lautbiru
Active Member
- Messages
- 1,630
- Joined
- Jun 8, 2010
- Messages
- 1,630
- Reaction score
- 335
- Points
- 41
Assallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdullillah..

ILLAHI ANTAL MAKSUDI
WAREDHOKA MATLUBI
Saya tidak pandai dan tidak suka berdebat...cuma saya suka MENGAJAK DIRI SAYA JUGA SEMUA BANYAK BANYAK MEMBACA AL QURAAN...BANYAK BANYAK JUGA MEMBACA HADITH....(tanpa menyinggung sesiapa baik namanya papabaik atau sesiapa...
)
LALU TERJELMA MENJADI INSAN QURANI DGN PANCARAN HADITH..
Mari lah sama sama berkongsi idea......


Dasar-dasar untuk Memahami Al-Quran
1. Memperhatikan adab tilawah.
Membaca satu surat, satu juz, atau satu ruku’ dengan pelan- pelan, khusyu’, tadabbur dan penuh penghayatan. Tidak mementingkan target dalam satu hari harus selesai satu surat, satu juz atau beberapa lembar.(Tapi...kalau suka dan mampu...boleh sja)
2. Memperhatikan dan merenungi satu ayat, diperdalam untuk mendapatkan arti yang terkandung dalam ayat tersebut, dengan cara dibaca dengan penuh perasaan dan penghayatan, mendengarkan dari bacaan orang lain atau kaset dan dilakukan berulang*-ulang sampai mendapat arti yang terkandung dalam ayat tersebut.
Mempelajari secara rinci, susunan kata, konteks kalimat, arti yang terkandung, sebab turunnya (asbabun nuzul), i’rab sampai betul-betul memahami seluk-beluk ayat tersebut dan berbagai sudut pandang.(Boleh merujuk /membaca Terjemahan....Tapi hati hati kerana selalu berlaku kesilapan....Dan kita perlu faham bahawa 'Terjemahan" adalah Terjemahan.....Bukan Al Quraan....sekadar alat bantuan....)
3. Memahami korelasi ayat dengan kondisi sekarang.
4.Merujuk kepada yang dipahami oleh para salafus shalih terutama pemahaman para shahabat. Hal ini kerana mereka lebih ahli dibanding Profesor Al-Quran terpintar saat ini pun karena mereka mendapat petunjuk langsung dari Rasulullah saw.
Oleh karena itu, dari aspek kesopanan dan aspek ilmiah, kita harus lebih mendahulukan pemahaman para shahabat. Hal ini untuk mencegah agar Al-Quran tidak difahami sesuai dengan hawa nafsu kita.
5. Mempelajari pendapat para ahli tafsir yang memiliki Ilmu...dan Ulama Ulama Muktabar...
DISAMPING ITU....Selalulah mengaji Al Quraan ...walau mengulang Al Iklas je...
(.Mengaji yg bagi sesentengah org salah faham...kata "bagai kakaktua" tu adalah lahir dari kejahilan...MENGAJI>>>TETAP IBADAH! )
Kerana itu saya selalu berulang ulang menyebut kata dasar (KEYWORD) agar kita tidak lupa...bahawa Al Quraan itu ..
Al-Muta’abbadu bitilawatih
Membaca Al-Qur’an itu bernilai ibadah. Banyak sekali hadits yang mengungkapkan bahwa membaca Al-Qur’an adalah merupakan bentuk ibadah kepada Allah yang memiliki banyak keutamaan, diantaranya adalah:
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebajikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf” (HR. Hakim).
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya bagimu di bumi dan menjadi simpanan (deposito amal) di langit.” (HR. Ibnu Hibban).
“Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “ (HR. Bukhari & Muslim)
(hehee ....RUGILAH...AMAT RUGI ORG YG MENOLAK HADITH...KERANA MEREKA TIDAK AKAN TAHU RAHSIA YG INI JUGA! ).....(tidaklah rahsia pun...)
Insyaallah kawan kawan CG semua (Kecuali yg antii Hadith dan Shiah) Mai...Ustaz Jumat..Ustaz Bluedream...kawan kawan CG semua yg dikasihi..mai sambung...
Alhamdullillah..
ILLAHI ANTAL MAKSUDI
WAREDHOKA MATLUBI
Saya tidak pandai dan tidak suka berdebat...cuma saya suka MENGAJAK DIRI SAYA JUGA SEMUA BANYAK BANYAK MEMBACA AL QURAAN...BANYAK BANYAK JUGA MEMBACA HADITH....(tanpa menyinggung sesiapa baik namanya papabaik atau sesiapa...
LALU TERJELMA MENJADI INSAN QURANI DGN PANCARAN HADITH..
Mari lah sama sama berkongsi idea......
Dasar-dasar untuk Memahami Al-Quran
1. Memperhatikan adab tilawah.
Membaca satu surat, satu juz, atau satu ruku’ dengan pelan- pelan, khusyu’, tadabbur dan penuh penghayatan. Tidak mementingkan target dalam satu hari harus selesai satu surat, satu juz atau beberapa lembar.(Tapi...kalau suka dan mampu...boleh sja)
2. Memperhatikan dan merenungi satu ayat, diperdalam untuk mendapatkan arti yang terkandung dalam ayat tersebut, dengan cara dibaca dengan penuh perasaan dan penghayatan, mendengarkan dari bacaan orang lain atau kaset dan dilakukan berulang*-ulang sampai mendapat arti yang terkandung dalam ayat tersebut.
Mempelajari secara rinci, susunan kata, konteks kalimat, arti yang terkandung, sebab turunnya (asbabun nuzul), i’rab sampai betul-betul memahami seluk-beluk ayat tersebut dan berbagai sudut pandang.(Boleh merujuk /membaca Terjemahan....Tapi hati hati kerana selalu berlaku kesilapan....Dan kita perlu faham bahawa 'Terjemahan" adalah Terjemahan.....Bukan Al Quraan....sekadar alat bantuan....)
3. Memahami korelasi ayat dengan kondisi sekarang.
4.Merujuk kepada yang dipahami oleh para salafus shalih terutama pemahaman para shahabat. Hal ini kerana mereka lebih ahli dibanding Profesor Al-Quran terpintar saat ini pun karena mereka mendapat petunjuk langsung dari Rasulullah saw.
Oleh karena itu, dari aspek kesopanan dan aspek ilmiah, kita harus lebih mendahulukan pemahaman para shahabat. Hal ini untuk mencegah agar Al-Quran tidak difahami sesuai dengan hawa nafsu kita.
5. Mempelajari pendapat para ahli tafsir yang memiliki Ilmu...dan Ulama Ulama Muktabar...
DISAMPING ITU....Selalulah mengaji Al Quraan ...walau mengulang Al Iklas je...
(.Mengaji yg bagi sesentengah org salah faham...kata "bagai kakaktua" tu adalah lahir dari kejahilan...MENGAJI>>>TETAP IBADAH! )
Kerana itu saya selalu berulang ulang menyebut kata dasar (KEYWORD) agar kita tidak lupa...bahawa Al Quraan itu ..
Al-Muta’abbadu bitilawatih
Membaca Al-Qur’an itu bernilai ibadah. Banyak sekali hadits yang mengungkapkan bahwa membaca Al-Qur’an adalah merupakan bentuk ibadah kepada Allah yang memiliki banyak keutamaan, diantaranya adalah:
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebajikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf” (HR. Hakim).
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya bagimu di bumi dan menjadi simpanan (deposito amal) di langit.” (HR. Ibnu Hibban).
“Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “ (HR. Bukhari & Muslim)
(hehee ....RUGILAH...AMAT RUGI ORG YG MENOLAK HADITH...KERANA MEREKA TIDAK AKAN TAHU RAHSIA YG INI JUGA! ).....(tidaklah rahsia pun...)
Insyaallah kawan kawan CG semua (Kecuali yg antii Hadith dan Shiah) Mai...Ustaz Jumat..Ustaz Bluedream...kawan kawan CG semua yg dikasihi..mai sambung...