BTC USD 63,533.9 Gold USD 4,463.37
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Misi Balas Dendam Crusader

whiteseito

Junior Member
Messages
98
Joined
Aug 24, 2015
Messages
98
Reaction score
12
Points
11
21272550_1415789038498479_1427583185179706183_n.jpg

Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Nusantara? Romawi.
Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Melayu? Romawi.
Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Sulu? Romawi.
Siapa yang ingin agar ummat Islam terkotak-kotak? Romawi.
Siapa yang ingin agar ummat Islam tidak saling mendukung? Romawi.
Siapa yang mengejar eksistensi ummat islam dimanapun berada agar dapat mematahkan dakwah Islam? Romawi.

Siapakah Romawi itu sebenarnya? Kenapa mereka begitu berambisi mematahkan dakwah Islam? Karena mereka pernah merasakan betapa pahitnya kalah dari Islam, betapa kuatnya Islam jika bernaung di bawah daulah kepemimpinan yang satu.

Oleh sebab itu, setelah kekalahan Romawi pada perang salib. Mereka mengatur strategi bagaimana caranya agar ummat Islam terpecah belah dan tidak bernaung di bawah satu komando.

Maka dengan satu instruksi tertinggi, bertebaranlah mereka ke seluruh dunia untuk mendatangi negeri yang memiliki kerjasama dan berhubungan dengan Khilafah Turki Utsmani.

Seluruh negara yang berafiliasi dengan pasukan salib dikerahkan ke seantero dunia, mereka berlayar dan berlabuh di negeri-negeri Islam.
Selama ini sejarah di negeri ini seperti dipelintir. Kita terdoktrin jika kedatangan para penjajah Romawi itu hanya untuk mengejar rempah-rempah dan tambang serta harta kekayaan. Sebagaimana doktrin 3G (Gold, Glory, Gospel).

Padahal sebenarnya di urutan pertama adalah Gospel (Mematahkan dakwah Islam). Misi utama mereka adalah mematahkan dan menghancurkan persatuan ummat Islam. Karena itulah satu-satunya jalan untuk membalas kekalahan mereka di masa lalu.

Dan misi mereka tersebut berhasil. Semua negara Islam terkotak-kotak dan terpenjara dalam lingkup nasionalisme.

Sebagai contoh, bisa saja ummat muslim Indonesia dan Malaysia sama-sama melafalkan dua kalimah syahadat di setiap sujud dan rukuk 5 kali dalam seharinya. Tapi mereka tetap dengan mudahnya saling caci dan maki seolah lupa bahwa mereka adalah saudara dalam keimanan. Saudara dalam ketauhidan.

Itulah misi mereka, Islam cukup di hati, Islam cukup pada ranah ritual saja, Islam tidak perlu dibawa dalam bernegara dan politik. Dan misi mereka para Crusader ini tampaknya telah menuai hasil yang luar biasa.

Lihat bagaimana ummat Islam dan terutama negara Islam tidak ada yang tergerak terutama secara militer, ketika melihat saudara2 nya di Myanmar dibantai oleh Buddhist laknatullah? Padahal jika Indonesia saja dengan kekuatan militernya atau Malaysia saja dengan kekuatan militernya yang begerak. Myanmar bisa terkapar tak berdaya. Tapi itu tidak terjadi. Kafir Myanmar tahu. Negara Islam tidak berdaya. Negara Islam hanya akan menyelamatkan saudara satu negaranya saja. Mereka tidak akan berani menolong bangsa Rakhine secara militer. Begitulah, misi Crusader telah berhasil dengan gemilang
 
Last edited:
dasar pecah dan perintah..

sesuai dengan hadis nabi : umat islam pada masa akhir zaman ibarat buih-buih di lautan.
 
dasar pecah dan perintah..

sesuai dengan hadis nabi : umat islam pada masa akhir zaman ibarat buih-buih di lautan.

bangsa Roman nampaknya paham sangat akan hadis Nabi ini..
 
Apa benda la. Nak gerakkan militer negara tuk ceroboh myanmar atas dasar apa? Gerakkan tentara aja perluka belanja besar. Aset TNI dan ATM hanya sekadar mampu defence bukan nya offense.
 
nah.. tu lah.. siasat crusader dah berjaye merosakkan hati ni. :(

Asyik nampak crusader je. Kenapa tak nampak diri sendiri. Betulkan akidah dulu, jangan syirik kepada Allah. Jangan ikut hasutan iblis. Bukankah Allah dah bagitahu Iblis itu musuh yang NYATA bagi kamu. Perbaiki orang-orang keliling dahulu. Tuntut ilmu. Bina ketamadunan sampai NYATA KEKUATAN islamiyah dalam negara kamu, barulah boleh pergi tolong orang di luar sempadan negara kamu. Ini negara kamu pun rosak, nak pergi tolong camne? Lebih baik, pergi ambik dorang balik ke indonesia, bagi pendidikan yang baik. Step by step lah...Ini nak ajak pergi perang terus..:D
 
melayu cakap sikit dah sentap.. suka bersangka baik.. cepat cover buruk orang.. sentiasa mengakui kemungkaran dari membendungnya.. kemudian jaga sepet jilat sepet macam ais krim.. ada hati nak lawan tentera musuh islam..
 
melayu cakap sikit dah sentap.. suka bersangka baik.. cepat cover buruk orang.. sentiasa mengakui kemungkaran dari membendungnya.. kemudian jaga sepet jilat sepet macam ais krim.. ada hati nak lawan tentera musuh islam..


salah satu mentaliti kita sekarang bila bercakap kepentingan ummah itu dipanggil racist, jumud, bila seseorang berfikir secara terbuka dan lebih liberal itu dianggap perkara yang baik selaras dengan zaman, musuh utama kita adalah dasar liberal,
 
jika Indonesia saja dengan kekuatan militernya atau Malaysia saja dengan kekuatan militernya yang begerak. Myanmar bisa terkapar tak berdaya

penulis tidak meneliti.. siapa di belakang Myanmar - China
walaupun hantar 500k tentera..China xkan biarkan sekutunya kalah...same is Korea Utara.

tambah tambah lagi dalam era globalisasi skrg ...interconnected economy.

paling kuat pun serangan terhadap myanmar lama dulu oleh negara2 Barat US dan Eropah (Romawi)...sampai Suu Kyi dapat dipilih melalui pilihanraya...tapi rejim tentera masih berkuasa.
 
Last edited:
Back
Top
Log in Register