boey
Legendary Member

- Messages
- 15,508
- Joined
- Oct 10, 2007
- Messages
- 15,508
- Reaction score
- 57
- Points
- 120
25 Sifat Munafik
Assalamualaikum w.b.t.,
Pengenalan Musuh Hidayah
Musuh hidayah ialah orang-orang atau makhluk Allah yang matlamat hidupnya ialah untuk menyesatkan orang-orang yang beriman dari jalan Allah. Berbagai strategi yang mereka lakukan untuk mempengaruhi manusia dari memperhambakan diri kepada Allah. Dalam kehidupan manusia yang beriman ini, terdapat 5 musuh hidayah yang perlu dia berhati-hati kerana tersilap langkah orang-orang yang iman ini akan terpesong aqidahnya, terbatal iman, lupus amalannya dan matinya dalam keadaan Allah murka kepadanya serta tempatnya adalah neraka Allah, na'uzubillah..
5 musuh hidayah ini ialah:
1. Nafsu
2. Syaitan
3. Orang-orang kafir
4. Orang-orang munafik
5. Orang-orang islam yang fasik, zalim dan sentiasa dalam maksiat
Pada hari ini, suka saya membangkitkan persoalan munafik ini kerana 3 musuh hidayah yang awal iaitu nafsu, syaitan dan orang-orang kafir, kebanyakan daripada kita telah lama mengenali mereka. Insyallah di masa akan datang jika ada kesempatan, akan saya huraikan lebih lanjut. Bagi saya masalah orang-orang munafik ini lebih penting untuk kita kenali kerana sebelum ini kita hanya mengetahui 3 ciri-ciri munafik dalam satu sahaja hadis nabi yang mengatakan:
1. Bila bercakap dia berbohong
2. Bila berjanji dia berdusta
3. Bila diberi amanah dia khianat
Perlu juga diingatkan bahawa tujuan saya menyatakan ciri-ciri munafik ini adalah untuk kita memuhasabah diri kita sendiri, lihat dalam diri kita sedalam-dalamnya adakah kita memiliki satau atau beberapa ciri munafik ini. Bukannya dengan melihat kepada orang lain lalu menuduh orang ini munafik, orang itu munafik, ingatlah sekiranya tuduhan kita tersasar, tuduhan tersebut akan kembali kepada diri kita sendiri.
Sebenarnya banyak lagi ciri-ciri munafik yang dinyatakan oleh Allah dalam Al-Quran dan Hadis rasulNya, bukan setakat 22 ciri sahaja. 22 ciri ini adalah merupakan ciri penting yang terdapat nasnya di dalam Al-Quran, kalo nak ikut nas Hadis tidak terkira banyaknya sifat-sifat munafik ini. Antara sifat-sifat munafik ini ialah:
1. Bercakap tentang melaksanakan Islam tetapi bohong untuk kepentingan dunia, (Baqarah: 8-30).
2. Berwajah Islam dengan orang Islam dan berwajah kafir dengan orang kafir, (Baqarah: 8-30).
3. Mereka benci bila Islam menang dan gembira bila Islam kalah. Ali 'Imran: 120, Mereka berasa sedih hati dan bermasam muka bila umat Islam mendapat kemenangan dan kebaikan dan berasa gembira bila umat Islam menerima musibah.
4. Mereka benci kerja-kerja jihad dan mati syahid, kerana ini sifat orang beriman, jihad kerjayanya dan mati syahid adalah cita-cita teertingginya. An-Nisaa': 60-61, kenapa kamu tidak melihat kepada orang-orang yang mengaku beriman pada kitab Allah tetapi mereka masih ingin berhukum dengan hukum Taghut, mereka itulah berada dalam kesesatan yang jauh. Bila diseru mengambil apa yang diturunkan oleh Allah mereka berpaling dan menyekat pelaksanaannya.
5. Halang melaksanakan hukum Allah. An-Nisaa': 83, Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).
6. Suka menyebarkan berita buruk tentang umat Islam kepada orang kafir juga memfitnah orang-orang yang beriman. Sifat orang Islam sepatutnya kene menutup keaiban orang Islam yang lain. An-Nisaa': 138-139, Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.
7. Berwalikan pada orang kafir, orang-orang beriman berwalikan kepada ulama, yang mana ulama Ulama berwalikan Nabi s.a.w. dan nabi s.a.w. berwalikan Allah. An-Nisaa': 140, Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.
8. Suka mempermain dan memperolok-olokkan apa yang diturunkan oleh Allah dan RasulNya. Orang-orang yang beriman sepatutnya mempertahankan apa yang diturunkan oleh Allah. Al-Mu'min: 83, Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.
9. Mengharapkan umat Islam ditimpa musibah dan bencana. An-Nisaa': 141, (yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mukmin). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata: "Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu ?" Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata: "Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang-orang mukmin?" Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.
10. Mereka menipu Allah, padahal mereka menipu diri mereka sendiri. An-Nisaa': 142, Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
11. Melantik orang kafir Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin dan membantu mereka menentang Allah. Al-Maidah: 51, Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
12. Dalam peperangan mereka meminta izin untuk balik dengan berbagai-bagai alasan, mereka berpaling dari berjihad pada jalan Allah dan ragu-ragu tentang fardhu jihad itu sendiri. At-Taubah: 45, Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya.
13. Suka menyakiti Nabi s.a.w., tidak suka dengan sirah perjalanan hidup dan dahwah Nabi s.a.w. At-Taubah: 61, Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan: "Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya." Katakanlah: "Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu." Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih.
14. Mempermain, mempersenda dan mengecam orang-orang yang beramal dengan ajaran Islam. At-Taubah: 64, Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya)." Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu.
15. Saling bantu membantu menyuruh kepada mungkar dan mencegah ma'ruf. Taubah: 67, Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.
Assalamualaikum w.b.t.,
Pengenalan Musuh Hidayah
Musuh hidayah ialah orang-orang atau makhluk Allah yang matlamat hidupnya ialah untuk menyesatkan orang-orang yang beriman dari jalan Allah. Berbagai strategi yang mereka lakukan untuk mempengaruhi manusia dari memperhambakan diri kepada Allah. Dalam kehidupan manusia yang beriman ini, terdapat 5 musuh hidayah yang perlu dia berhati-hati kerana tersilap langkah orang-orang yang iman ini akan terpesong aqidahnya, terbatal iman, lupus amalannya dan matinya dalam keadaan Allah murka kepadanya serta tempatnya adalah neraka Allah, na'uzubillah..
5 musuh hidayah ini ialah:
1. Nafsu
2. Syaitan
3. Orang-orang kafir
4. Orang-orang munafik
5. Orang-orang islam yang fasik, zalim dan sentiasa dalam maksiat
Pada hari ini, suka saya membangkitkan persoalan munafik ini kerana 3 musuh hidayah yang awal iaitu nafsu, syaitan dan orang-orang kafir, kebanyakan daripada kita telah lama mengenali mereka. Insyallah di masa akan datang jika ada kesempatan, akan saya huraikan lebih lanjut. Bagi saya masalah orang-orang munafik ini lebih penting untuk kita kenali kerana sebelum ini kita hanya mengetahui 3 ciri-ciri munafik dalam satu sahaja hadis nabi yang mengatakan:
1. Bila bercakap dia berbohong
2. Bila berjanji dia berdusta
3. Bila diberi amanah dia khianat
Perlu juga diingatkan bahawa tujuan saya menyatakan ciri-ciri munafik ini adalah untuk kita memuhasabah diri kita sendiri, lihat dalam diri kita sedalam-dalamnya adakah kita memiliki satau atau beberapa ciri munafik ini. Bukannya dengan melihat kepada orang lain lalu menuduh orang ini munafik, orang itu munafik, ingatlah sekiranya tuduhan kita tersasar, tuduhan tersebut akan kembali kepada diri kita sendiri.
Sebenarnya banyak lagi ciri-ciri munafik yang dinyatakan oleh Allah dalam Al-Quran dan Hadis rasulNya, bukan setakat 22 ciri sahaja. 22 ciri ini adalah merupakan ciri penting yang terdapat nasnya di dalam Al-Quran, kalo nak ikut nas Hadis tidak terkira banyaknya sifat-sifat munafik ini. Antara sifat-sifat munafik ini ialah:
1. Bercakap tentang melaksanakan Islam tetapi bohong untuk kepentingan dunia, (Baqarah: 8-30).
2. Berwajah Islam dengan orang Islam dan berwajah kafir dengan orang kafir, (Baqarah: 8-30).
3. Mereka benci bila Islam menang dan gembira bila Islam kalah. Ali 'Imran: 120, Mereka berasa sedih hati dan bermasam muka bila umat Islam mendapat kemenangan dan kebaikan dan berasa gembira bila umat Islam menerima musibah.
4. Mereka benci kerja-kerja jihad dan mati syahid, kerana ini sifat orang beriman, jihad kerjayanya dan mati syahid adalah cita-cita teertingginya. An-Nisaa': 60-61, kenapa kamu tidak melihat kepada orang-orang yang mengaku beriman pada kitab Allah tetapi mereka masih ingin berhukum dengan hukum Taghut, mereka itulah berada dalam kesesatan yang jauh. Bila diseru mengambil apa yang diturunkan oleh Allah mereka berpaling dan menyekat pelaksanaannya.
5. Halang melaksanakan hukum Allah. An-Nisaa': 83, Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).
6. Suka menyebarkan berita buruk tentang umat Islam kepada orang kafir juga memfitnah orang-orang yang beriman. Sifat orang Islam sepatutnya kene menutup keaiban orang Islam yang lain. An-Nisaa': 138-139, Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.
7. Berwalikan pada orang kafir, orang-orang beriman berwalikan kepada ulama, yang mana ulama Ulama berwalikan Nabi s.a.w. dan nabi s.a.w. berwalikan Allah. An-Nisaa': 140, Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.
8. Suka mempermain dan memperolok-olokkan apa yang diturunkan oleh Allah dan RasulNya. Orang-orang yang beriman sepatutnya mempertahankan apa yang diturunkan oleh Allah. Al-Mu'min: 83, Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.
9. Mengharapkan umat Islam ditimpa musibah dan bencana. An-Nisaa': 141, (yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mukmin). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata: "Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu ?" Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata: "Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang-orang mukmin?" Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.
10. Mereka menipu Allah, padahal mereka menipu diri mereka sendiri. An-Nisaa': 142, Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
11. Melantik orang kafir Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin dan membantu mereka menentang Allah. Al-Maidah: 51, Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
12. Dalam peperangan mereka meminta izin untuk balik dengan berbagai-bagai alasan, mereka berpaling dari berjihad pada jalan Allah dan ragu-ragu tentang fardhu jihad itu sendiri. At-Taubah: 45, Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya.
13. Suka menyakiti Nabi s.a.w., tidak suka dengan sirah perjalanan hidup dan dahwah Nabi s.a.w. At-Taubah: 61, Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan: "Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya." Katakanlah: "Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu." Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih.
14. Mempermain, mempersenda dan mengecam orang-orang yang beramal dengan ajaran Islam. At-Taubah: 64, Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya)." Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu.
15. Saling bantu membantu menyuruh kepada mungkar dan mencegah ma'ruf. Taubah: 67, Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.