BTC USD 60,548.0 Gold USD 4,328.60
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Apa itu KHILAFAH...???

macam mana plak dengan konsep raja berpelembagaan??dulu kerajaan uthmaniyah raja berkuasa mutlak kan?? :)

yup. ketua kerajaan Uthmaniyyah (raja @ khalifah @ amirul mukminin) adalah berkuasa mutlak dalam membuat segala keputusan.

konsep raja berperlembagaan adalah sejenis kesultanan moden, di mana sultan tidak lagi berkuasa mutlak dalam hal pentadbiran negara, sultan hanya berkuasa dalam perkara-perkara khusus seperti hal agama, hal istiadat dan rasmi masjid dan hotel baru.
 
aku lebih suka kaedah bai'ah dan syura

yup. sebab hanya Khalifah Ar-Rashidin sahaja yang menggunapakai kaedah ini (kecuali Abu Bakar dan Umar). yang lain tu semua pakai sistem Kesultanan. maknanya, hanya KETURUNAN KHALIFAH sahaja yang layak menjadi KHALIFAH.
 
kepada yang dah faham freemeson menda nih jadi mudah nak paham.

1924 sistem daulah islamiah pupus. maka sistem harini adalah hiasan sahaja. nampak islamik. melaysia adalah contoh terbaik. america suka betul.

aku suka PAS. cuma PAS mungkin tak sedar mereka sedang dalam kolam demokrasi ciptaan yahudi. kena keluar dari kolam tu baru jelas.
 
Bagaimana Membangun Kembali Khilafah Islam ?

Kewajiban Mengikuti Rasulullah Saw


Rasulullah saw. adalah ketua negara Daulah Islamiyyah pertama kali.

Beliau saw., selain sebagai rasulullah pembawa dan penyampai risalah, juga sebagai penguasa (hakim) yang melaksanakan hukum-hukum Islam yang beliau bawa sebagai sebahagian dari risalah Islam.

Hukum-hukum Islam sebagian besar diturunkan di Madinah setelah Rasulullah saw. menempuh perjuangan selama sekitar 13 tahun di kota Mekkah mendakwahkan Islam kepada masyarakat Quraisy dan seluruh kabilah Arab yang setiap tahun berkunjung ke kota Mekkah.

Di Madinah itulah Rasulullah saw. mendapatkan kekuasaan dari para kepala suku di kota Madinah, khususnya Aus dan Khazraj yang paling dominan dan berkuasa di Madinah.

Dan syariat Islam telah diturunkan seluruhnya hingga akhir masa kehidupan beliau saw. di kota Madinah dimana wilayah kekuasaan beliau saw. telah meliputi seluruh jazirah Arab (kurang lebih 2,95 juta km persegi, lebih besar dari 3 kali luas gabungan wilayah Jerman dan Perancis).

Allah SWT berfirman:

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS. Al-Maidah [5]: 3).



Oleh karena itu, di masa kerinduan akan kejayaan Islam dan kaum muslimin ini telah kembali mengusik pikiran dan perasaan umat, maka tidak ada metode (thariqah) perjuangan yang harus ditempuh untuk mewujudkan hal itu, kecuali mengikuti metode (thariqah) perjuangan Rasulullah saw.

Sebab, secara syar'i, Allah SWT telah memerintahkan kaum muslimin untuk meneladani beliau saw.

Dia SWT berfirman:

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.." (QS Al-Ahzab [33]: 21)


Ada tiga tahap perjuangan dalam dakwah yang ditempuh Rasulullah saw. bersama para sahabatnya.

Pertama, tahap pembinaan dan pengkaderan (marhalah tatsqif);

kedua, tahap interaksi dan perjuangan (marhalah tafaul wal kifah);

ketiga, tahap penerimaan kekuasaan (marhalah istilamul hukm) untuk menerapkan Islam secara praktis dan menyeluruh, sekaligus menyebarkan risalah Islam ke seluruh penjuru dunia.
 
Apa Itu Khilafah?

* Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia.

Khilafah bertanggung jawab menerapkan hukum Islam, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh muka bumi. Khilafah terkadang juga disebut Imamah; dua kata ini mengandung pengertian yang sama dan banyak digunakan dalam hadits-hadits shahih.

* Sistem pemerintahan Khilafah tidak sama dengan sistem manapun yang sekarang ada di Dunia Islam.

Meskipun banyak pemerhati dan sejarawan berupaya menginterpretasikan Khilafah menurut kerangka politik yang ada sekarang, tetap saja hal itu tidak berjaya, karena memang Khilafah adalah sistem politik yang khas.

* Khalifah adalah ketua negara dalam sistem Khilafah.

Dia bukanlah raja atau diktator, melainkan seorang pemimpin terpilih yang mendapat kepercayaan kepemimpinan dari kaum Muslim, yang secara ikhlas memberikannya berdasarkan kontrak politik yang khas, yaitu bai’at.

Tanpa bai’at, seseorang tidak boleh menjadi ketua negara. Ini sangat berbeza dengan konsep raja atau diktator, yang menerapkan kekuasaan dengan cara paksa dan kekerasan.

Contohnya boleh dilihat pada para raja dan diktator di Dunia Islam saat ini, yang menahan dan menyiksa kaum Muslim, serta mengambil kekayaan dan sumber daya milik umat.

* Kontrak bai’at mewajibkan Khalifah untuk bertindak adil dan memerintah rakyatnya berdasarkan syariat Islam.

Dia tidak memiliki kedaulatan dan tidak dapat menetapkan hukum dari pendapatnya sendiri yang sesuai dengan kepentingan peribadi dan keluarganya.

Setiap undang-undang yang hendak dia terapkan mestilah berasal dari sumber hukum Islam, yang digali dengan metodologi yang terperinci, yaitu ijtihad.

Apabila Khalifah menetapkan aturan yang bertentangan dengan sumber hukum Islam, atau melakukan tindakan zalim terhadap rakyatnya, maka pengadilan tertinggi dan paling berkuasa dalam sistem Negara Khilafah, yaitu Mahkamah Mazhalim dapat memberikan keputusan kepada Khalifah dan menggantinya.

* Sebagian kalangan menyamakan Khalifah dengan Paus,


seolah-olah Khalifah adalah Pemimpin Spiritual kaum Muslim yang sempurna dan ditunjuk oleh Tuhan. Ini tidak tepat, karena Khalifah bukanlah pendeta. Jabatan yang diaturnya merupakan jabatan eksekutif dalam pemerintahan Islam.

Dia tidak sempurna dan tetap berpotensi melakukan kesalahan. Itu sebabnya dalam sistem Islam banyak anjuran check and balance untuk memastikan agar Khalifah dan jajaran pemerintahannya tetap mengikut syariat.

* Khalifah tidak ditunjuk oleh Allah,

tetapi dipilih oleh kaum Muslim, dan memperoleh kekuasaannya melalui akad bai’at.

Sistem Khilafah bukanlah sistem teokrasi. Konstitusinya tidak terbatas pada masalah kenegaraan dan moral sehingga mengabaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, kebijakan luar negeri dan peradilan.

Kemajuan ekonomi, penghapusan kemiskinan, dan peningkatan standart hidup masyarakat adalah tujuan-tujuan yang hendak direalisasikan oleh Khilafah.

Ini sangat berbeza dengan sistem teokrasi kuno di zaman pertengahan Eropah dimana kaum miskin dipaksa bekerja dan hidup dalam keadaan memprihatinkan dengan ganjaran berupa janji-janji surga.

Secara sejarah, Khilafah terbukti sebagai negara yang kaya raya, sejahtera, dengan perekonomian yang makmur, standart hidup yang tinggi, dan menjadi pemimpin dunia dalam bidang industri serta riset ilmiah selama berabad-abad.

* Khilafah bukanlah kerajaan yang mementingkan satu wilayah dengan mengorbankan wilayah lain.

Nasionalisme dan rasisme tidak memiliki tempat dalam Islam, dan hal itu diharamkan.

Seorang Khalifah boleh berasal dari kalangan mana saja, bangsa apapun, warna kulit apapun, dan dari mazhab manapun, yang penting dia adalah Muslim.

Khilafah memang memiliki karakter penakluk, tapi Khilafah tidak melakukan penaklukkan wilayah baru untuk tujuan mengambil kekayaan dan sumber daya alam wilayah lain.

Khilafah memperluas kekuasaannya sebagai bagian dari kebijakan luar negerinya, yaitu menyebarkan risalah Islam.

* Khilafah sama sekali berbeda dengan sistem Republik yang kini secara luas dipraktekkan di Dunia Islam.

Sistem Republik didasarkan pada demokrasi, dimana kedaulatan berada pada tangan rakyat. Ini berarti, rakyat memiliki hak untuk membuat hukum dan konstitusi.

Di dalam Islam, kedaulatan berada di tangan syariat. Tidak ada satu orang pun dalam sistem Khilafah, bahkan termasuk Khalifahnya sendiri, yang boleh menetapkan hukum yang bersumber dari pikirannya sendiri.
 
Khilafah bukanlah negara tentera

* Khilafah bukanlah negara tentera. Khilafah tidak boleh merisik rakyatnya sendiri, baik itu yang Muslim maupun yang non Muslim.

Setiap orang dalam Negara Khilafah berhak menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan-kebijakan negara tanpa harus merasa takut akan ditahan atau dipenjara.

Penahanan dan penyiksaan tanpa melalui proses peradilan adalah hal yang terlarang.

* Khilafah tidak boleh menindas kaum minoriti.


Orang-orang non Muslim dilindungi oleh negara dan tidak dipaksa meninggalkan keyakinannya untuk kemudian memeluk agama Islam.

Rumah, nyawa, dan harta mereka, tetap mendapat perlindungan dari negara dan tidak seorangpun boleh melanggar aturan ini.

Imam Qarafi, seorang ulama salaf merangkum tanggung jawab Khalifah terhadap kaum dzimmi:

“Adalah kewajiban seluruh kaum Muslim terhadap orang-orang dzimmi untuk melindungi mereka yang lemah, memenuhi keperluan mereka yang miskin, memberi makan yang lapar, memberikan pakaian, menegur mereka dengan santun, dan bahkan menoleransi kesalahan mereka bahkan jika itu berasal dari tetangganya, walaupun tangan kaum Muslim sebenarnya berada di atas (karena faktanya itu adalah Negara Islam).

Kaum Muslim juga harus menasihati mereka dalam urusannya dan melindungi mereka dari ancaman siapa saja yang berupaya menyakiti mereka atau keluarganya, mencuri harta kekayaannya, atau melanggar hak-haknya.”

Khilafah tidak menindas wanita


* Dalam sistem Khilafah, wanita tidak berada pada posisi inferior atau menjadi warga kelas dua. Islam memberikan hak bagi wanita untuk memiliki kekayaan, hak pernikahan dan perceraian, sekaligus memegang jabatan di masyarakat.

Islam menetapkan aturan berpakaian yang khas bagi wanita – yaitu khimar dan jilbab, dalam rangka membentuk masyarakat yang produktif serta bebas dari pola hubungan yang negatif dan merusak, seperti yang terjadi di Barat.

Mengangkat Khilafah adalah wajib

* Menegakkan Khilafah dan menunjuk seorang Khalifah adalah kewajiban bagi setiap Muslim di seluruh dunia, lelaki dan perempuan.

Melaksanakan kewajiban ini sama saja seperti menjalankan kewajiban lain yang telah Allah Swt perintahkan kepada kita, tanpa boleh merasa puas kepada diri sendiri.

Khilafah adalah persoalan utama bagi kaum Muslim.

* Khilafah yang akan datang akan melahirkan era baru yang penuh kedamaian, stabilitas dan kemakmuran bagi Dunia Islam, mengakhiri tahun-tahun penindasan oleh para pemimpin paling kejam yang pernah ada dalam sejarah.

Masa-masa kolonialisme dan eksploitasi Dunia Islam pada akhirnya akan berakhir, dan

Khilafah akan menggunakan seluruh sumber daya untuk melindungi kepentingan Islam dan kaum Muslim, sekaligus menjadi alternatif pilihan rakyat terhadap sistem Kapitalisme.

wassalam...
 
saya sangat setuju dengan saudara...kalau parti politik di Malaysia tak berani nak perjuangkan perkara ini...ada baiknya saudaara Demora menubuhkan parti politk sendiri ( serius)...sebab kalau perbiancangan je tak ke mana..saya rasa ramai lagi yang sependapat dengan saudara..

just my opinion...
 
saudara kata, sistem Khilafah ini ialah sistem pemerintahan Islam. maka, bilakah sistem Khilafah ini bermula?
 
saudara kata, sistem Khilafah ini ialah sistem pemerintahan Islam. maka, bilakah sistem Khilafah ini bermula?

assalamualaikum...

Sesungguhnya pemerintahan Islam itu adalah Khilafah.

Umat Islam wajib bergabung di bawah satu payung pemerintahan yang bergelar Khilafah dan haram bagi umat untuk berpecah belah di bawah negara-bangsa.

Sedarilah wahai kaum Muslimin bahawa sistem pemerintahan Islam adalah Khilafah.

Telah lebih 1400 tahun Daulah Khilafah memerintah umat Islam di seluruh dunia di bawah kepimpinan seorang Khalifah.

Sungguh, Abu Bakar adalah Khalifah, Umar adalah Khalifah, Utsman dan Ali adalah Khalifah.

Mereka memerintah sebagai ‘Khalifah’ kerana itulah ketetapan (hukum) Allah dan Rasul ke atas mereka dan ke atas kita.

Begitu juga dengan para pemerintah Daulah Umaiyyah, Abbasiyyah dan Utsmaniyyah, kesemua mereka adalah Khalifah kaum Muslimin.

Inilah hukum Allah di mana umat Islam wajib bersatu dan bernaung hanya di bawah seorang Khalifah.

Umat Islam adalah umat yang satu, aqidah mereka satu, Tuhan mereka Satu, Kitab mereka satu, Kiblat mereka satu dan Negara mereka juga adalah satu.

Dan negara bagi umat Islam adalah Negara Khilafah.
 
saya sangat setuju dengan saudara...kalau parti politik di Malaysia tak berani nak perjuangkan perkara ini...ada baiknya saudaara Demora menubuhkan parti politk sendiri ( serius)...sebab kalau perbiancangan je tak ke mana..saya rasa ramai lagi yang sependapat dengan saudara..

just my opinion...

Wahai saudaraku...

Khilafah telah diperjuangkan lebih dari 55 tahun yg lalu, dan telah berkembang keseluruh dunia lebih dari 50 negara seluruh dunia kaum muslimin, termasuk negara2 barat spt Britain, German, Belanda, Australia dll...

Umat Islam seluruh dunia sedang bangkit... ayuh!!!! bangun lah wahai saudara2 ku....
 
Back
Top
Log in Register