ESQ Training is based on The Model of ESQ Way 165, founded by Dr Ary Ginanjar Agustian which integrates the worldly rationality of business world and spirituality. ESQ conscientiously guide individuals in building their characters and life principles. Spiritual Quotient (SQ) is the foundation required to make Intellectual Quotient (IQ) and Emotional Quotient (EQ) function effectively. SQ is our highest intelligence to define essence or values, the intelligence to put our action and our lives into a wider and richer meaning.
ESQ Training combines Science, Sufism, Psychology and Modern Management to give amazing training experience to the mind, body and soul. It is supported by fascinating multimedia and sound system, an avant-garde innovation that help us to 'Catch The Moment' and experience change.
Salam and very good day.
Actually, I only get to know about ESQ early this year when a colleague of mind ask me to join a few of them to the ESQ Angkatan 14 Kuala Lumpur. I turn them down as I have another event that has been scheduled earlier at Yayasan Sofa Negeri Sembilan.
After that I heard a lot of ESQ. I was told that it is no. 1, very different from other motivation training and they highly recommended me to go the next batch. At that time, I am really interested to experience it as they said after the training I will know who I really am.
Even it's leadership training, it doesn't mean that it just for leaders in a company or group. The training is suitable for everybody even you are not working or still studying because we are born as leaders, at least to ourselves.
The training revealed both the good and bad about ourselves, take us out from the "room" that we have been living in to know about outer world and have wider view. It answers the questions that have been pounding in our mind and also provide solutions to our problems.
If all this while you are still searching the answer for the question, "Who am I?". Insyaallah, after the 3 days you will get it. I would suggest that one should attend the training at least once in a lifetime.
ESQ is the door for us to escape from our past to become a truly new us for better life, the decision is with us either to stay and watch or enter the wider world to see Allah's creation to appreaciate it.
Actually the feeling is more than words, the best thing is to experience it yourself.
Salam 165.
- Mohd Rasyidan Ab Rashid ESQ EXECUTIVE ANGKATAN 15
PWTC, KUALA LUMPUR
Sharing Perjalanan ke Majlis Pembukaan GRAHA/Menara 165 #2
Assalamualaikum,
Di sini saya juga ingin turut sharing dengan rakan dan taulan alumni.
Syukur Alhamdulillah segala apa yang berlaku di majlis pembukaan GRAHA165 ternyata bukanlah dari usaha sesiapa mahu juga saya tetapi ianya adalah dari gerakan dan peraturan Allah yang ingin membuktikan kepada kita bahawa tatkala hati bersatu maka aturan Allah akan menjadi baik. Tatkala niat disatukan untuk membawa satu nama dan satu negara maka semuanya menjadi indah dengan aturan Yang Maha Kuasa. Kita terlalu kerdil untuk menentukan segala.
Ilmu yang paling berharga yang saya pelajari di sana ternyata perjuangan ESQ165 bukanlah sahaja mendukung Agama, tetapi juga bangsa dan negara. Pengisian petriotisma sayangkan Agama, Bangsa dan Tanahair bergitu padu. Ia amat selari dengan perjuangan dan ilmu yang saya bawa selama ini. Itulah pesanan guru-guru dan juga ayah tersayang pernah berkata: "tidak lengkap iman seseorang sehingga ia menyatukan perjuangan Agama, Bangsa dan Tanahair". Yang sering saya lafazkan sebagai Alif, Ba dan Ta.
Kehidupan kita adalah semata-mata untuk menagih kasih sayang dari Ilahi agar kita diberikan peluang untuk menjaga Alif, Ba dan Ta. Apa sahaja pengalaman dan kejadian yang berlaku selama ini adalah untuk kita lebih mengenali Allah melalui makhluknya. Anggaplah segala kejadian itu sebagai satu cara Allah ingin menduga sejauh mana kesabaran kita untuk menagih cinta dariNya.
Syeikh Abdul Kadir Jailani pernah menasihatkan kita agar jangan merasa kita terhutang budi dengan manusia, kerna Allah yang memberikan segala-galanya kepada kita baik peluang ataupun ruang. Selagi kita merasa terhutang budi kepada sesama manusia maka kita akan terlalu bergantung kepada manusia sehingga ianya menjadi hijab kita dengan Allah. Apa sahaja yang berlaku dalam hidup kita adalah ketentuan dan kehendak Allah semata dan bukan kita yang seharus membalas kepada manusia baik ataupun buruknya terhadap kita. Serahkan semua kepada Allah. Dialah bakal menentukan kebaikan di balas dengan kebaikan dan keburukan dengan keburukan.
Janganlah kita sia-siakan ibadah kita dengan menyatakan bahawa manusia boleh membuat perubahan dalam hidup kita kerna hanya Allah yang boleh melakukan sedemikian. Dengan berfikiran sedemikian kita tidak lagi akan bergantung kepada mana-mana manusia untuk menagih kehidupan mahupun membalas jasa. Setiap keputusan yang dibuat haruslah berfikir hanya dengan Allah.
Kata imam Al Ghazali, "Berakhlaklah dengan manusia dan berakallah dengan Allah". Sekiranya kita memberikan kehidupan kita kepada manusia hanya kerana ingin membalas jasa di atas kehidupan yang baik maka itu akan hanya menjauhkan kita dari Allah. Berilah hatimu pada manusia dan dia akan merobeknya, namun ketika engkau memberikan hatimu pada Allah maka Dia akan menjauhkanmu dari penyakit hasad, prasangka, iri dan dengki. Nauzubillah himinzalik.
7 nilai dasar hanyalah semata-mata ilmu. Tidak akan ianya menjadi amal dan kemudian imam selagi kita tidak melaksanakannya secara zahir. Betulkan lidahmu kemudian akan betul juga hati mu (Umar al Khattab). Selagi lidah tidak diluruskan, janji tidak ditepati, dan 7 nilai dasar tidak dizahirkan maka sia-sialah kita mengambil ilmu tersebut. Ilmu tanpa amal seperti kulit tanpa isi.
Iman adalah seperti sari buah. sekiranya tidak diamal tinggallah kulit tanpa isi dan jauh sekali sarinya.
Syukur kehadrat Allah yang pasti akan membuktikan kebenaranNya kepada sesiapa yang Dia kehendaki. Seseorang itu boleh beribadah seribu rekaat dan ratusan ribu zikir namun tanpa Kasih dari Allah ianya sia-sia belaka. Mohonlah kepada Allah agar menjadi insan terpilih, walau tidak ada seorang manusia pun yang tahu, lebih baik menjadi kekasih Allah dari dikasihi jutaan manusia di dunia.
Ribuan dan jutaan terima kasih kepada semua alumni yang terlibat. Hanya Allah yang bakal membalas segala kebaikan dan kejujuran kalian. Al Fatihah buat kalian para alumni yang terlibat mengharumkan nama Agama, Bangsa dan Negara.
Salam cahaya165
- Raihan Suleiman Palestin
ESQ Training menjelaskan secara terkini tentang kelahiran kita sebagai seorang Muslim dan proses pencarian keyakinan (keimanan)kita menerusi Ilmu Yaqin (IQ) menjadi seorang Mukmin yang beriman, seterusnya menerusi Ainul Yaqin (EQ) menjadi seorang Mukhsin yang ihsan dan akhirnya menerusi Haqqul Yaqin (SQ) menjadi seorang Muttaqim yang bertaqwa.
Hakikatnya, kita semua hidup bernafas dan kita dihidupkan untuk menyaksikan kebesaran Allah dari semua aspek kehidupan. Allah telah mengilhamkan saya menyusun suatu senaman ESQ165 yang saya namakan "Senaman Penafasan Penyempurnaan Jiwa" yang saya sandarkan dari Surah Al A'laa, Ayat 14 & 15. Ahli Alumni d jemput hadir menyaksikan d Jalan B4, Tmn.Melawati (Selasa & Jumaat- 7pgi)dan Surau Al Ulum, Seksyen 9,Kota Damansara (Ahad - 7:30 pgi). Subhanallah!
- Mohd Noor Rahman ESQ EXECUTIVE 8, HOTEL ISTANA KUALA LUMPUR
Self Identification in the real meaning...
- Ir. Muhidin Arifin ESQ EXECUTIVE ANGKATAN 17
FLAMINGO BY THE LAKE, AMPANG
What people say about ESQ?
Organisasi seperti PUSPAKOM yang terpenting dalam membangun modal insan bukanlah skill atau knowledge, tetapi spiritual melalui internal strength, di situlah kekuatan.
- Dato' Hj Selamat Hj Wahit CEO PUSPAKOM
Saya merasakan bahawa dari sudut isi, mahupun metodologi, ESQ Training sungguh menakjubkan.
-Romli Hussien VP TELEKOM MALAYSIA
ESQ Training in many areas have managed to enlight and enhance my views and perception of myself and further strengthen my curent inner beliefs and principles.
- Wang Twee Pang BRANCH MANAGER PUSPAKOM
Ary Ginanjar brings the deep power of ESQ to a vision of a renewed and compassionate Islam. He has the voice of a wise teacher. His words opened my heart to the beauty of a faith I had never before understand.
- Danah Zohar Writer of 'SPIRITUAL INTELLIGENCE' AND 'SPIRITUAL CAPITAL', ENGLAND
ESQ 165 balances the spiritual, emotional, and intellectual aptitude and attitude in me. It fits nicely in the total training philosophy of interfacing work, life, and learning.. I am truly impressed despite my 28 years experiencing in human capital development. Its' a mind opener.
- Roslan Razak VICE PRESIDENT 1, SIME DARBY BUSINESS SCHOOL
I have had formal training on various kinds of learning. I had once seek religious knowledge and had continuously practiced the good deeds (amal) from the classes I attended. Then I was busy climbing the corporate ladder until I missed the pure feeling of happiness when you feel and aware that God is helping you in your every conduct-God even suppress your words so as not to be blurted out when you have the temptation to say something damaging. Three days in ESQ training gives me back the feelings. It is so serene. I realized my habitual conducts have changed abruptly. From my experience and knowledge in human resource development, ESQ Training is indeed a transformational learning; a learning experience that is capable to transform people which normally occur in real life situation such as being diagnosed with cancer or lost os someone dear.
- Nor Aliza Abd Latif SENIOR MANAGER, HUMAN RESOURCE PLANNING TNB
~quoted syidan's blogs
