TokCu
Legendary Member

- Messages
- 11,155
- Joined
- Jul 25, 2011
- Messages
- 11,155
- Reaction score
- 542
- Points
- 161
Siapakah Ibrahim bin Adham
Ibrahim atau Abu Ishak Ibrahim bin Adham, lahir di Balkh dari keluarga bangsawan Arab di dalam sejarah sufi disebutkan sebagai seorang raja yang meninggalkan kerajaannya yang mengembara ke arah Barat untuk menjalani hidup bersendirian yang sempurna sambil mencari nafkah melalui kerja kasar yang halal hingga ia meninggal dunia di negeri Parsia kira-kira tahun 165H/782M. Beberapa sumber mengatakan bahawa Ibrahim terbunuh ketika mengikuti angkatan laut yang menyerang Byzantin.
Ibrahim bin Adham adalah Raja Balkh dan memiliki daerah kekuasannya yang sangat luas. Ke mana pun ia pergi, empat puluh buah pedang emas dan empat puluh buat tongkat kebesaran emas diusing di depan dan di belakangnya….
Ketika kemasyhuran kealimannya tersebar luas, Ibrahim meninggalkan tempat tersebut dan pergi ke Makkah.
Empat belas tahun lamanya Ibrahim mengharungi padang pasir dan selama itu pula ia selalu berdoa dan merendahkan diri kepada Allah…..
Taubatnya Ibrahim merupakan sebuat kisah yang unik dalam kehidupan kaum muslimin....
Nasihat ...
Ibrahim bin Adham berkata, "Telah datang kepadaku beberapa orang tamu, dan saya tahu mereka itu adalah seorang ulama sufi. Saya berkata kepada mereka, berikanlah nasihat yang berguna kepada saya, yang akan membuat saya takut kepada Allah S.W.T.Lalu mereka berkata, "Kami wasiatkan kepada kamu 7 perkara, yaitu :
1• Orang yang banyak bicaranya janganlah kamu harapkan kesedaran hatinya.
2• Orang yang banyak makan janganlah kamu harapkan kata-kata hikmah darinya.
3• Orang yang banyak bergaul dengan manusia janganlah kamu harapkan kemanisan ibadahnya.
4• Orang yang cinta kepada dunia janganlah kamu harapkan khusnul khatimahnya.
5• Orang yang bo.doh janganlah kamu harapkan akan hidup hatinya.
6• Orang yang memilih berkawan dengan orang yang zalim janganlah kamu harapkan kelurusan agamanya.
7• Orang yang mencari keredhaan manusia janganlah harapkan akan keredhaan Allah padanya."
Ibrahim atau Abu Ishak Ibrahim bin Adham, lahir di Balkh dari keluarga bangsawan Arab di dalam sejarah sufi disebutkan sebagai seorang raja yang meninggalkan kerajaannya yang mengembara ke arah Barat untuk menjalani hidup bersendirian yang sempurna sambil mencari nafkah melalui kerja kasar yang halal hingga ia meninggal dunia di negeri Parsia kira-kira tahun 165H/782M. Beberapa sumber mengatakan bahawa Ibrahim terbunuh ketika mengikuti angkatan laut yang menyerang Byzantin.
Ibrahim bin Adham adalah Raja Balkh dan memiliki daerah kekuasannya yang sangat luas. Ke mana pun ia pergi, empat puluh buah pedang emas dan empat puluh buat tongkat kebesaran emas diusing di depan dan di belakangnya….
Ketika kemasyhuran kealimannya tersebar luas, Ibrahim meninggalkan tempat tersebut dan pergi ke Makkah.
Empat belas tahun lamanya Ibrahim mengharungi padang pasir dan selama itu pula ia selalu berdoa dan merendahkan diri kepada Allah…..
Taubatnya Ibrahim merupakan sebuat kisah yang unik dalam kehidupan kaum muslimin....
Nasihat ...
Ibrahim bin Adham berkata, "Telah datang kepadaku beberapa orang tamu, dan saya tahu mereka itu adalah seorang ulama sufi. Saya berkata kepada mereka, berikanlah nasihat yang berguna kepada saya, yang akan membuat saya takut kepada Allah S.W.T.Lalu mereka berkata, "Kami wasiatkan kepada kamu 7 perkara, yaitu :
1• Orang yang banyak bicaranya janganlah kamu harapkan kesedaran hatinya.
2• Orang yang banyak makan janganlah kamu harapkan kata-kata hikmah darinya.
3• Orang yang banyak bergaul dengan manusia janganlah kamu harapkan kemanisan ibadahnya.
4• Orang yang cinta kepada dunia janganlah kamu harapkan khusnul khatimahnya.
5• Orang yang bo.doh janganlah kamu harapkan akan hidup hatinya.
6• Orang yang memilih berkawan dengan orang yang zalim janganlah kamu harapkan kelurusan agamanya.
7• Orang yang mencari keredhaan manusia janganlah harapkan akan keredhaan Allah padanya."