BTC USD 63,043.1 Gold USD 4,448.62
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Bila Bumi Berhenti Berputar

TengkuHaadi

Active+ Member
Messages
4,628
Joined
Mar 24, 2008
Messages
4,628
Reaction score
593
Points
81
earth.jpg


http://www.youtube.com/watch?v=GFAuX4PpRZM


Bumi berputar dengan kelajuan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, putaran Bumi semakin lambat 2 saat setiap 100 ribu tahun. Kesannya, masa siang dan malam menjadi semakin panjang. Tidak lagi 24 jam.

- Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.

- Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.

- Dunia ekonomi hancur, saham-saham pun berguguran.

- Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa. Bila putaran semakin lambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropah dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia. (Laut di kawasan di garisan Khatulistiwa seperti Malaysia dan Indonesia akan menjadi surut dan akhirnya kering. Xder sapa lagi nak tinggal di Malaysia dan Ketuanan Melayu akhirnya tumbang sekali.

-Bukan sahaja laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di ASEAN bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.

- Kehidupan flora dan fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.

- Selain itu juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda.

- Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Tapi kalau sudah melambat, medan magnet ini akan melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia.

- Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering. Perdagangan internasional sudah tidak ada lagi.

-Cuaca menjadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.

-Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa mencapai 50 derajat celsius dan 6 bulan malam yang suhunya sampai -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

-Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.

Syukurnya, ini tidak bakalan menjadi kenyataan karena pasti kita semua sudah punah. Tapi simulasi ini memberitahukan bahwa rotasi bumi bukan hanya untuk siang dan malam, tapi ternyata sangat banyak kontribusinya untuk planet ini.

http://hermawayne.blogspot.com/2011/01/hal-hal-yang-terjadi-jika-bumi-berhenti.html

p/s tak jadi n malas plak nak translate from Indo Mee...:))

p/s Mungkin juga umur orang zaman dulu sebenarnya sama je cam kita, tapi mungkin disebabkan putaran Bumi masa dulu laju sebab tu la kita ingat diorang ni umur panjang. Padahal disebabkan putaran Bumi masa dulu laju.
 
bumi berputar atau mengelilingi .. ? aku pun fining keke
 
Bumi berputar pada paksinya sendiri, sambil mengelilingi matahari.
 
Kalau bumi berhenti pusing, maknanya habis la kita semua. Pupus terus
 
Ada gak yg igt Bumi ni tak berputar pd paksi sendiri? Kalu tak, maka tak wujud la siang dan malam. Takkan matahari plak yg kelilingi Bumi?

Bila Bumi berputar semakin perlahan, waktu siang dan malam semakin panjang.

Semasa Bumi berputar, permukaan laut bleh sekata dan memenuhi kawasan Khatulistiwa. Bila semakin perlahan, permukaan laut akan sedikit demi sedikit beralih ke bahagian kutub Utara dan Selatan. So, bahagian Khatulistiwa akan kehilangan air manakala bahagian utara seperti utara America dan Eropah akan ditenggelami air.

Bila Bumi berputar, bahagian magma pun berputar. Bila semakin perlahan berputar putaran magma menjadi tak sekata menyebabkan ia berlanggar dgn kerak Bumi. So, berlakulah gempa Bumi di bahagian2 tertentu yg selama di luar kawasan gempa Bumi.
 
Back
Top
Log in Register