BTC USD 83,002.0 Gold USD 4,155.60
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Hijab Punuk Unta

tokok_tambah

Active Member
Messages
1,586
Joined
Sep 1, 2010
Messages
1,586
Reaction score
6
Points
25
260171_379141055528866_1618140950_n.png

942432_378058662303772_794439821_n.jpg
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” [HR. Muslim no. 2128]

“Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta”, maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga mirip dengan punuk-punuk unta. Maksud dari hadits “kepala mereka seperti punuk onta”, adalah wanita yang menguncir atau menggulung rambutnya sehingga tampak sebuah benjolan di bagian belakang kepala dan tampak dari balik hijabnya .

Ancaman yang sangat keras bagi setiap wanita yang keluar rumah menonjolkan rambut yang tersembunyi di balik hijabnnya dengan ancaman tidak dapat mencium bau wangi surga, padahal bau wangi surga bisa dicium dari jarak yang sangat jauh. Itu dalam perkara menonjolkan rambut saja keras ancamannya. Jika kita lihat sekarang, cara berjilbab kebanyakan kaum muslimah masih membentuk lengan, pinggang, kaki, leher, dll. Seperti hanya melilitkan kain ditubuhnya, tidak menutupi. Berpakaian tetapi telanjang.

Ketahuilah saudariku, industri fashion yang mengklaim diri mereka sebagai trendsetter pakaian muslimah itu tidak peduli apakah engkau masuk surga atau neraka karena produk mereka. Mereka hanya peduli bagaimana engkau mengeluarkan uang untuk mereka.

Setiap manusia perlu proses. Mari berproses menjadi lebih baik. Bukan berproses justru semakin menjauhi syari’at Allah dan Rasulnya.

“Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS. Al-Ahzab: 36 ]

“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu ..” [Q.S. Al Hujaraat : 15]

Sebarkan agar kaum muslimah tahu, sehingga bisa mawas diri akan hal ini.

sos : http://peribadirasulullah.wordpress.com/2013/05/13/cara-bertudung-yang-betul/
 
Last edited:
Info yg baik TT, tapi tang ayat 'Setiap manusia butuh proses' tu den raso keno ubah tu hehehe bahaso Indon sodap tapi takut faham lain makno...
 
cara pakaian wanita dalam Al Quran

intipati 24:31
yaghdud'na min absarihinna
tudukkan pandangan
wayahfazna furujahunna
memelihara faraj mereka
( tdak berzina, tidak menampakkan celah peha )
wala yub'dina zinatahunna
tidak memperlihatkan perhiasan tubuh
( zinatahunna = perhiasan tubuh, bukan perhasan emas
- perhiasan tubuh ialah anggota badan yang
membawa tarikan zina, seperti ponggong,
peha, celah peha,belakang badan )
illa ma zahara minha
kecuali yang zahir-ialah anggota badan yang tidak
membawa tarikan zina, seperti muka, rambut, tangan, kaki.
walyadrib'na bikhumurihinna
dan tarik kain pelindung
ala juyubihinna
ke atas ( untuk menutup ) dada mereka
( perintah menutup dada sangat jelas )

---------------------------
intipati 33:59
yud'nina 'alayhinna
sarungkan ke tubuh mereka
min jalabibihinna
pakaian luaran ( jubah labuh )
( maksudnya pakaian dalam dah pakai, contohnya T-shirt
lengan panjang, kemeja lengan panjang,skirt labuh,
seluar labuh. kemudian sarungkan pakaian luaran
seperti jubah labuh untuk menutup seluruh
tubuh mereka.( tidak termasuk kepala )
----------------------
*** perintah tutup dada jelas, perintah tutup rambut
tidak ada , perkataan rambut juga tidak ada
dalam ayat-ayat di atas, yg ini agak
controversi bagi mereka yg taksub dgn kitab hadis***
--------------------------
Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan
kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu,
dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa
itulah yang sebaik-baiknya.
Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia)
Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya)
supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
(Al-A'raaf 7:26)

( pakaian berupa taqwa ialah pakaian yang dipakai
untuk beribadah, seperti untuk mengerjakan solat
dan haji.ya itu menutup seluruh tubuh kecuali
muka dan tapak tangan.
ini bukan bermakna pakaian yag diterangkan dalam ayat
24:31 dan 33:59 itu tidak baik, semuanya itu baik
sebagai pakaian harian, tetapi sebaik-baik pakaian
ialah pakaian berupa taqwa, iaitu pakaian yang
dipakai untuk beribadah. )
-------------------------------
*** perintah menutup seluruh tubuh sehingga hanya
menampakkan biji mata sahaja, langsung tidak ada
dalam Al Quran.
mereka yang berpakaian begitu adalah kerana mereka
bersikap melampau batas.
sesungguhnya Allah tidak suka orang-orang yang
melampau batas.***

Wahai anak-anak Adam! Pakailah pakaian kamu yang
indah berhias pada tiap-tiap kali kamu ke tempat ibadat
(atau mengerjakan sembahyang),
dan makanlah serta minumlah, dan jangan pula kamu melampau;
sesungguhnya Allah tidak suka akan
orang-orang yang melampaui batas.
(Al-A'raaf 7:31)
( anak-anak Adam tu bukan semuanya lelaki,
perempuan ada juga, maknanya orang perempuan
juga boleh pergi ke masjid/surau.
Allah suruh pakai pakaian yang indah berhias,
berhias termasuk memakai barang kemas dan minyak wangi,
maknanya orang perempuan juga boleh pakai minyak wangi.)

==============================
di akhir ayat-ayat berkaitan pakaian wanita
Allah tidak mengancam dgn balasan neraka
sebaliknya Allah menawarkan rahmat, taubat
dan keampunan.
begitulah Allah yang maha pengampun
dan maha penerima taubat.

Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda
(limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya)
supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
(Al-A'raaf 7:26)

bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,
wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.
(An-Nuur 24:31)

Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun,
lagi Maha Mengasihani.
(Al-Ahzaab 33:59)
=============================
orang dulu dulu tak pakai tudung, tapi pakai
kain selendang untuk tutup dada, itu dah betul dah tu,
tapi bila golongan taksub hadis menguasai pasaran
mereka tambah wajib tutup rambut.
 
hadis bonggol unta bercanggah dgn al quran kerana,
dalam al quran Allah tidak mengancam wanita dgn seksaan neraka
sebaliknya Allah menawarkan rahmat,taubat dan keampunan.
begitulah Allah yang maha pengampun
dan maha menerima taubat.
-----------------------------------
Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda
(limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya)
supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
(Al-A'raaf 7:26)

bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,
wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.
(An-Nuur 24:31)

Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun,
lagi Maha Mengasihani.
(Al-Ahzaab 33:59)
---------------------------------
hadis bonggol unta juga bercanggah dgn naluri
semula jadi wanita yg sememangnya suka berambut panjang.
sekiranya rambut yg panjang itu dibiarkan menggerbang
sudah tentulah kelihatannya amat jelek,
cara utk kelihatan kemas ialah dgn mengikat dan
membuat sanggul di belakang atau di atas kepala.
 
Back
Top
Log in Register