fuhgeddaboudit
Active Member
- Messages
- 2,044
- Joined
- Mar 10, 2016
- Messages
- 2,044
- Reaction score
- 771
- Points
- 71
Itu la kelebihan yg ada pada individu lain. Yg tak ada pada saya dan buah hati. Kami tak nak tak berlaku adil
Apa yang bro katakan semuanya diatas itu adalah sifat ragu2..
malah..
Bro sendiri sekrang telah tidak bersikap adil pada keluarga bro dan keluarga buah hati bro..
Kenapa..
Sebab dengan adanya buah hati bro, ianya memberikan satu harapan kepada keluarga bro dan keluarga buah hati..
lagi satu bro..
Percayalah pada Allah.
Sebaik2 Perancang.
Janji Allah, Nikah Mampu Luaskan Pintu Rezeki Itu Tak Pernah Silap..
“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, iaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah kerana ingin memelihara kehormatannya”.
— HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160
Pernikahan juga adalah satu cara menolong agama Allah, yakni dengan mengembangkannya melalui anak2.
Allah janji bro..
dan Allah tak pernah mungkiri janji..
“Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”.
— Muhammad: 7
“Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”.
— Al Baqarah : 214
Persoalan utama bro yang akan menikah adalah penyakit ragu-ragu.
Jika penyakit tersebut hinggap ke dalam fikiran dan hati bro, maka saat itu juga merupakan waktu yang paling tepat untuk muhasabah dan koreksi diri terhadap keyakinannya pada Allah.
Itulah kunci utama dalam melangkah ke hadapan dalam menghadapi ujian dan dugaan hidup.
Jika memang Allah swt. Sudah berjanji demikian, kenapa harus kita meraguinya?
Jika memang janji dari Zat yang Maha Benar itu sudah jelas tertulis di dalam al-Quranul karim, mengapa mesti ada ketakutan untuk segera menikah?
Padahal, calon pasangan bro sudah ada. Padahal, umur bro sudah sampai waktunya dan memang wajib untuk segera menikah.
Maka, langkah yang seterusnya adalah kita berikhtiar.
