post sedara Luke hanya menjlskan atsar Sayidina Umar RA, iaitu menggunakan hujah bhw ia "
baru muncul semula setelah Nabi s.a.w tinggalkan"...
jika begitu sy blh sandarkan pendpt bhw majlis tahlil jg muncul semula slps dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW spt hadis2 di bwh...
Dalil mengucapkan tahlil
Hadrat Ya'la bin Syaddad r.anhu berkata ayah saya Syaddad bin Aus r.anhu telah meriwayatkan suatu peristiwa yang dibenarkan oleh Sayyidina 'Ubadah bin Somit r.anhu. Beliau berkata bahawa pernah sekali kami berada di sisi Nabi SAW dan dengan tidak semena mena Baginda SAW bertanya, "Adakah terdapat orang asing (orang kafir) dalam kalangan kamu?" Kami menyahut, "Tidak ada wahai Rasulullah." Lalu Baginda SAW menyuruh kami menutup pintu-pintu, kemudian Baginda SAW bersabda, "Angkatkanlah tangan tangan kamu dan ucapkan La ila ha illah." Maka kami pun mengangkat tangan tangan kami seketika (dan mengucapkan La ila a illah." Lantas Baginda SAW bersabda, "Segala pujian bagi Allah SWT. Wahai Allah, sesungguhnya Engkau mengutuskan aku dengan kalimah ini. Engkau telah menjanjikan kepadaku syurga dengan kalimah ini dan Engkau tidak memungkiri janji." Seterusnya Baginda SAW bersabda, "Bergembiralah kamu kerana Allah SWT telah mengampuni kamu sekalian." (Hadis riwayat Ahmad)
Dalil membaca Yasin
Dari Ma'qil bin Yasar ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Bacakanlah surat Yaasiin atas orang yang meninggal di antara kalian." (HR Abu Daud, An-Nasaa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)
"Jantungnya Al-Quran adalah surat Yaasiin. Tidak seorang yang mencintai Allah dan negeri akhirat membacanya kecuali dosa-dosanya diampuni. Bacakanlah (Yaasiin) atas orang-orang mati di antara kalian." (Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim). Hadits ini dicacat oleh Ad-Daruquthuny dan Ibnul Qathan, namun Ibnu Hibban dan Al-Hakim menshahihkannya.
Dalil sedekah utk jenazah
Dari Abdullah bin Abbas ra. bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada ditempat, lalu ia datang kepada Nabi SAW unntuk bertanya, "Wahai Rasulullah SAW sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya tidak ada di tempat, apakah jika saya bersedekah untuknya bermanfaat baginya?" Rasul SAW menjawab, "Ya." Saad berkata, "Saksikanlah bahwa kebunku yang banyak buahnya aku sedekahkan untuknya." (HR Bukhari).
Dari Ibnu Abbas ra. bahwa seorang wanita dari Juhainnah datang kepada Nabi SAW dan bertanya, "Sesungguhnya ibuku nadzar untuk hajji, namun belum terlaksana sampai ia meninggal, apakah saya melakukah haji untuknya?" Rasul menjawab, "Ya, bagaimana pendapatmu kalau ibumu mempunyai hutang, apakah kamu membayarnya? Bayarlah hutang Allah, karena hutang Allah lebih berhak untuk dibayar." (HR Bukhari)
~~~~~~~~~~~~~~~~
respon dr sedara Luke jg x menjlskan pendirian Imam Syafies yg mengatakan wujudnyer bid'ah dhalalah & bid'ah hasanah...
aderkah Imam Syafie lbh pandai dr Nabi Muhammad SAW???...
one down, one more to go, silakan...
~~~~~~~~~~~~~~~~~
sy x mengatakan pendpt sy betul & pendpt sedara slh atau seblknyer...
yg sy inginkan spikan adalah berhati2 dlm mengatakan sedara sesama Islam tuh sesat...
krn Nabi Muhammad SAW x mgkn silap, tp kiter yg kemgknan bsr silap dlm memahami sabda Baginda...
sy lbh berasa selesa mengambil pendpt yg x mengatakan sesaper pon sesat, krn ia lbh selamat...