BlueDream
Legendary Member

- Messages
- 12,911
- Joined
- Apr 11, 2007
- Messages
- 12,911
- Reaction score
- 61
- Points
- 120
jawab soalan ni: rasulullah dan para sahabat pernah buat ke tak?...dan bagaimana nak fahamkan hadith dibawah ni.
كُلُّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ
"Setiap yang diada-adakan itu bid'ah, setiap yang bid'ah itu sesat dan setiap yang sesat itu adalah ke dalam neraka". (Hadis Riwayat Muslim)
فِى خُطْبَةِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: اَمَّا بَـعْدُ: فَاِنَّ خَيْرَ الْحَدِيْـثِ كِتَابُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدَْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَـلَّمَ ، وَشَرَّ اْلاُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ ، وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ
"Dalam khutbah Nabi sallallahu 'alaihi wa sallam baginda bersabda: Kemudian dari itu, sesungguhnya sebaik-baik perkataan itu kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad sallallahu 'alaihi wa sallam dan sekeji-keji perkara (perbuatan) ialah mengada-adakan yang baru dan setiap bid'ah (yang baru itu) adalah sesat dan setiap yang sesat ke neraka". (Hadis Riwayat Muslim, Abu Daud dan Ibn Majah)
Kau masih gagal menunjukkan ketegasan ilmumu dengan cara skip soalan yg aku kemukakan dalam post sebelum.
diulangi soalannya
Belum jelas, soalannya ialah dalam solat(ibadah khusus) sambil guna mic(muamalah)... adakah ibadah khususnya jadi bidaah?
Baca Quran ibadah khusus... jadi mesti kau akan kata majlis tilawah AQ tu bida'ah. Betul? Adakah semua orang yg terlibat dalam majlis tu jadi sesat?
Jika kau tak jawab, bagaimana utk aku tahu apa yg kau faham sebagai bida'ah..
Kita tahu, semua orang tahu, bahawa kita semua pernah membaca hadis tersebut. Perkara yg dipersoalkan di sini ialah apa yg kau faham sebagai "setiap bida'ah"?
Jika ku perhati dari cara kau mengambil hadis dan skip sebahagian hadis... kau telah memaksakan maksud pernyataan "setiap bida'ah" tersebut.
Sedang Umar Al-Khattab, orang yg benar2 faham agama dan mengetahui hadis lebih dari kita semua mengatakan "Sebaik-baiknya bid'ah adalah ini" melalui hadis di bawah.
وَعَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّهُ قَالَ
خَرَجْتُ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَيْلَةً فِي رَمَضَانَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَإِذَا النَّاسُ أَوْزَاعٌ مُتَفَرِّقُونَ يُصَلِّي الرَّجُلُ لِنَفْسِهِ وَيُصَلِّي الرَّجُلُ فَيُصَلِّي بِصَلَاتِهِ الرَّهْطُ فَقَالَ عُمَرُ إِنِّي أَرَى لَوْ جَمَعْتُ هَؤُلَاءِ عَلَى قَارِئٍ وَاحِدٍ لَكَانَ أَمْثَلَ ثُمَّ عَزَمَ فَجَمَعَهُمْ عَلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ ثُمَّ خَرَجْتُ مَعَهُ لَيْلَةً أُخْرَى وَالنَّاسُ يُصَلُّونَ بِصَلَاةِ قَارِئِهِمْ قَالَ عُمَرُ نِعْمَ الْبِدْعَةُ هَذِهِ وَالَّتِي يَنَامُونَ عَنْهَا أَفْضَلُ مِنْ الَّتِي يَقُومُونَ يُرِيدُ آخِرَ اللَّيْلِ وَكَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ أَوَّلَهُ
Dan dari Ibnu Syihab dari 'Urwah bin Az Zubair dari 'Abdurrahman bin 'Abdul Qariy bahwa dia berkata; "Aku keluar bersama 'Umar bin Al Khaththob radliallahu 'anhu pada malam Ramadhan menuju masjid, ternyata orang-orang shalat berkelompok-kelompok secara terpisah-pisah, ada yang shalat sendiri dan ada seorang yang shalat diikuti oleh ma'mum yang jumlahnya kurang dari sepuluh orang. Maka 'Umar berkata: "Aku pikir seandainya mereka semuanya shalat berjama'ah dengan dipimpin satu orang imam, itu lebih baik". Kemudian Umar memantapkan keinginannya itu lalu mengumpulkan mereka dalam satu jama'ah yang dipimpin oleh Ubbay bin Ka'ab. Kemudian aku keluar lagi bersamanya pada malam yang lain dan ternyata orang-orang shalat dalam satu jama'ah dengan dipimpin seorang imam, lalu 'Umar berkata: "Sebaik-baiknya bid'ah adalah ini. Dan mereka yang tidur terlebih dahulu adalah lebih baik daripada yang shalat awal malam, yang ia maksudkan untuk mendirikan shalat di akhir malam, sedangkan orang-orang secara umum melakukan shalat pada awal malam.
(Rujukan : Shahih Bukhari)
Kemudian diikuti pula oleh Imam As-Syafie yg membahagiakan bida'ah kepada bida'ah hasanah dan bida'ah dholalah. Bukan sebagaimana cara kau faham "setiap bida'ah" dalam hadis tersebut. Takkan kau dah jadi lebih arif banding Umar Al-Khattab dan Imam Syafie dalam bidang hadis dan hukum kot.
Last edited: