BTC USD 84,713.5 Gold USD 4,140.83
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Dunia Islam

hadis 51 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami 'Ali bin Muhammad, mewartakan kepada kami 'Abdur-Rahman bin Al-Muharibiy, dari Isma'il bin Rafi', yaitu Abu Rafi', dari Abu Zur'ah, Asy-Syaibaniy, yaitu Yahya bin Abu 'Amr, dari Abu Umamah Al-Bahiliy, dia berkata:

Rasulullah saw. berkhutbah kepada kami, sementara kebanyakan khutbahnya itu pemberitaan yang kami mewartakannya mengenai Dajjal, dan beliau menakut-nakuti agar waspada terhadap Dajjal. Nabi bersabda:

"Bahwasanya tidak terjadi fitnah di bumi semenjak Allah menciptakan anak cucu Nabi Adam yang lebih berat daripada fitnah Dajjal. Dan sesungguhnya Allah tidak mengutus seorang nabi kecuali dia menakut-nakuti umatnya akan Dajjal. Dan saya adalah akhir para Nabi, sedangkan kamu sekalian adalah umat yang ierakhir. Dan dia "yakni Dajjal- keluar di tengah-tengah kalian, tidak dapat tidak. Kalau dia keluar, sementara saya berada di tengah-tengah kalian, maka saya dapat membela setiap orang muslim. Tapi kalau dia keluar sepeninggalku, maka setiap orang adalah dapat membela dirinya masing-masing.

Sedangkan Allah adalah Dzat yang mengurusi setiap orang muslim kerana saya. Dan sesungguhnya Dajjal itu keluar dari jalan antara Syam dan Iraq. Lalu dia membuat kerusakan sebelah kanan dan kiri -yakni: daerah yang dilaluinya-. Wahai hamba-hamba Allah, tetaplah kamu sekalian pada agama Islam. Sebab sesungguhnya saya itu akan menyebutkan kepada kalian sifat/identiti Dajjal yang tidak pernah disebutkannya oleh seorang nabipun sebelumku.

Sesungguhnya dia (Dajjal) mulai berkata: "aku adalah seorang nabi dan tidak ada nabi setelah aku". Kemudian dia memuji, lalu berkata: "Aku adalah tuhanmu sekalian". Kamu sekalian tidak dapat melihat Tuhan kalian, sehingga (sebelum) kalian meninggal dunia. Sesungguhhya Dajjal itu matanya buta sebelah, sementara Tuhan kalian tidak buta sebelah matanya.

Dan sesungguhnya Dajjal itu, di antara kedua matanya tertulis: KARR, yang dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik yang dapat menulis maupun yang tidak dapat. Dan termasuk fitnahnya adalah dia disertai oleh syurga dan neraka. Maka neraka Dajjal adalah surga, dan syurganya justru neraka. Maka barangsiapa yang mendapat cubaan dengan nerakanya, maka hendaklah dia mohon pertolongan kepada Allah, dan hendaklah dia membaca pembukaan surat Al-Kahfi;

maka neraka itu menjadi terasa dingin dan mensejahterakan baginya, sebagaimana yang pernah terjadi api pada nabi Ibrahim. Sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu dia -Dajjal-mengatakan kepada seorang Badui - yakni: Arab kampung-: "Bagaimana pendapatmu, kalau aku membangkitkan ayah dan ibumu kepadamu, apakah kamu mahu bersaksi bahawasanya aku adalah tuhanmu?" Lalu dia menjawab: "Ya".

Kemudian ada dua orang Setan yang berujud ayah dan ibunya, lalu -Dajjal" adalah tuhanmu". Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu dia diberi kuasa untuk menguasai seseorang, lalu dia membunuhnya dan menggergajinya dengan gergaji, sehingga terbuang menjadi dua bahagian Kemudian dia berkata: "Lihatlah oleh kalian kepada hambaku ini. Sesungguhnya aku telah membangkitkannya sekarang, kemudian dia malah menganggap bahawa dia mempunyai Tuhan selain diriku". Selanjutnya, Allah membangkitkannya. Dan Dajjal berkata kepadanya: "Siapakah tuhanmu.".

Maka dia menjawab: "Tuhanku adalah Allah, dan kamu adalah musuh Allah. Kamu adalah Dajjal. Demi Allah, bukankah aku setelah itu, pada hari ini justru lebih mengetahui tentang kamu".

Abul-Hasan Ath-Thanafisiy berkata: Maka mewartakan kepada kami Al-Muharibiy, mewartakan kepada kami 'Ubaidullah bin AL-Walid AlWashshafiy, dari 'Athiyah, dari Abu Sa'id, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Orang tersebut adalah umatku yang paling tinggi darjatnya di dalam syurga".

Dia --perawi-- berkata: Abu Said berkata: Demi Allah, kami tidak mengetahui orang yang tersebut itu melainkan bernama 'Umar bin Al-Khaththab, sehingga dia telah melalui jalannya. Al-Muharibiy berkata: Kemudian kami merujuk kepada hadisnya Abu Rafi'. Beliau saw. bersabda:

"Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu Dajjal memerintahkan langit agar menurunkan hujan, maka langit terus hujan. Dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan -tetumbuhan-, maka terus bumi menumbuhkannya. Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu Dajjal melalui suatu perkampungan, penduduknya mendustakannya dan tidak tersisa satupun binatang piaraan, kecuali musnah/mati. Dan termasuk fitnahnya (lagi), yaitu Dajjal melalui suatu perkampungan lalu penduduknya membenarkan ucapannya.

Selanjutnya Dajjal memerintahkan langit agar menurunkan hujan, lalu terus langit menurunkan hujan. Dan dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan - tetumbuhan-, lalu terus bumi menumbuhkannya, sehingga binatang-binatang ternak mereka pulang pada hari itu gemuk dan besar, perutnya kenyang, dan susunya penuh air susu. Bahwasanya tidak ada suatu bumipun yang tersisa, kecuali Dajjal telah menginjaknya dan membuat kerusakan, selain Mekah dan Madinah.

Dajjal tidak dapat mendatangi keduanya dari jalan di antara dua gunung Mekah dan Madinah, kecuali ada malaikat yang menampakkannya dengan pedang-pedang terhunus, sehingga dia singgah di gunung kecil yang merah, yaitu di tanah yang kering/tandus. Maka Madinah menggoncang penduduknya tiga goncangan, lalu tidak tertinggal orang munafik, pria atau wanitanya, kecuali dia keluar menuju ke gunung kecil yang merah itu.

Maka Madinah meniadakan orang yang buruk, seperti halnya tempat bara api menghilangkan kotoran/karat besi. Hari demikian itu disebut hari pembersihan". Ummu Syarik binti Abul-'Akar berkata: "Ya Rasulullah, dimanakah orang Arab waktu itu?" Beliau menjawab: "Mereka, pada waktu itu, sedikit. Sebagian besar mereka berada di Baitul-Maqdis, sedangkan pemimpin mereka adalah seorang lelaki yang saleh.

Maka sewaktu pemimpin/imam mereka maju untuk mengerjakan solat Subuh mengimami mereka, tiba-tiba 'Isa bin Maryam turun kepada mereka di waktu Subuh. Selanjutnya, sang imam kembali ke belakang, berjalan mundur agar Nabi 'Isa maju mengimami solat orang-orang.

Kemudian 'Isa meletakkan tangannya pada antara kedua bahu sang imam, kemudian mengatakan kepadanya: "Majulah dan kerjakanlah solat "sebagai imam-. Sebab solat itu sudah diiqamatkan untukmu". Kemudian imam mereka mengerjakan solat dengan mereka. Maka ketika dia mahu pergi, maka 'Isa as. berkata: "Bukakanlah olehmu sekalian pintu itu" lalu pintu dibuka, sedangkan dibelakang pintu ada Dajjal yang disertai oleh 70 (tujuh puluh) ribu orang Yahudi, yang setiap mereka mempunyai pedang yang dihiasi dan bertoga hijau.

Maka bila Dajjal melihat beliau -nabi 'Isa-, maka dia lebur-hancur sebagaimana hancurnya garam dalam air, dan dia lari ketakutan. Dan 'Isa as. berkata: "Sesungguhnya aku mempunyai suatu pukulan kepadamu yang kamu tidak bakal mendahului/menghindarkan pukulan dariku". Lalu beliau dapat menyusul Dajjal di pintu Lud sebelah timur (yakni: Sebuah tempat di Syam. Menurut informasi lain: tempat di Palestina), maka beliau 'Isa dapat membunuh Dajjal, lalu Allah mengusir orang Yahudi hingga porak poranda.

Tidak ada sesuatu ciptaan Allah yang dapat dijadikan bersembunyi oleh orang Yahudi kecuali Allah menjadikan sesuatu itu dapat berkata-kata. Tidak ada batu, pohon, dinding dan binatang (kecuali Gilarqad/pohon berduri. Sebab dia itu termasuk pohon mereka. Dia tidak mahu berbicara) melainkan dia mengatakan: "Wahai hamba Allah yang muslim, inilah orang Yahudi. Kemarilah, bunuhlah ia -yakni: Yahudi itu-".

Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya harinya/masanya itu adalah selama 40 (empat puluh) tahun. Setahun seperti setengah tahun, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu/sejum'ah dan akhir hari-harinya adalah bagaikan bunga api. Di pagi hari, salah seorang di antara kalian tiba di pintu Madinah, tapi dia tidak sampai di pintunya yang lainnya hingga petang hari". Lalu ditanyakan kepada beliau saw.: "Wahai Rasulullah bagaimana kami dapat mengerjakan solat di hari-hari yang pendek itu?"

Beliau menjawab: "Yaitu kamu sekalian menghitung solat pada waktu itu, sebagaimana kalian memperkirakan pada hari-hari yang panjang ini, kemudian solatlah kamu sekalian". Rasulullah saw. bersabda: "Maka akan ada 'Isa bin Maryam di tengah-tengah umatku adalah sebagai hakim yang adil, pemimpin yang berlaku adil. Beliau menghancurkan palang salib membunuh **** dan meletakkan -tidak menerima pembayaran pajak dari orang kafir-. Beliau meninggalkan sedekah/zakat - lantaran banyak harta-. maka tidak ada kambing dan unta yang dijalankan. Permusuhan dan kebencian dihilangkan.

Racun dari setiap yang memiliki racun dilenyapkan. Racun dari setiap yang memiliki racun dilenyapkan, sehingga seorang bocah/anak kecil memasukkan tangannya kedalam ular, maka tidak membahayakannya. Seorang bocah perempuan membawa lari singa, maka tidak membahayakannya. Serigala di tengah-tengah kambing adalah dia itu bagai anjing yang menjaganya -yakni: bersahabat-.

Bumi dipenuhi kedamaian, sebagaimana bejana dipenuhi oleh air. Hanya ada satu ungkapan: Tidak boleh disembah kecuali kepada Allah dan perang berhenti/selesai. Orang Quraisy kerajaannya dirampas. Dan bumi adalah bagaikan piring besar dari perak, yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya di masa Adam, sehingga suatu kaum berkumpul/merubung setandan anggur, maka dapat mengenyangkan mereka. Dan suatu kaum merubung buah delima, maka buah itu dapat mengenyangkan mereka. Lembu hanya seharga harta begini, begitu. Dan kuda hanya beberapa dirham".

Mereka "para sahabat" bertanya: "Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan harga Kuda murah .". Beliau menjawab: "Karena dia tidak dipakai/dinaiki untuk berperang selama-lamanya". Ditanyakan kepada beliau saw.: "Lalu apa yang menyebabkan lembu harganya mahal.". Beliau menjawab: "Dia dipakai' untuk membajak tanah semuanya. Dan sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal selama 3 (tiga) tahun kekeringan yaitu: Manusia mengalami musibah kelaparan yang sangat.

Allah memerintahkan langit, pada tahun yang pertama, agar ia menahan 1/3 (sepertiga) hujannya, dan memerintahkan bumi agar. menahan 1/3 (sepertiga) tumbuh-tumbuhannya. Kemudian memerintahkan langit, pada tahun kedua, agar ia menahan 2/3 (dua pertiga) hujannya dan memerintahkan bumi agar menahan 2/3 (dua pertiga) tumbuh-tumbuhannya.

Kemudian Allah memerintahkan langit, pada tahun ketiga, maka ia menahan hujannya semuanya, lalu tidak meneteskan sama sekali. Dan memerintahkan bumi, maka ia menahan tumbuh-tumbuhannya semuanya, lalu ia tidak menumbuhkan tetumbuhan yang hijau sama sekali, lalu tidak ada tersisa binatang-binatang yang mempunyai kuku berbelah kecuali musnah, melainkan -pa yang dikehendaki oleh Allah".

Ditanyakan kepada beliau: "Lalu apa yang menyebabkan hidupnya manusia pada zaman tersebut.". Beliau menjawab: "Yaitu bacaan: Tahlil, takbir, tasbih, tahmid, dan yang demikian itu berjalan pada mereka seperti jalannya makanan".

Abu 'Abdullah berkata: Saya mendengar Abul-Hasan Ath-Thanafisiy mengatakan: Saya mendengar 'Abdur-Rahman Al-Muharibiy mengatakan: Seyogyanya hadis ini diserahkan kepada seorang pendidik, sehingga dia mengajarkannya kepada anak-anak dalam pengajaran.

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 52 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Hisyam bin 'Ammar, mewartakan kepada kami Yahya bin Hamzah, mewartakan kepada kami 'AbdurRahman bin yazid bin Jabir, mewartakan kepadaku 'Abdur-Rahman bin Jubair bin Nufair, mewartakan kepadaku ayahku, bahawasanya dia mendengar An-Nawwas bin Sam'an Al-Kilabiy mengatakan:

Rasulullah saw. menuturkan Dajjal di waktu pagi. Beliau lirihkan dan keraskan suaranya, sehingga kami mengira bahawa Dajjal itu ada di dalam sekumpulan pohon kurma. Beliau bersabda:

"Selaian Dajjal adalah yang lebih saya khawatirkan terhadap kalian: Kalau dia keluar, sedang saya di tengah-tengah kalian, maka saya adalah orang yang menentangnya (menundukkannya) untuk kalian. Tapi kalau dia keluar, sedangkan saya tidak bersama kalian, maka masing-masing orang adalah yang menentangnya sendiri-sendiri. Sedangkan Allah adalah Dzat yang mengurus setiap orang muslim kerana saya.

Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya keriting, dan matanya tegak/mendelik. Sepertinya saya dapat menyamakannya 'Abdul-'Uzza bin Qathen. Barangsiapa di antara kalian melihatnya, maka hendaklah dia membaca pembukaan surat Al-Kahfi kepadanya. Sebab dia itu keluar dari jalan antara Syam dan Irak. Dia membuat kerusakan kanan dan kiri-daerah yang dilaluinya, pent.-

Wahai hamba-hamba Allah, tetaplah kamu sekalian (pada agama Islam.". Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, berapa lamanya dia tinggal di bumi ?" Beliau menjawab: "40 (empat puluh) hari. Sehari bagaikan setahun, sehari bagaikan sebulan dan sehari bagaikan seminggu Dan hari-hari selebihnya seperti hari-hari kalian".

Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, lalu hari yang tersebut yang seperti setahun itu, apakah kami sudah cukup mengerjakan solat sehari itu ?" Beliau menjawab: "Maka perhitungkanlah perkiraannya itu". Perawi berkata lagi, kami bertanya: "Berapa kecepatan jalannya di bumi .". Beliau menjawab: "Seperti hujan yang dibawa oleh angin". Kata beliau selanjutnya: "Maka dia mendatangi kaum, lalu mengajak mereka, mereka mahu dan beriman kepadanya. Dia "Dajjal" memerintahkan langit agar hujan, maka hujanlah langit itu.

Dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan tetumbuhan, maka bumi menumbuhkannya. Dan ternak-ternak mereka kembali di petang hari pada kaum itu dengan tinggi ponoknya, banyak air susunya dan kenyang. Kemudian dia "yakni Dajjal-mendatangi kaum, lalu mengajak mereka, maka mereka menolak/mendustakan ucapannya. Lalu Dajjal pergi dari mereka, maka jadilah mereka tertimpa kelaparan. Mereka tidak menemukan apa-apa.

Kemudian Dajjal melalui tanah reruntuhan, lalu dia berkata kepadanya: "Keluarkanlah simpanan harta-karunmu". Lalu dia pergi. Dia diikuti oleh barang-barang yang disimpan oleh bumi, seperti sekawanan tawon/lebah. Lalu dia memanggil seorang lelaki muda belia. Dia memukulnya sekali pukul dengan pedang. Dia memotongnya menjadi dua potong yang dipisah sejauh lemparan. Kemudian dia (si Dajjal itu) memanggil lelaki itu, lalu lelaki itu datang dengan wajah yang berseri-seri dan tertawa.

Selanjutnya, pada saat mereka seperti itu, tiba-tiba Allah mengirimkan 'Isa bin Maryam. Beliau turun di Menara Putih, sebelah timur Damsyiq, dengan dua kain yang diwenter dengan dua warna, Dia meletakkan kedua telapak tangannya pada sayap kedua malaikat. Bila beliau menundukkan kepalanya, maka turunlah butiran-butiran perak bagai mutiara. Dan tidak dapat bagi orang kafir mendapati bau nafasnya, kecuali orang itu mati, sedangkan nafasnya akan berhenti manakala kejapan matanya berhenti. Lalu pergi, sampai dia menemukannya di pintu Lud (yakni: negeri dekat Baitul-Muqaddas), lalu dia membunuh Dajjal.

Selanjutnya Nabiyullah 'Isa mendatangi kaum yang telah mendapat pemeliharaan Allah. Lalu Beliau mengusap wajah mereka dan mewartakan kepada mereka pangkat mereka dalam syurga. Sementara mereka dalam keadaan seperti itu tiba-tiba Allah memberi wahyu kepada 'Isa: "Hai 'Isa, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku, yang tidak ada kekuatan dan kemampuan bagi seseorang untuk membunuh mereka, dan kumpulkanlah para hamba-Ku itu ke gunung Thur".

Dan Allah mengirimkan Ya-juj dan Ma-juj. Sedangkan mereka itu, sebagaimana Allah firmankan, turun cepat dari tempat-tempat yang tinggi (Baca: QS. 21:96). Mereka yang paling awal lalu Danau Thabariyah, lalu minum apa yang ada di dalamnya. Kemudian barisan yang paling akhir lewat, lalu mengatakan: "Sungguh ada di dalam ini "danau" suatu air, sekali.

Dan Nabiyullah 'Isa dan sahabat-sahabatnya datang, sehingga kepala sapi milik seseorang di antara mereka adalah lebih baik daripada 100 (seratus) dinar milik salah seorang kalian, pada hari ini. Maka Nabiyullah 'Isa dan para sahabatnya mencintai Allah. Kemudian Allah mengirimkan ulat kepada kaum Ya-juj dan Ma-juj di leher mereka. Maka mereka lalu mati, seperti kematian seorang saja.

Lalu turunlah Nabiyullah 'Isa dan para sahabatnya, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun tempat kecuali telah dipenuhi oleh bau busuk, hanyir dan darah mereka. Kemudian mereka -Nabi 'Isa dan para sahabatnya- berdoa kepada Allah, lalu Allah mengirimkan kepada mereka burung seperti unta yang panjang lehernya. Lalu burung tersebut membawa mereka "yakni: kelompok Ya-juj-, lalu membuangnya di suatu tempat yang Allah kehendaki.

Kemudian Allah mengirimkan hujan kepada mereka, rumah yang terdiri dan tanah liat dan bulu tidak dapat melindungi mereka dari air hujan. Lalu dia mencucinya sehingga meninggalkannya bagaikan kaca/ cermin. Kemudian dikatakan kepada bumi: "Tumbuhkanlah buahmu, dan berikanlah keberkahanmu"..

Maka pada hari itu sekelompok orang- orang makan dari buah delima, dan dapat membuat mereka kenyang. Mereka dapat bernaung dengan kulit delima. Dan Allah memberi keberkahan pada air susu, sehingga sesungguhnya unta yang baru saja kahwin dapat mencukupi sekelompok orang banyak dan sapi yang baru saja kahwin dapat mencukupi satu kabilah dan kambing yang baru saja kahwin dapat mencukupi kerabat dekat*.

Selanjutnya, pada saat mereka yang demikian itu, tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik kepada mereka, lalu angin itu mengambil di bawah ketiak mereka dan mencabut roh setiap orang muslim, dan tinggallah -masih hidup- semua manusia yang lain, sedangkan mereka melakukan persetubuhan di depan orang banyak, seperti halnya dilakukan oleh himar. Maka terhadap merekalah hari kiamat terjadi". *

Yakni, bila hewan disembelih dapat mencukupi dagingnya untuk dimakan oleh serombongan manusia, baik kelompok kecil atau kelompok besar. (penterjemah.).

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 53 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami 'Abdullah bia Sa'id: mewartakan kepada kami Abu 'Rtialid Al-Ahiaar, dan Katsir bin Zaid dari Rubiah bin 'Abdurrahman bin Abu Sa'id Al-Khudriy, dari ayahnya, dari Abu Sa'id, dia berkata:

"Pernah suatu saat Rasulullah saw. keluar mendatangi kami, ketika itu kami sedang membicarakan tentang Dajjal si Pendusta. Lalu beliau bertanya:

"Tidakkah kamu mahu aku beritahukan kepadamu tentang sesuatu yang lebih aku takutkan pada diri kalian dari pada Dajjal si Pendusta?" "Tentu". Jawab kami. Maka Beliau bersabda: "Syirik yang tersembunyi (syirkul-khafyi); yaitu: Seseorang berdiri solat lalu memperbagus solatnya kerana dia melihat seseorang memandangnya".

Dalam Az-Zawa-id: Isnadnya hasan sedangkan Katsir bin Zaid dan Rubaih bin 'Abdurrahman di perselisihkan.

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 54 tentang dajjal

Mewartakan' kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, mewartakan kepada kami Al-Husain bin 'Ali, dan Zaidah, dari 'Abdul-Malik bin 'Umair, dari Jabir bin Samurah, dari Nafi' bin 'Utbah bin Abu Waqqash, dari Nabi saw. bersabda:

"Kamu sekalian akan menyerang Jazirah Arab, maka Allah akan memenangkan. Kemudian kamu sekalian akan menyerang negeri Rum, maka .Allah akan memenangkan. Kemudian kamu sekalian akan menyerang Dajjal, maka Allah akan memenangkan".

Jabir berkata: Maka Dajjal tidak akan keluar, sebelum Rum dikalahkan.

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 55 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Hisyam bin 'Ammar, mewartakan kepada kami Yahya bin Hamzah, mewartakan kepada kami Al Auzaiy, dari Nafi', dari Ibnu 'Umar: Bahawasanya Rasulullah SAW. bersabda:

"Akan muncul suatu kelompok yang membaca Al-Quran, tapi tidak sampai melepasi tenggorokan mereka. Manakala muncul kelompok itu, maka berhak di-potong."

Ibnu Umar berkata:

"Saya mendengar Rasulullah SAW. mengatakan: "Manakala muncul kelompok itu, maka berhak dipotong', lebih dari dua puluh kali. 'Sehingga muncullah Dajjal di tengah-tengah penipuan mereka.'

Az-Zawaid; Isnad hadis ini sahih. Sementara Al-Bukhariy mempergunakan hujjah semua perawinya.

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 56 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Hisyam bin 'Ammar, mewartakan kepada kami Muhammad bin Syu'aib bin Syabur, mewartakan kepada kami Sa'id bin Basyir, dari Qatadah, bahawasanya dia mewartakan hadis kepada mereka, dari Abu Qilabah Al-Jarmiy, yaitu 'Abdullah bin Zaid, dari Abu Asma Ar-Rahabiy, dari Tsauban, maula (mantan budah dari) Rasulullah saw. bahawasanya Rasulullah saw. bersabda:

"Bumi dikumpulkan untukku, sehingga kau dapat melihat daerah timur dan baratnya. Dan aku diberi dua harta simpanan: Kuning (atau merah) dan putih (yaitu: emas dan perak.". Ditanyakan kepada saya: "Sesungguhnya kerajaanmu adalah sampai pada daerah yang dikumpulkan untukmu". Sesungguhnya aku memohon kepada Allah 'Azza wa Jalla, sebanyak tiga kali. Yaitu agar Allah tidak memberikan suatu kelaparan menguasai umatku, sehingga membinasakan mereka kerana kelaparan selama setahun penuh. Agar Allah tidak mencampur mereka dalam keadaan berfirqah-firqah.

Dan agar Allah tidak memberikan rasa kepada sebahagian umat suatu penderitaan/kesusahan sebahagian umat lainnya. Bahwasanya dikatakan kepadaku: "Bila saya memutuskan suatu keputusan, maka tidak ada orang yang dapat menolaknya. Dan Sesungguhnya Aku tidak memberikan suatu kelaparan menguasai umatmu, sehingga membinasakan mereka dalam kelaparan itu. Dan aku tidak akan mengumpulkan orang diantero bumi menguasai mereka, sampai sebahagian dari mereka melenyapkan sebahagian lainnya dan saling bunuh di antara mereka".

Bila perang sudah terjadi diantara umatku, maka tidak akan berakhir peperangan itu sampai hari kiamat. Dan Sesungguhnya termasuk yang saya khawatirkan terhadap umatku, yaitu para pemimpin yang menyesatkan. Dan suku-suku dari umatku menyembah berhala. Suku-suku umatku akan bertemu dengan orang-orang musyrik. Dan Sesungguhnya menjelang hari kiamat muncul para Dajjal, tukang pembohong hampir sebanyak 30 (tiga puluh) orang. Semuanya mengaku dirinya adalah seorang Nabi.

Dan ada sekelompok dari umatku yang selalu dalam kebenaran memperoleh pertolongan, mereka tidak akan dapat diberi madharat oleh orang yang menyelisihi meeka, sampai datang titah Allah 'Azza wa Jalla".

Abul-Hasan berkata: Tatkala Abu 'Abdullah merampungkan hadis ini, dia mengatakan: "Alangkah menakutkannya".

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 57 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami 'Ali bin Muhammad, mewartakan kepada kami Waki', mewartakan kepada kami Sufyan, dari Furat AlQazzaz, dari 'Amir bin Watsilah, yaitu Abuth-Thufail Al-Kinaniy, dari Hudzaifah bin Asid, yaitu Abu Sarihah, dia berkata: Nabi saw. tiba-tiba muncul di hadapan kami dari sebuah kamar. Sementara kami saling menuturkan kiamat. Lalu beliau bersabda:

"Tidak akan terjadi kiamat sehingga 10 (sepuluh) tanda-tandanya (Yaitu): Terbit matahari dari sebelah barat, Dajjal, asap, Dabbah, Yajuj Majuj, munculnya 'Isa bin Maryam AS, tiga gerhana: gerhana di sebelah timur, gerhana di sebalah barat dan gerhana di jazirah Arab; adanya api yang keluar dari jurang 'Adan Abyan (sebuah kota di Yaman), yang menggiring manusia ke padang mahsyar, bermalam bersama mereka ketika mereka bermalam dan tetap menunggu mereka ketika mereka istirehat siang hari".

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 58 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Muhammad bin 'Abdullah bin Numair, mewartakan kepada kami ayahku, mewartakan kepadaku Isma'il bin Abu Khalid, dari Mujalid, dari Asy-Sya'biy, dari Fathimah binti Qais, dia berkata:

Rasulullah saw. mengerjakan solat, pada suatu hari. Beliau naik mimbar. Sedangkan beliau yang sebelumnya tidak naik mimbar kecuali pada hari Jumu'at; maka yang demikian itu sangat menakutkan manusia. Orang-orang ada yang berdiri dan ada yang duduk. Lalu beliau, dengan tangannya memberi isyarat kepada orang-orang seraya mengucapkan:

"Duduklah kalian". "Bahwasanya aku, demi Allah, tidak berdiri di tempat berdiriku ini kerana suatu keperluan yang bermanafaat kepada kalian supaya senang, dan pula tidak supaya takut, akan tetapi Tamim Ad-Dariy datang padaku, mengkhabarkan suatu berita kepadaku sehingga menghalangiku tidur siang hari, kerana merasa senang dan gembira. Kemudian, aku merasa senang untuk menyebar luaskan kegembiraan Nabi kalian ini kepada kalian semua.

Ketahuilah, bahawasanya putra pamannya Tamim Ad-Dariy mengkhabarkan kepadaku, bahawa ada angin yang memaksa mereka ke suatu pulau yang mereka tidak mengetahuinya. Lalu mereka duduk di sampan-perahu kecil", mereka tampak jelas di dalamnya. Maka tiba-tiba mereka dengan sesuatu -orang- yang panjang bulu matanya, lagi hitam. Mereka bertanya kepadanya: "Kamu itu siapa?" Dia menjawab: "Saya adalah seorang mata-mata bagi Dajjal".

Mereka berkata: "Beritahukanlah kepada kami". Dia menjawab: "Saya bukan orang yang mengkhabarkan sesuatupun kepada kalian, dan pula tidak kepada orang yang bertanya di antara kalian. Akan tetapi, ini ada rumah pendeta yang kalian sungguh telah melihatnya. Maka datanglah kamu sekalian kepadanya. Sebab sesungguhnya di dalamnya ada seorang lelaki yang sangat rindu kepada pengkhabaran kalian kepadanya dan pengkhabarannya kepada kalian". Kemudian mereka datang kepadanya, mengunjunginya. Maka tibatiba mereka bersama dengan orang tua yang diikat, sangat kuat ikatannya.

Dia menampakkan kesedihan dan sangat mengaduh/mengelun. Kemudian dia berkata kepada mereka: "Dari manakah.". Mereka menjawab: "Dari Syam". Dia bertanya: "Apa yang dilakukan oleh orang Arab.". Mereka menjawab: "Kami adalah kaum dari Arab. Kamu bertanya tentang apa.". Dia berkata: "Apa yang dilakukan oleh lelaki ini (yakni: Muhammad saw., Penterjemah) yang keluar/muncul ditengah-tengah kalian.". Mereka menjawab: "Baik-yakni: Dia berbuat baik". Dia menyerang kaum. Lalu Allah memenangkan dia terhadap mereka. Maka urusan mereka, hari ini, sudah berhimpun-menjadi satu kelompok-, yaitu: Tuhan mereka adalah satu dan agama mereka juga satu".

Dia bertanya: "Apa yang dilakukan oleh mata-air Zughar-yakni: sebuah kampung di Syam-.". Mereka menjawab: "Baik. Mereka dapat mengairi tanaman mereka dan dapat mengambil airnya untuk minum mereka". Dia berkata: "Apa yang dilakukan oleh buah anggur antara negeri 'Amman dan Baisan?" Mereka menjawab: "Dia dapat memberikan buahnya setiap tahun". Dia berkata: "Apa yang dilakukan oleh danau Thabariyah?" Mereka menjawab: "Di samping sekitarnya dapat tercurahi air, kerana air danau banyak". Perawi berkata: Kemudian dia-yakni: orang tua tadi-bernafas panjang tiga kali, kemudian berkata:

"Kalau saya dapat terlepas dari ikatanku ini, maka saya tidak membiarkan bumi ini kecuali saya menginjaknya dengan kedua kakiku ini selain Madinah. Saya tidak mempunyai jalan ke Madinah".

Nabi saw. berkata selanjutnya: "Sampai inilah kegembiraanku. Inilah negeri Madinah. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya. Di Madinah, tidak ada jalan yang sempit, tidak ada jalan yang luas, tidak ada jalan datar dan pula tidak berupa gunung, kecuali padanya ada seorang malaikat yang menampakkan pedangnya sampai hari kiamat".

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 59 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Nashr bin 'Ali Al-Jahcuiamiy, dan Muhammad bin Basysyar, dan Muhammad bin Al-Mutsanna, mereka berkata: Mewartakan kepada kami Rauh bin 'Ubadah, mewartakan kepada kami Sa'id bin Abu 'Arubah, dia, Abut-Tayyah, dari Al-Mughirah bin Subai', dari 'Amr bin Huraits, dan Abu Bakar Ash-Shiddiq, dia berkata: Mewartakan kepada kami Rasulullah saw.

"Bahwasanya Dajjal akan keluar dari bumi/daerah sebelah timur, yang bernama daerah Khurasan. Dia diikuti oleh beberapa kaum, yang seakan-akan wajah mereka itu bagai perisai yang dilapis kulit".

Hadis Ibnu Majjah
 
hadis 60 tentang dajjal

Mewartakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, mewartakan kepada kami Yazid bin Harun, mewartakan kepada kami Al'Awwam bin Hausyab, mewartakan kepadaku Jabalah bin Sutolai, dari Mu-tsir bin 'Afazah, dari 'Abdullah bin Mas'ud, dia berkata:

Tatkala di malam Rasulullah saw. di Isra-kan, beliau menjumpai Ibrahim., Musa dan 'Isa. Lalu mereka -para sahabat- memperbincangkan kiamat. Mereka mulai dengan Nabi Ibrahim. Maka mereka menanyakan Ibrahim tentang kiamat, tapi beliau tidak ada pengetahuan tentang kiamat. Kemudian mereka menanyakan kepada Musa, tapi beliau tidak ada pengetahuan tentang kiamat. Kemudian pembicaraan ini diajukan kepada 'Isa bin Maryam, beliau berkata:

"Sungguh saya sudah dipesan mengena: kiamat, tapi yang bukan kiamat yang secara mendadak. Adapun kiamat yang secara mendadak, maka tidak ada yang mengetahuinya selain Allah". Lalu beliau menuturkan keluarnya Dajjal, berkata: "Maka aku akan turun, lalu aku membunuhnya". Maka para manusia kembali ke negara mereka, lalu Ya-juj dan Ma-juj menghadapi mereka, sedangkan kelompok Ya-juj daa Ma-juj turun dari tempat-tempat yang tinggi.

Maka mereka tidak melalui air kecuali meminumnya, dan melalui sesuatu kecuali mereka merosaknya. Maka orang-orang berteriak mohon pertolongan Allah. Lalu aku berdoa kepada Allah agar AIlati membunuh mereka (yakni:Ya-juj dan Ma-juj), maka bumi menjadi busuk kerana bau -bangkai- mereka. Lalu. orang-orang berteriak mohon pertolongan Allah, maka aku berdoa kepada Allah lalu Allah mengirimkan langit dengan membawa hujan/air, dan air itu membawa mereka dan melemparkan mereka ke dalam laut.

Kemudian gunung-gunung dihancurkan menjadi debu dan bumi diratakan bagaikan ratanya kulit yang samak. Kemudian saya -yakni: 'Isa bin Maryam- dipesan: "Kapan hal tersebut terjadi, yaitu kiamat dari para manusia. Seperti seorang wanita yang hamil yang ahli keluarganya tidak mengetahuinya bila dia tiba-tiba datang kepada mereka dengan membawa anaknya". Al-'Awwam berkata: Hal ini dibenarkan di dalam kitab Allah (yang artinya): "... sehingga dibukakan -tembok- kepada Ya-juj dan Ma-juj, sedangkan mereka turun dari tempat yang tinggi" (QS. 21 : 96).

Dalam Az-Zawa-id: Ini isnadnya sahih, rijalnya tsiqat Mu-tsir bin 'Afazah, disebutkan oleh Ibnu Hibban dalam kitab'Ats-Tsiqat. Sedangkan perawi selebihnya isnadnya tsiqat. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ai-Hakim. Dia berkata: Ini isnadnya sahih.

Hadis Ibnu Majjah
 
Back
Top
Log in Register