observador
Active Member
- Messages
- 1,943
- Joined
- Jun 3, 2009
- Messages
- 1,943
- Reaction score
- 23
- Points
- 25
Assalammualaikum kepada semua trader..
Trading : Berasaskan Candle Pattern.
Yang suka scalping jom bincang teknik nie.. Stakat ni menjadi gak guna teknik Candlestick Pattern.
Saya akan entry apabila TImeframe H1 dan H4 ada pattern Bullish atau Bearish.. dan trade di TF15 supaya boleh banyak entry seberapa banyak kali yang boleh sehingga Pattern baru terbentuk di H1 & H4.
Tapi mesti frust kalau broker makan commission banyak..
Rujukan yg boleh didapati dimana3.. SIapa yang xgemar search boleh save gambo di atas...
Seperti yang sedia maklum candlestick sesuai digabungkan dengan Fibo dan juga SnR...
Siapa yg pandai Fibo @Snr meh le ajar3
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
BULLISH ENGULFING
Adalah diambil dari kata “engulf” yang artinya menelan, pada pola Bullish Engulfing ini terlihat seperti terdapat sebuah candle yang “menelan” candle lain.
Formasi: 2 candle.
Diawali dengan trend bearish / downtrend.
Candle pertama: Bearis Candlestick
Candle kedua: Bullis Candlestick
Body candle pertama sekilas seperti berada di dalam area body candle kedua.
BEARISH ENGULFING
Pola ini hampir tidak ada bedanya dengan Bullish Engulfing, kecuali pada trend dan kondisi harganya yang mendahuluinya.
Keterangan:
Formasi: 2 candle.
Diawali dengan trend bullish / uptrend.
Candle pertama: Bullish.
Candle kedua: Bearish.
Body candle pertama sekilas seperti berada di dalam body candle kedua.
CONTOH dari saya yang baru jinak3.. Kalau salah tolong perbetulkan..
Tumpu pada Candle Bearish/Bullish Engulfing & Juga Stoch..
Obs suka combinekan entry dengan macam3 indi..
1st entry Obs akan masuk Buy/Sell berpandukan Candle. dan akan Close apabila pattern baru muncul.
2nd entry Obs akan gunakan Stoch yang dah siap tanda jari seperti dalam gambar. Close cara yang sama..
Ada penambahan atau salah silap tegur3 laaaaa...
Candlestick Reversal Pattern (CRS)
Ok di bawah adalah table Candlestick Reversal Pattern (CRS). Terdapat banyak CRS di dalam chart tetapi apa yang penting ialah anda menghafal major CRS sahaja…
Mengenal Japanese Candlestick:
Selanjutnya kita akan lebih banyak menggunakan candlestick dalam praktiknya. Alangkah lebih baik bila kita mempelajari lebih mendalam lagi mengenai candlestick chart. Baiklah, apa itu candlestick? seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya candlestick digunkanan di Jepang untuk mengalisa permintaan dan penawaran harga beras. Setelah itu, candlestick chart berkembang dan digunakan di seluruh dunia
Long vs Short Candlestick
Semakin panjang badan (body) menunjukan besarnya pergerakan harga. Pasar yang aktif atau pasar dengan volume yang besar dapat dilihat dari panjangnya badan pada satu bar, demikian juga sebaliknya.
Long Shadow
Bayangan (shadow) atas dan bawah pada candlestick chart berisi informasi penting seputar karakter transaksi. Candlestick dengan ekor pendek menunjukan penawaran harga yang ada pada sekitar harga pembukaan dan harga penutupan. Candlestik dengan ekor yang panjang menunjukan penawaran harga jauh di atas/ di bawah harga pembukaan dan harga penutupan.
Candlestick dengan ekor atas lebih panjang dibanding ekor bawah memberi petunjuk bahwa tekanan beli meningkat. Itu terlihat dari harga penawaran yang tinggi (jauh di atas harga pembukaan maupun penutupan) sehingga pembeli lebih dominan. Namun pada akhirnya, penjual dapat menarik harga ke posisi yang lebih rendah. Begitu juga sebaliknya.
Marubozu
Marubozu berarti tidak ada ekor, yang ada hanya badan (body). artinya harga pembukaan dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi dan terendah
Morubozu dengan warna putih adalah candlestick chart tanpa ekor yang menunjukan kondisi trend naik (Bullish). Kondisi itu terbentuk bila harga pembukaan sama dengan harga terendah dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi.
Kondisi tersebut menunjukan bawa pembeli (buyer) mengontrol pergerakan harga dari awal transaksi (harga pembukaan) sampai akhir transaksi (harga penutupan). Biasanya, itu menunjukan awal dari trend naik atau perubahan trend (Reversal Pattern).
Spinning Tops
Spinning Tops adalah candlestick charts dengan ekor yang panjan pada kedua sisinya, baik sisi atas maupun sisi bawah. Kondisi tersebut menunjukan adanya ketidak-konsistensian antara kondisi bullish dan bearish (mengambang).
Jika candlestick chart menunjukan pola spinning top pada kondisi trend naik (bullish), maka Anda perlu berhati-hati. Kondisi tersebut bisa berarti akan terjadi perubahan trend (Trend Reversal) ataupun jeda, demikian juga sebaliknya.
Doji
Pola doji adalah pola di mana harga pembukaan bernilai sama dengan harga penutupan. Pola doji menjadi penting apabila pola tersebut muncul setelah terjadi trend. Pada saat kondisi trend naik (bullish) kemudian muncul pola doji, Anda akan mengambil kesimpulan bahwa tekanan beli sedang melemah. Begitu juga sebaliknya.
Pola doji menjunjukan tekanan jual dan beli yang makin seimbang dan kemungkinan berakhirnya suatu trend.
Ada 4 jenis pola Doji :
Long Legged Doji
Dragonfly Doji
Gravestone Doji
Fourprice Doji
Hammer dan Hanging Man
Hammer dan Hanging Man sangat mirip, tetapi memiliki fungsi yang berlawanan.
Hammer merupakan pola pembalik ke arah bullish (bullish reversal pattern) yang timbul saat ada trend turun. Pemberian nama hammer dikarenakan bentuknya yang seperti palu dan muncul dari bawah. Setelah kondisi jual terjadi terus menerus (trend turun), maka pola hammer menunjukan adanya kebangkitan. Hal tersebut dapa dilihat dari tekanan jual yang besar, tetapi pada akhirnya penjual menekan balik dan menarik harga ke atas (ingat pola doji). Walaupun hammer dapat menunjukan pola reversal, tetapi kebenarannya masih harus menunggu indikator lain, seperti pola Morabozu.
Kriteria utama:
Bagian ekor bawah jauh lebih panjang dari tubuhnya.
Hanya memiliki ekor atas yang pendek bahkan tidak ada sama sekali.
Letak tubuhnya ada di atas.
Warna tubuh tidak berpengaruh.
Inverter Hammer dan Shooting Star
Pasangan ini terlihat hampir sama dengan fungsi yang berbeda. Keduanya memiliki tubuh yang kecil, ekor atas yang panjang dan ekor bawah yang pendek bahkan tidak ada.
Trading : Berasaskan Candle Pattern.
Yang suka scalping jom bincang teknik nie.. Stakat ni menjadi gak guna teknik Candlestick Pattern.
Saya akan entry apabila TImeframe H1 dan H4 ada pattern Bullish atau Bearish.. dan trade di TF15 supaya boleh banyak entry seberapa banyak kali yang boleh sehingga Pattern baru terbentuk di H1 & H4.
Tapi mesti frust kalau broker makan commission banyak..
Rujukan yg boleh didapati dimana3.. SIapa yang xgemar search boleh save gambo di atas...
Seperti yang sedia maklum candlestick sesuai digabungkan dengan Fibo dan juga SnR...
Siapa yg pandai Fibo @Snr meh le ajar3
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
BULLISH ENGULFING
Adalah diambil dari kata “engulf” yang artinya menelan, pada pola Bullish Engulfing ini terlihat seperti terdapat sebuah candle yang “menelan” candle lain.
Formasi: 2 candle.
Diawali dengan trend bearish / downtrend.
Candle pertama: Bearis Candlestick
Candle kedua: Bullis Candlestick
Body candle pertama sekilas seperti berada di dalam area body candle kedua.
BEARISH ENGULFING
Pola ini hampir tidak ada bedanya dengan Bullish Engulfing, kecuali pada trend dan kondisi harganya yang mendahuluinya.
Keterangan:
Formasi: 2 candle.
Diawali dengan trend bullish / uptrend.
Candle pertama: Bullish.
Candle kedua: Bearish.
Body candle pertama sekilas seperti berada di dalam body candle kedua.
CONTOH dari saya yang baru jinak3.. Kalau salah tolong perbetulkan..
Tumpu pada Candle Bearish/Bullish Engulfing & Juga Stoch..
Obs suka combinekan entry dengan macam3 indi..
1st entry Obs akan masuk Buy/Sell berpandukan Candle. dan akan Close apabila pattern baru muncul.
2nd entry Obs akan gunakan Stoch yang dah siap tanda jari seperti dalam gambar. Close cara yang sama..
Ada penambahan atau salah silap tegur3 laaaaa...
Candlestick Reversal Pattern (CRS)
Ok di bawah adalah table Candlestick Reversal Pattern (CRS). Terdapat banyak CRS di dalam chart tetapi apa yang penting ialah anda menghafal major CRS sahaja…
Mengenal Japanese Candlestick:
Selanjutnya kita akan lebih banyak menggunakan candlestick dalam praktiknya. Alangkah lebih baik bila kita mempelajari lebih mendalam lagi mengenai candlestick chart. Baiklah, apa itu candlestick? seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya candlestick digunkanan di Jepang untuk mengalisa permintaan dan penawaran harga beras. Setelah itu, candlestick chart berkembang dan digunakan di seluruh dunia
Long vs Short Candlestick
Semakin panjang badan (body) menunjukan besarnya pergerakan harga. Pasar yang aktif atau pasar dengan volume yang besar dapat dilihat dari panjangnya badan pada satu bar, demikian juga sebaliknya.
Long Shadow
Bayangan (shadow) atas dan bawah pada candlestick chart berisi informasi penting seputar karakter transaksi. Candlestick dengan ekor pendek menunjukan penawaran harga yang ada pada sekitar harga pembukaan dan harga penutupan. Candlestik dengan ekor yang panjang menunjukan penawaran harga jauh di atas/ di bawah harga pembukaan dan harga penutupan.
Candlestick dengan ekor atas lebih panjang dibanding ekor bawah memberi petunjuk bahwa tekanan beli meningkat. Itu terlihat dari harga penawaran yang tinggi (jauh di atas harga pembukaan maupun penutupan) sehingga pembeli lebih dominan. Namun pada akhirnya, penjual dapat menarik harga ke posisi yang lebih rendah. Begitu juga sebaliknya.
Marubozu
Marubozu berarti tidak ada ekor, yang ada hanya badan (body). artinya harga pembukaan dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi dan terendah
Morubozu dengan warna putih adalah candlestick chart tanpa ekor yang menunjukan kondisi trend naik (Bullish). Kondisi itu terbentuk bila harga pembukaan sama dengan harga terendah dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi.
Kondisi tersebut menunjukan bawa pembeli (buyer) mengontrol pergerakan harga dari awal transaksi (harga pembukaan) sampai akhir transaksi (harga penutupan). Biasanya, itu menunjukan awal dari trend naik atau perubahan trend (Reversal Pattern).
Spinning Tops
Spinning Tops adalah candlestick charts dengan ekor yang panjan pada kedua sisinya, baik sisi atas maupun sisi bawah. Kondisi tersebut menunjukan adanya ketidak-konsistensian antara kondisi bullish dan bearish (mengambang).
Jika candlestick chart menunjukan pola spinning top pada kondisi trend naik (bullish), maka Anda perlu berhati-hati. Kondisi tersebut bisa berarti akan terjadi perubahan trend (Trend Reversal) ataupun jeda, demikian juga sebaliknya.
Doji
Pola doji adalah pola di mana harga pembukaan bernilai sama dengan harga penutupan. Pola doji menjadi penting apabila pola tersebut muncul setelah terjadi trend. Pada saat kondisi trend naik (bullish) kemudian muncul pola doji, Anda akan mengambil kesimpulan bahwa tekanan beli sedang melemah. Begitu juga sebaliknya.
Pola doji menjunjukan tekanan jual dan beli yang makin seimbang dan kemungkinan berakhirnya suatu trend.
Ada 4 jenis pola Doji :
Long Legged Doji
Dragonfly Doji
Gravestone Doji
Fourprice Doji
Hammer dan Hanging Man
Hammer dan Hanging Man sangat mirip, tetapi memiliki fungsi yang berlawanan.
Hammer merupakan pola pembalik ke arah bullish (bullish reversal pattern) yang timbul saat ada trend turun. Pemberian nama hammer dikarenakan bentuknya yang seperti palu dan muncul dari bawah. Setelah kondisi jual terjadi terus menerus (trend turun), maka pola hammer menunjukan adanya kebangkitan. Hal tersebut dapa dilihat dari tekanan jual yang besar, tetapi pada akhirnya penjual menekan balik dan menarik harga ke atas (ingat pola doji). Walaupun hammer dapat menunjukan pola reversal, tetapi kebenarannya masih harus menunggu indikator lain, seperti pola Morabozu.
Kriteria utama:
Bagian ekor bawah jauh lebih panjang dari tubuhnya.
Hanya memiliki ekor atas yang pendek bahkan tidak ada sama sekali.
Letak tubuhnya ada di atas.
Warna tubuh tidak berpengaruh.
Inverter Hammer dan Shooting Star
Pasangan ini terlihat hampir sama dengan fungsi yang berbeda. Keduanya memiliki tubuh yang kecil, ekor atas yang panjang dan ekor bawah yang pendek bahkan tidak ada.
Last edited:
