haha..sebab tu dalam islamic banking dia tak guna term interest..dia guna term keuntungan (dalam bentuk interest)..senang cerita keuntungan yang bank dapat tu dikira dalam bentuk interest yang kita bayar..kita dah akad berapa nilai jual beli bank kepada kita yang dipersetujui masa akad..sebagai point tambahan (mengikut tuntutan syarak), bank ada tetapkan capped interest (keuntungan) yang tidak melebihi apa yang dipersetujui..walaupun BFR melambung tinggi (konvensional pakai term BLR walaupun kedua2nya memberi makna yang sama, konvensional tak ada capped berapa percent, makin tinggi BLR makin banyak kita nak kena bayar)..kalau tak silap saya capped at 10%@12%..sila betulkan kalau salah..