MATROCKO
Fun Poster
- Messages
- 594
- Joined
- Mar 19, 2010
- Messages
- 594
- Reaction score
- 4
- Points
- 15
Sebuah hotel di Jepun memberikan layanan yang lain dari kebiasanya, yakni menyimpan jenazah di peti mati yang berhawa dingin sehingga keluarga simati dapat mengunjunginya setiap waktu.
Terletak jauh di pinggiran kota Yokohama Jepun, penginapan aneh ini kelihatan seperti sebuah penginapan kecil biasa di kota tersebut. Namun ini bukanlah sebuah penginapan normal, tapi sebuah hotel untuk orang yang telah mati.
Seorang Staf di Hotel Lastel di Yokohama sedang melayani salah satu tamu.
Tamu di hotel Lastel ini yang semuanya merupakan mayat, berada didalam peti mati berhawa dingin, dimana keluarga membayar ¥ 12.000 (1,3 juta) guna menunggu giliran untuk dikebumikan pada krematorium kota yang sudah penuh
BisnEs yang sedang meletup : Seorang sami kelihatan melewati Hotel mayat di Yokohama
Namun uniknya, pasangan muda yang tidak menaruh curiga masih saja datang mengetuk di malam hari, mencari tempat untuk bermalam.
mayat dalam hotel ini disimpan dalam peti mati berpendingin
[/IMG]
Tasbih Budha (atas) dan peti mati (bawah) juga dijual di hotel ini.
Orang Jepun mengeluarkan kos rata-rata 1,2 juta yen (134 juta) untuk bunga, guci, peti mati serta kos pemakaman lainnya, dua kali ganda dari rata-rata yang dihabiskan warga Amerika untuk pemakaman setiap tahun.
http://s1.postimage.org/tvdtplt4l/article_2036795_0_DD727870
0000578_801_634x410.jpg
Pemeriksa sdg menguruskan mayat
Terletak jauh di pinggiran kota Yokohama Jepun, penginapan aneh ini kelihatan seperti sebuah penginapan kecil biasa di kota tersebut. Namun ini bukanlah sebuah penginapan normal, tapi sebuah hotel untuk orang yang telah mati.
Seorang Staf di Hotel Lastel di Yokohama sedang melayani salah satu tamu.
Tamu di hotel Lastel ini yang semuanya merupakan mayat, berada didalam peti mati berhawa dingin, dimana keluarga membayar ¥ 12.000 (1,3 juta) guna menunggu giliran untuk dikebumikan pada krematorium kota yang sudah penuh
BisnEs yang sedang meletup : Seorang sami kelihatan melewati Hotel mayat di Yokohama
Namun uniknya, pasangan muda yang tidak menaruh curiga masih saja datang mengetuk di malam hari, mencari tempat untuk bermalam.
Tasbih Budha (atas) dan peti mati (bawah) juga dijual di hotel ini.
Orang Jepun mengeluarkan kos rata-rata 1,2 juta yen (134 juta) untuk bunga, guci, peti mati serta kos pemakaman lainnya, dua kali ganda dari rata-rata yang dihabiskan warga Amerika untuk pemakaman setiap tahun.
http://s1.postimage.org/tvdtplt4l/article_2036795_0_DD727870
0000578_801_634x410.jpg
Pemeriksa sdg menguruskan mayat
Last edited:
