whiteseito
Junior Member
- Messages
- 98
- Joined
- Aug 24, 2015
- Messages
- 98
- Reaction score
- 12
- Points
- 11
Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Nusantara? Romawi.
Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Melayu? Romawi.
Siapa yang pernah menjajah Kesultanan Sulu? Romawi.
Siapa yang ingin agar ummat Islam terkotak-kotak? Romawi.
Siapa yang ingin agar ummat Islam tidak saling mendukung? Romawi.
Siapa yang mengejar eksistensi ummat islam dimanapun berada agar dapat mematahkan dakwah Islam? Romawi.
Siapakah Romawi itu sebenarnya? Kenapa mereka begitu berambisi mematahkan dakwah Islam? Karena mereka pernah merasakan betapa pahitnya kalah dari Islam, betapa kuatnya Islam jika bernaung di bawah daulah kepemimpinan yang satu.
Oleh sebab itu, setelah kekalahan Romawi pada perang salib. Mereka mengatur strategi bagaimana caranya agar ummat Islam terpecah belah dan tidak bernaung di bawah satu komando.
Maka dengan satu instruksi tertinggi, bertebaranlah mereka ke seluruh dunia untuk mendatangi negeri yang memiliki kerjasama dan berhubungan dengan Khilafah Turki Utsmani.
Seluruh negara yang berafiliasi dengan pasukan salib dikerahkan ke seantero dunia, mereka berlayar dan berlabuh di negeri-negeri Islam.
Selama ini sejarah di negeri ini seperti dipelintir. Kita terdoktrin jika kedatangan para penjajah Romawi itu hanya untuk mengejar rempah-rempah dan tambang serta harta kekayaan. Sebagaimana doktrin 3G (Gold, Glory, Gospel).
Padahal sebenarnya di urutan pertama adalah Gospel (Mematahkan dakwah Islam). Misi utama mereka adalah mematahkan dan menghancurkan persatuan ummat Islam. Karena itulah satu-satunya jalan untuk membalas kekalahan mereka di masa lalu.
Dan misi mereka tersebut berhasil. Semua negara Islam terkotak-kotak dan terpenjara dalam lingkup nasionalisme.
Sebagai contoh, bisa saja ummat muslim Indonesia dan Malaysia sama-sama melafalkan dua kalimah syahadat di setiap sujud dan rukuk 5 kali dalam seharinya. Tapi mereka tetap dengan mudahnya saling caci dan maki seolah lupa bahwa mereka adalah saudara dalam keimanan. Saudara dalam ketauhidan.
Itulah misi mereka, Islam cukup di hati, Islam cukup pada ranah ritual saja, Islam tidak perlu dibawa dalam bernegara dan politik. Dan misi mereka para Crusader ini tampaknya telah menuai hasil yang luar biasa.
Lihat bagaimana ummat Islam dan terutama negara Islam tidak ada yang tergerak terutama secara militer, ketika melihat saudara2 nya di Myanmar dibantai oleh Buddhist laknatullah? Padahal jika Indonesia saja dengan kekuatan militernya atau Malaysia saja dengan kekuatan militernya yang begerak. Myanmar bisa terkapar tak berdaya. Tapi itu tidak terjadi. Kafir Myanmar tahu. Negara Islam tidak berdaya. Negara Islam hanya akan menyelamatkan saudara satu negaranya saja. Mereka tidak akan berani menolong bangsa Rakhine secara militer. Begitulah, misi Crusader telah berhasil dengan gemilang
Last edited:
