BTC USD 63,782.2 Gold USD 4,333.35
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Firaun dan Kesombongannya

wanzex

CG Top Poster Club
gem
Messages
35,552
Joined
Jul 12, 2006
Messages
35,552
Reaction score
1,107
Points
191
AN NAAZIAAT 24. (Seraya) berkata:”Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”(ucapan Fir’aun)

Ayat tersebut menegaskan serangkaian akumulasi(serangkaian kejadian) perbuatan Fir’aun. Jadi bukan sekedar ucapan saja, tapi ada perbuatan-perbuatan sebelumnya yang mengiringi dan puncaknya adalah ketika ia mengucapkan kata seperti tersebut di atas.

Lantas apa sebenarnya perbuatan Fir’aun ?



Apakah firaun mengaku sebagai YANG MAHAKUASA ?….tidak !

ASY-SYU’AARA 34. Fir’aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, Fir’aun perlu berunding ketika menemui kesulitan, ini membuktikan Fir’aun tidak mengaku sebagai YANG MAHAKUASA.



Apakah Fir’aun tidak mengakui Tuhan dan Nabi Musa ?……tidak juga.

AL A’ RAAF 134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata: “Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu.”

Terbukti Fir’aun mengakui Kenabian Nabi musa dan Mengakui bahwa yang mampu menghalau segala macam bencana hanyalah ALLAH.



Apakah Fir’aun mengaku berkuasa atas alam semesta ?….tidak juga.

AZ ZUKHRUF 51. Dan Fir’aun berseru kepada kaumnya

(seraya) berkata: “Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; maka apakah kamu tidak melihat(nya)?

Dia hanya berkuasa di Negeri Mesir. Ia tahu dan menyadari hal tsb .



Apakah Fir’aun melarang Umat Islam (waktu itu) melaksanakan sholat…?…Sama sekali tidak.

Q.S.YUNUS: 80 s/d 87

Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan.” Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan.

Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).



Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir’aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas. Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri.

Lalu mereka berkata: “Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya: “Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu sembahyang serta gembirakanlah orang-orang yang beriman.”



Jadi apa sebenarnya dosa yang paling besar dari Fir’aun?

Jawabnya :

Analisa berawal dari sini.

ASY-SYU’AARA 29. Fir’aun berkata: “Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan.”

Kuncinya adlah pada kata “dipenjarakan”. Penjara di dunia manapun hanya diperuntukkan bagi pelanggar “hukum/aturan”.

Penyembahan kepada Fir’aun itu bukan penyembahan seperti sholat, sembahyang kepada Fir’aun, tapi ketaatan pada hukumnya Fir’aun itulah bentuk penyembahan yang dimaksud ayat tersebut.

Ayat dibawah ini akan memperjelas :

AL Mu’minuun 47. Dan mereka berkata: “Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang beribadah kepada kita?”

Dari ayat diatas menunjukkan, dosa Fir’aun yang utama adalah menyuruh manusia “Taat “kepada Hukum-Hukumnya!

AZ ZUKHRUF 54. Maka Fir’aun mempengaruhi kaumnya lalu mereka “taat” kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

jadi ketaatan yang dimaksud Fir’aun adalah taat pada “hukum/aturan” yang ia buat.

Bagi Allah ini pelanggaran berat mengingat ayat tersebut dibawah ini. AL AN’AAM 57. ….. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik.”

....bersambung/
 
.....sambungan

"Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (Q.S. An Nuur 24:35).

* Beranda
* ATURAN DISKUSI
* CAHAYA AL QUR’AN
* DUKUNG KAMI
* PESAN UNTUK SAHABAT

AN NAAZIAAT 24. (Seraya) berkata:”Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”(ucapan Fir’aun)

Ayat tersebut menegaskan serangkaian akumulasi(serangkaian kejadian) perbuatan Fir’aun. Jadi bukan sekedar ucapan saja, tapi ada perbuatan-perbuatan sebelumnya yang mengiringi dan puncaknya adalah ketika ia mengucapkan kata seperti tersebut di atas.

Lantas apa sebenarnya perbuatan Fir’aun ?



Apakah firaun mengaku sebagai YANG MAHAKUASA ?….tidak !

ASY-SYU’AARA 34. Fir’aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, Fir’aun perlu berunding ketika menemui kesulitan, ini membuktikan Fir’aun tidak mengaku sebagai YANG MAHAKUASA.



Apakah Fir’aun tidak mengakui Tuhan dan Nabi Musa ?……tidak juga.

AL A’ RAAF 134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata: “Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu.”

Terbukti Fir’aun mengakui Kenabian Nabi musa dan Mengakui bahwa yang mampu menghalau segala macam bencana hanyalah ALLAH.



Apakah Fir’aun mengaku berkuasa atas alam semesta ?….tidak juga.

AZ ZUKHRUF 51. Dan Fir’aun berseru kepada kaumnya

(seraya) berkata: “Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; maka apakah kamu tidak melihat(nya)?

Dia hanya berkuasa di Negeri Mesir. Ia tahu dan menyadari hal tsb .



Apakah Fir’aun melarang Umat Islam (waktu itu) melaksanakan sholat…?…Sama sekali tidak.

Q.S.YUNUS: 80 s/d 87

Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan.” Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan.

Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).



Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir’aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas. Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri.

Lalu mereka berkata: “Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya: “Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu sembahyang serta gembirakanlah orang-orang yang beriman.”



Jadi apa sebenarnya dosa yang paling besar dari Fir’aun?

Jawabnya :

Analisa berawal dari sini.

ASY-SYU’AARA 29. Fir’aun berkata: “Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan.”

Kuncinya adlah pada kata “dipenjarakan”. Penjara di dunia manapun hanya diperuntukkan bagi pelanggar “hukum/aturan”.

Penyembahan kepada Fir’aun itu bukan penyembahan seperti sholat, sembahyang kepada Fir’aun, tapi ketaatan pada hukumnya Fir’aun itulah bentuk penyembahan yang dimaksud ayat tersebut.

Ayat dibawah ini akan memperjelas :

AL Mu’minuun 47. Dan mereka berkata: “Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang beribadah kepada kita?”

Dari ayat diatas menunjukkan, dosa Fir’aun yang utama adalah menyuruh manusia “Taat “kepada Hukum-Hukumnya!

AZ ZUKHRUF 54. Maka Fir’aun mempengaruhi kaumnya lalu mereka “taat” kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

jadi ketaatan yang dimaksud Fir’aun adalah taat pada “hukum/aturan” yang ia buat.

Bagi Allah ini pelanggaran berat mengingat ayat tersebut dibawah ini. AL AN’AAM 57. ….. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik.”



INILAH PELANGGARAN BERAT YANG DILAKUKAN FIR’AUN.

Fir’aun tidak memaksa Bani israel Syirik dalam persujudan, karena sekembalinya Musa dari pelarian, Qur’an menyebutkan Musa diperbolehkan mengambil beberapa rumah di Mesir untuk beribadah”sujud” kepada ALLAH. Bukan persujudan(sholat) yang dihalangi oleh Fir’aun. Taat hukum selain hukumnya (Fir’aun), inilah yang dihalangi sekuat tenaganya.

Kondisi ini mirip sekali dengan keadaan kita umat muslim di Indonesia saat ini. Tidak ada yang menghalangi kita sholat. Hanya kita diwajibkan taat pada HUKUM-HUKUM selain hukum ALLAH dan Hukum Sekarang Identik dengan KEKUASAAN dan dipermainkan Seenaknya saja.

Ibarat Mata Pisau, Tajam dibawah Tumpul diatas..



Barang siapa tidak tunduk pada hukum yang telah kami tetapkan (tap MPR/tap DPR.dsn berbgai perundangan) maka kamu akan menjadi salah seorang yang dipenjarakan.

Yang mengherankan adalah ini sama PERSIS dengan ucapan Fir’aun sekian abad yang silam.

Al Miadaah 44 …barangsiapa tidak mengikuti Hukum pada apa yang diturunkan Allah maka dia Kafir.

Al Maidaah 45……barangsiapa tidak mengikuti Hukum pada apa yang diturunkan Allah maka dia Dholim.

Al Miadaah 47 …barangsiapa tidak mengikuti Hukum pada apa yang diturunkan Allah maka dia Fasik.

Fir’aun memaksa Bani Israel untuk syirik dalam ibadah “Ruku” yaitu ketaatan.

maka arti dari ucapan Fir’aun:” AKULAH TUHANMU YANG TERTINGGI” adalah HUKUMKU (Fir’aun) adalah HUKUM TERTINGGI DI NEGERI MESIR INI.



Kesimpulan :

* Siapa saja yang membuat aturan Hidup untuk manusia tanpa didasari nilai2 kemanusiaan maka dia telah berlaku seperti Fir’aun.

* Tanpa Mereka sadari MPR/DPR berkata,” Tap MPR(HUKUM DPR/MPR) adalah hukum tertinggi, siapa yang melanggar maka akan menjadi salah seorang yang dipenjarakan ! ini MIRIP SEPERTI ucapan Fir’aun. inilah salah satu cabang reinkarnasi Fir’aun versi modern. Padahal pada prakteknya Hukum Tertinggi saat ini adalah Kekuasaan, Money Politics dan lain-lainya. dan sudah ada faktanya bahwa kadang Hukum dipermainkan dengan seenaknya saja.

* Berhati-hatilah dengan Kesombonganmu karena tanpa kita sadari dapat berujung pada akar kemusrikan.

AL KAHFI 26.” …… dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan hukum .”



Maka pada hari ini Kami selamatkan engkau dengan badanmu ( Fal yauma nunajjiika bi badanika ), supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.

( Yunus QS.10 ayat 92 )



Pelajaran yang bisa kita tarik , sebenarnya Fir’aun itu adalah diri setiap manusia ini…

Karena pada saat kita mengatakan : ” ini adalah hasil jerih payahku “, “Aku bisa seperti ini karena diriku sendiri”, Aku.., Aku…

Maka ketika itulah Kesombongan kita tanpa kita sadari semakin tinggi.. wasapadalah dengan KeAkuan didalam diri..

LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH (TIADA DAYA DAN UPAYA KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH)..

Semoga bermanfaat..
 
imej firaun

Firaun.jpg
images
mumi-firaun-21.jpg
 
boleh x kalau saya nyatakan, iblis itu sendiri x pernah mengaku dirinya Tuhan..
 
dulu masa kecik2 aku masih ingat org tua2 cakap....jahat mcm firaun. betul tak?
 
kalau nak perintah negara malaysia kamu kena ikut peraturan taghut, atau perlembagaan persekutuan. ops jgn lupa nanti dah menang DUN, parlimen jgn lupa angkat sumpah.

hmmm sumpah apa ek?
 
kalau nak perintah negara malaysia kamu kena ikut peraturan taghut, atau perlembagaan persekutuan. ops jgn lupa nanti dah menang DUN, parlimen jgn lupa angkat sumpah.

hmmm sumpah apa ek?



sumpah laknat kot...:o:o~X(~X(:)paid
 
Back
Top
Log in Register