BTC USD 84,215.2 Gold USD 4,262.86
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Keajaiban Ucapan Bismillah

ilhamjabil

Super Active Member
gem
Messages
7,119
Joined
Jul 27, 2008
Messages
7,119
Reaction score
1,693
Points
151
bismillah.jpeg


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:“Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.” (QS. AL-An’aam: 118)Sebuah tim dari para peneliti senior dan Profesor universitas di negeri Suriah sampai pada suatu penemuan ilmiah yang menunjukkan bahwa ada perbedaan besar dalam hal perkembangbiakan mikroba antara daging yang dibacakan takbir ketika disembelih dengan daging yang tidak dibacakan.Tim medis yang terdiri dari 30 Profesor spesialis di berbagai bidang yang berbeda dalam ilmu kedokteran laboratorium, bakteri, virus, dan ilmu pengetahuan gizi dan kesehatan daging dan patologi anatomi, kesehatan hewan dan penyakit pada sistem pencernaan melakukan penelitian biologi dan anatomi selama tiga tahun. Penelitian itu untuk mempelajari perbedaan antara sembelihan yang dibacakan nama Allah (Bismillah) dan membandingkannya dengan sembelihan yang disembelih dengan cara yang sama, akan tetapi tanpa menyebut nama Allah (Bismillah) .

Sembelih%2BLembu%2BKorban.jpg


Dan penelitian tersebut telah menunjukkan pentingnya dan perlunya menyebutkan nama Allah (Bismillahi Allahu Akbar) ketika menyembelih binatang ternak dan burung. Dan hasil penelitian itu sungguh mengejutkan dan mengherankan dan yang digambarkan oleh anggota tim medis sebagai sebuah Mukjizat (keajaiban) yang tidak bisa digambarkan dan dikhayalkan. Penanggung jawab Humas dari penelitian ini yaitu Dr.Khalid Halawah berkata bahwa uji coba laboratorium membuktikan bahwa serat daging yang disembelih tanpa Bismillah dan Takbir selama tes uji serat dan perkembangbiakan bakteri ini penuh dengan kuman dan darah yang tertahan dalam daging, sementara daging yang disembelih dengan Bismillah dan Takbir benar-benar bebas dari bakteri dan steril tidak mengandung darah yang tersisa/tertahan. Dan Halawah mendeskripsikan dalam pembicaraannya kepada kantor berita Kuwait (KUNA) bahwa penemuan ini merupakan revolusi ilmiah besar di bidang kesehatan manusia dan keselamatannya yang terkait dengan kesehatan apa uang dia konsumsi berupa daging binatang ternak. Dan yang telah terbukti dengan secara pasti bahwa daging tersebut bersih dan steril dari kuman dengan membacakan Bismillah dan Takbir ketika menyembelihnuya.

Sementara itu, kata peneliti Abdul Qadir al-Dirani bahwa ketidaktahuan orang-orang di zaman kita terhadap Hikmah yang tersembunyi di balik penyebutan Bismillah ketika menyembelih menyebabkan manusia mengabaikan dan enggan untuk menyebutkan Bismillah dan Takbir ketika melakukan penyembelihan binatang ternak dan burung. Dia berkata:”Yang mendorong saya untuk mempersembahkan tema/pembahasan ini dalam gaya bahasa akademi yang ilmiah, yang membangun arti penting dan keseriusan persoalan ini masyarakat, adalah berdasarkan apa yang dijelaskan oleh Profesor Muhammad Amin Syaikhu dalam kajian beliau tentang al-Quran dan apa yang beliau sampaikan dan kami dengar bahwa daging sembelihan yang tidak disebutkan nama Allah (Bismillah) maka di dalamnya ada darah yang tersisa/tertahan serta tidak terbebas dari bakteri dan kuman.”

Dia menyebutkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan manusia untuk membaca Bismillah ketika menyembelih binatang, Dia Yang Mahakuasa berfirman dalam Surat al-Anam:

“فكلوا مما ذكر اسم الله عليه ان كنتم باياته مؤمنين ” (ايه 118)

” Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.” (QS. Al-An’aam: 118)

Dia Yang Mahamulia berfirman:

“ولا تأكلوا مما لم يذكر اسم الله عليه وانه لفسق “

” Dan janganlah kamu mamakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan…“ (QS. Al-An’aam: 121)

Dia juga berfirman:

وأنعام لايذكرون اسم الله عليها افتراء عليه” (ايه 138)

” Dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat-buat kedustaan terhadap Allah. …“ (QS. Al-An’aam: 138) -And-
 
Almk...aku g giant ke nsk ke amik daging da gantung...ada halal yakin diputuskan urat marikh...tp xpasti pula dgn bacaan bismillah :-?
 
Almk...aku g giant ke nsk ke amik daging da gantung...ada halal yakin diputuskan urat marikh...tp xpasti pula dgn bacaan bismillah :-?

Jika tidak diketahui sesuatu sembelihan yang disembelih oleh seseorang muslim atau ahli kitab itu disebut nama Allah ataupun tidak, maka harus memakannya dengan membaca bismillah sebelum makan, berdasarkan hadis daripada ‘Aisyah RA yang berkata: “Pernah sekumpulan orang berkata kepada Nabi SAW:

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَنَا بِاللَّحْمِ ، لَا نَدْرِي أَذَكَرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سَمُّوا اللَّهَ عَلَيْهِ وَكُلُوهُ

Mafhumnya: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya satu kaum memberi daging kepada kami. Tetapi kami tidak tahu, apakah mereka membaca bismillah ketika menyembelih atau tidak. Sabda Nabi SAW: Bacalah bismillah dan makanlah.” (HR al-Bukhari)

Al-Syeikh Muhammad bin Soleh al-‘Uthaimin berkata:

“Tidak semestinya perlu ditanya sembelihan yang disembelih oleh seorang muslim atau ahli kitab, bagaimana penyembelihannya. Apakah dibaca bismillah ataupun tidak. Bahkan soalan seumpama ini tidak wajar, kerana ia termasuk melampau di dalam agama. Sedangkan Nabi SAW pernah memakan sembelihan Yahudi dan baginda tidak bertanya apa-apa kepada mereka. Di dalam Sahih al-Bukhari dan selainnya pula, hadis daripada ‘Aisyah RA menyatakan: Ada satu kaum bertanya kepada Nabi SAW: Ada satu kaum memberi daging kepada kami, kami tidak tahu apakah mereka membaca bismillah ataupun tidak ketika menyembelihnya.” Sabda Nabi SAW: “Kamu sendirilah yang membacanya kemudian makan.” Kata ‘Aisyah RA: “Kaum yang memberi daging itu baru memeluk Islam. Baginda menyuruh yang menerima daging memakan daging tersebut, tanpa perlu bertanya apa-apa, sedangkan yang memberi daging kadang-kalanya tidak tahu beberapa hukum-hakam Islam disebabkan mereka baru memeluk Islam.” (Risalah Fi Ahkam al-Udhiyyah wa al-Zakah oleh al-Syeikh Muhammad bin Soleh al-Uthaimin RH)



Wallahu a’lam.


sumber penuh
 


Jika tidak diketahui sesuatu sembelihan yang disembelih oleh seseorang muslim atau ahli kitab itu disebut nama Allah ataupun tidak, maka harus memakannya dengan membaca bismillah sebelum makan, berdasarkan hadis daripada ‘Aisyah RA yang berkata: “Pernah sekumpulan orang berkata kepada Nabi SAW:

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَنَا بِاللَّحْمِ ، لَا نَدْرِي أَذَكَرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سَمُّوا اللَّهَ عَلَيْهِ وَكُلُوهُ

Mafhumnya: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya satu kaum memberi daging kepada kami. Tetapi kami tidak tahu, apakah mereka membaca bismillah ketika menyembelih atau tidak. Sabda Nabi SAW: Bacalah bismillah dan makanlah.” (HR al-Bukhari)

Al-Syeikh Muhammad bin Soleh al-‘Uthaimin berkata:

“Tidak semestinya perlu ditanya sembelihan yang disembelih oleh seorang muslim atau ahli kitab, bagaimana penyembelihannya. Apakah dibaca bismillah ataupun tidak. Bahkan soalan seumpama ini tidak wajar, kerana ia termasuk melampau di dalam agama. Sedangkan Nabi SAW pernah memakan sembelihan Yahudi dan baginda tidak bertanya apa-apa kepada mereka. Di dalam Sahih al-Bukhari dan selainnya pula, hadis daripada ‘Aisyah RA menyatakan: Ada satu kaum bertanya kepada Nabi SAW: Ada satu kaum memberi daging kepada kami, kami tidak tahu apakah mereka membaca bismillah ataupun tidak ketika menyembelihnya.” Sabda Nabi SAW: “Kamu sendirilah yang membacanya kemudian makan.” Kata ‘Aisyah RA: “Kaum yang memberi daging itu baru memeluk Islam. Baginda menyuruh yang menerima daging memakan daging tersebut, tanpa perlu bertanya apa-apa, sedangkan yang memberi daging kadang-kalanya tidak tahu beberapa hukum-hakam Islam disebabkan mereka baru memeluk Islam.” (Risalah Fi Ahkam al-Udhiyyah wa al-Zakah oleh al-Syeikh Muhammad bin Soleh al-Uthaimin RH)



Wallahu a’lam.


sumber penuh

Ahli kitab sekarang masih ada iaitu yahudi dan nasara, kita boleh makan sembelihan mereka. Sembelihan orang musyrik tak boleh makan.
 
boleh jumpa lagi ke ahli kitab masa ni?
 
Almk...aku g giant ke nsk ke amik daging da gantung...ada halal yakin diputuskan urat marikh...tp xpasti pula dgn bacaan bismillah :-?

beli ikan jer la kalu tak konpiden..huhuhu
 
Semasa nak menyembelih binatang an'am, bacalah sahaja Bismillah, daripada membaca Bismillahi Rahmani Rahim.
 
Back
Top
Log in Register