BTC USD 86,181.1 Gold USD 4,336.54
Time now: Jun 1, 12:00 AM

NUR MUHAMMAD

TXT

CG Super Hardcore Club
gemgemgemgemgemgem
Messages
459,644
Paid Membership
Joined
Mar 15, 2010
Messages
459,644
Reaction score
38,262
Points
2,836
FB_IMG_1626713459084.jpg
FB_IMG_1626713461315.jpg


SIRI ALAM GHAIB: NUR MUHAMMAD

Nur Muhammad menurut Syeikh Yusuf bin Isma'il An-Nahbani di dalam kitab Al-Anwar al-Muhammadiyah memiliki dua pandangan. Pandangan pertama sebagai konsep makhluk yang pertama diciptakan, kemudian segala sesuatu diciptakan darinya. Pada pandangan kedua dari sudut hakikat, Nur Muhammad yang Allah Ta'ala letakkan pada diri Nabi Adam kemudian berpindah kepada Siti Hawa, lalu kepada puteranya Nabi Syith dan terus pindah kepada para Nabi dan orang suci tidak lain adalah keturunan Nabi Muhammad SAW. Banyak riwayat dan penjelasan dari para ulamak yang mengisahkan perjalanan cahaya yang agung ini.

Sebelum wujudnya alam semesta dan alam makhluk, adapun makhluk yang pertama yang diciptakan oleh Allah adalah Nur Muhammad. 'Ali bin Al-Hussain r.a dari ayahnya (Hussain bin 'Ali bin Abi Thalib) dari datuknya 'Ali bin Abi Thalib dari Nabi SAW, bersabda Nabi SAW:
"Aku adalah suatu cahaya di hadapan Tuhanku, 14,000 tahun sebelum penciptaan Adam".

Al-Ubadh bin Sariyah berkata bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya aku adalah Nabi yang terakhir di sisi Allah pada saat Adam masih bercampur dengan tanah" (Riwayat Ibnu Hibban, al-Hakim dan Ahmad). Syaidina 'Ali bin Abi Thalib meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda:
"Tidak ada sesuatu pun yang menyertai Allah Ta'ala. Maka Allah menciptakan Nur kekasih-Nya Muhammad SAW sebelum Allah menciptakan Air, 'Arasy, Kursi, Langit, Bumi, Qalam, Lauh Mahfudz, Syurga, Neraka, Malaikat, Nabi Adam, Hawa dengan jarak 24,400 tahun. Maka ketika Allah menciptakan Nur Nabi kita Muhammad SAW, Nur tersebut menetap duduk di hadapan Allah selama 1,000 tahun dengan tiada henti bertasbih dan bertahmid. Setelah 1,000 tahun, Allah berfirman kepada Nur Muhammad SAW: "Wahai hamba-Ku, engkaulah yang diinginkan dan engkaulah ciptaan-Ku yang terbaik dan engkau merupakan keagungan-Ku dan kemuliaan-Ku. Seandainya bukan kerana engkau, tidak Aku ciptakan alam semesta. Barang siapa yang mencintaimu, maka Aku akan mencintainya dan barang siapa yang membencimu, maka Aku akan membencinya".

Sebahagian ulamak mengatakan bahawa Nur Muhammad itu dijadikan oleh Allah daripada cahaya Nur Hidayat-Nya seperti kata Sahib al-Manzumi: "Telah berdamping lah sifat Jalal dengan sifat Jamal, maka ghaliblah sifat Jamal atas sifat Jalal"

Maka dijadikan Allah Ta'ala daripada dua sifat itu Nur Muhammad iaitu daripada Adam (ketiadaan) kepada wujud. Kemudian haq Allah Ta'ala menilik Nur Muhammad dengan tilik Muhibbah. Nur Muhammad merasa malu lalu ia berpeluh hingga titik ia dengan beberapa titik. Dari segala titik itu, Allah Ta'ala menjadikan segala nyawa para Anbiya' dan daripada segala nyawa Anbiya' itu, Allah jadikan segala nyawa Auliya' dan daripada segala nyawa Auliya', Allah jadikan nyawa segala mukmin yang soleh dan daripada nyawa segala mukmin, Allah jadikan nyawa segala mukmin yang fasik dan daripada nyawa segala mukmin fasik, Allah jadikan segala nyawa mukmin yang munafik dan kafir.

Allah Ta'ala menjadikan daripada nyawa insan itu nyawa segala Malaikat dan daripadanya, Allah jadikan nyawa segala Jin dan daripadanya, Allah jadikan nyawa segala Syaitan dan daripadanya, Allah jadikan nyawa segala binatang dan daripadanya, Allah jadikan nyawa sekalian tumbuh-tumbuhan. Menurut riwayat, adapun segala anasir itu empat perkara iaitu angin, api, air dan tanah.

Dilanjutkan cerita, setelah Nur Muhammad mendengar firman Allah Ta'ala tentang tujuan ciptaanya, maka semakin bersinar cahaya (Nur Faiqo Nur) Nur Muhammad tersebut. Maka Allah Ta'ala pun menciptakan daripada sinaran cahaya Nur Muhammad tersebut 12 Hijab (lapisan) yang bernama Hijab Qudrat, Hijab 'Adzamat, Hijab 'Izzat, Hijab Haybat, Hijab Jabarut, Hijab Rahmat, Hijab Nubuwwat, Hijab Kibriya, Hijab Manzilat, Hijab Rif'at, Hijab Sa'adat dan Hijab Syafa'at. Kemudian, Allah Ta'ala memerintahkan Nur untuk masuk pada Hijab Qudrat lalu ia masuk sambil membaca: "Subhanal 'aliyyil 'ala" selama 12,000 tahun.

Kemudian, Nur Muhammad masuk pula pada Hijab 'Adzamat selama 10,000 tahun sambil membaca: "Subhana 'alimi sirri wa akhfa". Kemudian ia masuk pada Hijab 'Izzat selama 10,000 tahun sambil membaca: "Subhanal malikil manan". Kemudian ia masuk ke dalam Hijab Haybat selama 9,000 tahun sambil membaca: "Subhana man huwa ghaniyyun la yaftaqiru". Kemudian ia masuk ke dalam Hijab Jabarut selama 8,000 tahun sambil membaca: " Subhanal karimil akram".

Kemudian, Nur Muhammad masuk ke dalam Hijab Kibriya selama 5,000 tahun sambil membaca: "Subhanal 'adzimil 'adzam". Kemudian ia masuk ke dalam Hijab Manzilat selama 4,000 tahun sambil membaca: "Subhanal 'alimil karimi". Kemudian ia masuk pula ke dalam Hijab Rif'at selama 3,000 tahun sambil membaca: "Subhana dzil mulki wa malakuti". Kemudian ia masuk ke dalam Hijab
Sa'adat selama 2,000 tahun sambil membaca: "Subhana man yazilul asya Wala yazulu". Kemudian ia masuk ke dalam Hijab Syafa'at selama 1,000 tahun sambil membaca: "Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil 'adzimi".

Selepas itu, Allah Ta'ala menciptakan dari Nur Muhammad, 20 lautan dari cahaya yang berisi ilmu² pada setiap lautnya yang tidak diketahui ilmu² tersebut kecuali Allah Ta'ala. Kemudian, Allah berfirman kepada Nur Muhammad: " Turunlah engkau ke Lautan Bahrul 'Izzi (Laut Keagungan), kemudian ke Lautan Bahrul Shabri (Laut Sabar), lalu ke Lautan Bahrul Khusyu' (Laut Khusyuk), lalu ke Lautan Bahrul Tawaddu' (Laut Tawaddu'), lalu ke Lautan Ridah, ke Lautan Wafa', ke Lautan Ilmu, ke Lautan Tuqo, ke Lautan Khosyah, ke Lautan Amal, ke Lautan Inabah, ke Lautan Mazid, ke Lautan Huda, ke Lautan Shiyanah, ke Lautan Haya' sehingga ke semua 20 lautan diselami oleh Nur Muhammad. Ketika Nur Muhammad keluar dari lautan yang terakhir, Allah Ta'ala pun berfirman kepadanya: "Wahai kekasih-Ku, wahai pimpinan Rasul-Rasul-Ku, wahai pertama ciptaan²-Ku, wahai penutup Rasul-Rasul-Ku; engkau adalah pemberi Syafa'at di Hari Mahsyar".

Imam Suyuthi di dalam kitab Ad-Durarul Hisan fil Ba'tsi wa Na'imil Jinan Hamisy Daqa'iqul Akhbar mengatakan bahawa Nur Muhammad itu sentiasa bertasbih kepada Allah Ta'ala dengan diikuti oleh para Malaikat dan arwah di Alam Malakuti, puluhan ribu tahun sebelum wujudnya Adam. Riwayat sama juga disebutkan oleh Ad-Diba'i di dalam kitab maulid ya dengan mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a. As-Suyuthi di dalam kitab ash-Shagir dan Habib Ali bin Muhammad al-Habsy di dalam kitabnya yang bernama Simthud Dhurar ada menceritakan bahawa Nabi SAW pernah bersabda: " Aku adalah Nabi yang pertama dalam hal penciptaan tapi yang terakhir dalam hal kebangkitan".

Diringkaskan bahawa dari Nur Muhammad itu, Allah Ta'ala telah menciptakan Durratul Baidha' dan dari Durratul Baidha' itu, Allah Ta'ala telah ciptakan 70,000 planet di cakrawala di mana satu planet itu luasnya 70 kali luas bumi. Tiap² planet itu dijadikan penghuninya 70,000 makhluk bukan dari kalangan Jin, Manusia atau Malaikat. Kesemuanya dijadikan dengan kalimat "Kun fayakun". Kemudiannya, mereka telah derhaka kepada Allah Ta'ala lalu Allah Ta'ala membinasakan mereka dan seluruh cakrawala semuanya.

Kemudian, Allah Ta'ala menciptakan lagi 80,000 planet yang besarnya cuma 10 kali luas bumi. Kesemua berada di cakrawala yang bertingkat². Di planet² itu, Allah Ta'ala menciptakan bangsa unggas untuk duduki setiap planet yang ada di mana makanannya adalah tumbuh²an dan biji²an. Lama kelamaan bangsa unggas ini juga binasa. Kemudian, Allah Ta'ala menciptakan 20,000 makhluk sebangsa manusia dari cahaya secara beransur-ansur sampai mereka binasa semuanya. Selang 70,000 tahun sesudah kebinasaan mereka, barulah Allah Ta'ala menciptakan Qalam.

#MAMR
 
Hadis pelesu nurmuhammad

betullah tu..yg duk tuduh hadis palsu kene2 hadis doif..camana tu..huhu
selawat dan salam utk Rasulullah s a.w...Allahuma solli A'la saidina Muhammad wa A'la alihi wassalam..
 
Back
Top
Log in Register