BTC USD 85,908.5 Gold USD 4,322.66
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Keringnya Tasik Galilee = Turunnya Nabi Isa

Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah olehmu sesungguhnya kami pun menunggu (pula’).”(Al-An’am: 158)

Maka tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.

Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat dengan waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya ke*****an, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.

Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.

Para ulama berbeda pendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Tetapi Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari)
 
Tanda Kiamat Kecil

Tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: Pertama, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. Kedua, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.

Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:

1. Diutusnya Rasulullah saw

Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya amanat

Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)

3. Penggembala menjadi kaya

Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)

4. Sungai Efrat berubah menjadi emas

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam

”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

6. Banyak terjadi pembunuhan

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)

7. Munculnya kaum Khawarij

Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, *****, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).

8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman

“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)

9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)

10. Dominannya Fitnah

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).

11. Sedikitnya ilmu

12. Merebaknya perzinahan

13. Banyaknya kaum wanita

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya ke*****an, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)

14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)

15. Menyebarnya riba dan harta haram

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)
 
Tanda Kiamat Besar

Sedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj.

Ayat-ayat dan hadits yang menyebutkan tanda-tanda kiamat besar di antaranya:

Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” Dzulqarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka.” (Al-Kahfi: 82)

“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82)

Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari ra, berkata: Rasulullah saw. muncul di tengah-tengah kami pada saat kami saling mengingat-ingat. Rasulullah saw. bertanya, “Apa yang sedang kamu ingat-ingat?” Sahabat menjawab, “Kami mengingat hari kiamat.” Rasulullah saw. bersabda,”Kiamat tidak akan terjadi sebelum engkau melihat 10 tandanya.” Kemudian Rasulullah saw. menyebutkan: Dukhan (kabut asap), Dajjaal, binatang (pandai bicara), matahari terbit dari barat, turunnya Isa as. Ya’juj Ma’juj dan tiga gerhana, gerhana di timur, barat dan Jazirah Arab dan terakhir api yang keluar dari Yaman mengantar manusia ke Mahsyar. (HR Muslim)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, ”Hari tidak akan berakhir, dan tahun belum akan pergi sehingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang dari keluargaku, namanya sama dengan namaku.” (HR Ahmad)

Perbedaan antara tanda-tanda kiamat kecil dan kiamat besar adalah :

1. Tanda-tanda kiamat kecil secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda kiamat besar.
2. Tanda-tanda kiamat kecil sebagiannya sudah terjadi, sebagiannya sedang terjadi dan sebagiannya akan terjadi. Sedangkan tanda-tanda kiamat besar belum terjadi.
3. Tanda-Tanda Kiamat Kecil bersifat biasa dan tanda kiamat besar bersifat luar biasa.
4. Tanda kiamat kecil berupa peringatan agar manusia sadar dan bertaubat. Sedangkan kiamat besar jika sudah datang, maka tertutup pintu taubat.
5. Tanda-tanda kiamat besar jika muncul satu tanda, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya. Dan yang pertama muncul adalah terbitnya matahari dari Barat .
 
Berkata Ali bin Abi Talib,
“Akan datang di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja, agama hanya bentuk saja,
Al-Qur’an hanya dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah.
Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga.
Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.”

Sabda Rasulullah S.A.W,
“Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, orang dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah Tanda - tanda kiamat
 
teringin nak jumpa Nabi Isa, insya Allah..
 
Mengenai Dajal..

Rasulullah s.a.w menyebut perihal Dajal serta menyatakan: "…..Sebenarnya Dajal itu seorang muda yang rambutnya kerinting, biji matanya timbul (buta sebelah); ……Sebenarnya ia akan keluar di satu tempat di antara negeri Syam dengan negeri Iraq, serta ia akan melakukan kerosakan di serata tempat yang ia sampai kepadanya (dengan menjadikan kampung orang yang menerima dakwaannya sebagai Tuhan - mewah makmur, dan kampung orang yang enggan menerima dakwaannya - susah meleset; dan dengan menunjukkan kepandaian sihirnya dengan menjadikan tempat yang terbiar dan tanah yang kering kontang - mengeluarkan khazanah buminya dan tumbuh-tumbuhan yang menghijau subur;juga menjadikan orang muda yang kuat gagah dibelah dua badannya, sepotong dicampakkan jauh dari satu lagi, kemudian diserunya, lalu kedua potongan badan itu bersatu dan orang muda itu pun hidup semula dengan tersenyum-senyum seolah-olah tidak ada sesuatu yang menimpanya; demikian juga mana-mana yang menyembahnya dimasukkan ke dalam Syurganya yang dirasai oleh orang itu sebagai Neraka, sebaliknya orang yang enggan menyembahnya dimasukkan ke dalam nerakanya yang dirasai oleh orang itu sebagai Syurga; dan lain-lain lagi)." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Wahai sekalian hamba Allah, setelah kamu mengetahui demikian maka tetapkanlah iman kamu, jangan terpengaruh kepada dakwaannya!" Kami bertanya: "Ya Rasulullah! Berapa lama ia bermaharajalela di bumi?" Baginda s.a.w menjawab: "Empat puluh hari - hari yang pertama: Panjangnya seperti setahun, dan hari yang kedua: Panjangnya seperti setahun, dan hari yang ketiga: Seperti seminggu, manakala hari-hari yang lain: Seperti hari-hari kamu yang biasa." Kami bertanya lagi: "Ya Rasulullah! Jika demikian, hari yang panjangnya seperti setahun iu misalnya cukupkah kami mengerjakan padanya sembahyang untuk sehari?" Baginda s.a.w menjawab: "Tidak, tetapi kirakanlah masa untuk mengerjakan sembahyang itu sekadar masa yang biasa kamu lakukan;"….Baginda s.a.w menerangkan lagi: "Semasa Dajal itu bermaharajalela, Allah hantar turun Nabi Isa anak Mariam lalu ia turun berhampiran dengan menara putih yang letaknya di timur bandar Damsyik…..maka Nabi Isa pun mengejar Dajal sehingga dapat menawannya di pintu kariah yang bernama: "Lud", lalu membunuhnya. Setelah itu datanglah suatu kaum yang Allah selamatkan dari bencana Dajal itu menghadap Nabi Isa a.s, lalu Nabi Isa hapuskan kesan kedukaan dan kesedihan dari air muka mereka dengan menyatakan: Bahawa Dajal telah pun dibunuh, serta mengembirakan mereka denga darjat-darjat kedudukan mereka dalam Syurga;" Nabi s.a.w menerangkan lagi: "Bahawa semasa Nabi Isa sedang menerangkan perkara-perkara yang menggembirakan mereka, Allah wahyukan kepada Nabi Isa dengan firmannya: "Bahawa Aku telah mengeluarkan sekumpulan hamba-hambaKu (Ya'juj wa Ma'juj) yang tidak ada daya upaya bagi sesiapa pun memerangi mereka; oleh itu maka bawalah hamba-hambaKu yang bersama-samamu berlindung di bukit Tursina; setelah itu Allah keluarkan Ya'juj wa Ma'juj dan mereka pun meluru turun dari tiap-tiap tempat yang tinggi….; Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya pun terkepung lama di bukit itu sehingga kepala lembu menjadi lebih berharga dan lebih baik kepada mereka dari seutas dinar kepada seseorang kamu sekarang; lalu Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya merayu kepada Allah supaya membinasakan musuh mereka, maka Allah s.w.t hantarkan ulat-ulat menyerang batang leher Ya'juj wa Ma'juj itu,mereka pun mati bergelimpangan dengan serentak seperti matinya satu jiwa. Kemudian Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya turun dari bukit itu, lalu mereka dapati tidak ada barang sejengkal pun di bumi melainkan penuh dengan bau hapak dan busuk disebabkan bangkai Ya'juj wa Ma'juj itu; maka Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya merayu lagi kepada Allah lalu Allah Taala hantarkan kumpulan burung yang batang lehernya seperti batang leher unta, maka kumpulan burung itu pun mengangkut serta mencampakkan bangkai-bangkai itu ke tempat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah Taala turunkan hujan lebat yang sebarang bangunan tidak dapat menahan airnya daripada meliputi serta mencuci muka bumi sehingga menjadi bersih dan rata seperti cermin. Kemudian Tuhan berfirman kepada bumi: Tumbuhkanlah tanamanmu serta keluarkanlah buahmu, dan kembalikanlah segala nikmatmu"; maka pada masa itu sebilangan orang boleh kenyang dengan memakan sebiji buah delima, dan boleh berteduh dengan kulitnya; dan pada masa itu juga diberkatkan Tuhan pada susu sehingga susu seekor unta perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu kaum yang besar jumlahnya, dan susu seekor lembu perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu qabilah; dan susu seekor kambing perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu suku kaum." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Semasa manusia sedang menikmati kemakmuran dan kemewahan yang tersebut tiba-tiba Allah menghantar sejenis angin yang baik….lalu mengambil nyawa tiap-tiap orang yang baik - mukmin dan muslim, dan tinggallah sahaja orang-orang jahat dengan keadaan bercakaran sesama sendiri dan berhubung jenis seperti haiwan, maka pada zaman mereka inilah berlakunya hari kiamat." (Dan pada satu riwayat yang lain: "Kemudian Allah menghantar sejenis angin yang sejuk nyaman, yang datangnya dari arah negeri Syam, maka pada saat itu tidak tinggal di atas muka bumi seorang pun yang terdapat dalam hatinya seberat zarah kebaikan atau iman melainkan diambil nyawanya oleh angin itu." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Maka tinggallah sahaja orang-orang jahat yang cepat bergerak melakukan maksiat dan kedurhakaan secepat burung terbang, dan yang menceroboh serta menzalimi satu sama lain seperti binatang buas; mereka tidak suka dan tidak mengenal perkara yang baik, dan tidak benci serta tidak melarang daripada melakukan perkara yang buruk. Pada saat itu syaitan menyamar diri kepada mereka serta bertanya: "Tidak malukah kamu meninggalkan jalan mendampingkan diri kepada Allah? Tidak mahukah kamu menurut ajakanku? Maka mereka pun bertanya: Jika demikian apa yang engkau suruh kami lakukan? Syaitan pun menyuruh mereka menyembah berhala untuk mendampingkan diri mereka dengan Tuhan (konon), mereka menerima ajakan Syaitan itu lalu menyembah berhala, sedang rezeki mereka mencurah-curah dan penghidupan mereka baik dan mewah; kemudian ditiup sangkakala, yang pertama, yang mematikan segala yang bernyawa….")

al-Nawwas bin Sam'an r.a
 
Huraian
Rasulullah s.a.w menyebut perihal Dajal serta menyatakan: "…..Sebenarnya Dajal itu seorang muda yang rambutnya kerinting, biji matanya timbul (buta sebelah); ……Sebenarnya ia akan keluar di satu tempat di antara negeri Syam dengan negeri Iraq, serta ia akan melakukan kerosakan di serata tempat yang ia sampai kepadanya (dengan menjadikan kampung orang yang menerima dakwaannya sebagai Tuhan - mewah makmur, dan kampung orang yang enggan menerima dakwaannya - susah meleset; dan dengan menunjukkan kepandaian sihirnya dengan menjadikan tempat yang terbiar dan tanah yang kering kontang - mengeluarkan khazanah buminya dan tumbuh-tumbuhan yang menghijau subur;juga menjadikan orang muda yang kuat gagah dibelah dua badannya, sepotong dicampakkan jauh dari satu lagi, kemudian diserunya, lalu kedua potongan badan itu bersatu dan orang muda itu pun hidup semula dengan tersenyum-senyum seolah-olah tidak ada sesuatu yang menimpanya; demikian juga mana-mana yang menyembahnya dimasukkan ke dalam Syurganya yang dirasai oleh orang itu sebagai Neraka, sebaliknya orang yang enggan menyembahnya dimasukkan ke dalam nerakanya yang dirasai oleh orang itu sebagai Syurga; dan lain-lain lagi)." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Wahai sekalian hamba Allah, setelah kamu mengetahui demikian maka tetapkanlah iman kamu, jangan terpengaruh kepada dakwaannya!" Kami bertanya: "Ya Rasulullah! Berapa lama ia bermaharajalela di bumi?" Baginda s.a.w menjawab: "Empat puluh hari - hari yang pertama: Panjangnya seperti setahun, dan hari yang kedua: Panjangnya seperti setahun, dan hari yang ketiga: Seperti seminggu, manakala hari-hari yang lain: Seperti hari-hari kamu yang biasa." Kami bertanya lagi: "Ya Rasulullah! Jika demikian, hari yang panjangnya seperti setahun iu misalnya cukupkah kami mengerjakan padanya sembahyang untuk sehari?" Baginda s.a.w menjawab: "Tidak, tetapi kirakanlah masa untuk mengerjakan sembahyang itu sekadar masa yang biasa kamu lakukan;"….Baginda s.a.w menerangkan lagi: "Semasa Dajal itu bermaharajalela, Allah hantar turun Nabi Isa anak Mariam lalu ia turun berhampiran dengan menara putih yang letaknya di timur bandar Damsyik…..maka Nabi Isa pun mengejar Dajal sehingga dapat menawannya di pintu kariah yang bernama: "Lud", lalu membunuhnya. Setelah itu datanglah suatu kaum yang Allah selamatkan dari bencana Dajal itu menghadap Nabi Isa a.s, lalu Nabi Isa hapuskan kesan kedukaan dan kesedihan dari air muka mereka dengan menyatakan: Bahawa Dajal telah pun dibunuh, serta mengembirakan mereka denga darjat-darjat kedudukan mereka dalam Syurga;" Nabi s.a.w menerangkan lagi: "Bahawa semasa Nabi Isa sedang menerangkan perkara-perkara yang menggembirakan mereka, Allah wahyukan kepada Nabi Isa dengan firmannya: "Bahawa Aku telah mengeluarkan sekumpulan hamba-hambaKu (Ya'juj wa Ma'juj) yang tidak ada daya upaya bagi sesiapa pun memerangi mereka; oleh itu maka bawalah hamba-hambaKu yang bersama-samamu berlindung di bukit Tursina; setelah itu Allah keluarkan Ya'juj wa Ma'juj dan mereka pun meluru turun dari tiap-tiap tempat yang tinggi….; Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya pun terkepung lama di bukit itu sehingga kepala lembu menjadi lebih berharga dan lebih baik kepada mereka dari seutas dinar kepada seseorang kamu sekarang; lalu Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya merayu kepada Allah supaya membinasakan musuh mereka, maka Allah s.w.t hantarkan ulat-ulat menyerang batang leher Ya'juj wa Ma'juj itu,mereka pun mati bergelimpangan dengan serentak seperti matinya satu jiwa. Kemudian Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya turun dari bukit itu, lalu mereka dapati tidak ada barang sejengkal pun di bumi melainkan penuh dengan bau hapak dan busuk disebabkan bangkai Ya'juj wa Ma'juj itu; maka Nabi Isa dan pengikut-pengikutnya merayu lagi kepada Allah lalu Allah Taala hantarkan kumpulan burung yang batang lehernya seperti batang leher unta, maka kumpulan burung itu pun mengangkut serta mencampakkan bangkai-bangkai itu ke tempat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah Taala turunkan hujan lebat yang sebarang bangunan tidak dapat menahan airnya daripada meliputi serta mencuci muka bumi sehingga menjadi bersih dan rata seperti cermin. Kemudian Tuhan berfirman kepada bumi: Tumbuhkanlah tanamanmu serta keluarkanlah buahmu, dan kembalikanlah segala nikmatmu"; maka pada masa itu sebilangan orang boleh kenyang dengan memakan sebiji buah delima, dan boleh berteduh dengan kulitnya; dan pada masa itu juga diberkatkan Tuhan pada susu sehingga susu seekor unta perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu kaum yang besar jumlahnya, dan susu seekor lembu perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu qabilah; dan susu seekor kambing perahan, mencukupi untuk diminum oleh satu suku kaum." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Semasa manusia sedang menikmati kemakmuran dan kemewahan yang tersebut tiba-tiba Allah menghantar sejenis angin yang baik….lalu mengambil nyawa tiap-tiap orang yang baik - mukmin dan muslim, dan tinggallah sahaja orang-orang jahat dengan keadaan bercakaran sesama sendiri dan berhubung jenis seperti haiwan, maka pada zaman mereka inilah berlakunya hari kiamat." (Dan pada satu riwayat yang lain: "Kemudian Allah menghantar sejenis angin yang sejuk nyaman, yang datangnya dari arah negeri Syam, maka pada saat itu tidak tinggal di atas muka bumi seorang pun yang terdapat dalam hatinya seberat zarah kebaikan atau iman melainkan diambil nyawanya oleh angin itu." Nabi s.a.w bersabda lagi: "Maka tinggallah sahaja orang-orang jahat yang cepat bergerak melakukan maksiat dan kedurhakaan secepat burung terbang, dan yang menceroboh serta menzalimi satu sama lain seperti binatang buas; mereka tidak suka dan tidak mengenal perkara yang baik, dan tidak benci serta tidak melarang daripada melakukan perkara yang buruk. Pada saat itu syaitan menyamar diri kepada mereka serta bertanya: "Tidak malukah kamu meninggalkan jalan mendampingkan diri kepada Allah? Tidak mahukah kamu menurut ajakanku? Maka mereka pun bertanya: Jika demikian apa yang engkau suruh kami lakukan? Syaitan pun menyuruh mereka menyembah berhala untuk mendampingkan diri mereka dengan Tuhan (konon), mereka menerima ajakan Syaitan itu lalu menyembah berhala, sedang rezeki mereka mencurah-curah dan penghidupan mereka baik dan mewah; kemudian ditiup sangkakala, yang pertama, yang mematikan segala yang bernyawa….")
 
Peperangan Antara Dua Kuasa Besar

Dari Abu Hurairah r.a katanya Rasulullah s.a.w bersabda:”Belum akan terjadi kiamat sebelum dua golongan besar saling memerangai antara satu sama lain, sedangkan korban di kedua belah pihak sangat besar pula. Dan alasan kedua-duanya hanyalah satu.
 
Kawasan Larangan Dajjal

Dari Anas bin Malik r.a dari Nabi saw. sabdanya,:”Semua negeri akan diinjak oleh Dajjal, melainkan Mekah dan Madinah. Di mana setiap jalan masuk ke dalam kedua kota itu dijaga oleh malaikat dengan berbaris. Kemudian Madinah bergoncang tiga kali goncangan, maka ketika itu Allah SWT mengeluarkan semua orang kafir dan orang munafik.
 
Kedatangan Imam Mahadi

Rasulullah s.a.w bersabda: "Mahadi itu dari keturunanku, dahinya luas, hidungnya mancung; ia akan memenuhi bumi dengan kejujuran, dan keadilan, sebagaimana bumi sebelum itu penuh dengan kezaliman dan kecurangan; ia memerintah selama tujuh tahun."

Abu Sa'id Al-Khudri r.a



Huraian
Rasulullah s.a.w bersabda: "Mahadi itu dari keturunanku, dahinya luas, hidungnya mancung; ia akan memenuhi bumi dengan kejujuran, dan keadilan, sebagaimana bumi sebelum itu penuh dengan kezaliman dan kecurangan; ia memerintah selama tujuh tahun."
 
Back
Top
Log in Register