memandangkan brontok nih bukan mlysia saja yang kena, aku sertakan kesimpulan analysis brontok utk informasi sumer.
di petik dari google result.
Kesimpulan
Pembuat Brontok ini sepertinya bukan mahasiswa Teknik Informatika ITB (namun mungkin saja dari ITB), kemampuannya cukup rendah, mungkin orang Jawa Tengah/Timur (dari banyaknya penggunaan string dalam bahasa Jawa, ini bukan menyudutkan suku tertentu, saya juga orang Jawa tengah). Penyelidikan lebih lanjut mungkin bisa menemukan dengan tepat siapa yang membuat Brontok. Pembuat Brontok bisa saja memasukkan Brontok kali pertama ke ITB, karena ada beberapa WIFI access point yang terbuka di ITB. Beberapa Universitas lain, seperti UNJ juga memiliki WIFI access point yang terbuka umum.
Pembuat Brontok ini cukup "baik" karena menghapus virus lokal yang lain, tapi cara penghapusannya agak "brutal" dan mungkin menghapus file Anda yang berharga. Contoh kasusnya seperti ini: beberapa orang suka menciptakan self extracting zip file, suatu file zip yang diubah menjadi exe agar tidak perlu program WinZip atau semacamnya untuk mengekstraknya, biasanya ini dikirimkan ke rekan yang punya Windows versi lama dan mungkin tidak punya Zip Extractor (Windows baru bisa mengekstraksi file zip otomatis). File EXE tersebut sangat rawan terhapus oleh Brontok jika namanya mengandung substring tertentu. Mungkin saja hanya 1 dari 10000 orang yang mengalami kasus seperti ini, tapi itu berarti Brontok merusak bagi satu orang itu. "Kebaikan hati" pembuat Brontok untuk menghapus virus lain ini sepertinya hanya dilakukan untuk membuat popularitasnya menaik di kalangan pembuat virus, dan seperti janjinya, dia ingin agar pembuat virus lokal lain "terkapar".
Apakah pembuat antivirus terlibat dalam hal ini? saya tidak bisa memberi jawaban pasti. Versi awal Brontok sangat mudah dipahami dan dibongkar (jadi ada kemungkinan mereka menyembunyikan fakta mengenai URL update Brontok), tapi versi Brontok selanjutnya memang sudah cukup kompleks, dan ada kemungkinan mereka tidak memahami algoritma enkripsi Brontok.
Jika tidak dihentikan, pembuat brontok ini mungkin saja akan membuat worm/virus yang lebih berbahaya lagi untuk memperlihatkan kehebatannya kebodohannya. Sepertinya sampai saat ini pembuat virus masih merasa aman-aman saja karena tidak merasa ada petunjuk yang mengarah padanya.
__________________
Macam script wannabes, any komen dari CG members?