MHaffiezMNazri
Super Active Member

- Messages
- 5,494
- Joined
- Jul 23, 2012
- Messages
- 5,494
- Reaction score
- 1,168
- Points
- 171
Aku orang KL, memang tinggal KL tapi zaman dulu waktu aku baru lahir kitorang punya rumah jenis tanah sendiri (Sungai Besi)
Tandas diluar, tempat mandi pun diluar tapi asing2
Nak berak, g ke tandas, nak mandi dan amik air sembahyang, g ke perigi plak...
La ni rumah batu, tempat berak/kencing dan mandi bersatu...
Korang tak rasa janggal bila amik wudhu di tempat berak itu?
Kerana kita dilarang menyebut ayat suci dalam tempat berak malah dilaknat jika bercakap dengan orang luar dari dalam tempat berak...
Macam TT, TT baca doa dalam hati (bila mandi wajib, bila wudhu, dan lain2) sebab rasa berdosa bila baca di tempat yang dilarang baca...
Apa pendapat forumer lain?
Apakah korang, bila berwudhu/bermandi wajib:
Di dapur
Di dalam tandas tapi baca niat dan doa dalam hati
Di dalam tandas tapi baca niat dan doa dengan mulut
Ada bilik khas sebab dari golongan berada
UPDATE:
Makruh Hukumnya - Jadi, bacalah dalam hati
Rujuk Fatwa untuk keterangan lanjut
And we narrated that Ibn ‘Umar said: A man passed by the Prophet (peace and blessings of Allaah be upon him) whilst he was urinating and greeted him with salaam, but he did not return the greeting. (Narrated by Muslim in his Saheeh, 370).
And it was narrated that al-Muhaajir ibn Qunfudh (may Allaah be pleased with him) said: I came to the Prophet (peace and blessings of Allaah be upon him) whilst he was urinating and greeted him with salaam, but he did not return the greeting until he had done wudoo’, then he apologized to me and said: I do not like to mention the name of Allaah unless I am in a state of purity.” (A saheeh hadeeth narrated by Abu Dawood, al-Nasaa’i and Ibn Maajah with a saheeh isnaad).
Tandas diluar, tempat mandi pun diluar tapi asing2
Nak berak, g ke tandas, nak mandi dan amik air sembahyang, g ke perigi plak...
La ni rumah batu, tempat berak/kencing dan mandi bersatu...
Korang tak rasa janggal bila amik wudhu di tempat berak itu?
Kerana kita dilarang menyebut ayat suci dalam tempat berak malah dilaknat jika bercakap dengan orang luar dari dalam tempat berak...
Macam TT, TT baca doa dalam hati (bila mandi wajib, bila wudhu, dan lain2) sebab rasa berdosa bila baca di tempat yang dilarang baca...
Apa pendapat forumer lain?
Apakah korang, bila berwudhu/bermandi wajib:
Di dapur
Di dalam tandas tapi baca niat dan doa dalam hati
Di dalam tandas tapi baca niat dan doa dengan mulut
Ada bilik khas sebab dari golongan berada
UPDATE:
Makruh Hukumnya - Jadi, bacalah dalam hati
Rujuk Fatwa untuk keterangan lanjut
And we narrated that Ibn ‘Umar said: A man passed by the Prophet (peace and blessings of Allaah be upon him) whilst he was urinating and greeted him with salaam, but he did not return the greeting. (Narrated by Muslim in his Saheeh, 370).
And it was narrated that al-Muhaajir ibn Qunfudh (may Allaah be pleased with him) said: I came to the Prophet (peace and blessings of Allaah be upon him) whilst he was urinating and greeted him with salaam, but he did not return the greeting until he had done wudoo’, then he apologized to me and said: I do not like to mention the name of Allaah unless I am in a state of purity.” (A saheeh hadeeth narrated by Abu Dawood, al-Nasaa’i and Ibn Maajah with a saheeh isnaad).
Last edited: