BTC USD 76,639.3 Gold USD 4,369.89
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Jai Network Systems Sdn Bhd. (603707-P) - Jnssb.com

KO pahamkan ayat aku balik....

Dulu kamu promote program ini dengan tujuan untuk menambah pendapatan disamping ia menjadi satu prospek biz.

Kamu bangga dengan komisyen yang bakal Kamu perolehi dan belumba-lumba mempromote didalam thread ni.Aku rasa banyak juga yang telah kamu perolehi dengan komisyen 10 % tersebut.

Apa perasaan kamu memakan komisyen yang akhirnya menimbulkan kesusahan dan kesukaran pada downline korang..

Aku yang saja gatai2 masuk tu....( Tuh aku tak persoalkan..)

Ini yang promote....macam dia tau semua selok belok biz tuh..
Ada yang dia (upline @ Agent ) arrangekan loan dgn bank tertentu.....maklumlah 10%.....

Maleh aku nk cakap dah....siapa yang dh makan tu....
tanya hati kecil sendirilah.....
bersalah tak rasanya....
kalau hati kecil kata tak (pasai aku kata jgn masuk tapi ko jugak yg nak masuk)....oklah......

Dan satu lagi downline yang dah balik modal....kira ok jugaklah..

Tapi cuba hang bayangkan.....baru masuk 50k....tiba2 jadik macam nih......usah 50k lah.....tu banyak.....10k....ajer.
tetiba hangus...
ko dapat 10%........sedap ke ko makan...

Kalau aku ..usahkan aku makan 10% percent....kalau syarikat lum bayar kat aku pun 10 % itu pun. Aku sanggup ganti pasal pasal aku bertanggungjawab menaja dia.

Maaf cakaplah.....
 
Satu lagi petanda akhir zaman yg ade kena mengena ngan JNSSB

MENGGADAIKAN AGAMA KERANA DUNIA

Ertinya:
Daripada Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. hersabda; "Akan timbul di akhir zaman orang-orang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama. Mereka menunjukkan kepada orang lain pakaian yang dibuat darIpada kulit kambing (berpura-pura zuhud dari dunia) untuk mendapat simpati orang ramai, dan percakapan mereka lebih manis daripada gula. Padahal hati mereka adalah hati serigala (mempunyai tujuan-tujuan yang jahat). Allah swt. Berfirman kepada mereka, "Apakah kamu tertipu dengan kelembutan Ku?, Ataukah kamu terlampau berani berbohong kepada Ku?. Demi kebesaran Ku, Aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri, sehingga orang yang alim ( cendikiawan ) pun akan menjadi bingung (dengan sebab fitnah itu)".

H.R Termizi

Keterangan
Golongan yang dimaksudkan di dalam Hadis ini ialah orang¬orang yang menjadikan agama sebagai alat untuk mendapat keuntungan dunia. Mereka rela menggadaikan agama untuk meraih keuntungan dunia. Dan apabila bercanggah kepentingan dunia dengan hukum syarak mereka berani mengubah hukum Allah dan memutarbelitkan kenyataan. Mereka juga pandai mengemukakan hujah-hujah yang menarik dan alasan¬alasan yang memikat hati, tetapi sebenarnya hujah-hujah dan alasan tersebut hanya sernata-mata timbul dari kelicinan mereka memutarbelitkan kenyataan. Mereka menipu orang lain dan juga menipu diri mereka sendiri.

Mereka akan dilanda kekusutan pemikiran yang sangat tajam sehingga orang alim yang banyak pengalaman pun akan kehabisan akal dan buah fikiran. Mereka menghadapi masalah-masalah yang meruncing dan akan menemui jalan buntu dalam permasalahan yang dihadapi.

-Bagus hadis ini, memang sesuai di tujukan kepada pelabur2 JAI network..akan tetapi ianya sudah terlambat...tp atkper..ianya menjadi pengajaran buat pelabur2 dan org islam sundri..PINTU taubat masih terbuka..eloklah anda yg berkemampuan dan berduit melabur di kaunter2 yg di ikhtiraf oleh syarak.
 
Dulu kamu promote program ini dengan tujuan untuk menambah pendapatan disamping ia menjadi satu prospek biz.

Kamu bangga dengan komisyen yang bakal Kamu perolehi dan belumba-lumba mempromote didalam thread ni.Aku rasa banyak juga yang telah kamu perolehi dengan komisyen 10 % tersebut.

Apa perasaan kamu memakan komisyen yang akhirnya menimbulkan kesusahan dan kesukaran pada downline korang..

Aku yang saja gatai2 masuk tu....( Tuh aku tak persoalkan..)

Ini yang promote....macam dia tau semua selok belok biz tuh..
Ada yang dia (upline @ Agent ) arrangekan loan dgn bank tertentu.....maklumlah 10%.....

Maleh aku nk cakap dah....siapa yang dh makan tu....
tanya hati kecil sendirilah.....
bersalah tak rasanya....
kalau hati kecil kata tak (pasai aku kata jgn masuk tapi ko jugak yg nak masuk)....oklah......

Dan satu lagi downline yang dah balik modal....kira ok jugaklah..

Tapi cuba hang bayangkan.....baru masuk 50k....tiba2 jadik macam nih......usah 50k lah.....tu banyak.....10k....ajer.
tetiba hangus...
ko dapat 10%........sedap ke ko makan...

Kalau aku ..usahkan aku makan 10% percent....kalau syarikat lum bayar kat aku pun 10 % itu pun. Aku sanggup ganti pasal pasal aku bertanggungjawab menaja dia.

Maaf cakaplah.....

-Ada satu lagi saki baki Jai network..iaitu mau bikin biz HFT..hydro fuel kononnya...lebih baik anda hindarkan dari syarikat tersebut. Ramai kawan2 kita lain yg menjadi agen unit trust..baik anda melabur di kaunter2 syariah.
 
Selembar bulu mata

Balas dengan kutipan
Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Dia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi dia berkeras membantah.

"Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri kedalam dosa," jawab malaikat.

Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya,


dia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah,

"Manakah saksi-saksi yg kau maksudkan? Di sini tdk ada siapa kecuali aku dan suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yg memandangi."

Disusul oleh telinga, "Saya yg mendengarkan."

Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."

Bibir mengaku, "Saya yang merayu."

Lidah menambah, "Saya yang mengisap."

Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meramas."

Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dihumbankan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.

Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya:

"Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan", kata malaikat.

"Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahawa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahawa ia telah melakukan taubat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan dihantar ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga:

"Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk syurga kerana pertolongan selembar bulu mata"


Allah itu maha pengasih dan penyayang. Mintalah ampun kepada Dia dengan seikhlasnya.
 
Pada zaman kenabian Isa alayhissalaam, banyak terjadi kerusakan karena ulah kaisar Romawi yang zalim. Kelaparan dan kemisikinan merajalela di negeri Palestina. Berbagai cara dilakukan oleh rakyat terutama para kaum miskin untuk melawan kelaparan dan kemiskinan itu. Seorang ibu terpaksa menjual anaknya seperti menjual pisang goreng. Perampokan, pembunuhan, penganiayaan tak kenal peri kemanusiaan lagi. Sementara ketika nabi Isa a.s menyampaikan dakwahnya kepada rakyat, tentara Romawi selalu mengejar-ngejar beliau.

Sesekali nabi Isa a.s mengumpulkan para orang miskin itu, dan membagi-bagikan roti dan gandum kepada mereka. Namun tak urung para tentara Romawi terus menggusur dan menganiaya mereka.

Kehidupan rakyat sudah benar-benar tak menentu. Laki-laki banyak sekali yang meninggalkan rumah dan keluarga mereka, entah pergi ke mana. Pelacuran
tumbuh di mana-mana. Setiap orang harus mempertahankan dirinya dari serangan lapar.

Suatu ketika terlihat seorang perempuan muda berjalan terseok-seok seolah menahan rasa letih. Sudah terlalu jauh ia menyusuri sepanjang jalan, untuk mencari sesuap nasi. Menawarkan diri kepada siapa saja yang mau, meski dengan harga yang murah. Perempuan muda itu terlihat terlalu tua dibandingkan dengan usia sebenarnya. Wajahnya kuyu diguyur penderitaan panjang. Ia tidak mempunyai keluarga, kerabat ataupun sanak saudara lainnya. Orang-orang sekelilingnya menjauhinya. Bila bertemu dengan perempuan tersebut, mereka melengos menjauhinya karena jijik melihatnya.

Namun perempuan itu tidak peduli, karena pengalaman dan penderitaan mengajarinya untuk bisa tabah. Segala ejekan dan caci maki manusia diabaikannya. Ia berjalan dan berjalan, seolah tak ada pemberhentiannya. Ia tak pernah yakin, perjalanannya akan berakhir. Tapi ia terus berusaha melenggak-lenggok menawarkan diri. Namun sepanjang jalan itu sunyi saja, sementara panas masih terus membakar dirinya. Entah sudah berapa jauh ia
berjalan, namun tak seorangpun juga yang mendekatinya.

Lapar dan haus terus menyerangnya. Dadanya terasa sesak dengan nafas yang terengah-engah kelelahan yang amat sangat. Betapa lapar dan hausnya ia…

Akhirnya sampailah ia di sebuah desa yang sunyi. Desa itu sedemikian gersangnya hingga sehelai rumputpun tak tumbuh lagi. Perempuan lacur itu memandang ke arah kejauhan. Matanya nanar melihat kepulan debu yang bertebaran di udara. Kepalanya mulai terasa terayun-ayun dibalut kesuraman
wajahnya yang kuyu.

Dalam pandangan dan rasa hausnya yang sangat itu, ia melihat sebuah sumur di batas desa yang sepi. Sumur itu ditumbuhi rerumputan dan ilalang kering dan rusak di sana-sini. Pelacur itu berhenti di pinggirnya sambil menyandarkan tubuhnya yang sangat letih. Rasa hauslah yang membawanya ke tepi sumur tua itu.

Sesaat ia menjengukkan kepalanya ke dalam sumur tua itu. Tak tampak apa-apa, hanya sekilas bayangan air memantul dari permukaannya. Mukanya tampak menyemburat senang, namun bagaimana harus mengambil air sepercik dari dalam sumur yang curam ? Perempuan itu kembali terduduk.

Tiba-tiba ia melepaskan stagennya yang mengikat perutnya, lalu dibuka sebelah sepatunya. Sepatu itu diikatnya dengan stagen, lalu dijulurkannya ke dalam sumur. Ia mencoba mengais air yang hanya tersisa sedikit itu dengan sepatu kumalnya. Betapa hausnya ia, betapa dahaganya ia.

Air yang tersisa sedikit dalam sumur itu pun tercabik, lalu ia menarik stagen itu perlahan-lahan agar tidak tumpah. Namun tiba-tiba ia merasakan kain bajunya ditarik-tarik dari belakang. Ketika ia menoleh, dilihatnya seekor anjing dengan lidahnya terjulur ingin meloncat masuk ke dalam sumur itu. Sang pelacur pun tertegun melihat anjing yang sangat kehausan itu, sementara tenggorokannya sendiri serasa terbakar karena dahaga yang sangat.

Sepercik air kotor sudah ada dalam sepatunya. Kemudian ketika ia akan mereguknya, anjing itu mengibas-ngibaskan ekornya sambil merintih. Pelacur
itupun mengurungkan niatnya untuk mereguk air itu. Dielusnya kepala hewan itu dengan penuh kasih. Si anjing memandangi air yang berada dalam sepatu.
Lalu perempuan itu meregukkan air yang hanya sedikit itu ke dalam mulut sang anjing. Air pun habis masuk ke dalam mulut sang anjing, dan perempuan itu
pun seketika terkulai roboh sambil tangannya masih memegang sepatu…

Melihat perempuan itu tergeletak tak bernafas lagi, sang anjing menjilat-jilat wajahnya, seolah menyesal telah mereguk air yang semula akan direguk perempuan itu. Pelacur itu benar-benar telah meninggal.

Para malaikat pun turun ke bumi menyaksikan jasad sang pelacur. Malaikat Raqib dan Atid sibuk mencatat-catat, sementara malaikat Malik dan Ridwan saling berebut.

Malik - si penjaga neraka - sangat ingin membawa perempuan lacur itu ke neraka, sementara Ridwan - si penjara surga - mencoba mempertahankannya. Ia
ingin membawa pelacur itu ke surga. Akhirnya persoalan itu mereka hadapkan kepada Allah.

“Ya Allah, sudah semestinya pelacur itu mendapatkan siksaan di neraka, karena sepanjang hidupnya menentang larangan-Mu, ” kata Malik.

” Tidak !” bantah Ridwan. Kemudian Ridwan berkata kepada Allah, ” Ya Allah, bukankah hamba-Mu si pelacur itu termasuk seorang wanita yang Ikhlas melepaskan nyawanya daripada melepaskan nyawa anjing yang kehausan, sementara ia sendiri melepaskan kehausan yang amat sangat ? “

Mendengar perkataan Ridwan, Allah lalu berfirman, ” Kau benar, wahai Ridwan, wanita itu telah menebus dosa-dosanya dengan mengorbankan nyawanya
demi makhluk-Ku yang lain. Bawalah ia ke surga, Aku meridhoinya.. “

Seketika malaikat Malik kaget dan terpana mendengar Firman Allah itu, sementara malaikat Ridwan merasa gembira. Ia pun membawa hamba Allah itu
memasuki surga.

Lalu bergemalah suara takbir, para malaikat berbaris memberi hormat kepada wanita, sang hamba Allah, yang Ikhlas itu.

(dikutip dari Kumpulan Kisah Zaman Nabi dan Para Sahabat : ” Jalan Pintas ke Surga “, penerbit Mizan)
 
Katakanlah (wahai Muhammad): Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dialah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (53) Dan kembalilah kamu kepada Tuhan kamu dengan bertaubat, serta berserah bulat-bulat kepadaNya, sebelum kamu didatangi azab; kerana sesudah itu kamu tidak akan diberikan pertolongan. (54) Dan turutlah Al-Quran sebaik-baik (panduan hidup) yang diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu, sebelum kamu didatangi azab secara mengejut, sedang kamu tidak menyedarinya.


Surah az-Zumar
 
Jom kura,

Kita buat solat hajat beramai2 supaya last decision nanti ialah JAI DIBEBASKAN dan DAPAT MENCAPAI MATLAMAT "MENJANA EKONOMI UMMAH".

Aku dapat call drpd sorang auntie ni, dia kata selepas solat (biasanya dia akan doa mintak Allah selamatkan JAI dan ahli2 dari dugaan ni) dia tertidur sebaik sahaja solat tarawikh. Dia bermimpi pada malam semalam (sebelum bc blog aku) yang Jai dibebaskan selepas raya tetapi dalam pemerhatian selama 9 bulan. Dia kata biasanya mimpi dia tu tepat dan tak terbalik. Mungkin ketenangan aku dpt petunjuknya diberi oleh Allah kpd auntie ni.Pagi tadi, selepas dia baca blog aku yg aku cakap En Latifi tu cakap pasal extension for another 9 months tu, dia kol dan bgtau mimpi dia tu. Sebelum ni dia try kol tapi tak pernah dpt (hotline). Xceli bila aku dgr yg En Latifi tu mention another 9 months hati aku tenang jer sbb aku yakin dengan petanda yg Allah bg. Kalau dari awal Allah dah bg petunjuk utk terus berjuang dgn Jai, takkanlah Allah kejam pada hamba dia. Kita kena yakin sungguh2 dengan sifat Ar-Rahman Allah.

Last but not least, saya mohon semua ahli doa utk kebaikan semua, bukan duk cerca & duk cakap bukan2. Saya yakin sungguh2, hati manusia adalah milik Allah. Bila tiba masanya, Allah jualah yg menentukan sama ada pembuat keputusan untuk mengatakan bersalah atau tidak, extend atau tidak, cair atau tidak dsb.

Tak perlu sy cerita disini usaha yg dilakukan oleh Dr Jai dan pengarah2nya. Ada yg boleh dicerita dan ada yg biarlah rahsia. InsyaAllah kemenangan milik kita dan semuanya milik Allah...

Wassalam

Sharudin

salah satu hujah yg den dah muak..!! asyik2 mimpi & hujah sepasang suami isteri buat istikharah kat mekah..!!! :mad: :mad:

konon2 testimoni la tu..!!!

piiirahhhh.... ahli2 tegar ckp pd forumers yg anti-jai, suka rahsiakan idnetiti... korang pun sama gak... asyik2 bwk hujah yg x dpt dibuktikan kesasihannya...

sedangkan mimpi jumpa nabi pun byk khilaf... inikan mimpi auntie... :mad: :mad:

SELAMAT HARI RAYA... MAAF ZAHIR & BATIN :D :D
 
salah satu hujah yg den dah muak..!! asyik2 mimpi & hujah sepasang suami isteri buat istikharah kat mekah..!!! :mad: :mad:

konon2 testimoni la tu..!!!

piiirahhhh.... ahli2 tegar ckp pd forumers yg anti-jai, suka rahsiakan idnetiti... korang pun sama gak... asyik2 bwk hujah yg x dpt dibuktikan kesasihannya...

sedangkan mimpi jumpa nabi pun byk khilaf... inikan mimpi auntie... :mad: :mad:

SELAMAT HARI RAYA... MAAF ZAHIR & BATIN :D :D


Mula2 mimpi jai tak bersalah. lepas tu mimpi jai kena tahan 3 bulan.. sekarang mimpi jai kena tahan 9 bulan lak.

Lepas ni mimpi apa lagi pulak ?? Jai bukak kompeni baru .. dan kita semua patut joint..?

Macamana orang mimpi jai penipu ? boleh jadi reference tak? :mad:
 
Mula2 mimpi jai tak bersalah. lepas tu mimpi jai kena tahan 3 bulan.. sekarang mimpi jai kena tahan 9 bulan lak.

Lepas ni mimpi apa lagi pulak ?? Jai bukak kompeni baru .. dan kita semua patut joint..?

Macamana orang mimpi jai penipu ? boleh jadi reference tak? :mad:

hehe..takde ke yg mimpikan Jai hilang cermin mata..pastuh tinggal satu mata,,,dan mata yg satu berada kat tengah je...
 
Back
Top
Log in Register