PenglipurLara
Fun Poster
- Messages
- 681
- Joined
- Jan 14, 2025
- Messages
- 681
- Reaction score
- 29
- Points
- 30
Malam ketika saya berhadapan dengan makhluk elemental... Di sebuah taman di Perth, Australia, tempat di mana banyak orang berkumpul selepas keluar kelab atau sekadar mencari angin malam. Taman ini penuh dengan cerita-cerita aneh yang sering diceritakan. Masa itu sekitar akhir lapan puluhan dan awal sembilan puluhan, ramai yang mencuba alam spiritual seperti sihir Wicca dan magis bumi.
Saya hanya berusia 21 tahun dan bagi saya, magis bermaksud dunia yang baru dan penuh dengan kemungkinan yang tidak berakhir. Malam itu saya berseorangan, baru sahaja bangun dari rumput dan mula berjalan di laluan kegemaran saya. Malam itu lain dari yang lain. Kabus rendah menutupi seluruh taman seperti selimut lembut.
Sesampainya di pertengahan laluan, saya perasan sesuatu. Di akar pokok Mortan Bay Fig, terbaring satu sosok. Dalam cahaya bulan, saya mendekati. Saya cuba memberitahu diri ia cuma bentuk tidak sengaja yang menyerupa tetapi semakin saya dekat, bentuk itu lebih manusiawi dari jangkaan saya. Ia mempunyai kepala, torso... tetapi ada yang tidak masuk akal.
Saya mendekati dengan waspada, menyangka ia mungkin seseorang dalam bahaya. Namun, cara tangan sosok itu menyatu dengan kayu seolah-olah bukan manusia. Mata bertemu mata. Mata sosok itu berbentuk almond, kuning seperti mata kucing, dan wajahnya, walaupun tidak menyeramkan, penuh dengan kesedihan.
Ketika itu, naluri saya menyuruh saya lari. Kini, memikirkan kembali, adakah saya boleh membantu? Adakah saya sepatutnya? Atau mungkin saya adalah manusia yang panik tanpa sebab yang sah? Saya berlari, meninggalkannya sendiri.
Pemikiran saya, mungkin dia salah satu makhluk yang berkongsi planet ini dengan kita. Entiti-elemental yang kita lupa kewujudannya. Kisah-kisah ini mungkin merupakan peringatan tentang magis yang kita lupakan, kisah yang diceritakan di sekeliling api oleh orang-orang kuno. Dunia kita penuh magis dan misteri... dan kita sering lupa siapa lagi yang mungkin ada di sini bersama kita.
Saya hanya berusia 21 tahun dan bagi saya, magis bermaksud dunia yang baru dan penuh dengan kemungkinan yang tidak berakhir. Malam itu saya berseorangan, baru sahaja bangun dari rumput dan mula berjalan di laluan kegemaran saya. Malam itu lain dari yang lain. Kabus rendah menutupi seluruh taman seperti selimut lembut.
Sesampainya di pertengahan laluan, saya perasan sesuatu. Di akar pokok Mortan Bay Fig, terbaring satu sosok. Dalam cahaya bulan, saya mendekati. Saya cuba memberitahu diri ia cuma bentuk tidak sengaja yang menyerupa tetapi semakin saya dekat, bentuk itu lebih manusiawi dari jangkaan saya. Ia mempunyai kepala, torso... tetapi ada yang tidak masuk akal.
Saya mendekati dengan waspada, menyangka ia mungkin seseorang dalam bahaya. Namun, cara tangan sosok itu menyatu dengan kayu seolah-olah bukan manusia. Mata bertemu mata. Mata sosok itu berbentuk almond, kuning seperti mata kucing, dan wajahnya, walaupun tidak menyeramkan, penuh dengan kesedihan.
Ketika itu, naluri saya menyuruh saya lari. Kini, memikirkan kembali, adakah saya boleh membantu? Adakah saya sepatutnya? Atau mungkin saya adalah manusia yang panik tanpa sebab yang sah? Saya berlari, meninggalkannya sendiri.
Pemikiran saya, mungkin dia salah satu makhluk yang berkongsi planet ini dengan kita. Entiti-elemental yang kita lupa kewujudannya. Kisah-kisah ini mungkin merupakan peringatan tentang magis yang kita lupakan, kisah yang diceritakan di sekeliling api oleh orang-orang kuno. Dunia kita penuh magis dan misteri... dan kita sering lupa siapa lagi yang mungkin ada di sini bersama kita.