BTC USD 84,037.6 Gold USD 4,285.46
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Letupan Gunung Berapi & Tsunami - Tanda-tanda kebesaran Allah

artwoo

Fun Poster
Messages
643
Joined
May 17, 2006
Messages
643
Reaction score
85
Points
20
pic14604.jpg
Samuel Johnson Sutanto, anggota Timnas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo menunjukan hasil bidikannya,
Kamis (14/12) di kantor Timnas di Somerset Apartemen, Surabaya.


pic03902.jpg
Salah satu hasil jepretannya membentuk lafal Allah. Saat ledakan terjadi, Samuel yang bekerja sebagai pekerja
di bagian drainase Timnas lumpur Lapindo ini sedang memantau pembuangan lumpur di pond 4.


pic00153.jpg
Samuel menggunakan kamera digital poket Sony 7,1 Mega Pixel-nya untuk memotret ledakan pipa gas milik Pertamina.


pic00292.jpgpic12382.jpg
Hasil jepretannya, kini, ditempel di tembok ruang kerjanya. Samuel tidak mempermasalahkan foto yang diabadikannya ini menyebar
ke khalayak ramai. Dia juga telah menyerahkan fotonya ini ke Timnas Lumpur Lapindo.


pic17421.jpg
Kejaiban Tuhan bisa terjadi di mana saja, termasuk kala musibah. Ada awan panas, jilatan api, dan riak ombak
yang membentuk lafal Allah. Tempat ibadah tidak hancur, meski sekelilingnya hancur lebur diserbu tsunami. Hasil foto satelit memperlihatkan riak-riak gelombang Tsunami di Sri Lanka mirip tulisan kaligrafi "Allah". (Foto:Globalsecurity. Org)


pic18716.jpg
Masjid di Meulaboh, Aceh, yang berkubah warna gelap ini tampak tetap berdiri. Sejumlah
bangunan di sisi-sisinya tampak tidak tersisa tersapu tsunami. (Foto: Setpres/Dudi Anung)


pic19718.jpg
Yang terbaru adalah jilatan api saat terjadi ledakan di pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong Gempol KM 38 22 November 2006 lalu.
Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. (Foto: Samuel Johnson)


pic19895.jpg
Foto Wedhus Gembel di Gunung Merapi, Yogyakarta pada 8 Juni 2006 lalu,
yang bila dilihat secara seksama membentuk lafal Allah.(Foto: Bagus Kurniawan).


pic05447.jpg
Bangunan untuk bersujud kepada-Nya di salah satu sudut kota Meulaboh ini tampak tetap
berdiri kokoh. Bangunan di sekitarnya roboh tersapu gelombang tsunami, kecuali pohon kelapa. (Foto: Indra Shalihin)


pic21726.jpg
Masjid berkubah putih di sudut lain kota Meulaboh juga tampak tetap berbentuk.
Sekitarnya, tampak porak-poranda. (Foto:Setpres/Dudi Anung) Hanya 1 Foto yang Perlihatkan Jilatan Api Berlafal Allah
Budi Sugiharto - detikcom


pic14771.jpgpic11538.jpg
Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo yang berbentuk lafal Allah (foto: dok. Samuel Johnson/Timnas Lumpur)


pic01869.jpg
Surabaya - Samuel Johnson Sutanto menjepret jilatan api ledakan pipa gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo berkali-kali. Dari sekian foto koleksinya, hanya ada satu foto yang memperlihatkan jilatan api itu seperti lafal Allah. "Saya ada beberapa foto jilatan api itu, tapi yang dinilai mirip lafal Allah, cuma satu," kata Samuel sambil menunjukkan foto-foto jilatan api hasil bidikannya kepada detikcom yang menemuinya di kantor Timnas Lumpur Lapindo, Apartemen Sommerset, Surabaya, Kamis (14/12/2006). Menurut dia, foto-foto di awal hanya memperlihatkan pijaran api biasa. Kemudian foto-foto sesudahnya juga tidak istimewa. Dia mengambil foto-foto jilatan api pipa gas Pertamina itu dari tol Porong KM 40 di kawasan Desa Besuki, Porong, Sidoarjo. Saat itu, Samuel yang bekerja sebagai pekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo ini sedang memantau pembuangan lumpur di pond 4. Samuel juga sempat membidikkan kamera digital poket Sony 7,1 Mega Pixel-nya ke arah kawasan Permisan yang berada di sekitar KM 41. Di tempat itu, ada juga bangunan yang memercikkan api. Tapi, hasil jepretan kejilatan api bangunan tersebut tidak bagus, karena jarak yang terlalu jauh dan suasana yang gelap. Samuel tidak mempermasalahkan foto yang diabadikannya ini menyebar ke khalayak ramai. Dia juga telah menyerahkan fotonya ini ke Timnas Lumpur Lapindo. "Saya senang bila foto saya bermanfaat bagi orang lain," ujar dia. Samuel juga mengirimkan foto-foto hasil jepretannya yang disimpan di laptop kepada detikcom. (asy/nrl)
Pemotret Api Berlafal Allah: Saya Lihat Api Itu Bak 2 Naga
Budi Sugiharto - detikcom


pic19912.jpg
Secara tidak sengaja, Samuel Johnson Sutanto memotret jilatan api ledakan gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo yang hasilnya, jilatan api itu membentuk lafal Allah. Namun, Samuel selihat foto hasil jepretannya itu sebenarnya lebih mirip dua naga. "Memang, para anggota Timnas Lumpur bilang foto itu menyerupai lafal Allah dan kuda laut. Tapi, di pikiran saya, foto ini menyerupai dua naga," kata pria berumur 26 tahun yang juga pemeluk Katolik yang taat ini kepada detikcom, Kamis {14/12/2006). Samuel yang sering disapa Sony ini tidak masalah bila memang foto hasil bidikannya itu dianggap menyerupai lafal Allah, Tuhan kaum muslim. "Saya sangat menghormati pendapat orang lain yang menilai foto saya itu menyerupai lafal Allah. Tapi, secara pribadi, saya tidak percaya. Saya anggap ini sebuah kebetulan. Tapi yang jelas, foto ini asli, bukan hasil rekayasa," ujar Sony yang tidak keberatan fotonya dipublikasikan di detikcom. Pekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo ini mengaku tidak memiliki firasat apa pun saat dirinya memotret jilatan api pipa gas Pertamina itu. Bahkan, dia sebenarnya memotret jilatan api itu dengan kamera digital poket Sony 7,1Mega Pixel itu secara asal saja. Tidak pilih-pilih objek. Samuel sendiri sebenarnya terkejut mengetahui foto hasil bidikannya itu menjadi perbincangan banyak orang. "Saya terkejut memang. Tapi, sampai sekarang, saya menganggap foto saya ini menyerupai dua naga. Bukan yang lain-lain," kata dia. Dia tersadar fotonya itu menyerupai dua naga pada 23 November 2006, sehari setelah ledakan pipa gas yang menewaskan 13 orang itu. Saat itu, dia sedang menyeleksi foto-foto hasil jepretannya di laptop di kantor Timnas Lumpur Lapindo di Apartemen Sommerset, Surabaya. "Kok jilatan apinya menyerupai dua naga. Tapi, kok banyak orang melihatnya sebagai lafal Allah," ujar dia. (asy/nrl)


pic25667.jpgpic26299.jpg
Foto jilatan api pipa gas Pertamina di luapan lumpur
Lapindo yang membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab benar-benar asli. Foto jilatan api ini buah karya Samuel Johnson Sutanto, salah seorang pekerja di Timnas Lumpur Lapindo. Samuel menjepret jilatan api itu dengan kamera poket digital merek Sony. "Saya jamin foto saya ini asli, tidak ada rekayasa digital," kata pria pemeluk agama Katolik ini kepada detikcom, Kamis (14/12/2006).​
 
Samuel menjepret jilatan api itu saat ledakan pipa gas Pertamina
terjadi pada 22 November 2006 lalu. Dia menjepret secara asal saja. "Tapi, kok banyak anggota Timnas menilai bahwa jilatan itu menyerupai lafal Allah," ungkap pria berumur 26 tahun asal Tegal ini. Pada 22 November 2006 malam, saat ledakan pipa gas Pertamina itu terjadi, kebetulan dirinya sedang berada di jalan tol KM 40 Desa Besuki, Porong, Sidoarjo, sekitar 700 meter dari sumber ledakan. Saat itu, Samuel yang bekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo itu sedang sedang memantau pembuangan lumpur di Pond 4. Ketika sedang serius mengetes pompa itu, Samuel dikejutkan dengan adanya ledakan keras dari areal luapan lumpur Lapindo. "Saya tidak berpikir kalau yang meledak itu pipa gas. Teman-teman saat itu memperkirakan yang meledak dan terbakar itu pabrik," kata Samuel. Lantas, dengan reflek tinggi, Samuel pun mengeluarkan kamera digital Sony 7,1 Mega Pixel dari sakunya dan memotret jilatan api itu. "Saya foto saja itu. Kebetulan saya bawa kamera sejak siang, karena siangnya saya melakukan survei drainase. Nah, kamera yang saya bawa itu sebelumnya saya gunakan untuk memotret saat survei," ujar pria yang sering disapa Sonny ini.


Jakarta - Api ledakan pipa gas Pertamina di lokasi semburan lumpur Lapindo ternyata membentuk lafal Allah dalam huruf Arab. Lafal Allah itu terekam dalam foto yang diabadikan Timnas Lumpur Lapindo. Foto ini asli. "Saya melihat foto itu, tubuh saya jadi merinding." Itulah salah satu tanggapan pembaca detikcom dalam emailnya kepada redaksi, Kamis (14/12/2006) . "Waktu saya lihat foto semburan api pipa gas Pertamina, seketika itu tubuh saya merinding dan menangis tanpa sebab. Saya gak tahu kenapa tubuh saya bisa mengalami hal tersebut," tulis Ahmad Husen. Menurut Husen, yang dirinya rasakan sekarang adalah kebesaran Sang
Maha Pencipta dan perasan dosa yang selama diperbuatnya dengan sengaja atau tidak sengaja. "Allah Maha Besar ...hanya dengan kuasa-Nya suatu hal yang mustahil oleh pikiran manusia bisa jadi kenyataan..kunfayak un.. Jadilah, maka jadilah ia," tulis Husen lagi. "Tubuh saya benar-benar lemas saat ini. Saat mengetik surat ini pun saya masih dalam kondisi menangis..gambar itu rencana akan saya copy untuk saya jadikan wallpaper di komputer saya," tulis Husen. Memang, foto api ledakan pipa gas Pertamina pada 22 November 2006 lalu memang cukup mencengangkan bagi orang-orang yang melihatnya. Termasuk di kalangan Timnas Lumpur Lapindo. "Setelah melihat dan meneliti foto itu memang sungguh sebuah keajaiban," kata juru bicara Timnas Lumpur Rudi Novrianto saat dihubungi detikcom. Sebenarnya, bukan kali ini saja musibah yang membuat lafal 'Allah'. Sebelumnya, semburan awan panas Merapi (Wedhus Gembel) yang diabadikan oleh fotografer detikcom, Bagus Kurniawan, juga dinilai berlafalkan Allah. Penilaian ini datang dari salah seorang pembaca yang mengirimkan email beberapa waktu lalu. Sebagaimana foto api ledakan pipa gas Pertamina di semburan lumpur Lapindo, foto wedhus gembel ini juga terlihat biasa bila tidak dilihat secara seksama. Namun, begitu diperhatikan agak lama, maka wedhus gembel itu membentuk lafal Allah. Lafal Allah terbentuk agak miring. Subhanallah!

Jilatan api ledakan pipa gas Pertamina di lokasi lumpur
Lapindo cukup mencengangkan. Dilihat dari foto yang diabadikan salah seorang Timnas Lumpur Lapindo, jilatan api itu membentuk lafal Allah dan bergambar kuda laut. Foto ini bukan hasil rekayasa. Dijamin asli. Kepastian bahwa foto jilatan api membentuk lafal Allah ini asli datang dari juru bicara Timnas Rudi Novrianto. "Kita jamin keasliannya, kita juga punya foto sebelum dan sesudahnya," kata Rudi saat dihubungi detikcom. Rudi mengaku mengetahui foto jilatan api itu tak berapa lama setelah terjadi ledakan. "Setelah melihat dan meneliti foto itu, memang ini sungguh sebuah keajaiban. Sangat luar biasa," kata Rudi yang tidak mau menyimpulkan maksud yang tercermin dalam foto itu. Detikcom telah menerima softcopy foto ini. Dilihat dari objeknya, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto jilatan api itu terkesan biasa. Namun
jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, memang terlihat
jilatan apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut, logo lama Pertamina.

Surabaya - Allah Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di
lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu yang menewaskan 13 orang masih menyimpan misteri. Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul di sekitar pusat semburan lumpur tersebut. Seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api yang cukup mecengengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil
bidikan fotografer amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Kok bisa? Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut. Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detikcom yang menerima softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap biasa oleh Timnas itu. Pengamatan detikcom, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto itu terkesan biasa. Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat pesan-pesan dari Allah? Wallau a'lam.
 
Byk petanda2 drNya bg mereka yg berfikir..hmm insaf aku
 
mai la kita pi masjid....
ingat tuhan banyak2..
baru hidup berkat..
baguih benda nie bg yang dah tersesat jauh..
ramai yg tersesat yg aku tau...#:-S
 
Back
Top
Log in Register