underscore
Legendary Member

- Messages
- 19,745
- Joined
- Sep 20, 2008
- Messages
- 19,745
- Reaction score
- 5,497
- Points
- 486
pada suatu masa dahulu, sebelum terciptanya Adam as,
Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk mengunjungi bumi dalam rangka mengambil tanah sebagai bahan menciptakan Adam.
Namun ketika di bumi, bumi menyatakan penolakan untuk diambil tanahnya sebab bumi khawatir kelak manusia akan melakukan perbuatan dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
Setelah kejadian ini maka Jibril pun kembali dan melapor perkara itu kepada Allah.
Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk turun tangan dengan maksud yang sama.
Namun bumipun kembali menolak, dan Mikail melaporkan kegagalan ini pada Allah.
selanjutnya Allah memerintahkan Izra’il yang turun ke bumi, Allah SWT berkata kepada Izra’il:
“ engkau, AKU tugaskan mengambil tanah, meskipun bumi bersumpah, janganlah engkau mundur. Kerjakan perintah-KU dan atas nama-KU”.
Izra’ilpun turun ke bumi dan berkata:
“ Hai bumi, ketahuilah kedatanganku ke sini atas perintah Allah dan atas nama Allah, jika engkau membantah perintah Allah tentunya engkau akan menjadi makhluk yang durhaka pada Allah”.
Mendengar perkataan Izrai’il maka bumipun akhirnya pasrah, dan Izra’il akhirnya mengambil beberapa jenis tanah.
Selanjutnya Dia kembali kepada Allah. Menyambut kedatangan Izra’il Allah berkata:
“Ya Izra’il, pertama engkau yang aku tugaskan mengambil tanah, kelak engkaulah yang akan mencabut nyawa manusia”.
Mendengar hal ini Izra’il menjadi bimbang
“ Jika demikian, maka hamba akan dibenci oleh anak cucu Adam karena pekerjaan ini”.
Allah Berkata ;
“ Tidak mereka tidak akan memusuhi engkau, AKU nanti yang mengaturnya. Akan aku jadikan sebab-sebab untuk mendatangkan kematian mereka. mungkin terbunuh, terbakar, menderita penyakit, dan sebagainya”.
Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk mengunjungi bumi dalam rangka mengambil tanah sebagai bahan menciptakan Adam.
Namun ketika di bumi, bumi menyatakan penolakan untuk diambil tanahnya sebab bumi khawatir kelak manusia akan melakukan perbuatan dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
Setelah kejadian ini maka Jibril pun kembali dan melapor perkara itu kepada Allah.
Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk turun tangan dengan maksud yang sama.
Namun bumipun kembali menolak, dan Mikail melaporkan kegagalan ini pada Allah.
selanjutnya Allah memerintahkan Izra’il yang turun ke bumi, Allah SWT berkata kepada Izra’il:
“ engkau, AKU tugaskan mengambil tanah, meskipun bumi bersumpah, janganlah engkau mundur. Kerjakan perintah-KU dan atas nama-KU”.
Izra’ilpun turun ke bumi dan berkata:
“ Hai bumi, ketahuilah kedatanganku ke sini atas perintah Allah dan atas nama Allah, jika engkau membantah perintah Allah tentunya engkau akan menjadi makhluk yang durhaka pada Allah”.
Mendengar perkataan Izrai’il maka bumipun akhirnya pasrah, dan Izra’il akhirnya mengambil beberapa jenis tanah.
Selanjutnya Dia kembali kepada Allah. Menyambut kedatangan Izra’il Allah berkata:
“Ya Izra’il, pertama engkau yang aku tugaskan mengambil tanah, kelak engkaulah yang akan mencabut nyawa manusia”.
Mendengar hal ini Izra’il menjadi bimbang
“ Jika demikian, maka hamba akan dibenci oleh anak cucu Adam karena pekerjaan ini”.
Allah Berkata ;
“ Tidak mereka tidak akan memusuhi engkau, AKU nanti yang mengaturnya. Akan aku jadikan sebab-sebab untuk mendatangkan kematian mereka. mungkin terbunuh, terbakar, menderita penyakit, dan sebagainya”.