BTC USD 81,982.1 Gold USD 4,165.56
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Insan Quraani Pancaran Hadith

lautbiru

Active Member
Messages
1,630
Joined
Jun 8, 2010
Messages
1,630
Reaction score
335
Points
41
Assallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Alhamdullillah..



:D

ILLAHI ANTAL MAKSUDI
WAREDHOKA MATLUBI





Saya tidak pandai dan tidak suka berdebat...cuma saya suka MENGAJAK DIRI SAYA JUGA SEMUA BANYAK BANYAK MEMBACA AL QURAAN...BANYAK BANYAK JUGA MEMBACA HADITH....(tanpa menyinggung sesiapa baik namanya papabaik atau sesiapa... :D )

LALU TERJELMA MENJADI INSAN QURANI DGN PANCARAN HADITH..





Mari lah sama sama berkongsi idea......:)cgrock:)cgrock:)cgrock



Dasar-dasar untuk Memahami Al-Quran

1. Memperhatikan adab tilawah.
Membaca satu surat, satu juz, atau satu ruku’ dengan pelan- pelan, khusyu’, tadabbur dan penuh penghayatan. Tidak mementingkan target dalam satu hari harus selesai satu surat, satu juz atau beberapa lembar.(Tapi...kalau suka dan mampu...boleh sja)



2. Memperhatikan dan merenungi satu ayat, diperdalam untuk mendapatkan arti yang terkandung dalam ayat tersebut, dengan cara dibaca dengan penuh perasaan dan penghayatan, mendengarkan dari bacaan orang lain atau kaset dan dilakukan berulang*-ulang sampai mendapat arti yang terkandung dalam ayat tersebut.
Mempelajari secara rinci, susunan kata, konteks kalimat, arti yang terkandung, sebab turunnya (asbabun nuzul), i’rab sampai betul-betul memahami seluk-beluk ayat tersebut dan berbagai sudut pandang.(Boleh merujuk /membaca Terjemahan....Tapi hati hati kerana selalu berlaku kesilapan....Dan kita perlu faham bahawa 'Terjemahan" adalah Terjemahan.....Bukan Al Quraan....sekadar alat bantuan....)



3. Memahami korelasi ayat dengan kondisi sekarang.


4.Merujuk kepada yang dipahami oleh para salafus shalih terutama pemahaman para shahabat. Hal ini kerana mereka lebih ahli dibanding Profesor Al-Quran terpintar saat ini pun karena mereka mendapat petunjuk langsung dari Rasulullah saw.
Oleh karena itu, dari aspek kesopanan dan aspek ilmiah, kita harus lebih mendahulukan pemahaman para shahabat. Hal ini untuk mencegah agar Al-Quran tidak difahami sesuai dengan hawa nafsu kita.


5. Mempelajari pendapat para ahli tafsir yang memiliki Ilmu...dan Ulama Ulama Muktabar...





DISAMPING ITU....Selalulah mengaji Al Quraan ...walau mengulang Al Iklas je...:D

(.Mengaji yg bagi sesentengah org salah faham...kata "bagai kakaktua" tu adalah lahir dari kejahilan...MENGAJI>>>TETAP IBADAH! )


Kerana itu saya selalu berulang ulang menyebut kata dasar (KEYWORD) agar kita tidak lupa...bahawa Al Quraan itu ..

Al-Muta’abbadu bitilawatih

Membaca Al-Qur’an itu bernilai ibadah. Banyak sekali hadits yang mengungkapkan bahwa membaca Al-Qur’an adalah merupakan bentuk ibadah kepada Allah yang memiliki banyak keutamaan, diantaranya adalah:

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebajikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf” (HR. Hakim).

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya bagimu di bumi dan menjadi simpanan (deposito amal) di langit.” (HR. Ibnu Hibban).

“Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “ (HR. Bukhari & Muslim)



(hehee ....RUGILAH...AMAT RUGI ORG YG MENOLAK HADITH...KERANA MEREKA TIDAK AKAN TAHU RAHSIA YG INI JUGA! ).....(tidaklah rahsia pun...):D




Insyaallah kawan kawan CG semua (Kecuali yg antii Hadith dan Shiah) Mai...Ustaz Jumat..Ustaz Bluedream...kawan kawan CG semua yg dikasihi..mai sambung...
 
nak ikott..



Alhamdullillah....


JOOOOMMMMMMMM.............:)cgrock





Al Quraan itu...


Al-Munazzalu ‘ala qalbi Muhammad saw





Merujuk kepada yang dipahami oleh para salafus shalih terutama pemahaman para shahabat. Hal ini dikarenakan mereka lebih ahli dibanding Profesor Al-Quran terpintar saat ini pun, karena mereka mendapat petunjuk langsung dari Rasulullah saw.





Memperhatikan Bagaimana para Shahabat ra Berinteraksi dengan Al-Quran.

Para shahabat ra adalah generasi yang tumbuh dengan Al-Quran, hidup di bawah naungannya, menikmati ayat-ayatnya, berinteraksi dengan nash-nashnya, memahami petunjuk-petunjuknya. Mereka disinari oleh cahaya Al-Quran, sehingga mereka menjadi generasi Qurani yang unik.
 
Alhamdullillah..


Contoh-contoh para shahabat R.A dalam berinteraksi dengan Al-Quran :


1. Ketika turun QS 2:144. Seorang dari bani Salamah yang lewat ketika orang-orang sedang ruku’ shalat shubuh, mereka telah shalat 1 raka’at, maka ia menyeru . “Qiblat telah dialihkan!” Maka merekapun berbalik kearah Ka’bah.

(HR Bukhari dan Abu Daud)

(Mereka mengerjakan suatu perintah dengan sesegera mungkin dan sungguh*-sungguh.)




2.Ketika turun QS 4:95 maka Ibnu Ummi Maktum ra bertanya kepada Nabi SAW : “Ya Rasulullah, bagaimana dengan orang yang tidak mampu berjihad?” Maka turun ayat lanjutannya : “Kecuali bagi yang mempunyai ‘udzur”.

(HR Bukhari dan Tirmidzi)

( Ketelitian para sahabat dan perhatian mereka yang tinggi pada setiap ayat yang turun.)





3. Ketika turun QS 6:82 Para shahabat ra merasa sempit, maka mereka berkata : “Ya Rasulullah siapa diantara kita yang tidak pernah berbuat zalim? Maka Nabi SAW menjawab : “Bukan zalim itu yang dimaksud, tetapi maksudnya adalah syirik, tidakkah kalian mendengar firman Allah SWT (QS 31:13)?“

(HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)



(Rasa takut mereka yang luarbiasa terhadap suatu dosa, dan tidak menganggapnya kecil.)




4. Ketika turun QS 4:123. Abubakar ra berkata: “Setiap kemaksiatan yang aku lakukan akan dibalas, maka aku tidak mendapatkan sesuatu untuk dapat melepaskanku dari azab dipunggungku.”
Maka sabda Nabi SAW:

“Apa yang anda katakan itu wahai Abubakar ?”

Jawabnya : “Ya Rasulullah semua keburukanku akan dibalas.” Jawab Nabi SAW : “Semoga Allah mengampuni anda, tidakkah anda pernah sakit, kapayahan, sedih dan tertimpa musibah ?” Maka jawabnya: “‘Ya” Maka jawab Nabi SAW : “Itulah balasannya.”
(HR Ahmad dalam al-Musnad)



( Para shahabat ra merasa setiap ayat Al-Quran itu ditujukan kepada diri mereka bukan orang lain.)




5. Ketika Abu Thalhah ra membaca ayat 9:41, ia berkata : “Allah sudah memerintahkan kepada yang tua maupun muda untuk berangkat jihad.”
(HR At-Thobari)

( Mereka senantiasa mentadabburi setiap ayat-ayat dengan sungguh-sungguh, dan berusaha mengamalkannya sekuat tenaga.)




ALHAMDULLILLAH....DGN PANCARAN HADITH.....terang jalan Insan Qurani...

(anti hadith akan hidup dalam kegelapan & mati dalam.........:mad: )
 
tt, adakah menolak sesetengah hadith boleh digolongkan dalam orang yang anti hadith? Maaf tt sekadar bertanya. Saya bukan berpihak kepada 'papabaik' cuma melihat pada thred papabaik katanya kurangkan membaca hadith banyakkan membaca al-quran. Tapi saya tak tahu apakah maksud sebenar 'papabaik'tu. Saya sebenarnya segan nak tanya tt, tapi gagahkan jugak le...
 
tt, adakah menolak sesetengah hadith boleh digolongkan dalam orang yang anti hadith? Maaf tt sekadar bertanya. Saya bukan berpihak kepada 'papabaik' cuma melihat pada thred papabaik katanya kurangkan membaca hadith banyakkan membaca al-quran. Tapi saya tak tahu apakah maksud sebenar 'papabaik'tu. Saya sebenarnya segan nak tanya tt, tapi gagahkan jugak le...




Assallamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdullillah..

Terima kasih Tuan Joy kerana sudi bersembang dgn saya..Saya tak tau kenapa Tuan kata “segan “..munkin sebab sikap saya yg buruk?...saya minta maaf…
“Illahi antal maksudi….Waredhoka matlubi”..sebagai mengingatkan diri saya sendiri..


SOALAN TUAN berkenaan ..
“adakah menolak sesetengah hadith boleh digolongkan dalam orang yang anti hadith? “

PERSOALAN INI TUAN….Bukan masalah “menolak setengah”, “menolak satu” atau…”menolak semua”…Bukan angka yg jadi ukuran…
Apa yg penting….”ILMU HADITH”.misalnya yg telah diterangkan panjang lebar oleh Ustaz Jumatmajid dlm thread papabaik…Dengan ILMU ulama telah membuat penilain dan saringan…dan dah pun kenalpasti mana yg Sohih..mana yg lemah, mana yg Maudhu dll….setiap martabat hadith sentiasa diberitahu….sebab tu kita lihat macam cerita man laksa…dia ni kata kat dia ni…kata kat dia ni….(SANAD)….& dari sanad penilian dibuat…dikaji Asbabul Hadis…..dikaji susun ayat…halusss sgt …pelbagai lagi…..Sampaikan hari ni Phd ilmu Hadith pun ada diajar org…
PERSOALAN YG PENTING DALAM ISU BERKAITAN HADITH DALAM HAL PAPABAIK…bagi diri saya (org lain saya tak tau)…Papabaik sepatutnya MENGAJAK MANUSIA KEPADA AL QURAAN…DAN MENHAYATI JUGA HADITH!
Saya tak mahu mengira kesilapan dia satu persatu…tapi secara KONSEPNYA…SALAH….menjadikan kalaupun dia tak ada buat salah pun dlm konteks yg selalu didebat dithread tu (walau dia memang selalu salah pun)….WALAU BETUL PUN TETAP SALAH!
(lebih kurang ginilah…..misalnya org yg memandu tanpa lesen…walau seskill mana pun dia…kalau dimata undang undang…tetap salah)

TAPI…KERISAUAN USTAZ JUMATMAJID dan KERISAUAN SAYA MUNKIN BERBEZA…
Sekali pun saya lihat ramai yg menolak papabaik atas pelbagai sebab….(walau ramai juga yg menerima)…KERISAUAN SAYA SEBANARNYA TAK PERNAH DISENTUH…sepanjang perdebatan tersebut….baik oleh warga warga CG atau saya sendiri…

SAYA TERASA AMAT AMAT BERAT….TAPI…TUAN SATU SATUNYA YG SAYA RASA INGIN TAHU KENAPA PENENTANGAN SAYA KEPADA PAPABAIK ADALAH PENTANGAN YG TOTAL DAN MUTLAK! …so saya bagi pandangan saya..

KERISAUAN SAYA ADALAH BERKENAAN AL QURAAN ITU SENDIRI!
TERJEMAHAN AL QURAAN BUKAN AL QURAAN…

Kalaulah berlaku benar benar…kesemua org mengambil jalan mengambil TERJEMAHAN Al Quraan & meninggalkan Al Quraan…..
Atas apa niat baik sekalipun bunyi macam nak lebih memahami Al Quraan atau apa sja alasan..


Munkinkah itu yg dimaksudkan Al QURAAN di angkat!????

AL QURAAN ADALAH KALAMULLAH…

Kalau Ulama Ulama kita ….misalnya Imam imam Mujtahid…dulu..Imam Syafii…Imam Ahmad…Imam Malik….
Masalah suara bacaan Al Quraan tu Qadim atau Makhluk pun diperhalus…

Saya merasakan antara jalan jalan Iblis untuk menarik keluar Al Quraan dari dada dada manusia…antara senjata Iblis tu adalah spt yg berlaku di thread papabaik itulah…..
Sedangkan “Terjemaham Al Quraan “ adalah Makhluk …Al Quraan adalah Kalamullah!
Bila terjemahan Al Quraan di anggap sama dengan AL QURAAN…..ITU SYIRIK!
Janganlah sampai Sehinggakan kesemua manusia melupakan apa sebenarnya AL Quraan itu sendiri!

Munkin ini hanya sangka buruk saya sja…dan saya harap saya yg salah….

ILLAHI ANTAL MAKSUDI
WAREDHOKA MATLUBI..
 
بسم الله الرحمن الرحيم
اسلام عليكم ورحمة الله وبركاته​
KERISAUAN SAYA ADALAH BERKENAAN AL QURAAN ITU SENDIRI!
TERJEMAHAN AL QURAAN BUKAN AL QURAAN…

AL QURAAN ADALAH KALAMULLAH…

Perkara yg sama baru shj sy nyatakan pd saudara Lime Juice lbh kurang 01:01 AM, 24 Julai, 2012 [Nota: Tgh mlm semlm] [post #3225]

"Masalahnya klu dah mula keluarkan tafsir sendiri pula berdsrkan terjemahan, sdgkan terjemahan itu jls bknnya Quran."​

Sy tak nak terlalu tekankan isu ini utk meraikan saudara2 yg kurang mahir berbhs Arab [Nota: Spt sy sendiri :">]. Tp sy menyedari hal ini & mengakui kerisauan saudara adalah munasabah. Bgimana pon, mahu atau tidak perkara ini mesti ditimbulkan jg suatu hari nnt.
 
Tuhan, Kau yang kumaksudkan
KeredhaanMu yang kutuntut...

Semoga kita berjaya dunia dan akhirat. Amin.
 
Assallamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdullillah..

Terima kasih Tuan Joy kerana sudi bersembang dgn saya..Saya tak tau kenapa Tuan kata “segan “..munkin sebab sikap saya yg buruk?...saya minta maaf…
“Illahi antal maksudi….Waredhoka matlubi”..sebagai mengingatkan diri saya sendiri..


SOALAN TUAN berkenaan ..
“adakah menolak sesetengah hadith boleh digolongkan dalam orang yang anti hadith? “

PERSOALAN INI TUAN….Bukan masalah “menolak setengah”, “menolak satu” atau…”menolak semua”…Bukan angka yg jadi ukuran…
Apa yg penting….”ILMU HADITH”.misalnya yg telah diterangkan panjang lebar oleh Ustaz Jumatmajid dlm thread papabaik…Dengan ILMU ulama telah membuat penilain dan saringan…dan dah pun kenalpasti mana yg Sohih..mana yg lemah, mana yg Maudhu dll….setiap martabat hadith sentiasa diberitahu….sebab tu kita lihat macam cerita man laksa…dia ni kata kat dia ni…kata kat dia ni….(SANAD)….& dari sanad penilian dibuat…dikaji Asbabul Hadis…..dikaji susun ayat…halusss sgt …pelbagai lagi…..Sampaikan hari ni Phd ilmu Hadith pun ada diajar org…
PERSOALAN YG PENTING DALAM ISU BERKAITAN HADITH DALAM HAL PAPABAIK…bagi diri saya (org lain saya tak tau)…Papabaik sepatutnya MENGAJAK MANUSIA KEPADA AL QURAAN…DAN MENHAYATI JUGA HADITH!
Saya tak mahu mengira kesilapan dia satu persatu…tapi secara KONSEPNYA…SALAH….menjadikan kalaupun dia tak ada buat salah pun dlm konteks yg selalu didebat dithread tu (walau dia memang selalu salah pun)….WALAU BETUL PUN TETAP SALAH!
(lebih kurang ginilah…..misalnya org yg memandu tanpa lesen…walau seskill mana pun dia…kalau dimata undang undang…tetap salah)

TAPI…KERISAUAN USTAZ JUMATMAJID dan KERISAUAN SAYA MUNKIN BERBEZA…
Sekali pun saya lihat ramai yg menolak papabaik atas pelbagai sebab….(walau ramai juga yg menerima)…KERISAUAN SAYA SEBANARNYA TAK PERNAH DISENTUH…sepanjang perdebatan tersebut….baik oleh warga warga CG atau saya sendiri…

SAYA TERASA AMAT AMAT BERAT….TAPI…TUAN SATU SATUNYA YG SAYA RASA INGIN TAHU KENAPA PENENTANGAN SAYA KEPADA PAPABAIK ADALAH PENTANGAN YG TOTAL DAN MUTLAK! …so saya bagi pandangan saya..

KERISAUAN SAYA ADALAH BERKENAAN AL QURAAN ITU SENDIRI!
TERJEMAHAN AL QURAAN BUKAN AL QURAAN…

Kalaulah berlaku benar benar…kesemua org mengambil jalan mengambil TERJEMAHAN Al Quraan & meninggalkan Al Quraan…..
Atas apa niat baik sekalipun bunyi macam nak lebih memahami Al Quraan atau apa sja alasan..


Munkinkah itu yg dimaksudkan Al QURAAN di angkat!????

AL QURAAN ADALAH KALAMULLAH…

Kalau Ulama Ulama kita ….misalnya Imam imam Mujtahid…dulu..Imam Syafii…Imam Ahmad…Imam Malik….
Masalah suara bacaan Al Quraan tu Qadim atau Makhluk pun diperhalus…

Saya merasakan antara jalan jalan Iblis untuk menarik keluar Al Quraan dari dada dada manusia…antara senjata Iblis tu adalah spt yg berlaku di thread papabaik itulah…..
Sedangkan “Terjemaham Al Quraan “ adalah Makhluk …Al Quraan adalah Kalamullah!
Bila terjemahan Al Quraan di anggap sama dengan AL QURAAN…..ITU SYIRIK!
Janganlah sampai Sehinggakan kesemua manusia melupakan apa sebenarnya AL Quraan itu sendiri!

Munkin ini hanya sangka buruk saya sja…dan saya harap saya yg salah….

ILLAHI ANTAL MAKSUDI
WAREDHOKA MATLUBI..

waalaikummussalam tuan, maksud 'segan' saya tu sebab saya rasa tuan seorang yang berilmu dalam hal ini. Saya amat berterima kasih pada tuan dengan penjelasan diatas. Bergenang air mata ini bila tuan memberi penjelasan dan menimbul kerisauan tuan pada atas apa yang berlaku sekarang dalam perbahasan ini. Terima kasih.
 
Back
Top
Log in Register