Penjelasan Indikator-indikator Ekonomi
1. All Industries Index
Indeks yang menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah disesuaikan (adjust) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.
2. Average Hourly Earnings Growth
Tahap pertumbuhan paras average per jam dalam satu bulan dan tahap pertumbuhan kadar pendapatan, untuk dijadikan indikator inflasi. Tahap per tahunnya juga penting untuk dilihat bagi memberi gambaran trend jangka panjang.
3. Business Inventories
jumlah persediaan barang yang telah dihasilkan tetapi belum dijual. Ia merupakan salah satu komponen dalam penghitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah ekonomi pada masa akan datang.
4. CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Britain, memfokus pada keupayaan pertahanan negara mempertahankan condition ideal bagi tahap kompetetif dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI mengadakan survey setiap bulan dan empat bulan sekali dengan melakukan penilaian pada sektor swata dan manufacturer yang lepas , current, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukkan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, pelaburan dan permintaan eksport/import.
5. Current Account
Selisih antara total eksport dan import barang. Merupakan sebahagian dari neraca perdagangan. Dalam pengiraannya, Current Account tidak mencakup transaksi - transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator trend perdagangan luar negeri.
6. Consumer Price Index (CPI)
Data yang mengukur purata perubahan harga yang dibayar oleh konsumer untuk sekelompok barang dan service tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator tahap efektif kerajaan. Naiknya CPI menunjukkan naiknya tahap inflasi yang akan dan naiknya interest .
Tidak seperti indikator inflasi yang lain, yang hanya mencakupi barang-barang hasilan tempatan , CPI juga mencakupi barang-barang import. Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakupi komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih tepat dalam mengukur tahap inflasi.
7. Consumer Confidence
Data ini mengukur tahap optimisme konsumer terhadap performance ekonomi. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tahap pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak memberi impak significant pada trend secara keseluruhan.
8. Challenger Layoffs
Laporan bulanan mengenai jumlah pemberhentian kerja yang diumumkan perusahaan swasta. Dengan demikian, semakin kecil angka Challenger Layoffs, bermaksud semakin banyak penduduk yang bekerja. Pekerjaan memberi erti meningkatnya hasil dan memeberi insentif untuk peningkatan ekonomi .Ringkasnya, semakin kecil angka Challenger Layoffs, semakin baik ekonomi.
9.CSPI
Kependekan dari Corporate Services Price Index, merupakan indeks yang mengukur tahap perubahan harga dari sektor service.
10. Durable Goods Orders
Data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).
....bersambung
