Saya menggunakan
contoh SS lama yang saya kumpulkan semasa saya belajar di suatu forum suatu masa dahulu.
Ilmu ini diterangkan oleh
Bro Fyellowmocha kepada saya ketika itu.
Ini umpama tahap ukuran OB dan OS bagi setiap SD, dengan andaian bahawa 100% = OverBought atau OverSold.
Apa yg kita perlu tahu?
1. Ia ialah batas-batas penyebaran Harga yg sedang bergerak berdasarkan teori Standard Deviation.
2. Jika Harga berada di atas SD+1, maka boleh di katakan Buyers sedang menguasai Market. Harga cenderung naik.
3. Jika Harga berada di bawah SD-1, maka boleh di katakan Sellers sedang menguasai Market. Harga cenderung turun.
4. Semakin jauh Harga dari Middle Bollinger Bands (SMA), semakin Harga menghampiri nilai OverBought atau OverSold.
Dan yg paling
PENTING sekali ialah:
BENTUK Bollinger Bands tersebut. (Mengembang, Mengucup, dan Mendatar)
1. Bentuk
BB mengembang, maksudnya jarak/selisih upper lower BB saat ini lebih besar dibandingkan jarak/selisih upper lower sebelumnya.
Ini bermakna,
Penguatan Trend Semasa sedang terjadi. Contoh: Jika saat ini ialah TU Medium/Strong (Trend Up Medium/Strong), maka Trend Up itu lah Trend Semasa.
2. Bentuk
BB Menguncup, artinya maksudnya jarak / selisih upper lower BB saat ini lebih kecil dibandingkan jarak / selisih upper lower sebelumnya.
Ini bermakna,
Perlemahan Trend Semasa sedang terjadi. Contoh: Jika saat ini ialah TU Medium/Strong (Trend Up Medium/Strong), maka Trend Up itu lah Trend Semasa.
3. Bentuk
BB Datar, artinya maksudnya jarak / selisih upper lower cenderung dalam jarak yang tetap. kondisi ini mengindikasi adanya
pergerakan harga yang tidak kuat dan tidak lemah atau sedang-sedang saja sehingga pergerakan harganya tidak mampu merubah upper lower BB nya secara signifikan.
Ini bermakna, Pergerakan Harga
cenderung Sideway(Ranging).