m0mo~
CG Top Poster Club

- Messages
- 35,315
Paid Membership
- Joined
- Oct 4, 2012
- Messages
- 35,315
- Reaction score
- 390
- Points
- 136
ustaz auni ada terangkan dalam ceramah beliau
Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Note: This feature may not be available in some browsers.






satu bangsa minoritii yang mempunyai mentaliti yg tinggi, suka monopoli semua benda....

Adolf Hitler pemimpin Nazi Jerman pada umumnya dikenal sebagai setan berkulit manusia yang bertekad menghabisi setiap sesuatu yang berbau Yahudi Jerman. Bahkan kalau mungkin Hitler ingin membinasakan semua orang Yahudi untuk menyelamatkan manusia dari kejahatan mereka. Namun banyak orang tidak menyadari, bahwa Zionisme Internasional lah yang telah melapangkan jalan naiknya Hitler ke atas singgasana Jerman.
Dan Zionisme Internasional pula yang telah menciptakan suasana kemarahan bangsa Jerman terhadap orang Yahudi. Para tokoh Zionis menganggap perlu untuk menumbalkan ratusan ribu, bahkan jutaan orang Yahudi itu sebagai salah satu cara untuk mewujudkan cita-cita jangka panjang mereka, yaitu menuntut darah bangsa mereka yang ditumpahkan oleh kejayaan Hitler dan Nazinya.
Harga darah Yahudi tersebut sampai sekarang masih terus mengalir terus berupa uang ganti rugi, yang harus dibayar oleh Pemerintah Jerman dalam jumlah milyaran dollar kepada Zionisme Internasional, sebagai tebusan apa yang disebutnya dosa-dosa Hitler. Dan tebusan yang paling berharga bagi bangsa Yahudi adalah berdirinya sebuah negara Israel di jantung dunia Islam, yang telah sekian lama menjadi incaran kekuatan di balik tabir itu. Tidak banyak orang yang mengetahui dan menyadari hakikat fakta-fakta itu.
Sejarah kadang merupakan peristiwa terulang. Zionisme Internasional berdiri di belakang pecahnya perang dunia I dan II, untuk mendalangi pembagian dunia menjadi dua, yaitu blok Barat dan blok Timur yang nampak saling berebut pengaruh, sebagai langkah pembuka jalan bagi timbulnya perang dunia III. Ummat manusia akan terus berada dalam ancaman malapetaka besar, selama para tokoh Zionisme masih diberi kesempatan untuk bernafas dengan bebas, dalam upaya mereka untuk menguasai dunia.






"Jika Herzl benar-benar kawanmu, sebagaimana Anda adalah kawanku juga, maka tolong beritahukan agar Herzl jangan sekali-kali meneruskan langkahnya, karena aku tidak akan menjual sejengkal pun wilayah kerajaanku. Kerajaanku bukanlah milik pribadiku, melainkan milik seluruh kaum Muslimin. Dan untuk memperoleh itu, mereka telah mengorbankan harta benda dan hidupnya. Oleh karena itu, kami akan mempertahankan bumi itu dengan darah kami pula, dari setiap usaha yang dilakukan oleh pihak luar untuk merebutnya. Pasukan kami telah terjun dalam medan perang di Syiria dan Palestina. Mereka rela gugur satu demi satu, karena tidak ada seorang pun dari prajurit kami yang mau menyerah kepada musuh. Mereka lebih senang mati membela kehormatan Islam daripada hidup dalam kenistaan. Kerajaan Turki bukanlah milik pribadiku, melainkan milik bangsa Turki. Tanah sejengkal pun tidak boleh dijarah orang. Orang Yahudi supaya menyimpan saja jutaan uang miliknya itu. Seandainya kerajaan ini bisa dihancur-luluhkan orang Yahudi boleh mengambil tanah Palestina dengan cuma-cuma. Akan tetapi harus diingat, bahwa kerajaan kami tidak pernah akan mundur dari tekad, yang telah kami pegang selama ini. Orang Yahudi tidak akan bisa menghancurkan kami, sebelum mereka bisa melangkahi mayat-mayat kami lebih
Ucapan akhir KhalifaH akhir uthmaniah Kaum Muslimin (Abdul Hamid bin Abdul Majid)Bismillâhirrahmânirrahîm
Segala puji bagi Allah, dan salam sejahtera kami panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, segenap keluarganya, dan para sahabat sekalian hingga Hari Pengadilan.
Saya tulis surat ini kepada yang mulia Syeikh Tharikat abad ini Ali Sadzaly, cahaya Ruh dan kehidupan 'Syeikh Mahmud Effendy Abu Syamat'. Kami akan menyambut uluran kedua tangan beliau yang mulia, dengan mengharapkan do’a restu beliau.
Setelah menghaturkan rasa hormat perlu saya sampaikan, bahwa surat Anda tanggal 22 Mei tahun ini telah saya terima dengan selamat. Alhamdulillah saya ucapkan, bahwa Anda dalam keadaan sehat walafiat. Tuanku yang mulia, dengan Taufik dan Hidayah Allah ta'ala, saya bisa melakukan amalan wirid Tharikat Sadzaly siang dan malam. Saya perlu menyampaikan bahwa hingga saat ini saya terus membutuhkan panggilan batin anda. Selain itu, ada masalah yang perlu saya sampaikan kepada Anda dan orang yang bisa diajak berpikir seperti Anda, berkenaan dengan masalah yang sangat penting berikut ini, sebagai amanat perjalanan sejarah.
Saya meninggalkan kekhalifahan bukan karena suatu sebab tertentu, melainkan karena adanya tipu daya dengan berbagai ancaman dari tokoh-tokoh Organisasi Persatuan yang dikenal dengan sebutan Cun Turk, sehingga terpaksa saya meninggalkan kekhalifahan itu.14 Sebelumnya, Organisasi ini telah mendesak saya berulang-ulang, agar saya menyetujui dibentuknya sebuah negeri nasional bagi bangsa Yahudi di Palestina. Saya tetap tidak menyetujui permohonan berulang-ulang yang memalukan itu. Akhirnya mereka menjanjikan uang sebesar 150 juta poundsterling emas. Saya tetap dengan tegas menolak tawaran itu. Saya menjawab dengan kata-kata, 'Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini, aku tidak akan menerima tawaran itu. Tiga puluh tahun lebih aku hidup mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah lama dirintis oleh nenek-moyangku, para Sultan dan khalifah kerajaan Turki Utsmani. Sekali lagi, aku tidak akan menerima tawaran kalian.'
Setelah mendengar dan mengetahui sikap dan jawaban saya itu, mereka dengan kekuatan rahasia yang mereka miliki memaksa saya menanggalkan kekhalifahan, dan mengancam akan mengasingkan saya di Salonika. Maka terpaksa saya menerima keputusan itu daripada menyetujui permintaan mereka. Saya masih bersyukur kepada Allah, karena saya menolak untuk mencoreng kerajaan Islam Turki, dan dunia Islam pada umumnya dengan noda abadi yang diakibatkan oleh berdirinya negeri Yahudi di tanah Palestina. Biarlah semua berlalu. Saya tidak bosan mengulang-ulang rasa syukur kepada Allah ta'ala, yang telah menyelamatkan kita dari aib besar itu. Saya rasa cukup di sini apa yang perlu saya sampaikan dan sudilah Anda dan segenap ikhwan menerima salam hormat saya. Guruku yang mulia, mungkin sudah terlalu banyak yang saya sampaikan. Harapan saya, Anda beserta jamaah yang Anda bina bisa memaklumi semua itu."
Wassalamu’alaikum wr. wb. 22 September 1909


Ulasan ketua Tertinggi Yahudi KonstantinopelPada tanggal 13 Januari 1489, Shamur seorang pendeta Yahudi di kota Orles menulis surat kepada masyarakat Yahudi Istanbul, minta pandangan berkenaan dengan situasi gawat yang dialami oleh masyarakat Yahudi di Perancis. Dijelaskan, bahwa orang-orang Perancis di kota Aix, Arles dan Marseilles mengancam keberadaan tempat-tempat ibadah (Synagogues). Shamur bertanya apa yang harus dilakukan. Surat itu dijawab :
"Saudara-saudara, dengan rasa sedih pengaduan kalian kami pelajari. Derita nasib buruk yang kalian alami membuat kami ikut bersedih. Kalian mengadukan, bahwa raja Perancis telah memaksa kalian memeluk agama Nasrani. Kalian sulit menentang perintah paksaan itu. Maka masuklah ke agama Nasrani. Tetapi harus diingat, bahwa ajaran Musa harus tetap kalian pegang erat-erat dalam hati sanubari. Ummat Kristen memerintahkan supaya kalian menyerahkan harta benda kalian. Laksanakanlah. Selanjutnya didiklah putra-putri kalian menjadi pedagang dan pengusaha yang tangguh, agar pelan-pelan bisa merebut kembali harta benda itu dari tangan mereka. Kalian juga melaporkan, bahwa mereka mengancam keselamatan hidup kalian. Maka, binalah putra-putri kalian untuk menjadi dokter, agar bisa membunuh orang-orang Kristen secara rahasia. Mereka menghancurkan tempat peribadatan kalian. Maka, didiklah putra-putri kalian untuk menjadi pendeta, agar bisa menghancurkan gereja mereka dari dalam. Mereka menindas dengan melanggar hak dan nilai kemanusiaan. Maka, didiklah putra-putri kalian sebagai agen-agen propaganda dan penulis, agar bisa menyelusup ke dalam jajaran pemerintahan. Dengan demikian, kalian akan bisa menundukkan orang Kristen dengan cengkeraman kuku-kuku kekuasaan internasional yang kalian kendalikan dari balik layar. Ini berarti pelampiasan dendam kesumat kalian terhadap mereka."
24 July 1489


The Jewish Race
A Prophecy of Benjamin Franklin (Excerpt from 'The Journal of Charles Pinskey of South Carolina on The Proceeding of the Continental Convention of 1789' regarding the statement of Benjamin Franklin of Jewish Immigration).
"There is a grave danger for the USA. This great danger is the Jews, for in every land the Jews have settled they have depressed the moral level and lowered the degree of commercial honesty. They have remained un-assimilated, oppressed, the attempt to strangle the nations financially as in the case of Portugal and Spain .