BTC USD 85,300.0 Gold USD 4,159.17
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Dari Trader Untuk Trader

fxmaniac

Fun Poster
Messages
451
Joined
Dec 17, 2010
Messages
451
Reaction score
68
Points
20
just nak share info : (dapat dari website company forex indon)

Pesanan Pabrik AS Tekan Euro
Euro tergelincir dari posisi tertinggi 3 minggu
versus Dollar AS pada hari Selasa, akibat terbebani
oleh angka Pesanan sektor Pabrik AS yang
mengejutkan, dengan tekanan lebih lanjut yang
berasal dari keraguan terhadap rencana penerbitan
obligasi zona Euro. Data menunjukkan pesanan baru
yang diterima oleh pabrik-pabrik AS mengalami
peningkatan pada bulan November, sementara
pesanan pabrik yang termasuk alat transportasi
mencatat kenaikan terbesar dalam 8 bulan terakhir,
yang memicu pembelian Dollar AS terhadap Euro. Euro
juga tertekan oleh melemahnya sektor komoditas.
"Bearish akan selalu menghinggapi Euro
selama masalah hutang belum terselesaikan. Kondisi
itu akan terus berulang, sehingga pergerakan naik
Euro menjadi rentan," kata Aston Chan, manajer
portofolio pada hedge fund GLC di London. Euro
sebelumnya sempat memperlihatkan penguatan
didukung perbaikan secara keseluruhan pada siklus
industri global. Indeks PMI zona Eropa bulan
Desember direvisi naik hari Senin, mengindikasikan
pertumbuhan di kawasan tersebut telah beranjak naik.

Pound Terdukung Sektor Manufaktur
Pound melesat pasca sebuah laporan yang
menunjukkan sektor manufaktur Inggris berekspansi
pada laju tercepat dalam 16 tahun di bulan Desember,
disertai meningkatnya perkiraan inflasi. Sterling
menguat seiring indeks PMI mencatat peningkatan
menjadi 58,3 dari revisi 57,5 pada bulan November,
menurut laporan Markit Economics dan CIPS. Bank of
England juga merilis data Persetujuan Kredit yang lebih
kuat dari perkiraan pada bulan November.
"PMI termasuk rangkaian berita paling penting,
dan Sterling menguat karenanya," kata Adam Cole,
kepala strategi mata uang global pada RBC Capital
Markets di London. "Data Inggris secara keseluruhan
dirilis dengan hasil yang melampaui perkiraan dan tren
ini terus berlanjut." Sementara menurut Citigroup Inc.,
Perkiraan Inflasi Inggris untuk tahun mendatang naik
menjadi 3,5% pada bulan Desember dari 3,3% bulan
sebelumnya. Berdasarkan rata-rata dari 15 analis yang
disurvey, Bank of England diperkirakan akan
mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah
pada tingkat 0,5% hingga kuartal keempat dan akan
menutup tahun pada tingkat 0,75%.

Bencana Banjir Ikut Tenggelamkan Aussie
Dollar Australia tergelincir dari level tinggi 28
tahun terhadap Dollar AS dipicu kekhawatiran atas
dampak banjir di Queensland. Kekhawatiran
membengkaknya biaya produksi pada wilayah
penghasil gandum dan batubara itu telah menekan
Aussie bergerak lebih rendah. Sementara menurut
para analis, Reserve Bank of Australia, yang telah
mempertahankan suku bunga utamanya pada 4,75%
pada pertemuan bulan Desember, diperkirakan masih
akan konsisten dengan kebijakannya dalam pertemuan
berikutnya pada tanggal 1 Februari mendatang.
"Banjir parah di Australia telah berdampak
pada harga komoditas global dan kegiatan ekonomi
lokal," kata David Forrester, ekonom mata uang dari
Singapura. Sedangkan Yuki Sakasai, strategis mata
uang pada Barclays Capital di Tokyo berpendapat,
“Kinerja kurang bagus yang ditunjukkan Aussie
terhadap mata uang komoditas lainnya masih akan
berlanjut."

EU
Bias netral untuk jangka pendek dan
menengah, pasar yang berkonsolidasi /
trendless bukan merupakan kondisi yang ideal
untuk masuk posisi. Bersabarlah dan tidak
terburu-buru memasuki pasar. Resisten
terdekat ada pada 1.3400, break diatas area
tersebut dapat memicu tekanan bullish
lanjutan menuju 1.3500. Support terdekat ada
pada 1.3300, break dibawah area tersebut
adalah sinyal sell kembali menguji 1.3250.
Resistance Level : 1.3400, 1.3500, 1.3550
Support Level : 1.3300, 1.3250, 1.3170
Trading Range : 1.3250 – 1.3500
Bias : Neutral

GU
Skenario utama masih bullish selama harga
bergerak di dalam channel bullish pada grafik 4
jam, namun dibutuhkan penembusan diatas 1.5675
menuju area 1.5755. Pergerakan diantara 1.5675 –
1.5500 tidak aman menurut kami, seiring volatilitas
jangka pendek dapat menyentuh stop loss karena
pasar tetap berkonsolidasi tanpa arah jelas,
momentum yang konsisten dan rasio risk-reward
pun buruk. Kami masih memilih skenario bullish
dan memperkirakan penembusan keatas resisten,
namun sampai itu terjadi tidak ada validasi lanjutan
untuk skenario kontinuasi bearish. Bersabarlah.
Resistance Level : 1.5675, 1.5700, 1.5755
Support Level : 1.5500, 1.5450, 1.5350
Trading Range : 1.5500 – 1.5675
Bias : Bullish

UJ
Bias masih netral untuk jangka pendek
sementara kembali menguji 82.30, break
diatas area tersebut dapat memicu
momentum bullish jangka pendek lanjutan
dan mengubah outlook jangka menengah dari
netral menjadi bullish menuju 83.00. Untuk
pergerakan turun, dibutuhkan penembusan
dibawah 81.30 untuk menjaga skenario
bearish tetap kuat menuju area support 80.00.
Resistance Level : 82.30, 83.00, 83.40
Support Level : 81.30, 80.80, 80.00
Trading Range : 81.30 – 82.30
Bias : Neutral

kalau nak complette ada kat link nih...

http://monexnews.com/doWnlOads/monexdaily-id.pdf
 
ngak bisa faham bahasanya pak...

kalau bisa di inggeriskan lagi bagus....
 
web dari malaysia takde buss..nggak paham saya sehh.
 
ngomong apa sih....bikin pusing
 
waduh2... kok kepeningan bahasanya sih.... kawe dop pehe.....
 

Latest Posts

Live Forex Chart

Currency
Rates
EUR / USD
1.12789
USD / JPY
157.666
GBP / USD
1.32487
USD / CHF
0.82847
USD / CAD
1.42337
EUR / JPY
177.830
AUD / USD
0.69695
Back
Top
Log in Register