abu85
CG Top Poster Club

- Messages
- 30,148
Paid Membership
- Joined
- May 31, 2008
- Messages
- 30,148
- Reaction score
- 453
- Points
- 131
aku bump la.. hehhe untuk peringatan kita bersama jer...
Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Note: This feature may not be available in some browsers.


ape yang aku tau si uzar ni merapu dan hampir2 je nak jadi nyanyuk..
klu ragu-ragu..rsa tk nak teruskan..buat biz emas je..
sy blh ajar bg yg berminat..tk buat apa2 untung(sbb hrga naik)..jual untung..beli pun untung..
tk yah sakit kepala
dijamin halal..

[Ketiga] Riba Al Qardh (riba dalam hutang piutang)
Riba dalam hutang piutang di sini sebenarnya dapat digolongkan dalam riba nasi’ah. Yang dimaksud dengan riba al qardh dapat dicontohkan dengan meminjamkan uang seratus ribu lalu disyaratkan mengambil keuntungan ketika pengembalian. Keuntungan ini bisa berupa materi atau pun jasa. Ini semua adalah riba dan pada hakekatnya bukan termasuk mengutangi. Karena yang namanya mengutangi adalah dalam rangka tolong menolong dan berbuat baik. Jadi –sebagaimana dikatakan oleh Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di-, jika bentuk utang piutang yang di dalamnya terdapat keuntungan, itu sama saja dengan menukar dirham dengan dirham atau rupiah dengan rupiah kemudian keuntungannya ditunda.
dipetik dari link bro egold2u bagi
bro egold mesti ada pakai keta kan.. masa beli keta tu utang ke cash? kalau utang, dah tergolong jugak la kan...
http://ms.wikipedia.org/wiki/RibaDari Jabir bin ‘Abdillah, beliau berkata,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim) [Muslim:23-Kitab Al Masaqoh,19-Bab Laknat pada Orang yang Memakan Riba dan yang Menyerahkannya].
Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari berbagai bentuk riba dan juga debu-debunya.
amaran Allah S.W.T.: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan tinggalkanlah saki baki riba sekiranya kamu benar-benar beriman. Jika tidak, Allah dan RasulNya mengisytiharkan perang terhadap kamu. Dan jika kamu bertaubat, maka bagimu pokok hartamu, agar kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. (Al-Baqarah:278).
Kecelakaan riba ini turut ditegaskan oleh Rasulullah s.a.w. yang mengingatkan dalam satu hadis: “Riba mempunyai 72 pintu. Riba yang paling ringan (dosanya) seperti seseorang lelaki berzina dengan ibunya sendiri.” (At-Tabrani, 7/158; Riwayat Al-Hakim).