Dan (sungguh ngeri) sekiranya engkau melihat
ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhan mereka
(dalam keadaan malu dan hina, sambil merayu):
“Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar dengan sejelas-jelasnya
(akan segala yang kami ingkari dahulu)
maka kembalikanlah kami ke dunia supaya kami mengerjakan amal-amal yang baik
sesungguhnya kami sekarang telah yakin”.
Dan (bagi menolak rayuan itu Allah Taala berfirman):
“Kalaulah Kami telah tetapkan persediaan
(memberikan hidayah petunjuk untuk beriman dan beramal soleh kepada setiap seorang dengan ketiadaan usaha dari masing-masing)
nescaya Kami berikan kepada tiap-tiap seorang akan hidayah petunjuknya
(sebelum masing-masing meninggal dunia, supaya tidak terkena azab di akhirat)
tetapi TELAH TETAP hukuman seksa dariKu:
` Demi sesungguhnya! Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan SEMUA jin dan manusia”.
(Lalu dikatakan kepada mereka: “Oleh sebab kelalaian kamu)
maka rasalah azab seksa kerana kamu melupai pertemuan hari kamu ini
Sesungguhnya Kami pun tidak hiraukan keselamatan kamu lagi
dan (dengan yang demikian) rasalah azab yang kekal dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan”.
Sesungguhnya yang sebenar-benar beriman kepada ayat-ayat keterangan Kami
hanyalah orang-orang yang apabila diberi peringatan dan pengajaran dengan ayat-ayat itu
mereka segera merebahkan diri sambil sujud (menandakan taat patuh)
dan menggerakkan lidah dengan bertasbih serta memuji Tuhan mereka
dan mereka pula tidak bersikap sombong takbur.
[As-Sajdah:12-15]