(Katakanlah wahai Muhammad):
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan-keterangan dari Tuhan kamu
oleh itu sesiapa melihat
maka faedahnya terpulang kepada dirinya sendiri
dan sesiapa buta
maka bahayanya tertimpalah ke atas dirinya sendiri
Dan tiadalah aku berkewajipan menjaga dan mengawasi kamu”
Dan demikianlah Kami menerangkan ayat-ayat keterangan Kami secara terperinci
dan supaya mereka berkata:
“Engkau telah mempelajarinya (dari orang-orang lain)“
dan supaya kami menerangkan (Al-Quran) itu kepada orang-orang yang mengetahui
Ikutlah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu
tiada Tuhan melainkan Dia
dan berpalinglah dari orang-orang musyrik [Definisi: Ar-Rum:30-32]
Dan kalau Allah menghendaki
nescaya mereka tidak mempersekutukanNya
dan Kami tidak menjadikan engkau (wahai Muhammad) penjaga dan pengawal mereka
dan engkau pula bukanlah wakil yang menguruskan hal-hal mereka
Dan janganlah kamu cerca benda-benda yang mereka sembah yang lain dari Allah
kerana mereka kelak, akan mencerca Allah secara melampaui batas dengan ketiadaan pengetahuan
Demikianlah Kami memperelokkan pada pandangan tiap-tiap umat akan amal perbuatan mereka
kemudian kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka
lalu Ia menerangkan kepada mereka apa yang mereka telah lakukan
Dan mereka pula bersumpah dengan nama Allah
dengan menegaskan sumpah mereka bersungguh-sungguh
bahawa sesungguhnya jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat
tentulah mereka akan beriman kepadanya
Katakanlah (wahai Muhammad)
“Bahawa soal mendatangkan mukjizat-mukjizat itu hanyalah Allah yang menentukannya
dan kamu tidak menyedari, bahawa apabila mukjizat-mukjizat itu datang
mereka juga tidak akan beriman
Dan kami palingkan hati mereka dan pemandangan mereka
sebagaimana mereka telah tidak beriman kepada (ayat-ayat Kami) pada awal mulanya
dan Kami biarkan mereka meraba-raba di dalam kesesatannya dengan bingung
Dan jika Kami turunkan malaikat pun kepada mereka
dan orang-orang yang mati (hidup semula) berkata-kata dengan mereka
dan kami himpunkan pula tiap-tiap sesuatu di hadapan mereka
nescaya mereka tidak juga akan beriman
kecuali jika dikehendaki Allah
tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu
musuh dari Syaitan-syaitan manusia dan jin
setengahnya membisikkan kepada setengahnya yang lain
kata-kata dusta yang indah-indah susunannya
untuk memperdaya pendengarnya
Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah mereka tidak melakukannya
Oleh itu, biarkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan itu
Dan juga supaya hati orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat
cenderung kepada bisikan itu
dan supaya disetujui oleh mereka
dan juga supaya mereka melakukan apa yang mereka lakukan itu
(Katakanlah wahai Muhammad):
“Patutkah aku hendak mencari hakim selain dari Allah
padahal Dia lah yang menurunkan kepada kamu kitab Al-Quran yang jelas nyata kandungannya secara terperinci?”
Dan orang-orang yang Kami berikan kitab
mengetahui bahawa Al-Quran itu adalah diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenar-benarnya
Oleh itu, jangan sekali-kali engkau menjadi dari golongan yang ragu-ragu
Dan telah sempurnalah Kalimah Tuhanmu dengan benar dan adil
tiada sesiapa yang dapat mengubah sesuatupun dari Kalimah-kalimahNya
dan Dia lah yang sentiasa Mendengar, lagi sentiasa Mengetahui
Dan jika engkau menurut kebanyakan orang yang ada di muka bumi
nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah
tiadalah yang mereka turut melainkan sangkaan semata-mata
dan mereka tidak lain hanyalah berdusta
Sesungguhnya Tuhanmu
Dia lah yang lebih mengetahui akan sesiapa yang sesat dari jalannya
dan Dia lah yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat petunjuk
Maka makanlah dari yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya
jika betul kamu beriman kepada ayat-ayatNya
Dan tidak ada sebab bagi kamu
kamu tidak mahu makan dari yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya
padahal Allah telah menerangkan secara terperinci kepada kamu
apa yang diharamkanNya atas kamu
kecuali apa yang kamu terpaksa memakannya?
Dan sesungguhnya kebanyakan manusia
hendak menyesatkan dengan hawa nafsu mereka
dengan tidak berdasarkan pengetahuan
Sesungguhnya Tuhanmu
Dia lah yang lebih mengetahui akan orang-orang yang melampaui batas
Dan tinggalkanlah kamu dosa yang nyata dan yang tersembunyi
Kerana sesungguhnya orang-orang yang berusaha melakukan dosa
mereka akan dibalas dengan apa yang mereka telah lakukan
Dan janganlah kamu makan dari yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya
kerana sesungguhnya yang sedemikian itu adalah perbuatan fasik
dan sesungguhnya Syaitan-syaitan itu membisikkan kepada pengikut-pengikutnya
supaya mereka membantah kamu
dan jika kamu menurut hasutan mereka (untuk menghalalkan yang haram itu)
sesungguhnya kamu tetap menjadi orang-orang musyrik
Dan adakah orang yang mati (hatinya dengan kufur)
kemudian Kami hidupkan dia semula (dengan hidayah petunjuk)
dan Kami jadikan baginya cahaya (iman) yang menerangi
(sehingga dapatlah) ia berjalan dengan suluhan cahaya itu dalam masyarakat manusia
(adakah orang yang demikian keadaannya) sama seperti yang tinggal tetap di dalam gelap-gelita (kufur)
yang tidak dapat keluar sama sekali daripadanya?
Demikianlah diperlihatkan pula pada pandangan orang-orang yang kafir itu
akan keelokan apa yang mereka telah lakukan
Dan demikianlah Kami adakan dalam tiap-tiap negeri orang-orang besar yang jahat
supaya mereka melakukan tipu daya di negeri itu
padahal tiadalah mereka memperdayakan selain dari dirinya sendiri
sedang mereka tidak menyedarinya
Dan apabila datang kepada mereka sesuatu keterangan, mereka berkata:
“Kami tidak akan beriman
sehingga kami juga diberi (wahyu) sama seperti yang telah diberikan kepada pesuruh-pesuruh Allah”
Allah lebih mengetahui di mana Ia berikan jawatan Rasul (dan wahyu) yang diberikanNya itu
Orang-orang yang melakukan perbuatan yang salah itu akan ditimpa kehinaan di sisi Allah
dan azab seksa yang amat berat
disebabkan perbuatan tipu daya yang mereka lakukan
Maka sesiapa yang Allah kehendaki untuk memberi hidayah petunjuk kepadanya
nescaya Ia melapangkan dadanya untuk menerima Islam
dan sesiapa yang Allah kehendaki untuk menyesatkannya
nescaya Ia menjadikan dadanya sesak sempit sesempit-sempitnya
seolah-olah ia sedang mendaki naik ke langit
Demikianlah Allah menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak beriman
Dan inilah jalan Tuhanmu (ugama Islam) yang betul lurus
Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat keterangan (Kami) secara terperinci
bagi kaum yang mahu beringat – insaf
Bagi merekalah Syurga Darus-Salaam di sisi Tuhan mereka
dan Dia lah Penolong mereka
disebabkan amal-amal yang mereka telah kerjakan
Dan hari Allah akan himpunkan mereka semua, (lalu berfirman):
“Wahai sekalian jin! Sesungguhnya kamu telah banyak pengikut-pengikut dari manusia”
Dan berkatalah pula pengikut-pengikut mereka dari golongan manusia:
“Wahai Tuhan kami
sebahagian kami telah bersenang-senang dengan sebahagian yang lain
dan kami telah sampailah kepada masa kami (hari kiamat) yang Engkau telah tentukan bagi kami”
(Allah berfirman):
“Nerakalah tempat kediaman kamu
kekal kamu di dalamnya
kecuali apa yang dikehendaki Allah”
Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui
Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian dari orang-orang yang zalim itu
kawan rapat dengan sebahagian yang lain
disebabkan apa yang mereka telah usahakan
Wahai sekalian jin dan manusia!
Bukankah telah datang kepada kamu Rasul-rasul dari kalangan kamu sendiri
yang menyampaikan kepada kamu ayat-ayatKu
dan yang memberikan amaran kepada kamu tentang pertemuan kamu dengan hari (kiamat) ini?
Mereka menjawab:
“Kami menjadi saksi mengakui akan (kesalahan) diri kami sendiri”
Dan mereka telah diperdayakan oleh hidup di dunia
dan mereka menjadi saksi terhadap diri mereka sendiri
sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang mengingkari
Yang demikian (kedatangan Rasul-rasul itu ialah)
kerana Tuhanmu tidak membinasakan negeri-negeri secara zalim sedang penduduknya leka lalai
Dan bagi tiap-tiap seorang
beberapa darjat disebabkan yang mereka telah kerjakan
dan Tuhanmu tiadalah lalai dari apa yang mereka lakukan
Dan Tuhanmu Maha Kaya, lagi Melimpah-limpah rahmatNya
Jika Ia kehendaki, nescaya Ia binasakan kamu dan menggantikan sesudah (binasanya) kamu
dengan sesiapa yang dikehendakiNya
sebagaimana Ia telah menjadikan kamu dari keturunan kaum yang lain
Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu tetap akan datang
dan kamu tidak akan dapat melepaskan diri
Katakanlah (wahai Muhammad):
“Wahai kaumku (yang masih kafir)
buatlah sedaya upaya kamu (untuk menentang Islam)
sesungguhnya aku juga tetap beramal (berusaha bersungguh-sungguh mempertahankan Islam)
kemudian kamu akan ketahui siapakah yang akan beroleh kebaikan dan kejayaan di dunia ini
Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan berjaya
Dan mereka memperuntukkan dari hasil tanaman dan binatang-binatang ternak yang diciptakan oleh Allah itu
sebahagian bagi Allah (dan sebahagian lagi untuk berhala-berhala mereka)
lalu mereka berkata:
Ini untuk Allah – menurut anggapan mereka
dan ini untuk berhala-berhala kami.”
Kemudian apa yang telah ditentukan untuk berhala-berhala mereka
maka ia tidak sampai kepada Allah
dan apa yang telah ditentukan untuk Allah
sampai pula kepada berhala-berhala mereka
Amatlah jahatnya apa yang mereka hukumkan itu
Dan demikianlah juga ketua-ketua yang orang-orang musyrik itu jadikan sekutu bagi Allah
menghasut kebanyakan dari mereka dengan kata-kata indah
yang memperlihatkan eloknya perbuatan membunuh anak-anak mereka
untuk membinasakan mereka
dan untuk mengelirukan mereka nengenai ugama mereka
Dan kalau Allah kehendaki
nescaya mereka tidak melakukannya
Oleh itu biarkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan itu
Dan mereka berkata lagi:
“Ini adalah binatang-binatang ternak dan tanaman-tanaman yang dilarang
yang tidak boleh seorang pun memakannya
kecuali sesiapa yang kami kehendaki”
menurut anggapan mereka
dan binatang-binatang ternak yang dilarang menunggangnya
dan bintang-bintang ternak yang tidak mereka sebutkan nama Allah ketika menyembelihnya
(semuanya itu mereka lakukan dengan) berdusta terhadap Allah
Allah akan membalas mereka disebabkan apa yang mereka telah ada-adakan itu
Dan mereka berkata lagi:
“Apa yang ada dalam perut binatang-binatang ternak itu
adalah halal bagi lelaki-lelaki kami dan haram bagi perempuan-perempuan kami”
Dan jika ia mati
maka mereka bersekutu padanya (bersama-sama memakannya)
Allah akan membalas mereka tentang apa yang mereka tetapkan (mengenai halal dan haram) itu
Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui
Sesungguhnya rugilah orang-orang yang membunuh anak-anak mereka kerana kebod0han
lagi tidak berpengetahuan (sedang Allah yang memberi rezeki kepada sekalian makhluknya)
dan juga (rugilah orang-orang yang) mengharamkan apa yang telah dikurniakan oleh Allah kepada mereka
dengan berdusta terhadap Allah
Sesungguhnya sesatlah mereka
dan tiadalah mereka mendapat petunjuk
Dan Dia lah yang menjadikan kebun-kebun yang menjalar tanamannya dan yang tidak menjalar
dan pohon-pohon tamar dan tanaman-tanaman yang berlainan rasanya
dan buah zaiton dan delima
yang bersamaan dan tidak bersamaan (rasanya)
Makanlah dari buahnya ketika ia berbuah
dan keluarkanlah haknya (zakatnya) pada hari memetik atau menuainya
dan janganlah kamu melampau (pada apa-apa jua yang kamu makan atau belanjakan)
sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampau
Dan di antara binatang-binatang ternak itu
ada yang dijadikan untuk pengangkutan
dan ada yang untuk disembelih
Makanlah dari apa yang telah dikurniakan oleh Allah kepada kamu
dan janganlah kamu menurut jejak langkah Syaitan
kerana sesungguhnya Syaitan itu musuh bagi kamu yang terang nyata
(Binatang ternak itu) delapan ekor – (empat) pasangan
dari kambing biri-biri dua ekor (sepasang jantan betina)
dan dari kambing biasa dua ekor (sepasang jantan betina)
Tanyalah (wahai Muhammad kepada orang-orang musyrik itu):
“Adakah yang diharamkan Allah itu
dua jantannya atau dua betinanya
atau yang dikandung oleh rahim dua betinanya?
Terangkanlah kepadaku dengan berdasarkan ilmu pengetahuan (syarak dari Allah)
jika betul kamu orang-orang yang benar”.
Dan dari unta dua ekor (sepasang jantan betina)
dan dari lembu dua ekor (sepasang jantan betina)
Tanyalah (wahai Muhammad):
“Adakah yang diharamkan Allah itu
dua jantannya atau dua betinanya
atau yang dikandung oleh rahim dua betinanya?
Ataupun kamu ada menyaksikan ketika Allah menyuruh
serta menentukan kepada kamu (atau datuk nenek kamu) dengan yang demikian ini?”
Oleh itu, siapakah yang lebih zalim
daripada orang yang berdusta terhadap Allah
untuk menyesatkan manusia dengan tidak berdasarkan ilmu pengetahuan?
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim
Katakanlah (wahai Muhammad):
“Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku
sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya
melainkan kalau benda itu bangkai
atau darah yang mengalir
atau daging b4bi
kerana sesungguhnya ia adalah kotor
atau sesuatu yang dilakukan secara fasik
iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah”
Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya) sedang ia tidak mengingininya
dan tidak melampaui batas
maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani
Dan Kami haramkan atas orang-orang Yahudi segala binatang yang berkuku
dan dari lembu dan kambing pula Kami haramkan kepada mereka lemaknya
kecuali yang ada pada belakangnya
atau yang menyelaputi perkakas dalam perutnya
atau yang bercampur dengan tulang
Demikianlah Kami balas mereka dengan sebab kederhakaan mereka
dan sesungguhnya Kamilah yang benar
Kemudian jika mereka mendustakanmu (wahai Muhammad) maka katakanlah:
“Tuhan kamu mempunyai rahmat yang luas melimpah-ruah
dan azab seksaNya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa”.
Orang-orang musyrik akan mengatakan:
“Kalau Allah menghendaki tentulah kami dan datuk nenek kami tidak mempersekutukanNya
dan tidak pula kami haramkan sesuatu apa pun”
Demikianlah juga orang-orang yang dahulu sebelum mereka
telah mendustakan sehingga mereka merasai azab seksa Kami
Katakanlah:
Adakah kamu mempunyai ilmu supaya dapat kamu tunjukkan kepada kami?
Tiadalah kamu menurut melainkan sangkaan semata-mata
dan kamu pula tidak lain hanyalah berdusta”
Katakanlah (wahai Muhammad: “Kalau kamu sudah tidak ada sesuatu bukti)
maka Allah mempunyai bukti yang tegas nyata
Oleh itu, jika Ia menghendaki tentulah Ia akan memberi hidayah petunjuk kepada kamu semuanya”
Katakanlah:
“Bawalah saksi-saksi kamu memberi keterangan bahawa Allah mengharamkan (benda yang kamu haramkan) ini”
Kemudian jika mereka menjadi saksi
maka janganlah engkau turut sama membenarkan mereka mereka
dan janganlah engkau turut hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami
dan orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat
sedang mereka pula menyamakan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
Katakanlah:
“Marilah, supaya aku bacakan apa yang telah diharamkan oleh Tuhan kamu kepada kamu
iaitu janganlah kamu sekutukan dengan Allah sesuatupun
dan hendaklah membuat baik kepada ibu bapa
dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu kerana kepapaan
(sebenarnya) Kamilah yang memberi rezeki kepada kamu dan kepada mereka
dan janganlah kamu hampiri kejahatan-kejahatan yang terang daripadanya dan yang tersembunyi
dan janganlah kamu membunuh jiwa yang telah diharamkan Allah melainkan dengan jalan yang hak
Dengan yang demikian itulah Allah perintahkan kamu
supaya kamu memahaminya
“Dan janganlah kamu hampiri harta anak yatim
melainkan dengan cara yang baik
sehingga ia baligh
dan sempurnakanlah segala sukatan dan timbangan dengan adil”
Kami tidak memberatkan seseorang dengan kewajipan melainkan sekadar kesanggupannya
“dan apabila kamu mengatakan sesuatu
maka hendaklah kamu berlaku adil
sekalipun orang itu ada hubungan kerabat
dan perjanjian Allah hendaklah kamu sempurnakan
Dengan yang demikian itulah Allah perintahkan kamu
supaya kamu beringat”
Dan bahawa sesungguhnya inilah jalanKu (ugama) yang betul lurus
maka hendaklah kamu menurutnya
dan janganlah kamu menurut menurut jalan-jalan (yang lain)
kerana jalan-jalan (yang lain itu) mencerai-beraikan kamu dari jalan Allah
Dengan yang demikian itulah Allah perintahkan kamu
supaya kamu bertaqwa
Kemudian Kami telah memberikan kepada Nabi Musa Kitab Taurat
untuk menyempurnakan kepada orang yang telah berbuat baik
dan untuk menerangkan tiap-tiap sesuatu
serta menjadi petunjuk dan rahmat
supaya mereka beriman kepada pertemuan dengan Tuhan mereka
Dan ini sebuah Kitab (Al-Quran) yang Kami turunkan
yang ada berkatnya
Oleh itu, hendaklah kamu menurutnya
dan bertaqwalah
mudah-mudahan kamu beroleh rahmat.
Supaya kamu tidak mengatakan:
“Bahawa Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan (Yahudi dan Nasrani) dahulu sebelum kami
dan sesungguhnya kami lalai akan apa yang dibaca dan dipelajari oleh mereka”
Atau supaya kamu (tidak) mengatakan:
“Sesungguhnya kalau diturunkan Kitab kepada kami
tentulah kami mendapat petunjuk hidayah lebih daripada mereka”
(Kamu tidak akan dapat berdalih lagi)
kerana sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan (yang cukup) dari Tuhan kamu
dan petunjuk hidayah serta rahmatNya
Oleh itu, siapakah yang lebih zalim lagi
daripada orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Allah
dan berpaling daripadanya?
Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat keterangan Kami
(dengan) azab seksa yang seburuk-buruknya
disebabkan mereka sentiasa berpaling (mengingkarinya)
Apakah mereka tidak menunggu melainkan kedatangan malaikat (yang mencabut nyawa mereka)
atau kedatangan (azab) Tuhanmu
atau kedatangan sebahagian dari tanda-tanda Tuhanmu
Pada hari datangnya sebahagian dari tanda-tanda Tuhanmu itu
tidak berfaedah lagi iman seseorang yang tidak beriman sebelum itu
atau yang tidak berusaha mengerjakan kebaikan mengenai imannya
Katakanlah:
“Tunggulah kamu, dan kami pun sebenarnya menunggu”
Bahawasanya orang-orang yang mencerai-beraikan ugama mereka
dan mereka menjadi berpuak-puak
tiadalah engkau terkait sedikitpun dalam mereka
Sesungguhnya perkara mereka hanya terserah kepada Allah
Kemudian Ia akan menerangkan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan
Sesiapa yang membawa amal kebaikan
maka baginya sepuluh kali ganda yang sama dengannya
dan sesiapa yang membawa amal kejahatan
maka ia tidak dibalas melainkan yang sama dengannya
sedang mereka tidak dianiaya
Katakanlah:
“Sesungguhnya aku telah diberikan petunjuk hidayah oleh Tuhanku
ke jalan yang betul lurus
(kepada) ugama yang tetap teguh
iaitu ugama Nabi Ibrahim yang ikhlas
dan tiadalah ia dari orang-orang musyrik”
Katakanlah:
“Sesungguhnya sembahyangku
dan ibadatku
hidupku
dan matiku
hanyalah untuk Allah
Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam
Tiada sekutu bagiNya
dan dengan yang demikian sahaja aku diperintahkan
dan aku adalah orang Islam yang awal pertama
(yang berserah diri kepada Allah dan mematuhi perintahNya)”
Katakanlah:
“(Sesudah aku mentauhidkan Allah dan berserah diri kepadaNya)
patutkah aku mencari Tuhan selain Allah
padahal Dia lah Tuhan bagi tiap-tiap sesuatu?
Dan tiadalah yang diusahakan oleh tiap-tiap seorang
melainkan orang itulah sahaja yang menanggung dosanya
dan seseorang yang boleh memikul
tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain
kemudian kepada Tuhan kamulah tempat kamu kembali
lalu Ia menerangkan kepada kamu
akan apa yang kamu berselisihan padanya
Dan Dia lah yang menjadikan kamu
khalifah di bumi
dan meninggikan setengah kamu atas setengahnya yang lain beberapa darjat
kerana Ia hendak menguji kamu
pada apa yang telah dikurniakanNya kepada kamu
Sesungguhnya Tuhanmu amatlah cepat azab seksaNya
dan sesungguhnya Ia Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani