Hadis Abdullah bin Mas'ud r.a katanya:
Allah mengutuk pembuat tatu iaitu tanda pada badan yang dibuat dengan melarik, mencucuk dan memasukkan warna, orang-orang yang meminta supaya dibuatkan tatu, orang-orang yang menghilangkan rambut pada muka serta orang-orang yang meminta supaya dihilangkan rambut pada wajahnya , serta orang-orang yang merenggangkan gigi demi kecantikan untuk mengubah ciptaan Allah.
Perkataan Ibnu Umar itu sampai kepada seorang wanita dari Bani Asad yang bergelar Ummu Yaakub. Beliau sedang membaca Al-Quran. Lalu dia datang kepada Ibnu Umar dan berkata: Apakah benar berita yang sampai kepadaku bahawa engkau mengutuk pembuat tatu, orang-orang yang meminta supaya dibuatkan tatu, orang-orang yang meminta supaya dihilangkan rambut pada muka
dan orang-orang yang merenggangkan gigi demi kecantikan untuk mengubah ciptaan Allah? Abdullah bin Umar berkata: Bagaimana aku tidak mengutuk orang-orang yang juga dikutuk oleh Rasulullah s.a.w? Sedangkan perkara itu ada disebutkan dalam Kitab Allah. Wanita itu membantah: Aku sudah membaca semua yang ada dari kulit ke kulit, tetapi aku tidak mendapatinya. Ibnu Umar berkata: Jika engkau benar-benar membacanya, pasti engkau akan menemuinya. Allah s.w.t berfirman: وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخَذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا Yang bermaksud: Apa yang diberikan oleh Rasul kepada kamu, maka terimalah ia dan apa yang dia larang kepada kamu, maka tinggalkanlah ia. Wanita itu berkata: Aku melihat sesuatu di antara yang engkau bicarakan ini pada isterimu sekarang. Ibnu Umar berkata: Pergilah melihatnya. Wanita itu pun masuk mendapatkan isteri Abdullah bin Umar. Namun beliau tidak melihat sesuatu pun. Maka beliau datang lagi kepada Ibnu Umar dan berkata: Aku tidak melihat sesuatu pun. Ibnu Umar berkata: Ingatlah, seandainya apa yang aku katakan ada pada isteriku nescaya aku tidak akan menggaulinya