Payudara dan Perkembangannya
Meskipun fungsi utama payudara adalah untuk menyusui bayi, tetapi di berbagai tempat di dunia ini, fungsi tersebut sudah menjadi fungsi kedua. Fungsi utamanya ialah sebagai daya tarik bagi kaum pria. Jika secara alam payudaranya kurang tegak, ia akan membatunya dengan alat-alat misalnya buah dada tiruan. Atau dengan segala macam obat, latihan dan alat lain yang konon dapat menonjolkan payudara.
Masa bayi
Payudara semasa bayi pada dua jenis kelamin terdiri atas sebuah puting yang menonjol di tengah daerah sempit, berwarna coklat atau merah muda yang bernama areola. Pada umur 10-11 tahun, buah dada itu semakin mengembung dan putingnya menonjol di tengahnya. Bagi yang laki-laki, pertumbuhan itu berhenti sampai di sini. Tetapi payudara wanita berkembang terus, karena pengaruh hormon kelamin wanita yang dihasilkan oleh indung telur. Bersamaan dengan itu, jaringan lemak mulai mengisi sekitar saluran susu, sehingga buah dada itu makin bulat dan menonjol.
Masa kanak-kanak
Selama masa kanak-kanak, pertumbuhan semakin cepat. Pada usia dewasa payudara itu sudah mencapai bentuk yang bulat dan padat. Tetapi dalam kenyataannya, jarang sekali mencapai bentuk sebulat dan sepadat yang diinginkan. Ketika wanita remaja itu berdiri, buah dadanya akan sedikit menggantung. Permukaan atasnya agak cekung, tetapi permukaan bawahnya sedikit cembung, bersinggungan dengan kulit dada dalam sudut yang tajam.
Masa dewasa
Payudara dewsa berbeda-beda dan tidak ada hubungan dengan kemampuannya menghasilkan susu. Secara antomik, payudara terssusun oleh 15 sampai 25 bagian yang dinamai lobus. Tiap lobus dipisahkan oleh selapis jaringan ikat yang semuanya berpusat di puting, sehingga bentuk payudara itu menyerupai buah jeruk. Tiap lobus mempunyai sistem salurannya sendiri, yang bermuara di bawah areola dan areola itu terdapat bagian saluran yang melebar dan merupakan dan terus ke ujung puting. Di bawah areola itu terdapat bagian saluran yang melebar dan merupakan tabung penampung air susu. Di dalam puting terdapat 15 sampai 25 muara susu. Lebih ke dalam lagi, saluran usus itu menampung saluran-saluran kecil yang berhulu di 10 sampai 100 daerah penghasil susu. Seluruh sistim saluran ini tertutup oleh lemak yang memberi yang memberi bentuk pada payudara. Sistim saluran susu itu mirip sebatang pohon,alveoli sebagai rumpun daunnya, saluran kecil sebagasi ranting dan cabangnya dan saluran utama sebagai batang.
Payudara kecil
Harus diakui bahwa ada kekhawatiran di kalangan gadis remaja terhadap pertumbuhan payudaranya, takut tidak akan sebesar milik temannya atau bintang pujaan mereka. Kekurangan pada gadis berpayudara kecil hanyalah jaringan lemak di bawah putingnya. Jika agak bongkok, perbaiki sikap berdiri dan berlatih memperkuat otot-otot dada, akan memperbaiki penampilan payudaranya. Jika payudara seorang gadis tidak berkembang sama sekali, ia harus berkonsultasi ke dokter. Tetapi bila tampak ada perkembangan dan haid pun tidak terganggu, hal itu tidak perlu dirisaukan benar. Banyak wanita yang terpukau oleh iklan dan telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli obat-obatan yang konon dapat memperbesar payudara seperti krim estrogen. Wanita yang dapat haid secara normal, tubuhnya telah membuat estrogen dalam jumlah yang cukup, tambahan estrogen dari luar tadi tidak akan berpengaruh bagi payudara. Estrogen hanya memperbanyak saluran susu saja.
Payudara besar
Ukuran payudara cenderung bertambah besar ketika wanita mencapai usia 35 tahun,terutama jika ia telah pernah mengandung. Sebagian besar pengembangan ini disebabkan oleh timbunan lemak. Meskipun dengan pembedahan, payudara itu dapat dikembalikan ke bentuk semula, tetapi hanya yang sesuai jauh lebih baik daripada pembedahan. Tetapi jika pembesaran itu agak keterlaluan, perlu pula ditolong dengan pembedahan.