalian adalah karena mereka mengagumi kitab-kitab ulama mereka dan mereka tinggalkan kitab Tuhan mereka’ “. [Sunan Darimi no 469]

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ أَخْبَرَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍ قَالَ

دَخَلَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَسَأَلَهُ عَنْ حَدِيثٍ فَأَمَرَ إِنْسَانًا يَكْتُبُهُ فَقَالَ لَهُ زَيْدٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَنَا أَنْ لَا نَكْتُبَ شَيْئًا مِنْ حَدِيثِهِ فَمَحَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] telah mengabarkan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Zaid] dari [Al Muththalib bin Abdullah bin Hanthab] ia berkata, ” [Zaid bin Tsabit] datang menemui Mu’awiyah dan bertanya kepadanya tentang suatu hadits, dan ia memerintahkan seseorang agar menulisnya. Zaid lalu berkata kepadanya, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami agar tidak menulis apapun dari hadits beliau.” Maka Mu’awiyah pun menghapusnya kembali.” [Abu daud no 3162]

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ دَخَلَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَحَدَّثَهُ حَدِيثًا فَأَمَرَ إِنْسَانًا أَنْ يَكْتُبَ فَقَالَ زَيْدٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ نَكْتُبَ شَيْئًا مِنْ حَدِيثِهِ فَمَحَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Zaid] dari [Abdul Muthalib bin Abdullah] berkata, ” [Zaid bin Tsabit] menemui Mu’awiyah dan membacakan sebuah hadits, sementara Mu’awiyah menyuruh manusia untuk menuliskannya. Zaid berkata, ‘Sungguh Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam melarang kami untuk menulis haditsnya’, lalu ia pun menghapus tulisan tersebut.” [Ahmad no 20597]
 
Last edited:
pubin nie buleh translate and tafsir quran....hebat btul...dia gunakan akal je utk tafsirkan quran....nak tau jugak guru dia sapa...buleh laa belaja dgn guru dia...atau pun tak perlu guru buleh tafsir sendiri?

ubah topik pulak dah, beratus2 kali kalau terjerut jer.. ubah topik... repeat balik soklan.. hehe :eek:

rujuk sini siapa itu guru sebenar...

isu siapa pewaris ahli kitab

Mereka menjadikan pendita-pendita (ulama) dan ahli-ahli ugama (ustaz) mereka sebagai pendidik-pendidik selain dari Allah
dan juga Al-Masih ibni Maryam
padahal mereka tidak diperintahkan melainkan untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa
tiada Tuhan melainkan Dia
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan.
Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka
sedang Allah tidak menghendaki melainkan menyempurnakan cahayaNya
sekalipun orang-orang kafir tidak suka
Dia lah yang telah mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan ugama yang benar
untuk dimenangkan dan ditinggikannya atas segala ugama yang lain
walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya.
Wahai orang-orang yang beriman!
Sesungguhnya banyak di antara pendita-pendita (ulama) dan ahli-ahli ugama (ustaz)
memakan harta orang ramai dengan cara yang salah
dan mereka menghalangi dari jalan Allah

Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak membelanjakannya pada jalan Allah
maka khabarkanlah kepada mereka dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya

[At-Taubah:31-34]

siapa orang musyrik?

maka hadapkanlah dirimu ke arah ugama yang jauh dari kesesatan
ugama Allah, iaitu ugama yang Allah menciptakan manusia untuk menerimanya
tidaklah patut ada sebarang perubahan pada ciptaan (agama) Allah itu
itulah ugama yang betul lurus
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.


Hendaklah kamu sentiasa rujuk kembali kepada Allah
serta bertaqwalah kamu kepadaNya
dan kerjakanlah sembahyang dengan betul sempurna
dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana golongan orang musyrik

Iaitu orang-orang yang menjadikan fahaman ugama mereka berselisihan mengikut kecenderungan masing-masing
serta mereka pula menjadi berpuak-puak
tiap-tiap puak bergembira dengan apa yang ada padanya

[Ar-Rum:30-32]
 
Last edited:
nko kata "barangsiapa pgg quran n hadith,dier xkn sesat"
minum air kencing unta tak sesat? rujuk sini
wanita setaraf anjing tak sesat? rujuk sini
Allah ada dua biji mata dan boleh dibandingkan dgn mata Dajjal tak sesat? rujuk sini


jadi siapa cakap kat nko ni ?

"periwayat terakhir", iaitu imam hadis parsi?


yang bawah ni camner?

nko ikut?

ker nko ikut "agama ikut orang"?

"agama nenek moyang"?

hadis pun nko tak ikut
al-Quran pun nko tak ikut...
dua-dua nko anti
anti hadis dan juga anti Quran....
nenek moyang jer nko tak anti... :eek:



======================================
LARANGAN PENULISAN HADIS DSBNYA
======================================


Luqman.png


Amboi cik pubin..main kasar nampak???smpai ckp org lain xblaja quran n hadith..terer sgt ke kamu?tinggi sgt ke pengetahuan kamu smpai kamu ckp pon menunjukkan bongkak??islam ade ajar mcm tu ke utk sebar ilmu kt org??ko perlu tahu,bersepah hadith palsu kt luar sane..kenapa byk contoh hadith yg ko kasi tu palsu??hey common la bro..ak pon xpercaya hadith palsu..kita kena belajar dgn hadith sahih saje..yg ko ni spin hadith cmtu bagai nk wt ape?.
 
Amboi cik pubin..main kasar nampak???smpai ckp org lain xblaja quran n hadith..terer sgt ke kamu?tinggi sgt ke pengetahuan kamu smpai kamu ckp pon menunjukkan bongkak??islam ade ajar mcm tu ke utk sebar ilmu kt org??ko perlu tahu,bersepah hadith palsu kt luar sane..kenapa byk contoh hadith yg ko kasi tu palsu??hey common la bro..ak pon xpercaya hadith palsu..kita kena belajar dgn hadith sahih saje..yg ko ni spin hadith cmtu bagai nk wt ape?.

bro.. aku bagi hadis sahih Bukhari dan Muslim tu, ayat al-Quran pun aku bagi.. nko anti hadis ker? ... dan juga anti Quran? :eek:

Apa sudah jadi kepada akal kamu ?*
Bagaimana kamu menetapkan hukum ?
Adakah kamu mempunyai sesebuah Kitab yang kamu baca dan pelajari ?
Bahawa di dalam Kitab itu membolehkan kamu mendapat apa sahaja yang kamu pilih ?

[Al-Qalam:36-38]
 
Last edited:
rujuk di atas, dan contoh..

Narrated By 'Abdul 'Aziz bin Rufai' : Shaddad bin Ma'qil and I entered upon Ibn 'Abbas.
Shaddad bin Ma'qil asked him,
"Did the Prophet leave anything (besides the Qur'an)?"
He replied. "He did not leave anything except what is Between the two bindings (of the Qur'an)."
Then we visited Muhammad bin Al-Hanafiyya and asked him (the same question).
He replied, "The Prophet did not leave except what is between the bindings (of the Qur'an).

" Sahih Bukhari Volume 006, Book 061, Hadith No. 537. << click sini

The prophet said:
"Do not write down anything from me except the Quran.
Whoever wrote other than that should delete it

[Sahih Muslim, Book 42, Number 7147, also Ahmed, Vol. 1, Page 171]
 
Last edited:
======================================
MAKSUD MENTAATI ALLAH DAN RASULNYA
======================================

Rasulullah saw menerima wahyu
dan setiap ayat al-Quran yang kita kenali pada hari ini
adalah hasil daripada ucapan Rasulullah saw sendiri.

Oleh itu, ianya menjadi mustahil untuk kita membuktikan secara zahir
bahawa al-Quran itu datangnya daripada Allah
kecuali dengan beriman bulat-bulat kepada ucapan Rasulullah saw.

Berdasarkan pemahaman ini
maksud sebenar mengikuti Rasulullah saw adalah mengikuti al-Quran itu sendiri.

Ianya tiada kena mengena dengan cerita-cerita mulut yang dikumpulkan
dan dijadikan dalam bentuk bertulis
oleh imam-imam hadis Persia lebih kurang 250 tahun selepas kewafatan Rasulullah saw.

maksud-hadis.jpg



Zaman Rasulullah saw
(Al-Quran dihafal, disahkan oleh Rasulullah saw, dan ditulis)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat 1 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-2 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-3 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-4 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-5 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-6 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-7 (sudah meninggal)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Dakwaan Cerita mulut Periwayat Ke-8 (hidup)
(bagaimana Bukhari mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
arrow_down.png

Bukhari & Imam Hadis
(250 tahun selepas kewafatan Rasulullah saw)
arrow_down.png

CERITA BERTULIS Bukhari & Imam Hadis

SEBAGAI PERIWAYAT SEBENAR & TERAKHIR ..

IAITU CERITA MEREKA

BUKAN CERITA RASULULLAH SAW & SAHABAT

arrow_down.png

Kitab Riwayat
arrow_down.png

Anda
(bagaimana ANDA mampu buktikan kesahihan cerita secara jelas?)
(perintah Allah di dalam al-Quran?)​





Siapa suruh nko beriman dengan "Periwayat Terakhir"... orang Parsi (Iran)? bangsa yang suka bertaqqiyah?

orang-orang dari kawasan Iran dan negeri Syiah nie? :))

imam.JPG


Selepas Empayar Abbasid jatuh siapa naik?
Empayar Buyid (Shia Iran) kan?
Empayar Syiah kan? :))

Kesemua penulis-penulis novel di atas adalah berbangsa Parsi, dan Pemerintahan Islam telah berjaya menewaskan Empayar Persia (Iran dll). Barmakids (keluarga bangsawan Parsi) telah berkomplot menjatuhkan Pemerintahan Umayyad dan menaikkan Pemerintahan Abbasid; sebuah kerajaan Boneka Parsi. Hakikatnya, Pemerintahan Abbasid adalah sebenarnya Pemerintahan Parsi, dan penulis-penulis novel ini muncul semasa Pemerintahan Abbasid, satu zaman yang terkenal dengan karya-karya dongeng seperti Kisah 1,001 Malam. Sejarah Islam telah dimanipulasikan. Seperkara yang ganjil, tiada mana-mana ulama berbangsa arab atau yang berasal daripada Madinah atau Mekkah. Setelah kejatuhan Empayar Abassid, Empayar Buyid (Shia Iran) muncul menawan kembali sebagai kuasa besar, 933–1062 AD.

Cuba anda bayangkan, 2,300,000 juta cerita-cerita dongeng muncul secara tiba-tiba semasa Pemerintahan Abbasid (penguasaan ibu berbangsa Parsi kepada Khalifah Harun Al Rashid). Bagaimana boleh wujud cerita dongeng sebanyak ini setelah 250 tahun kewafatan Rasulullah saw? Bagaimana pula bilangan cerita-cerita dongeng yang dianggap sebagai "penipuan"? 99% atau 2,277,000 juta cerita dongeng? Apakah keberangkalian 1% cerita ini turut tidak termasuk sebagai cerita-cerita dongeng berunsurkan "penipuan"? "Now a wise person can understand easily that to find one correct hadith in 2.3 million forged hadiths is like to search a tiny pure diamond in a ocean of urine." Saya percaya anda mampu menilaikannya sendiri dengan kebijaksanaan yang dianugerahkan oleh Allah kepada anda.
 
Last edited:
bukhari.JPG


Proses mengumpulkan 600,000 cerita-cerita dongeng ini (ada kata 1,000,000 juta hadis) memerlukan Penulis Novel Bukhari menjelajah 16 tahun bagi menemui 80,000 pencerita-pencerita dongeng, iaitu bilangan perjumpaan yang tersangat besar.

logik ker nie? :eek:

“...Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih, Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits, mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Di antara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah, Mesir, Hijaz (Mekkah, Madinah), Kufah, Baghdad sampai ke Asia Barat. Di Baghdad, Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad bin Hanbali. Dari sejumlah kota-kota itu, ia bertemu dengan 80.000 perawi. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Namun tidak semua hadits yang ia hafal kemudian diriwayatkan, melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat di antaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat/pembawa) hadits itu tepercaya dan tsiqqah (kuat). Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami'al-Shahil yang dikenal sebagai Shahih Bukhari..." rujuk sini


Kini, apakah kemunasabahan Penulis Novel Bukhari mampu mengumpulkan 600,000 - 1,000,000 cerita-cerita dongeng pada zaman yang serba kekurangan. Tiada kemudahan kenderaan, komputer, elektrik, hotel, telefon, kedai photostat dan kedai buku, sumber ekonomi yang terhad dan tanpa segala kemudahan pada zaman ini.

Cuba anda kirakan sendiri, berapakah cerita-cerita dongeng yang beliau perlu dapatkan setiap hari bagi memenuhi jumlah hadis sebanyak 600,000 - 1,000,000 dalam tempoh 16 tahun?

Berapa lamakah masa yang diperlukan untuk mengembara, menemubual, menghafal, meneliti dan membandingkan 600,000 - 1,000,000 cerita dongeng, menyusun, menulis buku, mengajar dan masa yang diperlukan oleh dirinya sendiri?

aku suruh nko tulis 600,000 blog post dalam masa 16 tahun, nko boleh siapkan?
takda gaji... cari makan dan keperluan hidup secara sendiri, pastu tulis blog...
:eek:

iaitu ... 16 tahun ada 5,840 hari ... takda cuti, jangan mimpi nak sakit.. hehe
maka nko kena tulis 103 blog post sehari, 172 post sehari kalau sejuta... sambil cari makan sendiri, boleh ?
rasanya Superman pun surrender .. :))
 
Last edited:
Status
Not open for further replies.
Back
Top
Log in Register