wanzex
CG Top Poster Club

- Messages
- 35,552
- Joined
- Jul 12, 2006
- Messages
- 35,552
- Reaction score
- 1,107
- Points
- 191
Tabihun – Doa atau berdoa tidak asing lagi bagi telinga kita. Hampir semua agama dan kepercayaan mengajarkan kepada pengikutnya untuk senantiasa bedoa. sebab doa adalah pengingat ketika keberhasilan dapat diraih, maka kita sedar itu merupakan kurnia Allah, jika kegagalan yang datang, maka doa sebagai benteng dari putus asa, kerana dari situ kita tahu betapa lemahnya kita,tanpa pertolongan-Nya mustahil kita mampu menjalani hidup ini.
Sebahagian orang menganggap doa sebagai “pesugihan” yang halal, mungkin anda sudah mencari doa manjur,doa paling mujarab,do’a paling ampuh, atau juga mendatangi tempat berdoa yang maqbul, mungkin juga sudah menyempatkan waktu untuk memasuki waktu mustajabnya doa.
Pernahkah kita merasa kalau doa kita ditolak oleh Allah?
Berbagai doa sudah dilantunkan, bermacam cara bahkan tidak jarang kita meluangkan waktu, mencari saat dan tempat yang konon mustajab untuk berdoa, namun semua itu nyaris tidak membawa hasil, bahkan yang lebih tragis, nikmat yang kita harapkan malah laknat yang datang. Kehidupan yang layak, rezeki yang melimpah,isteri yang cantik,kendaraan mewah selalu kita panjatkan agar itu berpihak pada kita, namun bukannya mendekat, malah menjauh.
Rahasia doa makbul
Setelah bertahun-tahun terumbang-ambing di antara harapan dan putus asa, kadang pertanyaan-pertanyaan datang bertubi-tubi. Kenapa Allah masih enggan mengabulkan doaku? Apa salahku? Kurang apalagi? Puasa sudah,berdoa sudah,beramal sudah, tapi kenapa masih begini saja.
Ada 3 tahap yang harus kita lakukan agar doa kita maqbul, bahkan dijamin pasti insya-Allah diterima ;
1. Syukur
Mungkin kita bertanya, hidup saja susah apa yang mau disyukuri? Inilah kesalahan kita. Cuba kita renungkan ! andai kita mempunyai anak, anak kita minta kereta mainan, kerana kita sayang kita kasih, tapi anak itu lupa membawa pulang mainannya ketika bermain dengan kawan-kawannya. Hilanglah mainan itu. Keesokan harinya dia merengek minta dibelikan lagi,kita pun membelikannya, dan kejadian pertama terulang lagi. Lantas jika anak kita itu minta lagi apa jawab kita? Apakah kita akan terus membelikannya? Tentu kita akan marah bukan?
Memang Allah tidak seperti kita, namun kita hendaknya tahu diri, bagaimana Allah akan mengabulkan doa kita jika nikmat yang sudah ada saja tidak pernah disyukuri, ini namanya tidak tahu berterima kasih.
Dan yang paling penting adalah ; doa itu bisa diijabah atau ditolak oleh Allah, tapi syukur pasti akan diterima (bagaimana syukur yang benar? akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya , insya-Allah).
Jika kita bersyukur, maka Allah akan menambahi anugerah-Nya kepada kita tanpa kita minta sekalipun. Allah berfirman ; “Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” QS. An Nahl : 18.
2. Malu
Sepantasnya kita malu, mungkin kita tidak diberi harta lebih, tapi kita masih diberi akal, tangan, kaki dan yang lebih penting kita masih hidup, tapi kenikmatan2 itu seakan tidak bererti apa-apa bagi kita, kita mendefinisikan nikmat itu hanya berupa harta,tahta,wanita.
3. Istighfar
Mohonlah ampun kepada Allah, atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dengan sebenar-benarnya.
Insya-Allah dengan diawali dan dilandasi 3 hal tersebut doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan catatan semua itu dilakukan dengan benar tanpa direkacipta.
Sebahagian orang menganggap doa sebagai “pesugihan” yang halal, mungkin anda sudah mencari doa manjur,doa paling mujarab,do’a paling ampuh, atau juga mendatangi tempat berdoa yang maqbul, mungkin juga sudah menyempatkan waktu untuk memasuki waktu mustajabnya doa.
Pernahkah kita merasa kalau doa kita ditolak oleh Allah?
Berbagai doa sudah dilantunkan, bermacam cara bahkan tidak jarang kita meluangkan waktu, mencari saat dan tempat yang konon mustajab untuk berdoa, namun semua itu nyaris tidak membawa hasil, bahkan yang lebih tragis, nikmat yang kita harapkan malah laknat yang datang. Kehidupan yang layak, rezeki yang melimpah,isteri yang cantik,kendaraan mewah selalu kita panjatkan agar itu berpihak pada kita, namun bukannya mendekat, malah menjauh.
Rahasia doa makbul
Setelah bertahun-tahun terumbang-ambing di antara harapan dan putus asa, kadang pertanyaan-pertanyaan datang bertubi-tubi. Kenapa Allah masih enggan mengabulkan doaku? Apa salahku? Kurang apalagi? Puasa sudah,berdoa sudah,beramal sudah, tapi kenapa masih begini saja.
Ada 3 tahap yang harus kita lakukan agar doa kita maqbul, bahkan dijamin pasti insya-Allah diterima ;
1. Syukur
Mungkin kita bertanya, hidup saja susah apa yang mau disyukuri? Inilah kesalahan kita. Cuba kita renungkan ! andai kita mempunyai anak, anak kita minta kereta mainan, kerana kita sayang kita kasih, tapi anak itu lupa membawa pulang mainannya ketika bermain dengan kawan-kawannya. Hilanglah mainan itu. Keesokan harinya dia merengek minta dibelikan lagi,kita pun membelikannya, dan kejadian pertama terulang lagi. Lantas jika anak kita itu minta lagi apa jawab kita? Apakah kita akan terus membelikannya? Tentu kita akan marah bukan?
Memang Allah tidak seperti kita, namun kita hendaknya tahu diri, bagaimana Allah akan mengabulkan doa kita jika nikmat yang sudah ada saja tidak pernah disyukuri, ini namanya tidak tahu berterima kasih.
Dan yang paling penting adalah ; doa itu bisa diijabah atau ditolak oleh Allah, tapi syukur pasti akan diterima (bagaimana syukur yang benar? akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya , insya-Allah).
Jika kita bersyukur, maka Allah akan menambahi anugerah-Nya kepada kita tanpa kita minta sekalipun. Allah berfirman ; “Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” QS. An Nahl : 18.
2. Malu
Sepantasnya kita malu, mungkin kita tidak diberi harta lebih, tapi kita masih diberi akal, tangan, kaki dan yang lebih penting kita masih hidup, tapi kenikmatan2 itu seakan tidak bererti apa-apa bagi kita, kita mendefinisikan nikmat itu hanya berupa harta,tahta,wanita.
3. Istighfar
Mohonlah ampun kepada Allah, atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dengan sebenar-benarnya.
Insya-Allah dengan diawali dan dilandasi 3 hal tersebut doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan catatan semua itu dilakukan dengan benar tanpa direkacipta.