BTC USD 84,783.3 Gold USD 4,140.83
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Dunia Islam

hadis 11 tentang dajjal

Dari Asma binti Abu Bakar r.a. bahawa dia mengatakan: Saya datang kepada Aisyah ketika gerhana matahari dan orang-orang banyak sedang berdiri (solat Khusuf) dan dia sedang solat pula. Saya bertanya: "Mengapa orang banyak ini?" Aisyah mengisyaratkan dengan tangannya ke langit dan mengucapkan subhanallah. Saya bertanya: "Tanda (kekuasaan Tuhan)?" Dia menganggukkan kepalanya (membenarkan). Setelah Rasulullah saw. selesai mengerjakan solat, beliau memuji Allah, dan menyanjungNya. Sesudah itu beliau mengucapkan: "Segala sesuatu yang ku lihat, sekarang telah ku lihat di hadapanku, bahkan syurga dan neraka. Diwahyukan kepada ku bahawa kamu akan diuji (ditanyai) dalam kubur kira-kira serupa dengan fitnah dajjal. Adapun orang beriman atau orang Islam menjawab: "Muhammad datang kepada kami membawa keterangan, lalu kami terima dan kami percayai. Lalu dikatakan kepada orang itu: "Tidurlah dengan baik, kerana kami telah tahu bahawa engkau seorang, yang yakin!" Tetapi orang munafik atau orang-orang yang ragu-ragu mengatakan: "Saya tidak tahu, hanya saya mendengar orang banyak menyebut sesuatu, lalu saya sebut pula serupa itu."

Hadis Bukhari
 
hadis 12 tentang dajjal

Dari Hudzaifah r.a., katanya: Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Ketika Dajjal itu ke luar dia membawa air dan api. Adapun yang dilihat orang itu seperti api, sebenarnya ialah air yang dingin. Adapun yang dilihat orang itu sebagai air dingin sebenarnya ialah api yang membakar. Siapa yang mendapatinya di antara kamu, hendaklah ia masuk ke dalam apa yang dilihatnya berupa api, kerana sebenarnya itulah air yang dingin". Kata Hudzaifah: Dan lagi saya mendengar beliau bersabda: "Ada seorang laki-laki sebelum kamu didatangi malaikat untuk mengambil rohnya. Dikatakan kepadanya: "Adakah engkau mengerjakan kebaikan?" Jawabnya: "Saya tidak tahu". Kata Malaikat: "Cuba perhatikan!" Jawabnya: Yang saya ketahui hanyalah saya jual beli dengan manusia di dunia, dan saya pun mengambil dan memberikan dari dan kepada mereka, saya beri janji orang yang berkecukupan dan saya bebaskan orang yang berkesempitan". Tuhan memasukkan orang itu ke dalam syurga.

Kemudian berkata Hudzaifah: Dan saya mendengar pula beliau bersabda: "Ada seorang laki-laki yang telah mendekati ajalnya. Setelah ia putus harapan untuk hidup, ia berwasiat kepada keluarganya: "Apabila saya telah mati, kumpulkanlah kayu api yang banyak untuk membakar saya dan nyalakanlah api dengan kayu itu. Apabila api itu memakan daging saya dan telah sampai kepada tulang dan tulang itu pun telah terbakar pula, maka ambillah dan tumbuklah supaya jadi abu. Kemudian nantikanlah waktu hari yang keras anginnya, dan terbangkanlah abu itu ke laut!" Mereka pun mengerjakannya. Kemudian Tuhan mengumpulkannya. Kata Tuhan kepadanya: "Mengapa Engkau perbuat yang demikian itu'?" Katanya: "Karena takut kepada Engkau". Tuhan mengampuninya.

Hadis Bukhari
 
hadis 13 tentang dajjal

Dari Abu Hurairah r.a. bahawa Rasulullah saw. bersabda: Belum akan terjadi kiamat sebelum timbul peperangan antara dua pasukan besar, antara keduanya timbul perang besar, sedang seruan keduanya sama. Dan sebelum lahir beberapa dajjal (penipu besar) yang amat pandai berbohong, hampir sebanyak tiga puluh orang, semua mendakwakan dirinya utusan Allah.

Dan sebelum ilmu pengetahuan diambil (berkurang), banyak kegoncangan, zaman bertambah cepat, kekacauan bermaharajalela dan banyak huru-hara, iaitu pembunuhan. Dan sebelum harta sampai melimpah-ruah, sehingga orang yang berharta ingin hendak memperoleh orang yang akan menerima sedekahnya dan ditawarkannya (kian ke mari), tetapi orang yang ditawar untuk menerima sedekah itu mengatakan tidak lagi memerlukannya.

Dan juga sebelum orang banyak bermegah-megah (bersenang-senang) dalam gedung-gedung besar. Dan sebelum seseorang melalui kubur orang lain, Lalu dia mengatakan: "Wahai, hendaknya saya menggantikan orang itu." Dan sebelum matahari terbit di tempat terbenamnya. Setelah matahari terbit (sebelah barat) dan kelihatan oleh orang banyak mereka beriman semuanya, tetapi ketika itu keimanan tidak berguna kepada seseorang yang belum beriman sebelumnya atau keimanannya belum menimbulkan usaha-usaha yang baik.

Ketika kiamat terjadi, dua orang yang hendak berjual beli telah mengembangkan kain di hadapan keduanya, tidak sempat lagi meneruskan jual beli dan tidak pula sempat melipat kain. Ketika kiamat terjadi, seseorang yang baru selesai memerah susu lembunya, tidak sempat lagi meminumnya. Ketika kiamat terjadi, seseorang yang sedang memperbaiki tepi kolamnya tidak sempat lagi meminum airnya. Ketika kiamat terjadi, seseorang yang mengangkat makanan ke mulutnya, tidak sempat lagi memakannya."

Hadis Bukhari
 
hadis 14 tentang dajjal

Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda: "Di jalan-jalan masuk ke Madinah ada malaikat. Kerana itu tidak dapat masuk ke dalamnya penyakit , taun(penyakit menular) dan tidak pula Dajjal."

Hadis Bukhari
 
hadis 15 tentang dajjal

Dari Ibnu Abbas r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Pada malam Isra (Mikraj), saya melihat Nabi Musa seorang laki-laki merah bercampur hitam warnanya, tinggi, lagi keriting rambutnya, seolah-olah dari orang suku bangsa Syanuah.

Dan saya melihat Nabi Isa seorang laki-laki perawakannya besar tegap, merah bercampur putih warnanya, panjang (tidak keriting) rambutnya. Dan saya melihat malaikat penjaga neraka dan Dajjal dalam beberapa ayat (tanda-tanda kekuasaan Tuhan) yang kesemuanya itu diperlihatkan Tuhan kepada saya. Maka janganlah engkau dalam keadaan ragu tentang menemuiNya"

Hadis Bukhari
 
hadis 16 tentang dajjal

Dari Abu Bakrah r.a., dari Nabi saw. sabdanya: "Tidak akan dapat masuk ke Madinah, Al Masih Ad Dajjal yang ditakuti. Madinah ketika itu mempunyai tujuh buah pintu. Pada tiap-tiap pintu terdapat dua orang malaikat."

Hadis Bukhari
 
hadis 17 tentang dajjal

Dari Nawas bin Sam'an r.a. katanya: "Pada suatu pagi Rasulullah saw. berbicara mengenai Dajjal. Kadang-kadang beliau merendahkan suara dan kadang-kadang meninggikannya, sehingga kami merasa seolah-olah berada dalam kelompok lebah.

Petang hari kami mendatangi beliau. Beliau sudah tahu persoalan kami. Tanya beliau, "Apa khabar kalian?" Jawab kami, "Ya, Rasulullah! Tadi pagi Anda berbicara mengenai Dajjal. Kadang-kadang Anda merendahkan suara dan kadang-kadang meninggikannya, sehingga kami merasa seolah-olah berada dalam kelompok lebah."

Jawab Rasulullah saw., "Bukan Dajjal yang mengkhuatirkan ku terhadap kamu sekalian. Jika dia muncul, dan aku masih berada di antara kamu, tentu aku akan membelamu terhadapnya. Dan jika dia muncul, sedangkan aku sudah tidak berada di sampingmu, maka ummat manusia akan menjadi pembela atas dirinya sendiri, dan Allah Ta'ala pengganti ku menjadi pembela atas setiap orang muslim.

Dajjal pemuda berambut keriting, matanya picik (buta matanya sebelah). Aku lebih condong mengatakannya serupa dengan Abdul 'Uzza bin Qathan. Barangsiapa di antara kamu bertemu dengannya, bacakan kepadanya permulaan surat Kahfi. Dia akan muncul di suatu tempat sunyi antara Syam dan Iraq.

Lalu dia merusak ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah! Kerana itu teguhkan pendirianmu!" Tanya kami, "Ya, Rasulullah! Berapa lama dia tinggal di bumi?" Jawab Rasulullah saw., "Empat puluh hari. Satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti sepekan, dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang."

Tanya kami, "Ya, Rasulullah! Ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami solat seperti solat kami sekarang?" Jawab beliau, "Tidak! Tetapi hitunglah bagaimana patutnya." Tanya kami, "Berapa kecepatannya (berjalan) di bumi?" Jawab beliau, "Seperti hujan ditiup angin.

Dia mendatangi suatu kaum, maka diajaknya kaum itu supaya iman kepadanya, lalu mereka iman dan mematuhi segala perintahnya. Diperintahkannya langit supaya hujan maka turunlah hujan. Diperintahkannya bumi supaya subur, maka tumbuhlah tumbuh-tumbuhan. Bila hari telah petang, ternak mereka pulang ke kandang dalam keadaan lebih gemuk dan dengan susu lebih besar kerana cukup makan.

Kemudian didatanginya kaum yang lain dan diajaknya mereka supaya iman kepadanya. Tetapi mereka menolak ajakannya. Maka dia berlalu dari mereka. Besok pagi negeri mereka menjadi kering kontang dan kekayaan mereka habis sama sekali. Kemudian dia lalu di suatu negeri yang telah rosak binasa. Katanya, "Keluarkan perbendaharaanmu!" Maka keluarlah seluruh kekayaan negeri itu dan pergi mengikuti Dajjal seperti pemimpin lebah diikuti rakyatnya.

Kemudian dipanggilnya seorang muda remaja lalu dipukulnya dengan pedang sehingga anak muda itu belah dua dan belahannya terlempar sejauh anak panah dipanahkan. Dajjal memanggil tubuh yang telah terbelah itu kembali. Dia datang seutuhnya dan dengan wajah berseri-seri sambil tertawa. Sementara Dajjal asyik dengan perbuatan-perbuatannya yang merosak, Allah Ta'ala membangkitkan Isa Al Masih Ibnu Maryam.

Dia diturunkan Allah dekat menara putih sebelah timur Damsyiq, memakai dua pakaian berwarna, berpegang pada sayap dua malaikat. Apabila dia menundukkan kepala hujan turun, dan apabila dia mengangkat kepala berjatuhan daripadanya biji-biji perak bagaikan mutiara. Orang kafir tidak diperkenankan mencium bau nafasnya. Siapa yang menciumnya dia terus mati. Bau nafasnya tercium sejauh mata memandang. Maka dicarinya Dajjal bertemu olehnya di pintu gerbang kota Lud (sebuah kota dekat Baitul Maqdis), lalu dibunuhnya Dajjal.

Kemudian didatanginya kaum yang dipelihara Allah dari kejahatan Dajjal. Maka diusapnya mereka dan dikhabarkannya kepada mereka kedudukannya di syurga. Allah mewahyukan kepada 'Isa a.s., Aku akan mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tak terkalahkan oleh siapa pun. Kerana itu selamatkanlah hamba-hamba-Ku (yang saleh) ke bukit." Lalu Allah Ta'ala membangkitkan Ya'juj dan Ma'juj.

Mereka turun melanda dari tempat yang tinggi. Gelombang pertama melalui telaga Thiber, lalu mereka minum habis air telaga tersebut. Kemudian lewat pula rombongan yang lain. Kata mereka, "Sesungguhnya dahulu di sini ada air." Nabi 'Isa dan para sahabat beliau terkepung sehingga sebuah kepala sapi lebih berharga bagi mereka daripada seratus dinar bagi seorang kamu hari ini (kerana kekurangan makanan).

Nabiyallah 'Isa dan para sahabat beliau mendoa semoga Allah Ta'ala menghancurkan Ya'juj dan Ma'juj. Maka dikirim Allah kepada mereka penyakit hidung seperti pada haiwan-haiwan sehingga mereka mati semuanya. Kemudian Nabi 'Isa dan para sahabatnya turun ke bumi. Tetapi tidak sejengkal tanah pun didapatinya melainkan penuh dengan bangkai-bangkai busuk. Nabiyallah 'Isa dan para sahabatnya mendoa semoga Allah sudi menyingkirkan bangkai-bangkai busuk itu.

Maka dikirim Allah burung-burung sebesar unta lalu diangkatnya bangkai-bangkai tersebut dan dilemparkannya ke tempat yang dikehendaki Allah. Kemudian diturunkan Allah hujan, sehingga walaupun rumah tanah liat dan rumah-rumah bulu dibersihkannya sehingga bumi kelihatan seperti kaca. Kemudian diperintahkan Allah kepada bumi, "Tumbuhkan tumbuh-tumbuhanmu dan kembalikan keberkatanmu!"

Ketika itu sekelompok keluarga kenyang memakan sebuah delima dan mereka dapat berteduh di bawah kulitnya. Rezeki mereka sangat berkah, sehingga susu seekor unta cukup untuk orang sekampung. Susu seekor sapi cukup untuk orang satu qabilah. Susu seekor biri-biri cukup untuk sekelompok keluarga dekat.

Ketika mereka sedang berada dalam keredhaan Tuhan yang demikian, tiba-tiba Allah mengirim angin baik melalui ketiak mereka, maka tercabut ruh setiap orang mukmin dan orang muslim. Maka tinggal orang-orang jahat belaka, bercampur-baur seperti keldai. Maka ketika itu terjadilah kiamat."

Hadis Muslim
 
hadis 18 tentang dajjal

Dari Abu Sa'id Al Khudri r.a. katanya: "Rasulullah saw. menceritakan kepada kami suatu cerita yang panjang mengenai Dajjal. Antara lain beliau menceritakan Dajjal itu datang. Dia terlarang masuk ke Madinah. Kerana itu dia berhenti di sebuah kebun di pinggir kota. Pada hari itu datang kepadanya seorang lelaki elok. Kata lelaki itu, "Aku memastikan bahawa engkau adalah Dajjal yang diceritakan Rasulullah saw. ke pada kami." Kata Dajjal kepada para pengikutnya, "Bagaimana pendapat kalian, jika ku bunuh orang ini, aku bisa menghidupkannya kembali. Ragukah kalian akan hal itu?"

Jawab mereka, "Tidak!" Maka dibunuhnya orang itu, kemudian dihidupkannya kembali. Setelah hidup kembali lelaki itu berkata kepada Dajjal, "Demi Allah! Sekarang aku tambah yakin engkau sesungguhnya Dajjal." Dajjal hendak membunuhnya kembali, tetapi dia tidak sanggup lagi melakukannya. Kata Abu Ishaq, "Lelaki itu ialah Nabi Khidhir 'alaihissalam."

Hadis Muslim
 
hadis 19 tentang dajjal

Dari Hudzaifah r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda: "Aku lebih tahu tentang Dajjal daripada Dajjal itu sendiri. Dia mempunyai dua sungai yang mengalir. Yang satu kelihatan oleh mata mengalirkan air putih bersih, sedang yang satu lagi kelihatan bagaikan api bergejolak yang sedang mengalir. Siapa yang menemukannya, hendaklah didatanginya sungai yang kelihatan seperti api menyala, lalu pejamkan mata, tundukkan kepala dan minumlah airnya. Maka sesungguhnya itulah air sejuk. Dajjal matanya tertutup oleh selapis daging tebal. Antara kedua matanya terdapat tulisan 'kafir', yang dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik yang tahu tulis baca atau tidak."

Hadis Muslim
 
hadis 20 tentang dajjal

Dari Anas bin Malik r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda: "Tidak sebuah jua pun negeri, melainkan semua dipijak oleh Dajjal. Kecuali Mekah dan Madinah. Semua jalan yang menuju ke sana, dijaga Malaikat dengan berbaris. Maka berhentilah Dajjal di sebuah kebun (di pinggir kota Madinah). Madinah bergoyang (gempa) tiga kali. Orang-orang kafir dan orang-orang munafik keluar semuanya dari kota Madinah menemui Dajjal."

Hadis Muslim
 
Back
Top
Log in Register